Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Transformasi Organisasi Keagamaan Melalui Nilai-Nilai Buddhayana: Studi Organisasi Majelis Buddhayana Indonesia Hanjaya Yusdhika, Aldo WIse; Putri, Adelia Mahayani; Ardianto, Hendri; Suryanadi, Juni; Taridi, Taridi
Kajian dan Reviu Jinarakkhita: Jurnal Gerakan Semangat Buddhayana (Jinarakkhita Review & Studies: Journal of Buddhayana Spirit Movement) Vol 1 No 1 (2023): JGSB April-Oktober 2023
Publisher : LPPM STIAB JINARAKKHITA LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60046/jgsb.v1i1.40

Abstract

This study aims to investigate the transformation of religious organizations through the application of Buddhayana values in the context of the Organization Majelis Buddhayana Indonesia. Buddhayana is Buddhism itself. In the context of organizations, Buddhayana as an ideology is instilled by upholding non-sectarian values, universalism, pluralism and belief in Dharmakaya. This research uses the literature study method. Literature study can be taken by collecting references consisting of several previous studies which are then compiled to draw conclusions. The transformation of religious organizations by reinforcing religious values can help deepen the spiritual experience of adherents and increase the organization's positive contribution to society. These values are embodied in "Buddhayana" which is non-sectarian, pluralism, universalism and belief in Dharmakaya
AI-BASED GAMIFICATION IN LEARNING: AN ANALYSIS OF ITS IMPACT ON STUDENTS’ ENGAGEMENT - A MIXED METHODS STUDY Ditha, Jiny Dharma; Susanto, Susanto; Taridi, Taridi; Ardiyaningsih, Ayu
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i1.8902

Abstract

Declining student engagement is a crucial challenge in the global education system in the era of digital transformation, demanding innovative interventions such as the integration of artificial intelligence (AI) technology. This study aims to evaluate the impact of implementing AI-based gamification on student learning engagement, given the urgent need for adaptive learning strategies for the digital generation. Using a mixed-methods research design with a sequential explanatory strategy, this study collected data through a quantitative survey of 43 students and qualitative in-depth interviews. Statistical analysis revealed a significant positive correlation (r=0.560), with regression analysis confirming that gamification elements contributed 31.3% to increased student participation. Qualitative findings support this result by demonstrating that features such as points, badges, automated feedback, and content personalization are effective in stimulating intrinsic motivation and learning consistency, although competitive elements such as leaderboards need to be managed judiciously to avoid excessive pressure. Overall, the study concludes that AI-based gamification is an effective strategy for fostering student cognitive and emotional engagement and recommends the development of a varied and adaptive reward system to maintain long-term learning motivation. ABSTRAK Penurunan keterlibatan siswa menjadi tantangan krusial dalam sistem pendidikan global di era transformasi digital, yang menuntut adanya intervensi inovatif seperti integrasi teknologi kecerdasan buatan (AI). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak penerapan gamifikasi berbasis AI terhadap keterlibatan belajar siswa, mengingat urgensi kebutuhan strategi pembelajaran yang adaptif bagi generasi digital. Menggunakan desain penelitian metode campuran (mixed-methods) dengan strategi eksplanatori sekuensial, studi ini mengumpulkan data melalui survei kuantitatif terhadap 43 mahasiswa dan pendalaman kualitatif melalui wawancara. Analisis statistik menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan (r=0,560), di mana analisis regresi mengonfirmasi bahwa elemen gamifikasi berkontribusi sebesar 31,3% terhadap peningkatan partisipasi siswa. Temuan kualitatif memperkuat hasil ini dengan menunjukkan bahwa fitur seperti poin, lencana, umpan balik otomatis, dan personalisasi konten efektif dalam memicu motivasi intrinsik dan konsistensi belajar, meskipun elemen kompetitif seperti leaderboard perlu dikelola dengan bijak agar tidak menimbulkan tekanan berlebih. Secara keseluruhan, penelitian menyimpulkan bahwa gamifikasi berbasis AI merupakan strategi efektif untuk menumbuhkan keterlibatan kognitif dan emosional siswa, serta merekomendasikan pengembangan sistem penghargaan yang variatif dan adaptif guna menjaga motivasi belajar jangka panjang.  
PENDAMPINGAN DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN USAHA RUMAH HAWWA Wahyu Aji, Andre; Thaufani, Argi; Taridi; Yoshana, Andri
Jurnal Kreativitas dan Inovasi (Jurnal Kreanova) Vol 6 No 1 (2026): Januari
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/kreanova.v6i1.7621

