Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

KERAGAMAN GULMA DOMINAN PADA PERTANAMAN WORTEL (Daucus carota L.) DI KABUPATEN GARUT YAYAN SUMEKAR; UUM UMIYATI; KUSUMIYATI KUSUMIYATI
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 1 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemetaan gulma-gulma pada pertanaman wortel di Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, melalui metode survey. Setiap komoditas pertanaman diteliti pada 4 areal yang menyebar di berbagai kondisi lingkungan yang berbeda dengan umur tanaman berkisar 25 sampai 40 hari. Setelah didapatkan jumlah petak-contoh yang diperlukan maka dilakukan analisis vegetasi. Setiap analisis vegetasi ditentukan: spesies gulma, kerapatan gulma, frekuensi gulma, dominasi gulma, SDR, koefisien komunitas, bobot kering gulma. Kuesioner diberikan kepada petani untuk mengetahui sejarah daerah penelitian, seperti varietas tanam yang digunakan, pola tanam yang digunakan, jenis pupuk yang digunakan, teknik pengendalian gulma, dan usia tanaman. Hasil penelitian menunjukkan gulma dominan yang ditemukan diareal pertanaman wortel di Kabupaten Garut ada 14 spesies gulma. Tercatat 10 spesies gulma daun lebar, yaitu: Alteranthera sessilis, Amaranthus spinonsus, Drymaria villosa, Erechtites valerianifolia, Erigeron sumatrensis, Galinsoga parviflora, Oxalis corniculata, Portulaca oleraceae, Oxalis latifolia, dan Richardia brasiliensis. Tercatat 3 spesies gulma rumput, yaitu: Digitaria cilaris, Eulesine indica, dan Cynodone dactilone. Terdapat 1 spesies gulma teki, yaitu: Cyperus rotundus. 
EFEKTIVITAS KOMBINASI DOSIS PUPUK (KOMPOS, POC, DAN ANORGANIK) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG (Zea mays L.) KULTIVAR PIONEER 21 Yayan Sumekar; Dadan Ramdhani Nugraha; Yeti Setiaawati
AGRIVET JOURNAL Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian telah dilaksanakan dilahan praktikum pertanian SMK Negeri 1 Maja, Jalan Pasukan Sindangkasih Maja Selatan, Kecamatan Maja Kabupaten Majalengka pada bulan Maret–Juli 2016. Ketinggian tempat berkisar 615 mdpl, memiliki jenis tanah lempung berliat dan kriteria pH 7,46 (Netral). Rancangan Percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari tujuh perlakuan dan diulang empat kali. Perlakuan A (Kompos 10 ton/ha, Tanpa Pupuk Kimia , POC 5cc/l ), B (Kompos 8 ton/ha, Urea 60 Kg/ha, SP36 20 Kg/ha, KCl 20 Kg/ha, POC 5cc/l), C (Kompos 6 ton/ha, Urea 120 Kg/ha, SP36 40 Kg/ha, KCl 40 Kg/ha, POC 5cc/l), D (Kompos 4 ton/ha, Urea 180 Kg/ha, SP36 60 Kg/ha, KCl 60 Kg/ha, POC 5cc/l), E (Kompos 2 ton/ha, Urea 240 Kg/ha, SP36 80 Kg/ha, KCl 80 Kg/ha, POC 5cc/l), F (Tanpa Kompos, Urea 300 Kg/ha, SP36 100 Kg/ha, KCl 100 Kg/ha, POC 5cc/l), G (Tanpa Kompos, Urea 300 Kg/ha, SP36 100 Kg/ha, KCl 100 Kg/ha, Tanpa POC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kombinasi dosis pupuk kompos, POC, dan Anorganik tidak menunjukkan pengaruh yang berbeda nyata terhadap pertumbuhan dan hasil jagung kultivar Pioneer 21.Kata kunci : Jagung, Pupuk Anorganik, Pupuk Organik. 
KEANEKARAGAMAN GULMA DOMINAN PADA PERTANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) DI KABUPATEN GARUT Yayan Sumekar; Uum Umiyati; Kusumiyati Kusumiyati; Yussi Rabani
AGRIVET JOURNAL Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : UNIVERSITAS MAJALENGKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemetaan gulma-gulma pada pertanaman tomat di Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, melalui metode survey. Setiap komoditas pertanaman diteliti pada 4 areal yang menyebar di berbagai kondisi lingkungan yang berbeda dengan umur tanaman berkisar 25 sampai 40 hari. Setelah didapatkan jumlah petak-contoh yang diperlukan maka dilakukan analisis vegetasi. Setiap analisis vegetasi ditentukan: spesies gulma, kerapatan gulma, frekuensi gulma, dominasi gulma, SDR, koefisien komunitas, bobot kering gulma. Kuesioner diberikan kepada petani untuk mengetahui sejarah daerah penelitian, seperti varietas tanam yang digunakan, pola tanam yang digunakan, jenis pupuk yang digunakan, teknik pengendalian gulma, dan usia tanaman. Hasil penelitian menunjukkan gulma dominan yang ditemukan di areal tanaman tomat 16 spesies gulma. Tercatat 11 spesies gulma daun lebar, yaitu: Alteranthera sessilis, Oxalis latifolia, Portulaca oleraceae, Erechtites valerianifolia, Drymaria villosa, Amaranthus spinonsus, Galinsoga parviflora, Erigeron sumatrensis, Oxalis corniculata, Ageratum conyzoides, dan Richardia brasiliensis. Tercatat 4 spesies gulma rumput, yaitu: Digitaria cilaris, Eulesine indica, Cynodone dactilone, dan Leptochloa chinensis. Terdapat 1 spesies gulma teki, yaitu: Cyperus rotundus. Kata Kunci : Keanekaragaman, Gulma, Tomat
TEKNIK APLIKASI HERBISIDA DAN CARA PEMBUATAN PUPUK ORGANIK YANG BAIK DAN BENAR UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN Yayan Sumekar; Dedi Widayat; Uum Umiyati; Sri Ayu Andayani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (708.772 KB) | DOI: 10.31949/jb.v3i2.2270

