Claim Missing Document
Check
Articles

PEMETAAN POTENSI OBJEK WISATA DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KECAMATAN NUSA PENIDA KABUPATEN KLUNGKUNG Ariasa, I Kadek Agus; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v6i2.20686

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Nusa Penida. Tujuanpenelitian ini adalah: (1) Mengklasifikasi karakteristik objek wisata diKecamatan Nusa Penida; (2) Menganalisis tingkat potensi objek wisatadi Kecamatan Nusa Penida; (3) Memetakan tingkat potensi objek wisatadi Kecamatan Nusa Penida. Objek penelitian ini adalah tentang potensiobjek wisata di Kecamatan Nusa Penida. Subjek penelitian ini adalahpengelola wisata dan pelaku usaha di sekitar area wisata. Metode yangdigunakan pada penelitian ini adalah metode observasi lapangan,wawancara, dan pencatatan dokumen. Analisis data yang digunakanadalah analisis spasial.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Objek wisata yang palingdominan yaitu : wisata bahari, hanya sebagian berupa wisata budaya;(2) Tingkat potensi objek wisata di Kecamatan Nusa Penida terdapatvariasi, tingkat potensi tinggi, potensi sedang, dan potensi rendah; (3) Persebaran tingkat potensiwisata di 10 Desa di Seluruh Kecamatan Nusa Penida.
STUDI KELAYAKAN OBJEK WISATA ALAM MONKEY FOREST (MANDALA WISATA WENARA WANA) UNTUK PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA PADANGTEGAL, KECAMATAN UBUD, KABUPATEN GIANYAR Dewi, Ni Putu Rahayu Mutiara; Sutarjo, Sutarjo; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v5i1.20651

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di objek wisata alam Monkey Forest dengan tujuan 1) Mendeskripsikan potensi ekowisata di Objek Wisata Alam Monkey Forest 2) Mendeskripsikan partisipasi masyarakat terhadap pengembangan ekowisata di Objek Wisata Alam Monkey Forest 3) Mendeskripsikan kontribusi dari kegiatan pariwisata di Monkey Forest terhadap masyarakat 4) Mengetahui kelayakan objek wisata alam Monkey Forest untuk pengembangan ekowisata. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi. Pengambilan sampel dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan, 1) Objek wisata Monkey Forest memiliki potensi wisata tergolong tinggi, 2) Partisipasi masyarakat yang tinggi dalam kegiatan pariwisata, 3) Kontribusi dari kegiatan pariwisata terhadap masyarakat lokal tergolong tinggi, dan 4) Kelayakan objek wisata alam Monkey Forest untuk pengembangan ekowisata memiliki tingkat kelayakan yang tinggi. Tingkat kelayakan yang tinggi disebabkan oleh indikator-indikator yang dimiliki tinggi.
STUDI PENGELOLAAN SUMBER DAYA PESISIR DI DESA BATUNUNGGUL KECAMATAN NUSA PENIDA Sudiartawan, I Ketut; Treman, I Wayan; Budiarta, I Gede
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v5i2.20659

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Batununggul Kecamatan Nusa Penida dengan tujuan untuk: (1)Mendeskripsikan karakteristik sumber daya pada wilayah pesisir Desa Batununggul Kecamatan Nusa Penida, dan (2) mendeskripsikan pengelolaan sumber daya pesisir di wilayah pesisir Desa Batununggul. Berkenan dengan itu penelitian dirancang sebagai penelitian deskriptif, dengan sampel jumlah sampel 55 orang (50%) dari populasi yang berjumlah 108 orang yang diambil secara proposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode diskrptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) Karateristik sumber daya pesisir Desa Batununggul sudah menunjukan indikator fisik dan bilogis dari karakteristik sumber daya pesisir daerah Batununggul yang masih dijaga dan di manfaatkan dengan baik tanpa merusak lingkungan fisik maupun biologis dari sumber daya pesisir tersebut, (2) cara pengelolaan sumber daya pesisir Desa Batununggul sudah di kelola dan dijaga dengan baik oleh masyarakat setempat, ini dapat kita lihat dari hasil penangkapan ikan dan hasil dari pembudidayaan rumput laut, dan (3) cara pengelolaan sumber daya hayati, non hayati, dan buatan di Desa Batununggul tergolong sangat baik, ini dapat kita lihat dari hasil analisis data yang menunjukan para nelayan masih menggunakan cara tradisional untuk menangkap ikan dan membudidayakan rumput laut. Selain itu, penggunan pasir juga masih terjaga atau di batasi sehingga tidak menimbulkan abrasi di sekitaran daerah pesisir. Untuk di bidang pembangunan tempat rumah kelompok nelayan juga tidak merusak lingkungan setempat karena tempat rumah tersebut dibuat dan di tata rapi oleh masyarakat.
PERSEBARAN KERAJINAN INDUSTRI RUMAH TANGGA ATA DI KECAMATAN KARANGASEM (TINJAUAN KARTOGRAFI TEMATIK) Aryati, Ni Ketut Dian; treman, i wayan; Astawa, Ida Bagus Made
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v3i3.20518

