Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Artificial Intelligence (AI) sebagai Katalisator Pedagogis: Transformasi Digital dalam Merancang Soal High Order Thinking Skill Nurhajarurahmah, St Zulaiha; Tasni, Nurfaida; Azis, Suhartini; Syukriani, Andi; Agustini, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 5, No 3 (2025): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v5i3.682

Abstract

The training on creating Higher Order Thinking Skills (HOTS) questions using artificial intelligence (AI) platforms such as Quizizz aims to enhance the skills of prospective educators in designing assessment questions that encourage critical and creative thinking. The urgency of this training is crucial in the context of current digital education, where technology and higher-order thinking skills (HOTS) are essential to face the challenges of the 21st century. The benefits of this training include improving participants' abilities to design HOTS questions based on Bloom's taxonomy and utilizing technology to create more interactive and applicable questions. Data analysis was conducted both quantitatively and qualitatively. Quantitatively, the analysis was done by comparing pre-test and post-test scores to measure the participants' improvement in understanding HOTS and using Quizizz. Additionally, data from practical observations and evaluation questionnaires were used to assess participants' participation, enthusiasm, and independence in designing questions. The analysis results showed that 80% of participants were able to design HOTS questions at cognitive levels C4 and C5, and 75% of participants successfully utilized Quizizz's features.
Kompetensi Strategis Mahasiswa Calon Guru Dalam Pembuktian Limit Berdasarkan Gender dan Kemampuan Matematika Syukriani, Andi; Rusli, Rusli; Saputra, Andika
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 2 (2025): May-August 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i2.3307

Abstract

Kemampuan pembuktian formal limit merupakan keterampilan esensial bagi mahasiswa calon guru matematika karena terkait erat dengan pemahaman konsep, penalaran logis, dan kesiapan mengajar, namun variasi kompetensi strategis mahasiswa dipengaruhi oleh faktor internal seperti gender dan tingkat kemampuan matematika. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi strategi mahasiswa dalam memformulasi, merepresentasi, dan memecahkan pembuktian limit berdasarkan gender dan kemampuan matematika. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 12 mahasiswa program studi pendidikan matematika yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan gender (laki-laki dan perempuan) dan kemampuan matematika (tinggi, sedang, rendah). Data diperoleh melalui observasi pengerjaan soal pembuktian limit, lembar observasi, dan dokumentasi, dengan validasi triangulasi sumber dan kecukupan referensi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa berkemampuan tinggi, baik laki-laki (LT) maupun perempuan (PT), menggunakan definisi formal limit secara tepat hingga menentukan δ dan menyajikan representasi simbol serta gambar, tetapi tidak menyelesaikan pembuktian formal secara menyeluruh. Mahasiswa berkemampuan sedang (LS dan PS) menggunakan definisi yang tidak lengkap; PS cenderung menambahkan representasi visual, sedangkan LS hanya menyajikan simbol. Mahasiswa berkemampuan rendah (LR dan PR) cenderung menggunakan strategi yang jauh dari konsep formal limit, berfokus pada penyederhanaan fungsi tanpa pembuktian yang tepat. Temuan ini mengindikasikan bahwa perempuan, khususnya pada kelompok kemampuan sedang, lebih banyak menggunakan visualisasi dibanding laki-laki. Penelitian ini terbatas pada topik limit dan tidak mengukur perbedaan secara kuantitatif, namun hasilnya dapat menjadi dasar pengembangan pembelajaran yang menekankan kelengkapan pembuktian formal dan adaptasi strategi pengajaran sesuai kecenderungan gender dan tingkat kemampuan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VII Jenung, Yovita; Syukriani, Andi; Juhari, Agusalim
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 2 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelajaran Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib dipelajari pada tingkat pendidikan mulai dari jenjang Sekolah Dasar, sampai dengan perguruan tinggi. Penelitian ini merupakan penelitian Kuantitatif berupa Quasi Eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Pembelajaran TPS (Think Pair Share) terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMP Nasional Makassar. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VII SMP Nasional Makassar. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik random sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini adalah siswa Kelas VII SMP Nasional Makassar, yang berjumlah 20 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis Deskriptif dan analisis Inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa model Pembelajaran Think Pair Share dapat berpengaruh terhadap pemahaman konsep matematis siswa. Hal ini dapat dilihat dari pemahaman konsep siswa pada kelas kontrol sebesar 73,15 sedangkan pada kelas eksperimen hasil pemahaman konsep siswa sebesar 84,95. Uji Independent Sample t-tes menunjukan bahwa nilai tHitung = 8,930 > ttabe1 = 2,02439 dapat dilihat dari taraf signifikansinya apabila H0 = Sig ≥ 0,05 diterima atau H1 = Sig < 0,05 diterima diketahui nilai signifikansi 0,088. karena nilai Sig 0,088 < 0,05 dengan demikian H1 diterima, maka ada pengaruh signifikansi model pembelajaran Kooperatif tipe think pair share terhadap pemahaman konsep matematis siswa kelas VII SMP Nasaional Makassar.
Diseminasi Revitalisasi Model Pembelajaran untuk Mendukung Pembelajaran Matematika Mendalam bagi Guru Matematika SMP di Kabupaten Maros Syukriani, Andi; Tahmir, Suradi; Bernard, Bernard; Sabri, Sabri
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 04 Nomor 02 (Oktober 2025)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v4i2.9654

