Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Proses Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid 19 Kurratul Aini
Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2021): January - April
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/jsgp.4.1.2021.585

Abstract

Penelitian ini disusun dengan tujuan mendeskripsikan proses pembelajaran dalam jaringan (daring) pada masa pandemi covid-19. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester VI Program Studi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumenep Tahun Akademik 2020-2021. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Angket kuisioner dan wawancara digunakan dalam pengumpulan data. Angket berupa lima pertanyaan terbuka yang memungkinkan mahasiswa atau responden untuk memberikan jawaban secara bebas namun tetap berorientasi pada fokus penelitian. Wawancara semi terstruktur digunakan agar memungkinkan dilakukan pengembangan dari jawaban responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran daring terdiri dari berbagai kegiatan yaitu pendahuluan, inti, dan penutup. Terdapat berbagai faktor yang mendukung dan faktor yang menghambat pembelajaran daring. Faktor utama yang mendukung adalah gawai dan kuota internet untuk membantu mahasiswa mengikuti pembelajaran daring dengan baik. Selain sebagai faktor pendukung, jaringan internet juga merupakan faktor penghambat utama apabila jaringan yang digunakan tidak stabil atau kuota internet tidak cukup untuk mengikuti proses pembelajaran daring. Hal ini juga berkaitan dengan faktor ekonomi karena tidak bisa dipungkiri proses pembelajaran daring lebih banyak menghabiskan kuota internet. Selain itu, kesiapan mahasiswa dan dosen untuk beradaptasi dalam proses pembelajaran daring juga menjadi faktor penghambat mengingat sebelumnya perkuliahan selalu dilakukan dengan tatap muka atau offline
Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa melalui Hybrid Learning Kurratul Aini; Ahmad Yasid
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3589

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran hybrid learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa semester IV Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumenep. Instrumen penelitian ini berupa tes uraian dengan level HOTS. Data hasil penelitian di analisis menggunakan uji independent sample t test setelah sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar  yang artinya model pembelajaran hybrid learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa.
Training and Coaching Strengthening Character Education Based On School Culture InThe Upper Class Of Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Tamidung Batang-Batang: Pelatihan Dan Pembinaan Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kultur Sekolah Di Kelas Atas Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam Tamidung Batang-Batang Ali Armadi; Muhammad Misbahudholam AR; Kurratul Aini
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.882 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang818

Abstract

The purpose of this service is to equip upper-class students of Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam with training and development of strengthening character education (PPK) based on school culture. The method used in this service activity consists of several stages, namely; preparation, implementation, data collection and evaluation. The implementation of strengthening character education is carried out mainly using four (4) ways, namely: 1) Integrating into the curriculum such as the preparation of a Learning Implementation Plan (RPP) for each subject by considering the uniqueness of the identity of the school culture and the surrounding environment and integrating into the construction of teaching materials specifically for each subject that contains references to local culture, 2) Improving the strengthening of school culture-based character education into the learning activity process by integrating it into the curriculum, optimizing local content and classroom management/ management, 3) Strengthening school culture-based character education (PPK) formed through habituation or orientation of daily values, good attitudes of educators, norms, rules, school ecosystems, and school traditions, and 4) Strengthening school culture-based character education with involving or collaborating with the community and through the involvement of existing partners, such as: parents, religious leaders/ leaders, community leaders, educational activists, academics, culturalists, business actors, literati, artists and other related parties. Abstrak Tujuan pengabdian ini adalah membekali siswa kelas atas Madrasah Ibtidaiyah Nurul Islam dengan pelatihan dan pengembangan penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kultur sekolah. Adapun Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini terdari dari beberapa tahapan yaitu; persiapan, pelaksanaan, pengambilan data dan evaluasi. Pelaksanaan penguatan pendidikan karakter dilaksanakan terutama menggunakan empat (4) cara, yaitu: 1) Mengintegrasikan ke dalam kurikulum seperti penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada setiap mata pelajaran dengan mempertimbangkan keunikan identitas kultur sekolah dan lingkungan sekitarnya dan mengintegrasikan ke dalam konstruksi bahan ajar khusus mata untuk setiap mata pelajaran yang memuat referensi kultur lokal, 2) Meningkatkan penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis kultur sekolah ke dalam proses kegiatan pembelajaran dengan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum, mengoptimalkan muatan lokal serta pengelolaan/manejemen kelas, 3) Penguatan pendidikan karakter berbasis kultur sekolah terbentuk melalui kegiatan pembiasaan atau orientasi nilai-nilai sehari-hari, suri tauladan pendidik, norma, aturan, tradisi sekolah dan eksistem sekolah, dan 4) Memperkuat pendidikan karakter berbasis kultur sekolah dengan mellibatkan atau kolaborasi masyarakat serta melalui pelibatan mitra yang ada, seperti: orang tua, pemuka/tokoh agama, tokoh masyarakat, pegiat pendidikan, akademisi, budayawan, pelaku usaha, sastrawan, seniman dan pihak terkait lainnya.
Training in The Identification and Handling of Students with Special Needs using The Assessment Application at Pondok Nasyrul Ulum Aengdake Bluto District: Pelatihan Identifikasi dan Penanganan Siswa Berkebutuhan Khusus Menggunakan Aplikasi Asesmen Di Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aengdake Kecamatan Bluto Choli Astutik; Tri Sukitman; Yeni Puji Astuti; M. Ridwan; Kurratul Aini
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (581.416 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang873