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Karangasem Kabupaten Karangasem. Tujuan penelitian adalah, untuk: (1) mengetahui faktor-faktor geografis yang mendukung persebaran kerajinan industri rumah tangga ata di Kecamatan Karangasem (2) memetakan persebaran kerajinan industri rumah tangga ata di Kecamatan Karangasem. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, dengan sampel yang diambil secara “purposive sampling” yaitu sebesar 44 orang yang diambil 20% dari keseluruhan populasi sebanyak 220 yang tersebar di Kecamatan Karangasem pada 4 desa yaitu desa Bugbug, Seraya Barat, Seraya dan Seraya Timur. Pengumpulan menggunakan metoda observasi, wawancara dan pencatatan dokumen, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptitif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) faktor-faktor geografis yang mendukung kerajinan industri rumah tangga ata di Kecamatan Karangasem hanya faktor non fisik, (2) persebaran industri kerajinan rumah tangga di Kecamatan Karngasem tergolong pola bergerombol/mengelompok (T=0,41), karena membutuhkan tenaga kerja yang terampil dengan kemampuan khusus atau ahli dan ketersediaan bahan bakunya.
PEMETAAN PERSEBARAN LAHAN PERKEBUNAN SISTEM TUMPANG SARI BEDA UMUR DI KECAMATAN KINTAMANI KABUPATEN BANGLI Sartono, I Made; treman, i wayan; Suditha, I Nyoman
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v3i2.20494

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kintamani Kabupaten bangli dengan tujuan , 1) untuk mengetahui kualitas dan karakteristik lahan perkebunan sisitem tumpang sari beda umur, 2) memetakan persebaran lahan perkebunan sisitem tumpang sari beda umur di Kecamatan kintamani. Teknik yang dingunakan dalam penelitian ini deskriftif kualitatif dengan pengambilan sampel secara Area sampling yaitu sebanyak 48 desa sampel. Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metode observasi, pecantatan dokumen, pengamatan lapangan dan uji medan, selajutnya dianalisis menggunakan metode pendekatan spasial. Hasil penelitian menunjukan (1) Kualitas lahan yang terdapat di masing – masing desa sudah mendukung untuk dilakukan penanaman sisitem tumpang sari beda umur (2) Jumlah titik persebaran lahan perkebunan sisitem tumpang sari tersebar pada daerah penelitian sebanyak 48 titik persebaran sisitem tumpang sari dan terdapat dua jenis tanaman tumpang sari beda umur yang di terapkan di masing-masing desa yaitu jeruk dengan kopi 27 titik persebaran yang tersebar di Kecamatan Kintamani dan 21 titik persebaran tumpang sari jeruk dengan sayur – sayuran, daerah yang paling luas terdapat tumpang sari terdapat di daerah sukawana sekitar 33,61 km2.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS KELINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X.1 SMA NEGERI 1 PEKUTATAN DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI Putra, I Putu Agus Suhendra Adi; Suryadi, Made; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i2.20361

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas ini direncanakan dalam dua siklus tetapi dalam satu siklus tujuan penelitian sudah dapat di capai. Tiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, dan refleksi, yang berlangsung selama empat kali pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa pada pertemuan siklus pertama. Sasaran yang diperbaiki dalam penelitian tindakan kelas adalah objek penelitiannya adalah (1) Aktivitas belajar siswa, (2) Hasil belajar siswa, terhadap pengembangan model pembelajaran kontekstual berbasis kelingkungan pada pelajaran Geografi, sedangkan subyek adalah siswa kelas X.1 SMA Negeri 1 Pekutatan tahun pelajaran 2012/2013, sebanyak 36 orang. Pengumpulan data aktivitas siswa dikumpulkan melalui metode tes dan observasi. Data-data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan análisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil análisis data yang diperoleh, aktivitas belajar siswa mengalami peningkatan menjadi 85,36 pada siklus I. Untuk nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 83,1 dan presentase ketuntasan klasikal siswa yaitu sebesar 83,1 %.
STUDI KELOMPOK NELAYAN TRADISIONAL PADA WILAYAH PESISIR DI KECAMATAN BULELENG Wibowo, Hendro; treman, i wayan; sutarjo, sutarjo
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v2i2.20404