Abstract

Kehadiran gulma pada pertanaman jagung merupakan salah satu kendala yang dapat mengurangi hasil panen, hal tersebut akibat adanya persaingan dalam pengambilan unsure hara, cahaya, ruang tumbuh, dan air. Pengendalian gulma dapat dilakukan dengan berbagai cara, yaitu secara mekanis, kultur teknis, biologis, kimia dengan penggunaan herbisida, atau secara terpadu. Diantara berbagai macam cara pengendalian gulma yang paling banyak dilakukan selain cara mekanis, adalah dengan penggunaan herbisida. Bahan organik merupakan bagian penting dari tanah yang dapat memperbaiki sifat tanah, baik sifat fisik, kimia, maupun biologi tanah. Keberadaan bahan organik mutlak diperlukan dan dipertahankan guna memelihara keserasian fungsi ekologis dalam tanah, kesinambungan produksi dan kelestarian lingkungan. Salah satu bentuk bahan organik yang sangat baik untuk meningkatkan produktivitas lahan adalah kompos. Tujuan yang ingin dicapai adalah memberikan pemahaman dan pelatihan teknik aplikasi herbisida atrazine,serta memberikan pemahaman dan pelatihan teknik pembuatan pupuk kompos. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan tanggal 11 dan 17 Juli 2021 di Lahan SPLPP Ciparay, Kabupaten Bandung, Propinsi Jawa Barat. Peserta kegiatan penyuluhan dan pelatihan ini meliputi mahasiswa peserta KKN Virtual dan para petani sekitar lokasi kegiatan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara hybrid. Materi yang diberikan meliputi wawasan tentang herbisida, kebutuhan alat dan bahan aplikasi herbisida, kalibrasi herbisida, dan cara aplikasi herbisida. Sedangkan untuk materi teknik pembuatan kompos yang diberikan meliputi penjelasan tentang pupuk kompos, bahan dan alat untu pembuatan kompos, serta teknik pembuatan pupuk komposnya. Hasil yang dicapai para peserta jadi memahami cara pembuatan kompos yang benar sekaligus paham manfaat kompos bagi pertanian jangka panjang. Para peserta juga menjadi paham tentang tata cara aplikasi herbisida mulai dari pentingnya pengaturan dosis serta memahami tentang tata cara aplikasi herbisida yang benar di lapangan.
Peran Herbisida Campuran Triafamone 100 SC dan Tefuryltrione 200 SC dalam Menekan Pertumbuhan Gulma dan Menekan Kehilangan Hasil Padi Sawah Sistem Tabela Dedi Widayat; Uum Umiyati; Yayan Sumekar; Denny Kurniadie
AGRO SINTESA JURNAL ILMU BUDIDAYA PERTANIAN Vol 2, No 1 (2019): Agro Sintesa Jurnal Ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.691 KB) | DOI: 10.33603/jas.v2i1.2498