Abstract

The purpose of carrying out this community service activity was based on findings about problems experienced by Nasyrul Ulum, an Islamic Boarding School in Aengdake Bluto District. The problems were : a). Some teachers and partners of Nasyrul Ulum Islamic Boarding School found difficulties in understanding the students' characteristics and the progress of those with special needs. The proposing team offered to provide solutions on understanding and increasing knowledge related on it. 2). Increasing skills for teachers to easily identify the students with special needs and its category as well. The activity, in terms of identifying and handling students with special needs, was held on September to November 2021 in Nasyrul Ulum auditorium. The training included; preparation, main activity, and post activity. The conclusion were; a). The training on identifying students with special needs in Nasyrul Ulum Islamic Boarding School ran well, b). The training on identifying students with special needs in Nasyrul Ulum Islamic Boarding School enthusiastically responded by students of Elementary and Junior High School in Aengdake Bluto District, and c) The participants of the training understood to identify the students with special needs, and to operate its application.
STUDENTS' HIGHER ORDER THINKING SKILLS THROUGH INTEGRATING LEARNING CYCLE 5E MANAGEMENT WITH ISLAMIC VALUES IN ELEMENTARY SCHOOL Kurratul Aini; M Ridwan
JURNAL AL-TANZIM Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.534 KB) | DOI: 10.33650/al-tanzim.v5i3.3042

Abstract

This study aims to determine the application of learning management learning cycle 5E integrated with Islamic values and how students work in working on HOTS questions after the application of the learning model. The research method used in this research is the descriptive qualitative research method. Observations, interviews, and tests were used in data collection. Observations in the form of teacher observation sheets and student observation sheets. The results of the research at SDN Dungkek I showed that the learning process with the 5E learning cycle model consisted of various activities carried out by teachers with stages of engagement, exploration, explanation, elaboration, and evaluation. In the process, the integration of Islamic values in mathematics subjects with integer material is integrated into moral values , including being patient and sincere, not having evil thoughts, being generous, brave, and always doing good deeds. This study has implications for the importance of managing learning design for teachers to optimize students' potential and strengthen Islamic values.
PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK (PMR) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Kurratul Aini
Autentik : Jurnal Pengembangan Pendidikan Dasar Vol 1 No 1 (2017)
Publisher : Elementary School Teacher Education (PGSD), STKIP PGRI Sumenep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.895 KB)

Abstract

This research aims to improve the ability to solve problems using fractions Realistic Mathematics Education (RME) students of class V SDN Sentol Laok. The subjects were students of class V SDN Sentol Laok many as 22 students. The experiment was conducted in three cycles., each cycle were two meetings that consist of planning, action, observation, and reflections. The data collection techniques used testing, observation, interviews, and documentations. This validity of data used triangulation techniques and triangulation of data sources. Data analysis applied the analysis of qualitative data and quantitative data. The results showed that the use of Realistic Mathematics Education (RME) can enhance problem solving abilities fractions fifth grade students of SDN Sentol Laok.
Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Mahasiswa melalui Hybrid Learning Kurratul Aini; Ahmad Yasid
Jurnal Basicedu Vol 6, No 5 (2022): October Pages 7664-9236
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i5.3589

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran hybrid learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa semester IV Prodi Pendidikan Matematika STKIP PGRI Sumenep. Instrumen penelitian ini berupa tes uraian dengan level HOTS. Data hasil penelitian di analisis menggunakan uji independent sample t test setelah sebelumnya dilakukan uji normalitas dan uji homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar  yang artinya model pembelajaran hybrid learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa.
Penguatan Pemahaman Matematika Siswa Melalui Bimbingan Belajar di Rumah Belajar “Rumbel Pena” Kurratul Aini
Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 11, No 2 (2022): Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mjppm.v11i2.6280

