Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Learning Methods for Children with Dyslexia Istiqamah Hafid
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 10 No. 2 (2025): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v10i2.9884

Abstract

Background: Reading is an ability that every human being must possess. We will always encounter writings that require reading and comprehension skills. Still, dyslexic children have difficulty in Reading, which causes dyslexic children to experience a decline in academics and can potentially experience unpleasant behavioral problems from their environment, where children can be ignored by their friends, even to the point of becoming victims of bullying so that several methods need to be applied to help them. This study aimed to determine the various methods that can be applied to help dyslexic children. The research method used is a literature study that presents a complete survey by summarizing, describing, and combining relevant research, packaged using a narrative review. Four methods can be identified based on the journals collected: the Orton-Gilingham method, Treatment of spelling, Reading and writing skills, Learning to read without spelling (BMTM), and the Reading aloud method. The results of this study are expected to help teachers provide learning methods to dyslexic children.
Pelatihan Tahap Dasar dalam Membuat Surat Bisnis Berbahasa Inggris dengan Menggunakan Surat Elektronik Bagi Mahasiswa Program Studi Bisnis Digital di Era Society 5.0 Ilham Ilham; Saiffullah Darlan; Dedy Setyawan; Istiqamah Hafid; A'am Rifaldi Khunaifi; Muhammad Jailani
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v1i2.6232

Abstract

Pengabdian ini ditujukan kepada mahasiswa semester 1 pada program studi Bisnis Digital pada Fakultas Bisnis dan Informatika Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru bagi mahasiswa tersebut agar lebih kreatif dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi di era sekarang, dengan menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa redaksional di dalam surat. Alasan digunakannya Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar, karena era digital bisnis komunikasi tidak terbatas pada satu wilayah saja, namun sudah masuk ke wilayah global atau mendunia. Kegiatan pengabdian ini melibatkan seluruh mahasiswa aktif pada semester I di Program Studi Bisnis Digital. Hasil pengabdian menunjukan bahwa mahasiswa yang mengikuti program kegiatan mendapatkan manfaat yakni dengan mengetahui hal penting apa saja yang harus dilakukan saat mereka ingin melakukan sebuah transaksi/komunikasi bisnis melalui surat elektronik.
Optimalisasi Kesehatan Mental Siswa: Inisiatif Sosialisasi dan Pendampingan di SMA Muhammadiyah Palangka Raya Haris Munandar; Esty Aryani Safithry; Istiqamah Hafid; Dwi Sari Usop; Isnaeni Marhani; Siti Juhairiah; Dedy Setyawan; Karyanti Karyanti
Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Bijaksana: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bijaksana.v3i1.10343

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental siswa SMA Muhammadiyah Palangka Raya melalui intervensi berbasis sekolah. Latar belakang didasarkan pada laporan I-NAMHS (2022) yang menunjukkan 34,9% remaja Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, dengan hanya 2,6% yang mengakses layanan. Metode yang digunakan meliputi: (1) workshop interaktif selama dua hari dengan pendekatan partisipatif, dan (2) aplikasi digital berbasis soal psikologis dengan umpan balik instan. Partisipan terdiri dari 60 siswa yang dipilih secara acak. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kesehatan mental sebesar 38% secara rata-rata, dengan capaian tertinggi pada pemahaman dasar (39%). Intervensi digital mendapat respons positif (85% siswa menyatakan materi mudah dipahami), meskipun 28% mengalami kendala akses internet. Program ini membuktikan efektivitas pendekatan multimodal dalam meningkatkan literasi kesehatan mental remaja, dengan rekomendasi pengembangan modul offline untuk menjangkau siswa dengan keterbatasan infrastruktur.
Moral Insight Training Berbasis Belom Bahadat dan Rasionalisasi Moral untuk Menumbuhkan Pola Pikir Antikorupsi Istiqamah Hafid; Esty Aryani Safithry
Pedagogik: Jurnal Pendidikan Vol. 21 No. 2 (2026): Pedagogik: Jurnal Pendidikan
Publisher : Institute For Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pedagogik.v21i2.14325

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas Pelatihan Moral Insight berbasis nilai Belom Bahadat dalam meningkatkan pola pikir antikorupsi mahasiswa serta menilai peran rasionalisasi moral sebagai variabel moderator. Penelitian menggunakan desain eksperimen faktorial 2 × 2 dengan pendekatan pretest–posttest control group terhadap 50 mahasiswa tingkat akhir. Instrumen yang digunakan adalah Attitudes Toward Corruption Scale dan Moral Disengagement Scale, yang dianalisis menggunakan ANOVA faktorial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan berbasis nilai Belom Bahadat secara signifikan meningkatkan pola pikir antikorupsi mahasiswa dibandingkan kelompok kontrol. Rasionalisasi moral tidak menunjukkan pengaruh utama yang signifikan, dan tidak ditemukan efek interaksi antara pelatihan dan tingkat rasionalisasi moral. Penelitian ini menunjukkan bahwa pelatihan moral berbasis kearifan lokal efektif memperkuat kesadaran etis mahasiswa secara merata, terlepas dari perbedaan kecenderungan rasionalisasi moral, serta relevan untuk pengembangan pendidikan antikorupsi di perguruan tinggi.