Abstract

In-depth mathematics learning is considered essential because it provides a meaningful, holistic learning experience and allows students to apply knowledge in various life contexts. However, teachers still face challenges in implementing the learning model, so community service activities at the Maros Middle School Mathematics MGMP are directed at revitalizing the learning model so that students gain a more meaningful and in-depth understanding of mathematics. This activity was carried out at SMPN 1 Maros on July 23 2025. The target of this activity was Junior High School Mathematics MGMP (Subject Teachers' Conference) teachers from various schools in Maros. The number of participants was 10 teachers. The activities were carried out in the form of material presentation sessions, questions and answers and discussions, interview simulations, and self-reflection and self-assessment as a form of personal evaluation of participants' knowledge of strengthening learning concepts. The results obtained were that the PkM activities succeeded in increasing the Maros Middle School Mathematics MGMP teachers' understanding of in-depth mathematics learning by emphasizing the importance of the principles of awareness, meaning, joy, as well as the application of learning models such as PBL that are relevant to the classroom context. Through discussions, practical examples, and strengthening the competence of professional teachers, this activity emphasizes the role of teachers as the main driver in realizing mathematics learning that is adaptive, meaningful, and supports 21st century skills.
Deconstruction Cognitive Strategies: Are Students Truly Engaging in Connective Thinking or Merely Memorizing Patterns? Tasni, Nurfaida; Syukriani, Andi; Upu, Hamzah
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Vol. 12 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jrpm.v12i2.85490

Abstract

Connective thinking skills are an essential aspect of mathematics learning in higher education. However, students tend to rely on memorising patterns rather than developing conceptual thinking strategies, which results in failure when faced with non-routine problems. This study aims to analyse the characteristics of students' cognitive strategies and identify the factors influencing their choice of strategies. Using a qualitative approach with think-aloud techniques, in-depth interviews, and analysis of written work from undergraduate mathematics education students. The results show that students begin problem-solving through visualisation and pattern exploration, but only a few are able to perform logical generalisation. Reflection was found to be the primary trigger for the transformation of strategies from memorisation to connectivity, although there were still construction holes in the conceptual network. These findings contribute theoretically to the application of Toshio's schema and have practical implications for learning design that emphasises reflection and conceptual connectivity.
PENALARAN ADAPTIF DAN KOMPETENSI STRATEGIS MAHASISWA CALON GURU LAKI-LAKI DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN KEMAMPUAN MATEMATIKA Syukriani, Andi; Juhari, Agusalim
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7677

Abstract

Penalaran adaptif dan kompetensi strategis menjadikan belajar matematika tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga mengarah pada proses berpikir logis, reflektif dan bermakna. Penelitian ini bertujuan menganalisis penalaran adaptif dan kompetensi strategis mahasiswa calon guru laki-laki pendidikan matematika berdasarkan kemampuan matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Calon subjek penelitian adalah Mahasiswa program studi Pendidikan matematika kelas A11 Semester genap Tahun Ajaran 2024/2025. Subjek penelitian dipilih secara purposif, yaitu 3 mahasiswa laki-laki terdiri dari masing-masing 1 berkemampuan matematika tinggi, sedang dan rendah. Data kemampuan matematika diperoleh melalui tes. Masalah matematika divalidasi ahli oleh 2 pakar ilmu Pendidikan matematika dan 1 guru matematika. Masalah matematika yang digunakan adalah soal tidak rutin berupa soal cerita kontektual yang tercakup di dalamnya secara tersirat adalah konsep lingkaran, konsep trigonometri, dan konsep segitiga siku-siku. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode, yaitu dokumen hasil pengerjaan dan wawancara, dan juga menggunakan teknik kelengkapan referensi.Setelah dokumen hasil memecahkan masalah terkumpul maka dokumen tersebut di analisis, yaitu dengan tahap reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kemampuan mahasiswa calon guru laki-laki bervariasi dalam memformulasi konteks masalah matematika bergantung pada tingkat kemampuan matematikanya. Mahasiswa berkemampuan tinggi mampu mengubah situasi masalah ke dalam bentuk representasi visual yang logis melalui strategi dekomposisi, namun pemahaman konseptualnya terhadap konteks masih belum menyeluruh. berkemampuan sedang cenderung menggunakan strategi identifikasi informasi dengan fokus pada pengenalan unsur dasar masalah. Mahasiswa berkemampuan rendah menunjukkan ketelitian dalam menggambar dan memiliki pengetahuan awal terhadap konsep dasar, namun belum dapat mengintegrasikan konsep-konsep matematika secara utuh dalam pemahaman konteks masalah