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Buleleng dengan tujuan, 1) Untuk mendeskripsikan persebaran kelompok nelayan tradisional di Kecamatan Buleleng. 2) Untuk mengetahui kondisi organisasi kelompok nelayan tradisional di Kecamatan Buleleng. 3) Untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi kelompok nelayan tradisional di Kecamatan Buleleng. Populasi penelitian ini sebanyak 544 orang nelayan yang tersebar di masing-masing desa yang ada di Kecamatan Buleleng. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling yang artinya pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu sesuai dengan tujuan penelitian. Berkenaan dengan itu maka dilakukan penelitian sampel dengan menggunakan 51 responden dari 12 desa yang menjadi pedoman dalam penelitian ini. Pengumpulan data primer menggunakan metode observasi dan kuesioner, pengumpulan data sekunder menggunakan pencatatan dokumen. Teknik analisis data yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pola persebaran kelompok nelayan pada wilayah pesisir di Kecamatan Buleleng mengikuti garis pantai atau memanjang (Linier), ini disebabkan oleh aktifitas kelompok nelayan tradisional yang ada pada wilayah pesisir. 2) Kondisi organisasi kelompok nelayan tradisional terbilang cukup baik dan lengkap. Hal ini disebabkan karena dalam mendirikan kelompok nelayan harus memiliki susunan pengurus yang didaftarkan ke Dinas Perikanan dan Kelautan. 3) Kondisi sosial ekonomi kelompok nelayan tradisional terbilang masih rendah, mulai dari jenjang pendidikan yang rata-rata hanya hingga tingkat SD sampai pada pendapatan para nelayan yang rata-rata Rp 447.000,- menyebabkan beberapa nelayan di Kecamatan Buleleng mencari pekerjaan sampingan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
KARAKTERISTIK INDUSTRI BATU BATA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI PENGRAJIN DI KECAMATAN KALIPURO, KAB. BANYUWANGI, JAWA TIMUR Habibika, Haerfina Prambayoun; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 5, No 1 (2017): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v5i1.20652

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Tujuan penelitian yaitu 1) Karakteristik industri batu bata di Kecamatan Kalipuro ; 2) Kontribusi industri batu bata terhadap kehidupan sosial ekonomi pengrajin di Kecamatan Kalipuro. Penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif. Populasi penelitian ini sebanyak 284 dengan jumlah sampel sebanyak 25% atau 71 responden. Sampel ditentukan dengan teknik Proposional Random Sampling yang dilakukan pada seluruh desa di Kecamatan Kalipuro. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi dan kuisioner untuk data primer serta metode pencatatan dokumen untuk data sekunder. Analisis data penelitian ini menggunakan pendekatan keruangan terkait karakteristik spasial objek penelitian. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa : 1) Karakteristik industri batu bata di Kecamatan Kalipuro meliputi : modal yang digunakan berhubungan dengan status pekerjaan yakni semakin tinggi status pekerjaan maka modal yang digunakan semakin besar, bahan baku yang menjadi ciri khas industri batu bata adalah sabut kelapa giling, tenaga pengrajin mayoritas bekerja dengan sistem borongan, proses pengolahan menggunakan teknologi sederhana, dan jangkauan pemasaran hingga luar kabupaten. 2)industri batu bata memberikan kontribusi sosial membantu kehidupan sosial ekonomi pengrajin batu bata yaitu membuka peluang pekerjaan dan kemampuan memenuhi pendidikan bagi anggota keluarga yang ditanggung. Sedangkan kontribusi ekonomi berupa tambahan pendapatan untuk kehidupan sehari-hari dengan rata-rata pendapatan > Rp. 1.500.000 – Rp. 2.500.000 per bulan. Kata Kunci : Karakteristik Industri, Pengrajin, Kontribusi Sosial Ekonomi
KAJIAN PERILAKU KERUANGAN WISATAWAN PADA DESA WISATA DI DESA BARU Widiastuti, Ni Made Marheni; Wesnawa, I Gede Astra; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 3, No 3 (2015): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v3i3.20506

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Desa Wisata Desa Baru Kecamatan Marga,Kabupaten Tabanan. Tujuan penelitian ini adalah, untuk: (1) mendeskripsikanperilaku keruangan wisatawan pada Desa Wisata di Desa Baru, (2) mengetahui faktoryang mempengaruhi perilaku keruangan wisatawan pada Desa Wisata di Desa Barudan (3) mengetahui dampak yang ditmbulkan dari perilaku keruangan wisatawanpada Desa Wisata di Desa Baru. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifatdeskriptif, dengan pengambilan sampel secara “accidental sampling”. Pengumpulandata primer dan sekunder menggunakan metode observasi, pencatatan dokumen dankuesioner, yang selanjutnya dianalisis menggunakan metode survey denganrancangan penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) perilakukeruangan wisatawan pada Desa Wisata di Desa Baru bahwa Desa Wisata memilikidaya tarik dan layak dikunjungi sebagai tempat tujuan wisata, (2) faktor yangmempengaruhi perilaku keruangan wisatawan seperti, keterjangkauan, jarak, lokasidan hubungan timbal balik dikategorikan baik dan (3) dampak yang ditimbulkan dariperilaku keruangan wisatawan pada Desa Wisata di Desa Baru cenderung mengarahke hal yang positif.
DIVERSIFIKASI TANAMAN CABAI DAN BUNGA PACAR AIR UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI DI DESA SELISIHAN KECAMATAN KLUNGKUNG KABUPATEN KLUNGKUNG (TINJAUAN GEOGRAFI EKONOMI) Purwanti, Ni Wayan Tanti; Suryadi, Made; Treman, I Wayan
Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpg.v1i1.20351

