Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Efek Aplikasi Manajemen Hara Terpadu Ber-basis Silikon Terhadap Pertumbuhan Dan Produktifitas Beberapa Varietas Jagung Nugroho, Tito Agung; Hasbi, Hudaini; Murtiyaningsih, Hidayah
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 3 (2024): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i3.2283

Abstract

Jagung ( Zea mays L.) merupakan tanaman semusim dan salah satu tanaman pangan utama selain padi dan kedelai, jagung termasuk komoditas strategis dalam pembangunan pertanian dan perekonomian Indonesia.Tujuan dari penelitian yang dituliskan guna mengetahui apakah pen-gaplikasian MHT berbasis Si mampu meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas pada tanaman jagung.Penelitian yang dituliskan menggunakan rancangan split plot design dengan 2 faktor,yakni faktor pertama varietas tanaman jagung sebagai petak utama dan faktor kedua Teknologi Pemupukan MHT.Faktor pertama varietas tanaman jagung terdiri dari 2 taraf,V1(Hibrida P5027),V2 (Komposit Lamuru) dan faktor kedua Teknologi Pemupukan MHT terdiri dari 4 taraf S0(Kontrol),S1(MHT),S2(Si),S3(MHT+Si).Kombinasi perlakuan terdiri atas 8 kombinasi dengan 4 kali ulangan.Tinggi pada tanaman umur 35, 45 HST dan indeks luas daun 45 HST menunjukkan berbeda nyata.Pada parameter sudut daun 35, 45 HST dan spesifik luas daun 45 HST dipengaruhi secara nyata oleh varietas, pada parameter laju pertumbuhan 45 HST dan produktivitas dipengaruhi secara nyata oleh MHT berbasis Si.
Budidaya Tanaman Hias Potless melalui Teknik Kokedama bersama PKK Kelurahan Wirolegi, Jember Arum, Laras Sekar; Murtiyaningsih, Hidayah; Suroso, Bejo; Muliasari, Risa Martha; Anggriawan, Rendy
Agrimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Pertanian Vol. 1 No. 1 (2022): APRIL
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/agrimas.v1i1.6

Abstract

Di masa pandemi saat ini, tanaman hias menjadi salah satu komoditas yang popular dan banyak sekali diminati masyarakat dari berbagai kalangan, baik sebagai hobi, pereda stress, dan bahkan bentuk usaha atau bisnis. Kokedama merupakan salah satu teknik budidaya potless atau tanpa pot, sehingga dapat mengurangi penggunaan bahan plastik yang limbahnya cukup merugikan, yang juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi pada tanaman hias. Tujuan dari pengabdian budidaya tanaman hias dengan teknik kokedama ini diharapkan masyarakat melalui ibu-ibu PKK Wirolegi sebagai penggerak, memiliki aktivitas yang kreatif guna mengurangi kejenuhan dimasa pandemi dan meningkatkan pendapatan harian melalui wirausaha tanaman hias unik dengan memanfaatkan limbah bahan organik di sekitar lingkungan Wirolegi. Kegiatan ini dilakukan salam bentuk sosialisasi dan pelatihan langsung pembuatan kokedama tanaman hias. Hasil kegiatan ini adalah seluruh peserta kegiatan pengabdian ini sangat antusias dalam mencoba langsung pembuatan kokedama. Dengan kreativitas dan jiwa seni pada masing-masing individu, menghasilkan bentukan kokedama yang sangat variatif. Ibu-ibu PKK Kelurahan Wirolegi mendapatkan pengetahuan mengenai budidaya tanaman hias potless melalui pembuatan kokedama, dan variasi pengembangan bentuk kokedama. Selain itu, mereka juga mendapatkan pengetahuan mengenai peluang usaha kokedama, sehingga berpotensi untuk menciptakan ecopreneurship di lingkungan kelurahan setempat.
Studi Potensi Bioetanol Umbi Ganyong Melalui Dua Jenis Ragi Dan Lama Fermentasi Hazmi, Muhammad; Rahayu, Reni Puji; Restanto, Didik Puji; Fodesta, Fiana; Murtiyaningsih, Hidayah
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol 8, No 2 (2023): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ipteks.v8i2.20896

