Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Remaja Tentang Hiv Dan Aids Setelah Edukasi Di Sma Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar Irfan Sazali Nasution; Jenni Maia Khalijah Hasibuan; Tri Radia Wiranti; Nazwa Rizkya Salma Pulungan; Khairunnisa Khairunnisa; Mawar davira; Nabila Rahmadhani; Ghefira Syifa Salsabilla; Khairunnisa Br Lubis; Alichia Puteri Rizki Sitindaon; Muhammad Rizqhy Ananda Telaumbanua; Farhan Akbar Lubis
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7047

Abstract

HIV dan AIDS masih menjadi permasalahan kesehatan yang penting bagi masyarakat, terutama di kalangan remaja yang rentan melakukan tindakan berisiko karena kurangnya pengetahuan dan sikap yang belum matang. Salah satu cara yang strategis untuk meningkatkan pemahaman dan membentuk sikap remaja terhadap pencegahan HIV dan AIDS adalah melalui edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan sikap remaja tentang HIV dan AIDS setelah menerima edukasi di SMA Sains Tahfidz Qur’an Al-Ammar. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel penelitian adalah seluruh siswa laki-laki kelas X, XI, dan XII yang berjumlah 30 orang, dengan metode pengambilan sampel total. Data dikumpulkan melalui kuesioner setelah penyuluhan kesehatan yang berlangsung selama 90 menit dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua responden memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup, dengan 50% berada di kategori baik dan 50% di kategori cukup. Tidak ada responden yang memiliki tingkat pengetahuan kurang. Dalam hal sikap terhadap orang yang hidup dengan HIV/AIDS, terdapat 53,3% responden yang memiliki sikap positif dan 46,7% masih memiliki sikap negatif. Kesimpulannya, edukasi tentang HIV dan AIDS di sekolah berhasil meningkatkan pengetahuan remaja. Namun, perubahan sikap terhadap orang dengan HIV/AIDS masih perlu diperkuat melalui pendekatan edukasi yang terus-menerus dan berfokus pada pembentukan empati serta pengurangan stigmatisasi.
Implikasi Perkembangan Kognitif Afektif Psikomotorik Moral dan Spiritual Peserta Didik dalam Pembelajaran pada Sekolah Dasar Kelas 6 Ramadhan Lubis; Aulia Rahmadani; Amelia Rika Fadillah; Fadillah Fadillah; Winda Amelia Putri; Laila Khairani Nasution; Khairunnisa Khairunnisa
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v3i1.1187

Abstract

This research aims to determine the implications of the cognitive, affective, psychomotor, moral and spiritual development of grade 6 elementary school children in learning. The method used is a qualitative research method with a descriptive approach. The data collection techniques used were interviews, observation and documentation, with the research subjects being grade 6 students and grade 6 homeroom teachers located at SDIT Al-Fatih. Based on the research conducted, the results showed that the implications of cognitive development in learning include good reasoning abilities, designing crafts, memorizing short surahs and problem solving abilities. The implications of affective development in learning are, having a sense of empathy and sympathy and having a sense of responsibility, psychomotor implications in learning, namely making comics and making handicrafts. And the implications for moral and spiritual development include obeying rules, respecting teachers, being able to lead prayers and regularly carrying out sunnah fasts.
Strategi Optimalisasi Penggunaan SIMRS untuk Meningkatkan Kinerja Rumah Sakit Sri Hajijah Purba; Khairunnisa Khairunnisa; Chindy Khairani; Nur Wanny
Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF) Vol. 3 No. 1 (2025): Januari : Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Umum dan Farmasi (JRIKUF)
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/jrikuf.v3i1.479

Abstract

In the era of rapid technological advancement, the health sector has undergone significant transformation, especially with the implementation of Information and Communication Technology (ICT) systems. One of the important innovations in this field is the Hospital Management Information System (SIMRS). The research method used in this study is a literature study or literature review, which is a research approach that utilizes existing sources of information, such as books, scientific articles, journals, research reports, and other sources relevant to the topic being studied. The results of this study indicate that One of the main strategies for optimization is to ensure comprehensive training for all hospital staff, from administrative personnel to health care providers. Effective use of SIMRS requires an understanding of its various functions. Implementation and optimization of the Hospital Management Information System (SIMRS) is one of the very important strategic steps in efforts to improve hospital performance. SIMRS integrates various operational, administrative, and clinical functions in one platform that allows hospitals to improve efficiency, quality of patient care, and the effectiveness of overall hospital management. However, its implementation also has challenges, such as high implementation costs, difficulty in integrating existing systems, and resistance from staff who are accustomed to manual systems.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kalium Dan Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Panjang (Vigna Sinensis L.) Rahmadani Nasution; Muhammad Idris; Khairunnisa Khairunnisa
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.590

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya permintaan kacang panjang (Vigna sinensis L.) yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi, sebagaimana ditunjukkan oleh penurunan hasil di Sumatera Utara dalam beberapa tahun terakhir. Upaya peningkatan produktivitas perlu dilakukan melalui penerapan teknik budidaya yang tepat, khususnya dalam pengelolaan pemupukan yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk menentukan takaran dosis pupuk kalium yang paling optimal, konsentrasi pupuk organik cair (POC) sabut kelapa yang paling efektif, serta menelaah pengaruh yang dihasilkan dari interaksi antara kedua faktor perlakuan tersebut terhadap perkembangan pertumbuhan dan produktivitas tanaman kacang panjang. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah percobaan lapangan dengan menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri atas dua faktor perlakuan utama, yakni konsentrasi POC sabut kelapa dan takaran dosis pupuk kalium yang diaplikasikan. Variabel pengamatan yang diukur dan dianalisis mencakup tinggi tanaman, total luas daun, laju pertumbuhan relatif (LPR), laju asimilasi bersih (LAB), serta kandungan kadar klorofil daun. Seluruh data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dan apabila terdapat perbedaan yang nyata, analisis dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengaplikasian POC sabut kelapa dan pupuk kalium memberikan pengaruh yang nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan yang diamati, dengan kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan S2K1, yakni POC dengan konsentrasi 150 ml per liter air dan pupuk kalium dengan dosis 3 gram per polybag. Kombinasi ini mampu meningkatkan efisiensi fotosintesis dan akumulasi biomassa secara optimal. Meskipun demikian, kadar klorofil tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Secara keseluruhan, keseimbangan dosis pemupukan menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal dan berkelanjutan.