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Selisihan Kecamatan Klungkung Kabupaten Klungkung. Tujuan penelitian adalah, untuk: (1) mendeskripsikan faktor-faktor fisiografis yang mendukung diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air di Desa Selisihan (2) mengetahui pola pemasaran dari hasil diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air di Desa Selisihan (3) menjelaskan Diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air dalam meningkatkan pendapatan petani di Desa Selisihan. Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat deskriptif, dengan pengambilan sampel secara “Proportional Random Sampling” yaitu sebesar 50 orang yang diambil 20% dari keseluruhan populasi sebanyak 252 yang tersebar di 2 banjar. Pengumpulan data primer dan sekunder menggunakan metode observasi, pencatatan dokumen dan kuesioner, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Fisiografis Desa Selisihan sangat mendukung dalam diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air (2) pola pemasaran dari hasil diversifikasi tanaman cabai dan bunga pacar air di Desa Selisihan tergolong baik (3) peningkatan pendapatan petani setelah melaksanakan diversifikasi terlihat bervariasi antar banjar. Banjar dengan peningkatan pendapatan terbanyak adalah Banjar Kawan.
Co-Authors Anak Agung Gede Sugianthara Ariasa, I Kadek Agus Ariwijaya, Dewa Aryati, Ni Ketut Dian Astawa, Made Cahyani, Ni Kade Wetri Christien Fujiyama Aquilan Christien Fujiyama Aquilan Darmiati, Ni Made Ayu Diah Dewa Ayu Sri Padmayoni Dewa Made Admaja Dewi, Made Kartika Sila Dewi, Ni Putu Rahayu Mutiara Dinata, I Wayan Hewik Indra Djulita Thresiani Nahak Dwipa, Gusti Ngurah Gede Kunjara Gusti Ngurah Gede Kunjara Dwipa Habibika, Haerfina Prambayoun Haerfina Prambayoun Habibika Hendro Wibowo Hendro Wibowo I Gede Astra Wesnawa I Gede Budiarta I Gede Eka Wijaya I Gede Tawan I Gede Tawan I Gede Yudi Wisnawa I Gede Yudiwisnawa I Gst Ngr Yoga Jayantara I Gusti Ayu Adi Rahayuni I Kadek Agus Ariasa I Ketut Sudiartawan I Ketut Suratha i ketut suratha I MADE ARIP WIDMANTARA I MADE ARIP WIDMANTARA I Made Sarmita I Made Sartono I Made Sartono I Nyoman Suditha I Putu Agus Suhendra Adi Putra I Putu Ananda Citra I Putu Gede Banu Astawa I Wayan Hewik Indra Dinata I Wayan Krisna Eka Putra Ida Ayu Agung Widhia Utami Pidada Ida Bagus Made Astawa Latifah Latifah Latifah Latifah Made - Sarmita Made Kartika Sila Dewi Made Suryadi Made Suryadi Misaq Akbar Ngurah Agus Satria Wedana Putra Ni Kade Wetri Cahyani Ni Kadek Wetri Cahyani Ni Kadek Wetri Cahyani Ni Ketut Dian Aryati Ni Luh Kadek Rahmawati Ni Made Astri Dwi Jayanthi Ni Made Astri Dwi Jayanthi Ni Made Ayu Diah Darmiati Ni Made Marheni Widiastuti Ni Made Marheni Widiastuti Ni Nyoman Siska Febriani Ni Nyoman Siska Febriani Ni Putu Mas Puspitha Dewi Ni Putu Mas Puspitha Dewi Ni Putu Rahayu Mutiara Dewi Ni Wayan Tanti Purwanti Ni Wayan Tanti Purwanti Padmayoni, Dewa Ayu Sri Pidada, Ida Ayu Agung Widhia Utami Putra, I Putu Agus Suhendra Adi Putu Yudi Sastrawan Rahmawati, Ni Luh Kadek Rusdianto Rusdianto Rusdianto Rusdianto, Rusdianto Sudiartawan, I Ketut Suditha, I Nyoman sutarjo sutarjo sutarjo sutarjo Sutarjo Sutarjo Wayan Damar Windu Kurniawan Wijaya, I Gede Eka