Abstract

Penggalian sumber bioenergi dari bahan tanaman menjadi penting untuk mengantisipasi penurunan produksi energi fosil. Umbi Ganyong memiliki kandungan karbohidrat cukup tinggi, sehingga potensial digunakan sebagai bahan sumber bioetanol melaui proses fermentasi. Penelitian awal ini bertujuan untuk mengetahui prospek potensi bioetanol umbi ganyong. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua perlakuan, yaitu: jenis ragi dan lama fermentasi. Jenis ragi yang digunakan, yaitu ragi tapai (R1) dan ragi roti (R2). Lama fermentasi ada enam aras, yaitu: 5 hari (G1), 10 hari (G2), 15 hari (G3), 20 hari (G4), 25 hari (G5), dan 30 hari (G6). Perlakuan disusun secara faktorial dan diulang tiga kali. Data yang diperoleh dianalilis sidik ragam dengan uji F (ANOVA). Perlakuan yang berbeda nyata diuji lanjut dengan uji Duncan 95% (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa umbi ganyong sangat potensial untuk dijadikan bahan baku pembuatan bioetanol meskipun perlu dilakukan optimasi diberbagai aspek, terutama frekuensi destilasi larutan bioetanol perlu ditingatkan untuk mendapatkan kadar bioetanol yang lebih tinggi dan mempunyai titik bakar.
Keragaan Tanaman Sorgum Lokal Mutan 1 Hasil Iradiasi Sinar Gamma Murtiyaningsih, Hidayah; Suroso, Bejo; Hendriyanto, Aldi; Arum, Laras Sekar
Jurnal Penelitian IPTEKS Vol 8, No 2 (2023): JURNAL PENELITIAN IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/ipteks.v8i2.18198

Abstract

Tanaman sorgum memiliki potensi yang tinggi selain padi dan jagung, sebagai sumber pangan, pakan, dan bioenergi. Pemuliaan tanaman merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas dari tanaman. Pemuliaan modern melalui mutasi banyak dikembangkan untuk memperbaiki mutu tanaman yang dihasilkan. Peningkatan keragaman genetik merupakan langkah penting dalam pemuliaan tanaman guna menghasilkan beragam varietas tanaaman baru yang nantinya diharapkan memiliki karakter unggul yang diharapkan. Penelitian ini menggunakan sorgum lokal Demak yang kemudian diiradiasi menggunakan sinar gamma pada dosis 0, 300, 500, dan 700gy. Keragaan tanaman mutan generasi 1 (mutan 1) diamati melalui beberapa karakter morfologi seperti daya kecambah, tinggi tanaman, jumlah dan panjang penikel, serta berat 100 biji.  Karakter agronomi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, jumlah penikel, Panjang penikel. dan berat 100 biji pada tanaman sorgum lokal mutan 1 hasil iradiasi sinar gamma memiliki nilai KKG dan heritabilitas yang tinggi. karakter yang memiliki nilai KKG dan heritabilitas tinggi berarti lebih besar dipengaruhi oleh faktor genetik dan sedikit dipengaruhi oleh faktor lingkungan.
Pengaruh Konsentrasi POC Azolla Pinnata dan Dosis Pupuk Kalium Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Sorgum (Sorghum bicolor (L.)Moench) Hadianto, Mohamad Gozali; Hazmi, M. Hazmi; Murtiyaningsih, Hidayah
Callus: Journal of Agrotechnology Science Vol. 2 No. 4 (2024): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/callus.v2i4.2899

Abstract

Sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench) merupakan salah satu tanaman bahan pangan penting di dunia. 2 faktor dalam penelitian ini disusun dalam Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Faktor yang pertama konsentrasi POC Azolla Pinnata P0 (kontrol), P1 (POC Azolla 200 ml/liter), P2 (POC Azolla 400 ml/liter), P3 (POC Azolla 600 ml/liter) dan faktor yang kedua pupuk kalium N0 (kontrol), N1 (pupuk kcl 100 kg/ha), N2 (pupuk kcl 200 kg/ha), N3 (pupuk kcl 300 kg/ha). Konsentrasi POC Azolla Pinnata berpengaruh secara nyata dan sangat nyata terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman 21 hst, 28 hst, 42 hst, 49 hst, diameter batang 28 hst, 49 hst, jumlah daun 14 hst, 28 hst, 35 hst, 42 hst, jumlah biji dan berat biji. Perlakuan terbaik ada pada P3 (POC Azolla 600 ml/liter). Pupuk kalium berpengaruh secara nyata dan sangat nyata terhadap parameter pengamatan tinggi tanaman 14 hst, 21 hst, diameter batang 21 hst, 28 hst, 56 hst, jumlah daun 28 hst, 42 hst, 49 hst, 56 hst, jumlah biji dan berat biji. Perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan N3 (pupuk kcl 300 kg/ha). Interaksi antara konsentrasi POC Azolla Pinnata dan pupuk kalium berbeda nyata dan sangat nyata terhadap parameter tinggi tanaman 21 hst, diameter batang 28 hst dan jumlah biji.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Senyawa Osmoregulator Lima Varietas Sorgum Terhadap Cekaman Salinitas Arum, Laras Sekar; Murtiyaningsih, Hidayah; Hazmi, Muhammad
Agrin Vol 25, No 2 (2021): Agrin
Publisher : Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.agrin.2021.25.2.617

