Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Hubungan Prematuritas dengan Kematian Neonatal di Indonesia Tahun 2010 (Analisis Data Riskesdas 2010) Sari, Tyagita Widya; Syarif, Syahrizal
Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia Vol. 1, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prematuritas merupakan salah satu penyebab terbesar morbiditas dan mortalitas bayi termasuk kematian neonatal. Penelitian ini bertujuan mengetahui besar Odds Ratio hubungan prematuritas dengan kematian neonatal di Indonesia setelah seluruh variabel confounding (umur ibu, urutan kelahiran, jarak kelahiran, komplikasi kehamilan, komplikasi persalinan, tingkat pendidikan ibu, pekerjaan ibu, status ekonomi ibu, frekuensi ANC, komponen ANC 5T plus, penolong persalinan, tempat persalinan, jenis persalinan, dan wilayah tempat tinggal ibu) dikendalikan dan mengetahui besar Population Attributtable Risk prematuritas terhadap kematian neonatal di Indonesia tahun 2010. Desain studi penelitian ini adalah kasus kontrol dengan analisis multivariat regresi logistik ganda menggunakan data sekunder Riskesdas 2010. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 120 kasus dan 480 kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besar hubungan prematuritas dengan kematian neonatal setelah dikendalikan variabel confounding (komplikasi kehamilan, komplikasi persalinan, frekuensi ANC) yaitu Odds Ratio sebesar 9,31 (95% CI : 4,63-18,70) dan Population Attributable Risk sebesar 19,96%. Untuk menurunkan kematian neonatal, diharapkan pemerintah dan masyarakat dapat berperan aktif dalam penurunan dan penanggulangan prematuritas dengan peningkatan pelayanan antenatal. Kata kunci : prematuritas, kematian neona
HUBUNGAN UMUR DENGAN KUALITAS TIDUR PADA KARYAWAN UNIVERSITAS ABDURRAB TAHUN 2016 Tyagita Widya Sari; Yulnefia Yulnefia
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 1 (2018): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.595 KB)

Abstract

Umur adalah satuan waktu yang mengukur waktu keberadaan suatu benda atau makhluk, baik yang hidup maupun mati. Beberapa ahli biasanya membedakan umur menurut 2 macam, yaitu umur kronologis dan umur biologis. Menurut berbagai penelitian terdahulu, umur berhubungan dengan kualitas tidur seseorang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara umur dengan kualitas tidur pada karyawan Universitas Abdurrab tahun 2016. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental-sampling dan analisis data menggunakan uji Spearman Rank Correlation. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara umur dengan kualitas tidur pada karyawan Universitas Abdurrab tahun 2016 (p-value = 0,06) dengan kekuatan korelasi lemah (r = 0,22). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara umur dengan kualitas tidur pada karyawan Universitas Abdurrab tahun 2016.
PERBEDAAN PENGETAHUAN IBU SEBELUM DAN SESUDAH DIBERIKAN PENYULUHAN TENTANG ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIDOMULYO RAWAT INAP KOTA PEKANBARU 2018 Tyagita Widya Sari; Fitri Sri Wulandari; M Habib Hidayat; Novita Amelia; Sesria Nasution; Yolanda Yuriati
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 2 (2018): Mei
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.085 KB)

Abstract

ASI eksklusif adalah menyusui bayi secara murni dari usia 0-6 bulan, tanpa pemberian cairan ataupun makanan tambahan lain. Cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia cukup memprihatinkan, dimana target program cakupan ASI eksklusif tahun 2014 adalah 80%, akan tetapi secara nasional cakupan pemberian ASI eksklusif hanya 52,3%. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor di antaranya yaitu, kurangnya pengetahuan ibu tentang menyusui, gencarnya promosi susu formula, serta kurangnya pelayanan konseling laktasi dan dukungan dari petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo RI Kota Pekanbaru. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 60 orang diambil dengan menggunakan accidental sampling. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai p yaitu 0,000 (p<0,05), artinya ada perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan tingkat pengetahuan ibu sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan tentang ASI eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Sidomulyo RI Kota Pekanbaru.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN HIPERTENSI PADA PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS SIDOMULYO RAWAT INAP KOTA PEKANBARU Tyagita Widya Sari; Desi Kartika Sari; M Beni Kurniawan; M Ibnu Herman Syah; Novia Yerli; Samirathul Qulbi
Collaborative Medical Journal Vol 1 No 3 (2018): September
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.744 KB)