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan ini dikhususkan untuk anak usia Sekolah Dasar. Tujuannya adalah memberikan pendampingan terhadap anak Sekolah Dasar melalui “Rumbel Pena (Rumah Belajar Pintar, Efektif, Nyaman, dan Aktif). Kegiatan pendampingan ini difokuskan pada mata pelajaran matematika yang selama pandemic diterima siswa melalui pembelajaran daring. Kegiatan Pendampingan Belajar merupakan salah satu solusi pada masa pandemi covid-19. Pendampingan belajar ini membantu siswa di tingkat Sekolah Dasar untuk memahami mata pelajaran matematika dengan baik. Pada prosesnya, pendampingan belajar ini mendapatkan respon yang positif dari masyarakat, khususnya orang tua siswa, mengingat pendampingan belajar ini merupakan kegiatan pertama kali yang dilakukan di Desa Sentol Laok. Siswa juga terlihat antusias mengikuti pendampingan belajar, lebih termotivasi untuk belajar, dan lebih bersemanagat memahami materi, sehingga diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap prestasi belajar siswa. 
Student mathematics understanding through blended learning approach Agusriyanti Puspitorini; Nur Fitriyah Indraswari; Kurratul Aini
Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2023): Januari - April 2023
Publisher : STKIP PGRI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33654/math.v9i1.1920

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman mahasiswa terhadap konsep kalkulus dengan menggunakan pendekatan blended learning yaitu online learning, pembelajaran tatap muka (face to face learning) dan belajar mandiri (individualized learning). Subjek penelitian adalah mahasiswa pendidikan matematika STKIP PGRI Sumenep Semester 2 yang telah menempuh mata kuliah Kalkulus 1 perwakilan 3 kategori yaitu kategori mahasiswa dengan kemampuan tingkat tinggi, sedang, dan rendah. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa 5 buah soal uraian pada materi integral tak tentu, wawancara untuk menggali respon mahasiswa dengan menggunakan pedoman wawancara tidak terstruktur, dan observasi untuk mengetahui aktivitas mahasiswa dalam proses kegiatan belajar pada mata kuliah kalkulus. Teknik analisis data terdiri dari 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa hanya mampu menyatakan ulang konsep yang pernah dipelajari sebelumnya, namun mahasiswa belum mampu memberikan contoh dan non contoh sebagai bentuk dari pemahaman pada konsep integral serta mahasiswa dalam mengaitkan konsep masih belum tepat dan sesuai dengan prosedur penyelesaian soal integral.
Pendampingan Pembelajaran RBUS (Rumah Belajar Ustadzah Sundari) untuk Siswa Sekolah Dasar Sebagai Solusi Pembelajaran di Era Pandemi Jamilah Jamilah; Muhammad Misbahudholam AR; M Ridwan; Ali Armadi; Kurratul Aini
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i1.6899

Abstract

Salah satu bidang yang terkena dampak pandemi COVID-19 adalah bidang pendidikan khususnya dalam proses pembelajaran, salah satunya tentang penerapan pembelajaran yang biasanya menggunakan metode luring atau tatap muka menjadi metode pembelajaran online atau daring. Banyak orang tua yang menyatakan bahwa pembelajaran daring menyebabkan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi. RBUS (Rumah Belajar Ustadzah Sundari) merupakan solusi nyata dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam menerima materi pembelajaran. Metode pendampingan pembelajaran ini yaitu menggunakan pendekatan service learning dan tujuannya agar mampu meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya belajar meskipun dalam keadaan pandemi dan orang tua memiliki kesadaran bahwa proses pembelajaran masih berlangsung sehingga anak dapat berhasil memperoleh pendidikannya. Sedangkan pengabdian ini dilaksanakan dari bulan Juni sampai dengan Juli Tahun 2021. Adapun sasaran dalam kegiatan PKM melalui kegiatan RBUS yaitu siswa sekolah dasar dari Kelas 1 sampai Kelas 6 yang berjumlah 33 orang siswa, dimana rata-rata siswa bersekolah di SD Integral Luqman Hakim Sumenep dan SDN Pangarangan. Temuan dan Hasil kegiatan pendampingan ini yaitu dapat meningkatkan kualitas pemahaman siswa terhadap mata pelajaran dan pentingnya belajar, serta meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya pendampingan anak dalam pembelajaran daring atau online. Selama masa pandemi covid-19 ini siswa dan orang tuanya berharap kepada tim pengabdi untuk tetap melanjutkan program pendampingan belajar tetap berjalan.One of the areas affected by the COVID-19 pandemic is the field of education, especially in the learning process, one of which is the application of learning that usually uses offline or face-to-face methods into online or online learning methods. Many parents state that online learning causes students to experience difficulties in understanding the material. RBUS (Ustadzah Sundari Learning House) is a real solution to increasing students' understanding of receiving learning material. This learning assistance method uses a service learning approach. The goal is to increase students' understanding of the importance of learning even in a pandemic, and parents have the awareness that the learning process is still ongoing so that children can successfully obtain their education. At the same time, this service will be carried out from June to July 2021. The target in PKM activities through RBUS activities is elementary school students from Class 1 to Class 6, totalling 33 students. The average student attends SD Integral Luqman Hakim Sumenep and SDN Pangarangan. The findings and results of this mentoring activity are that it can improve the quality of students' understanding of subjects and the importance of learning and increase parental awareness of the importance of assisting children in online or online learning. During the Covid-19 pandemic, students and their parents hoped that the service team would continue the learning assistance program to continue.