Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Spiral Internalisasi Finansial: Strategi Integratif Penguatan Financial Literacy Anak Usia Dini Fauzah, Asma'ul; Habibah, Sulhatul; Hikmawati, Lila
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i2.8298

Abstract

Fenomena konsumerisme digital memicu perilaku belanja impulsif pada anak usia dini, sehingga diperlukan strategi pengasuhan yang proaktif dalam menanamkan literasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam strategi orang tua dalam menstimulasi literasi keuangan (financial literacy) melalui model intervensi  yang terintegrasi dengan praktik menabung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi pada 20 orang tua dan 2 guru. Teknik analisis data menggunakan model alir yang meliputi kondensasi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dengan prosedur member check untuk menjamin kredibilitas. Hasil penelitian merumuskan model Spiral Internalisasi Finansial yang mengintegrasikan tiga domain utama: dialog kognitif mengenai pertanyaan reflektif, penguatan afektif melalui penundaan gratifikasi (delayed gratification) berbasis nilai religius, dan keteladanan psikomotorik melalui kegiatan menabung yang konsisten. Temuan krusial menunjukkan bahwa sinkronisasi pola asuh antara rumah dan sekolah berbasis -nilai etis-religius menjadi variabel penentu keberhasilan internalisasi nilai ekonomi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kontrol diri dan pengalaman sensorik-motorik dalam menabung merupakan fondasi utama untuk membangun resiliensi finansial anak di era disrupsi
Pengembangan Kemampuan Komunikasi Anak Berkebutuhan Khusus melalui Bermain Peran Adaptif di TK Inklusif Dewi Mashito Nur Islamiyah; Khotimatus Sholikhah; Sulhatul Habibah
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 5 No. 1 (2026): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v5i1.130

Abstract

Anak berkebutuhan khusus di kelas inklusif menghadapi hambatan komunikasi yang beragam. Anak dengan autisme ringan cenderung mengalami defisit komunikasi nonverbal berupa ketiadaan kontak mata, ekspresi wajah datar, dan minimnya inisiasi bicara, sedangkan anak dengan hambatan intelektual ringan menunjukkan kesulitan sintaksis, kalimat tidak runtut, serta kecenderungan ekolalia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses dan hasil penerapan metode bermain peran adaptif dalam mengembangkan kemampuan komunikasi anak berkebutuhan khusus di TK Golden School Lamongan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan rancangan observasi longitudinal kecil, multiple case, dan intervensi naturalistik yang memungkinkan dokumentasi prosesual secara mendalam. Subjek penelitian adalah dua anak usia lima tahun, dengan data yang dikumpulkan melalui observasi partisipatif selama enam pertemuan, wawancara dengan guru, GPK, dan orang tua, serta dokumentasi perkembangan harian. Hasil menunjukkan peningkatan komunikasi sesuai karakteristik hambatan masing-masing, di mana AK mulai mampu melakukan kontak mata dua hingga tiga detik, menampilkan ekspresi wajah kontekstual, dan menginisiasi ucapan sederhana, sedangkan BR berkembang dari ekolalia menjadi jawaban runtut empat hingga lima kata dengan struktur subjek, predikat, dan objek serta mulai melakukan inisiasi bicara spontan. Novelty penelitian ini terletak pada dokumentasi prosesual longitudinal di TK inklusif penuh tanpa kelas khusus, analisis komparatif dua profil hambatan komunikasi dalam satu kelas, serta integrasi triangulasi multi sumber yang menghasilkan narasi utuh tentang mekanisme keberhasilan intervensi. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa bermain peran adaptif efektif apabila dirancang sesuai kebutuhan anak dan dilaksanakan secara kolaboratif antara guru, GPK, dan orang tua, serta penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk memperluas jumlah subjek dan memperkuat keterlibatan orang tua melalui program pendampingan terstruktur.