Bencana banjir yang melanda Provinsi Aceh pada November 2025 merupakan salah satu bencana hidrometeorologi besar yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Banjir terjadi di 16 kabupaten/kota dan mengakibatkan hampir 120 ribu jiwa terdampak, puluhan ribu warga mengungsi, serta kerusakan signifikan pada permukiman dan infrastruktur. Peristiwa ini memicu respons publik yang masif di media sosial, khususnya Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sentimen respons masyarakat terhadap bencana tersebut menggunakan pendekatan Natural Language Processing (NLP) berbasis lexicon. Data diperoleh melalui proses data crawling terhadap 2.790 komentar Instagram, yang selanjutnya diproses melalui tahapan text cleaning, case folding, tokenization, stopword removal, dan stemming. Hasil analisis menunjukkan dominasi sentimen positif sebesar 62,51%, diikuti sentimen netral 24,98% dan negatif 12,51%. Temuan ini menunjukkan adanya apresiasi, harapan, serta kritik masyarakat terhadap penanganan bencana, dan dapat menjadi bahan evaluasi bagi pemangku kebijakan dalam meningkatkan strategi penanganan dan komunikasi bencana berbasis data.