Abstract

Sorgum merupakan tanaman serealia dengan kandungan karbohidrat yang cukup tinggi dan sangat berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku tepung terigu, gula cair, dan bahan bioetanol. Salinitas merupakan cekaman abiotik utama yang mendominasi lahan marginal dan berdampak negatif terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Prolin dan gula merupakan senyawa osmoregulator yang diproduksi tanaman sebagai mekanisme ketahanan terhadap cekaman salinitas. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 faktor, yaitu varietas sorgum (Bioguma-1, Bioguma-3, Demak, Numbu, dan Suri-4) dan perlakuan salinitas dengan pemberian larutan NaCl (0, 50, dan 100 mM). Karakter morfologi, kandungan prolin, total karbohidrat, gula terlarut, dan sukrosa diidentifikasi untuk mengetahui respon tanaman sorgum terhadap perlakuan cekaman salinitas tersebut. Hasil penelitian menunjukkan cekaman salinitas dapat menekan tinggi tanaman hingga 60,46% dan berat basah hingga 40,39%.  Sebaliknya kandungan prolin, total karbohidrat, gula terlarut, dan sukrosa meningkat secara signifikan.  Dari beberapa varietas sorgum tersebut, Numbu menunjukkan potensi yang cukup besar untuk dapat tumbuh dengan baik di lahan salin dengan kemampuan memproduksi gula yang cukup tinggi. Kata kunci: sorgum, salinitas, prolin, gula
Pengaruh ZPT Alami dan Komposisi Media Terhadap Pertumbuhan Stek Puring (Codiaeum variegatum) Tripama, Bagus; Junaedi, Ahmad Rizki; Murtiyaningsih, Hidayah; Suroso, Bejo; Arum, Laras Sekar
BIOSAPPHIRE: Jurnal Biologi dan Diversitas Vol. 1 No. 2 (2022): BIOSAPPHIRE
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Sains dan Teknologi, UNIPAR JEMBER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/biosapphire.v1i2.699

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan stek tanaman puring pada beberapa zat pengatur tumbuh alami dan macam komposisi media. Rancangan yang digunakan RAK faktorial dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan meliputi : faktor pertama ZPT alami (T) yaitu T0 (tanpa ZPT), T1 (ekstrak daun kelor 30%), T2 (ekstrak taoge kacang hijau 60%), dan T3 (ekstrak bawang merah 75%), sedangkan faktor kedua komposisi media (M) terdiri dari M0 (tanah), M1 (tanah + arang sekam 1 : 1), M2 (tanah + cocopeat 1 : 1), M3 (tanah + kompos daun bambu 1 : 1). Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa perlakuan T berpengaruh sangat nyata terhadap parameter persentase stek bertunas berakar, total persentase stek bertunas tak berakar, panjang tunas 4, 6 dan 8 mst, panjang akar, jumlah akar dan volume akar. Serta berpengaruh nyata terhadap jumlah tunas 6 mst, sedangkan terhadap persentase stek hidup, persentase stek bertunas, dan jumlah tunas 4 dan 8 mst berpengaruh tidak nyata. Perlakuan M berpengaruh sangat nyata terhadap parameter persentase stek bertunas berakar dan tak berakar, jumlah akar, dan volume akar, serta berpengaruh nyata terhadap panjang tunas umur 4 mst, jumlah tunas 6 dan 8 mst dan panjang akar, sedangkan terhadap persentase stek hidup, persentase stek bertunas, panjang tunas 6 dan 8 mst, dan jumlah tunas 4 mst berpengaruh tidak nyata. Adapun interaksi antara T×M berbeda tidak nyata terhadap semua parameter pengamatan, kecuali persentase stek bertunas berakar dan tak berakar berbeda sangat nyata. Secara keseluruhan zat pengatur tumbuh alami ekstrak daun kelor (T1) dan komposisi media tanah + arang sekam (M1) menunjukkan yang terbaik