Abstract

Hipertensi merupakan masalah kesehatan utama karena banyaknya jumlah penderita dan risiko yang terkait, biaya medis dan sosial yang tinggi, dan dapat menyebabkan komplikasi kardiovaskular dan ginjal. Stres mental atau psikososial adalah salah satu faktor risiko utama hipertensi. Hipertensi merupakan penyakit terbanyak di Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Kota Pekanbaru pada tahun 2017. Tujuan penelitian adalah mengetahui hubungan antara tingkat stres dengan hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik yang menggunakan desain studi cross sectional. Metode pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian adalah Accidental Sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer (kuesioner Perceived Stress Scale (PSS-10)) dan data sekunder (rekam medis status hipertensi dan tekanan darah pasien rawat jalan bulan Mei-Juni 2018). Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 18 responden (45%) mengalami stres ringan dan 15 responden (37,5%) mengalami prehipertensi. Hasil uji korelasi ditemukan adanya hubungan antara tingkat stres dengan hipertensi pada pasien rawat jalan di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru (p-value = 0,000 ; r = 0,688). Kesimpulan penelitian adalah terdapat hubungan antara tingkat stres dengan hipertensi di Puskesmas Sidomulyo Rawat Inap Kota Pekanbaru.
HUBUNGAN FAKTOR DEMOGRAFI DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI DALAM RAHIM PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS PAYUNG SEKAKI KOTA PEKANBARU Tyagita Widya Sari; Yulnefia Yulnefia
Collaborative Medical Journal Vol 2 No 1 (2019): Januari
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.189 KB)

Abstract

Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) adalah suatu alat untuk mencegah kehamilan yang efektif, aman, dan reversibel. Suntik dan pil adalah cara KB modern yang paling diketahui oleh masyarakat di semua golongan usia risiko tinggi di atas 35 tahun, namun dinilai kurang efektif untuk mencegah kehamilan. Sedangkan jenis kontrasepsi yang efektif untuk mencegah kehamilan bagi wanita risiko tinggi adalah AKDR. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan faktor demografi dengan penggunaan AKDR pada Wanita Usia Subur (WUS) di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain studi observasional dengan pendekatan kasus kontrol. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling, dengan perbandingan sampel kasus dan kontrol 1:2. Hasil penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara faktor demografi (umur, tingkat pendidikan, status pekerjaan, pendapatan keluarga) dengan penggunaan AKDR pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru (p-value > 0,05). Salah satu misi dari program KB adalah terciptanya keluarga dengan jumlah anak yang ideal yakni dua anak. Para WUS umumnya menganggap bahwa bila jumlah anak sudah ideal, maka mereka cenderung untuk mengikuti program KB, khususnya jenis alat kontrasepsi jangka panjang, salah satunya adalah AKDR. Simpulan penelitian ini adalah faktor demografi tidak berhubungan dengan penggunaan AKDR pada WUS di wilayah kerja Puskesmas Payung Sekaki Kota Pekanbaru.
HUBUNGAN METHOD INFORMATION INDEX (MII) DENGAN KONTINUITAS KELUARGA BERENCANA PADA WANITA USIA SUBUR DI PUSKESMAS PEKANBARU KOTA Lasiah Susanti; Irfan Syaifuly; Tyagita Widya Sari
Collaborative Medical Journal Vol 7 No 3 (2024): September 2024
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/cmj.v7i3.5799

Abstract

The Method Information Index (MII) is an index that measures informed choice. This type of research uses a Cross Sectional research design. The sampling technique is simple random sampling with a sample size calculated using the Taro Yamane formula of 66 respondents. The measuring instrument of this study is a questionnaire The purpose of this study was to determine the relationship between the Method Information Index (MII) and Continuity of Family Planning in women of childbearing age at the Pekanbaru City Health Center. From the univariate results, it shows that there is a significant relationship between the Method Information Index (MII) and KB Continuity with a p-value of 0.045 where the p- value <0.05 and a positive correlation was found between MII and continuity. The most common MII value is a good MII value with a percentage of 59.1%, and the most common continuity value is not discontinued with a percentage of 75.8%. From the research results, it can be concluded that there is a relationship between the Method Information Index (MII) and the continuity of Family Planning (FP) in women of child bearing age at the Pekanbaru City Health Center.
Hubungan Karakteristik Individu Dengan Perilaku Mencuci Tangan Sebagai Upaya Pencegahan COVID-19 Pada Dewasa Muda di Kota Pekanbaru Tyagita Widya Sari; Cindy Herwiti
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab Vol. 1 No. 4 (2023): Vol 1 No 4 Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) is a disease that has never been previously identified in humans. The case is increasingly acclaimed on a daily basis around the world, including in Indonesia. At the Riau Province level, 31,397 confirmed cases of COVID-19 have been reported from 12 districts/cities on February 28, 2021 and the Pekanbaru city is the most abundant COVID-19 case report in the Riau province. By the increasing number of cases of COVID-19, The Indonesian government is socializing one of the measures to prevent the transmission of COVID-19 which is in accordance with WHO recommendations, namely by washing hands using soap and running water or using hand sanitizer. However, some people in Indonesia still consider hand washing behavior as an ordinary recommendation so there are still many people who do not apply hand washing behavior. Meanwhile shand washing behavior violations are mainly made by a group of young adults who are 18 to 25 years of age. The objective of this study was to determine the correlation of individual characteristics and hand washing behavior as COVID-19 prevention effort on young adults in Pekanbaru City 2021. This research used an analytic observational with a cross sectional study design. This research was conducted on a population of young adults in Pekanbaru City on June 2021. The sampling technique was carried out by cluster sampling with a sample size of 440 respondents. Data analysis was conducted through chi square's test and spearman's correlation test for p-value and coefficient correlation (r). There was a significant correlation between gender (p-value = 0.022) and hand washing behavior. However, there were no significant correlation between latest education level (p-value = 0.213) and employment status (p-value = 0.118) and hand washing behavior. The individual characteristics which was correlate with hand washing behavior is gender, while latest education level and employment status have no correlation with hand washing behavior as COVID-19 prevention effort on young adults in Pekanbaru City 2021.
Hubungan Sumber Air Bersih dan Sumber Air Minum dengan Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Sidomulyo Kota Pekanbaru Tyagita Widya Sari; Rizka Annisa
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab Vol. 2 No. 2 (2024): Volume 2 Nomor 2 Juni 2024
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diarrhea is a change in shape and consistency of soft stools until it melt and increases the frequency of defecation more than usual, which is 3 or more time a day. Diarrhea is a major cause of pain and death in children. Diarrhea can be influenced by several factor, including clean water and drinking water sources. Clean water and drinking water sources that do not meet the requirements can increase the risk for people with diarrhea in the community. Sidomulyo Health Center has the fifth highest incidence of diarrhea in children of 21 health center in Pekanbaru City in 2017 as many as 188 cases (8,33%). The objective of this study was to determine the relationship between clean water and drinking water sources with diarrhea of toddler in Sidomulyo Health Center Pekanbaru. This research used an analytic observational with a cross sectional study design. This research was conducted on a population of toddler in Pekanbaru City on August to September 2018. The sampling technique was carried out by accidental sampling with a sample size of 51 respondents. Data analysis was conducted through chi square's test for p-value. There was no relationship between clean water sources (p-value = 0.219) and drinking water sources (p-value = 0.439) with diarrhea of toddler. Clean water and drinking water sources are not related with diarrhea of toddler in Sidomulyo Health Center Pekanbaru.
Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue melalui Edukasi Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Langkah 3M Plus Tyagita Widya Sari; Nurmaliza Hasan; Retno Putri; Imelda Fitri; Nurul Aiyuda
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 7, No 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v7i1.9256