Abstract

Salah satu masalah dalam budidaya padi sawah sistem tabela adalah gulma, yang dapat menurunkan hasil sampai 45 %.  Pengendalian gulma menggunakan herbisida pada tanaman padi sudah umum dilakukan untuk mengatasi masalah gulma, efisiensi waktu, tenaga kerja dan biaya produksi.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran herbisida campuran Triafamone 100 SC dan herbisida Tefuryltrione 200 SC dalam  menekan gulma dan menekan kehilangan hasil padi sawah system tabela.. Percobaan dilakukan di Sanggar Penelitian dan Latihan Penyuluh Pertanian (SPLPP) Baleendah, Bandung pada bulan Januari 2018 sampai Mei 2018.  Rancangan percobaan menggunakan RAK dengan 7 perlakuan diulang 4 kali. Perlakuan tersebut adalah A dosis herbisida campuran Triafamone 100 SC dan herbisida Tefuryltrione 200 SC =150 ml/ha; B=175  ml/ha; C = 200 ml/ha; D = 250 ml/ha; E=300 ml/ha; F= Penyiangan manual; G = kontrol/tanpa penyiangan.  Hasil penelitian meunjukkan bahwa herbisida Triafamone 100 SC + Tefuryltrione 200 SC mulai dosis 150 ml/ha dapat menekan gulma Cyperus difformis sebesar 82 %, dan mulai dosis 175 ml/ha menekan Echinochloa colona sebesar 95,6 % dan gulma total sebesar 95 %.  Sampai dosis 300 ml/ha herbisida Triafamone 100 SC + Tefuryltrione 200 SC tidak menimbulkan keracunan pada tanaman padi. Herbisida Triafamone 100 SC+Tefuryltrione 200 SC mulai 175 ml/ha menekan kehilangan hasil padi akibat gulma sebesar 98%. Kata kunci:  Herbisida campuran, kehilangan hasil, pertumbuhan gulma, tabela.
Campuran Herbisisda Berbahan Aktif Isopropilamina Glifosat 380 g/l + Imazetapir 40 g/l + Karfentrazon Etil 8 g/l Untuk Mengendalikan Gulma Pada Budidaya Tanaman Karet Menghasilkan (TM) Uum Umiyati; Dedi Widayat; Yayan Sumekar; Denny Kurniadie; Danny Hajayogaswara
AGRO SINTESA JURNAL ILMU BUDIDAYA PERTANIAN Vol 2, No 2 (2019): Agrosintesa: Jurnal ilmu Budidaya Pertanian
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.109 KB) | DOI: 10.33603/jas.v2i2.3195

Abstract

Pengaruh Dosis Herbisida Campuran Metil Metsulfuron 0,7% + Chlorimuron Etil 0,7% + 2,4-D Na 75% terhadap Gulma, Pertumbuhan dan Hasil Padi (Oryza sativa L.) pada Sistem Tanpa Olah Tanah Dedi Widayat; Uum Umiyati; Yayan Sumekar; Citra Berta W Gultom
Jurnal Agrotek Indonesia (Indonesian Journal of Agrotech) Vol 3 No 2 (2018): Jurnal Agrotek Indonesia (Indonesian Journal of Agrotech)
Publisher : Faculty of Agriculture University of Singaperbangsa Karawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.133 KB) | DOI: 10.33661/jai.v3i2.1370