Abstract

Rumah Hawwa merupakan salah satu UMKM yang bergerak dalam produksi busana muslimah serta berbagai kerajinan tangan. Meskipun memiliki potensi produk yang kompetitif, usaha ini masih menghadapi tantangan dalam memanfaatkan peluang pemasaran digital secara optimal. Untuk menjawab permasalahan tersebut, program pengabdian ini dirancang dengan tujuan meningkatkan kemampuan dan pengetahuan pelaku usaha Rumah Hawwa dalam menerapkan strategi pemasaran digital, khususnya melalui pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce secara lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Metode pelaksanaan meliputi kegiatan pelatihan dasar, pendampingan intensif, praktik pembuatan foto dan video konten, serta evaluasi perkembangan yang dilakukan secara bertahap dengan melibatkan partisipasi aktif peserta pelatihan. Berdasarkan hasil kegiatan, terjadi peningkatan pemahaman peserta sebesar 33,3% mengenai konsep pemasaran digital, disertai peningkatan kemampuan dalam merancang konten promosi, mengelola akun bisnis, serta menganalisis perilaku pasar digital sebagai dasar pengambilan keputusan pemasaran. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi pelaku UMKM dan berkontribusi pada penguatan daya saing Rumah Hawwa di tengah dinamika transformasi digital yang semakin berkembang pesat.
LEARNING TIME MANAGEMENT AND SELF-REGULATED LEARNING AS PREDICTORS OF STUDENTS' ACADEMIC CONSISTENCY IN THE 21ST CENTURY DIGITAL EDUCATION ERA Luwiha, Luwiha; Taridi, Taridi; Andriyaningsih, Ayu; Suryanadi, Juni
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v5i4.8042

Abstract

The 21st-century digital educational transformation demands that students possess high levels of adaptability amidst numerous technological distractions that can disrupt academic stability. Therefore, time management and Self-Regulated Learning (SRL) skills are vital instruments for maintaining sustained academic engagement. This study aims to analyze the relationship and predictive power of study time management and SRL on students' academic consistency in the digital education era. Using a quantitative approach with the Structural Equation Modeling (SEM) method, data were collected from 250 students at STIAB Jinarakkhita Lampung through proportional stratified random sampling. The analysis shows that study time management and SRL significantly predict academic consistency. Specifically, SRL was identified as the most dominant factor influencing consistency, while effective time management serves as a crucial foundation that strengthens students' self-regulation abilities. These findings confirm that academic consistency depends not only on internal motivation but also on technical skills in managing time resources. It is concluded that educational institutions need to integrate time management training and SRL strategies into their curricula to produce students who are resilient and adaptable to the challenges of the digital era. ABSTRAKTransformasi pendidikan digital abad ke-21 menuntut mahasiswa untuk memiliki kemampuan adaptasi tinggi di tengah banyaknya distraksi teknologi yang dapat mengganggu stabilitas akademik. Oleh karena itu, kemampuan manajemen waktu dan Self-Regulated Learning (SRL) menjadi instrumen vital untuk menjaga keterlibatan akademik yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan dan daya prediksi manajemen waktu belajar serta SRL terhadap konsistensi akademik mahasiswa di era pendidikan digital. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modelling (SEM), data dikumpulkan dari 250 mahasiswa STIAB Jinarakkhita Lampung melalui teknik proportional stratified random sampling. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen waktu belajar dan SRL secara signifikan menjadi prediktor konsistensi akademik. Secara spesifik, SRL teridentifikasi sebagai faktor yang paling dominan mempengaruhi konsistensi, sementara manajemen waktu yang efektif berperan sebagai fondasi krusial yang memperkuat kemampuan regulasi diri mahasiswa. Temuan ini menegaskan bahwa konsistensi akademik tidak hanya bergantung pada motivasi internal, tetapi juga pada keterampilan teknis dalam mengelola sumber daya waktu. Disimpulkan bahwa institusi pendidikan perlu mengintegrasikan pelatihan manajemen waktu dan strategi SRL ke dalam kurikulum untuk mencetak mahasiswa yang resilien dan adaptif terhadap tantangan era digital.
Pengaruh Komunikasi Interpersonal Guru terhadap Perilaku Belajar Siswa Beragama Buddha: The Influence of Teachers' Interpersonal Communication on the Learning Behavior of Buddhist Students Ismoyo, Tejo; Khasanah, Uswatun; Taridi, Taridi
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 01 (2026): Call for Papers April 2026
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/educendikia.v6i01.8018

Abstract

Teacher interpersonal communication is an important component of learning that shapes teacher-student interactions. The quality of effective communication can influence students' learning behavior in attention, participation, discipline, and academic responsibility. Observations at Pelita Bangsa Elementary School found suboptimal student learning behavior, including low concentration, low participation, and poor discipline. This condition indicates the importance of examining the influence of teacher interpersonal communication on the learning behavior of Buddhist students. This study aims to analyze the levels of teacher interpersonal communication and Buddhist student learning behavior, and the influence of teacher interpersonal communication on student learning behavior at Pelita Bangsa Elementary School. This study used a quantitative, correlational design through field research. The sample consisted of 38 Buddhist students. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. The reliability test showed a Cronbach's Alpha of 0.975 for teacher interpersonal communication and 0.981 for learning behavior. Data analysis used simple linear regression and product-moment correlation with SPSS. The results of the study showed t = 7.740 > t table = 1.688 (p < 0.05), a correlation coefficient (R) of 0.790, and a determination coefficient (R²) of 0.625. Teacher interpersonal communication accounted for 62.5% of student learning behavior, while other factors influenced 37.5%. In conclusion, teacher interpersonal communication has a positive and significant influence on the learning behavior of Buddhist students at Pelita Bangsa Elementary School. It is an important factor in optimizing learning.