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an infectious disease caused by the dengue virus and transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito. DHF always increases at the start of every rainy season and causes Extraordinary Events (KLB) in several regions in Indonesia, including Riau Province. Eradicating dengue fever should prioritize prevention efforts by carrying out 3M Plus Mosquito Nest Eradication on an ongoing basis rather than focused fogging actions which are more frequently implemented nowadays. The aim of this service activity is to provide education on the 3M Plus Mosquito Nests Eradication so that it is hoped that it can increase knowledge and attitudes about dengue prevention behavior in children assisted by the As-Salaam Orphanage Pekanbaru City. Knowledge and attitudes about dengue prevention behavior are one of the factors that influence dengue prevention behavior in everyday life. Delivery of health material using the Leaflet tool was carried out by the head of the lecturer service team, while filling out the knowledge questionnaire about dengue prevention before and after health education, as well as documentation was carried out by members of the lecturer service team and students. The service activities lasted for ± 60 minutes and were attended by 13 children assisted by the orphanage. Descriptively, there is an increase in the knowledge of target children about dengue prevention, but this cannot be proven statistically. Health assistance efforts are sufficient to achieve goals, as shown by changes in results on the pretest and posttest questionnaires, but improvements need to be made in subsequent service activities, by combining health education methods with other relevant service methods.
Perbedaan Pengetahuan Sebelum dan Sesudah Penyuluhan Sex Education pada Siswa di SMA Negeri 1 Kampar Timur Provinsi Riau Tyagita Widya Sari; Putri Octia Hairani
Jurnal Indah Sains dan Klinis Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Indah Sains dan Klinis
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/jisk.v2i2.20

Abstract

Menurut WHO tahun 2014, Sex Education adalah penyediaan informasi tentang perkembangan tubuh, seks, seksualitas, hubungan, yang disertai dengan keterampilan dan pengajaran untuk membantu remaja berkomunikasi dan membuat keputusan yang meliputi seks dan kesehatan seksual. Studi pendahuluan di SMA Negeri 1 Kampar Timur didapatkan informasi bahwa setiap semesternya terdapat siswa yang Drop Out karena hamil di luar nikah, serta belum pernah dilakukan penyuluhan tentang Sex Education. Penelitian ditujukan untuk mengetahui pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi Sex Education pada siswa di SMAN 1, Kampar Timur. Pre Experimental Design dengan One Group Pre and Post Test Design digunakan dalam penelitian. Accidental sampling digunakan pada pengambilan sampel dengan jumlah 50 orang. Data dikumpul dengan kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Analisis univariat dan bivariat digunakan Wilcoxon Test. Hasil menunjukkan ada beda konwledge sebelum dan sesudah intervensi yang signifikan (p < 0,05). Perbedaan knowledge ada sebelum dan sesudah intevensi Sex Education pada siswa di SMA Negeri 1 Kampar Timur.