Abstract

Zero tillage system and herbicides are widely used to overcome the lost of yield due to the weeds. Herbicides are used in this experiments were herbicides active inggredients mixture ofmethylmetsulfuron 0.7% + chlorimuron ethyl 0.7% + 2,4-DNa 75%. This experiment aims to determine the effect of mixed herbicide methyl metsulfuron 0.7% + chlorimuron ethyl 0.7% + 2.4-D Na 75% to the weeds, growth and yield of Ciherang varieties of rice crops on the Landless system. The experiment was held in October 2016 until January 2017 at SPLPP (Sanggar Penelitian Latihan dan Pengembangan Pertanian) Faculty of Agriculture UNPAD Raya Laswi Street Numb. 176 Jelekong Bale Endah Subdistrict, Bandung Regency, West Java. The experiments used a Randomized Block Design with 7 treatments and 4 replications, they are : A. Methylmetsulfuron 0.7% + chlorimuron ethyl 0.7% + 2,4-DNa 75% 750 g / ha, B. Methylmetsulfuron 0.7% + chlorimuron ethyl 0.7% + 2,4-DNa 75% 1000 g / ha, C. Methylmetsulfuron 0.7% + chlorimuron ethyl 0.7% + 2,4-DNa 75% 1250 gr / ha, D. Methylmetsulfuron 0.7% + chlorimuron ethyl 0.7% + 2,4-DNa 75% 1500 gr / ha, E. Manual weeding + OTS (maximum tillage), F.Maximum tillage (OTS) + without weeding. The result of the research showed that various doses of herbicide mixture of methyl metsulfuron 0,7% + chlorimuron ethyl 0,7% + 2,4-D Na 75% give effect to suppressionthe weight of weeds and not give effect to the growth and yield of rice crops. Key words : Weeds, methylmetsulfuron 0.7% + chlorimuron ethyl 0.7% + 2,4-DNa 75% , Rice Crop, Zero Tillage System
PENGARUH BERBAGAI KOMPOSISI DOSIS KOMPOS UNPAD DAN PUPUK BUATAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata L.) VARIETAS BONANZA Yayan Sumekar
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 1, No 1 (2016): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v1i1.307

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui komposisi dosis pupuk kompos UNPAD dan pupuk buatan terhadap pertumbuhan dan hasil Jagung manis. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok dengan terdiri dari tujuh perlakuan, yaitu : A = 10 kg/ha kompos + 5 cc/L POC + pupuk buatan (0 kg/ha Urea, 0 kg/ha SP-36, 0 kg/ha KCl), B = 8 kg/ha kompos + 5 cc/L POC + pupuk buatan (60 kg/ha Urea, 20 kg/ha SP-36, 20 kg/ha KCl), C = 6 kg/ha kompos + 5 cc/L POC +pupuk buatan (120 kg/ha Urea, 40 kg/ha SP-36, 40 kg/ha KCl), D = 4 kg/ha kompos + 5 cc/L POC + pupuk buatan (180 kg/ha Urea, 60 kg/ha SP-36, 60 kg/ha KCl), E = 2 kg/ha kompos + 5 cc/L POC + pupuk buatan (240 kg/ha Urea, 80 kg/ha SP-36, 80 kg/ha KCl), F = 0 kg/ha kompos + 5 cc/L POC + pupuk buatan (300 kg/ha Urea, 100 kg/ha SP-36, 100 kg/ha KCl), dan G = 0 kg/ha kompos + 0 cc/L POC + pupuk buatan (300 kg/ha Urea, 100 kgs/ha SP-36, 100 kg/ha KCl). Hasil percobaan menunjukkan komposisi dosis kompos UNPAD dan pupuk buatan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays saccharata l.) varietas Bonanza. Komposisi dosis Perlakuan 4 ton kompos/ha + 5 cc/l POC + 180 kg Urea/ha, 60 kg SP-36/ha, 60 kg KCl/ha 3 berpengaruh paling baik terhadap tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun per tanaman, panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol berkelobot, bobot tongkol tanpa kelobot, dan hasil tongkol per plot. Kata kunci : kompos UNPAD, pupuk buatan, jagung manis
KEANEKARAGAMAN GULMA DOMINAN PADA PERTANAMAN TOMAT (Lycopersicum esculentum Mill) DI KABUPATEN GARUT Yayan Sumekar; Jenal Mutakin; Yussi Rabbani
JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology Science) Vol 1, No 2 (2017): JAGROS : Jurnal Agroteknologi dan Sains (Journal of Agrotechnology and Science)
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jagros.v1i2.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemetaan gulma-gulma pada pertanaman tomat di Kabupaten Garut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif, melalui metode survey. Setiap komoditas pertanaman diteliti pada 4 areal yang menyebar di berbagai kondisi lingkungan yang berbeda dengan umur tanaman berkisar 25 sampai 40 hari. Setelah didapatkan jumlah petak-contoh yang diperlukan maka dilakukan analisis vegetasi. Setiap analisis vegetasi ditentukan : spesies gulma, kerapatan gulma, frekuensi gulma, dominasi gulma, SDR, koefisien komunitas, bobot kering gulma. Kuesioner diberikan kepada petani untuk mengetahui sejarah daerah penelitian, seperti varietas tanam yang digunakan, pola tanam yang digunakan, jenis pupuk yang digunakan, teknik pengendalian gulma, dan usia tanaman. Hasil penelitian menunjukkan gulma dominan yang ditemukan di areal tanaman tomat 16 spesies gulma. Tercatat 11 spesies gulma daun lebar, yaitu : Alteranthera sessilis, Oxalis latifolia, Portulaca oleraceae, Erechtites valerianifolia, Drymaria villosa, Amaranthus spinonsus, Galinsoga parviflora, Erigeron sumatrensis, Oxalis corniculata, Ageratum conyzoides, dan Richardia brasiliensis. Tercatat 4 spesies gulma rumput, yaitu: Digitaria cilaris, Eulesine indica, Cynodone dactilone, dan Leptochloa chinensis. Terdapat 1 spesies gulma teki, yaitu: Cyperus rotundus. Kata Kunci : Keanekaragaman, Gulma, Tomat
MEMBANGUN KEMANDIRIAN KEUANGAN KELUARGA TANI MELALUI EDUKASI PENGELOLAAN KEUANGAN KELUARGA DI DESA PALASAH KERTAJATI MAJALENGKA Sri Ayu Andayani; Yayan Sumekar; Umar Dani; Ida Marina; Acep Atma Wijaya; Agus Yuniawan Isyanto
Abdimas Galuh Vol 4, No 1 (2022): Maret 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i1.7248

Abstract

Ibu rumah tangga memainkan peran dalam mengatur keuangan keluarga tak terkecuali bagi ibu-ibu yang tergabung dalam keluarga tani kelompok tani Asem di Desa Palasah Kecamatan Kertajati Kabupaten Majalengka. Edukasi pengelolaan keuangan keluarga dalam membangun kemandirian keluarga tani bagi ibu rumah tangga merupakan tema dari pengabdian kepada masyarakat. Peningkatan pengetahuan, kemampuan dan skill dalam pengelolaan keuangan keluarga tani sebagai pendukung peran mereka dalam ibu rumah tangga sehingga produktif, efisien, dan efektif dalam pengelolaan keuangan rumah tangganya merupakan maksud dari pemberdayaan ibu rumah tangga. Metode dalam kegiatan pengabdian ini dengan menggunakan metode edukasi, penyuluhan dan sosialisasi yang interaktif dan komunikatif. Hasil akhir dari kegiatan pengabdian ini, ibu-ibu berperan aktif dalam kegiatan, diskusi yang interaktif dan diperolehnya pengetahuan dalam pengelolaan keuangan melalui perencanaan keuangan dengan pencatatan dan pembukuan yang sederhana secara efisien dan efektif dalam membangun keuangan yang sehat sebagai peran ibu rumah tangga.