Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN PEMAHAMAN PENCATATAN KEUANGAN PELAKU USAHA UMKM DI DESA SRI BINTAN Rachmad Chartady; Aulia Dewi Gizta; Marina Lidya; Novi Chandra Saputra; Andini Yovia Riyanti; Arina Nur Aisyiyah Jamil
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v4i2.8103

Abstract

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) saat ini sudah banyak tersebar Mulai dari kota hingga ke desa. Keberadaan UMKM dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat. UMKM apabila dilihat perkembangan jumlahnya dari tahun ketahun mengalami peningkatan secara signifikan, namun apabila di lihat dari aspek finansialnya hanya sedikit UMKM yang mengalami perkembangan dalam hal pengelolaan keuangan seperti dalam hal pembukuan. Tujuan pembukuan ialah untuk mencatat semua transaksi keuangan yang masuk dan keluar hingga menghasilkan laporan keuangan. Pelaku UMKM di Desa Sri Bintan belum melakukan pembukuan, selama ini para pelaku usaha tidak mencatat kas masuk dan keluar, hanya berdasarkan perkiraan secara pribadi saja. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah memberikan informasi dan pendampingan tentang pentingnya pembukuan secara sederhana serta pelatihan pembukuan bagi pelaku UMKM. Metode dari pengabdian ini adalah dengan melakukan seminar, pelatihan, serta memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM yang ada di Desa Sri Bintan. Pelatihan dilakukan kepada pelaku UMKM di Desa Sri Bintan, yang selama ini para pelaku UMKM belum mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran uang, keuntungan hanya diperkirakan saja. Pelaku UMKM menyadari bahwa dengan adanya laporan keuangan dapat membantu mengukur kinerja setiap bulan serta memyadari bahwa pentingnya pembukuan secara sederhana
Income of Kijang City Village: Impact of Working Capital, Technology, Experience, and Selling Price Alamsyahbana, Muhammad Isa; Azura, Wenni Rahma; Chartady, Rachmad; Utami, Ranti
Owner : Riset dan Jurnal Akuntansi Vol. 8 No. 3 (2024): Artikel Research July 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/owner.v8i3.2247

Abstract

The purpose of this research is to determine the influence of working capital, technology, experience, and selling prices on the income of fishermen in the Kijang Kota Village. This study utilizes both primary and secondary data. The research method employed is a quantitative descriptive method. The primary data consists of questionnaires, while secondary data includes records and data from the Central Statistics Agency (BPS). Data collection techniques include questionnaires, documentation, and literature review, with 77 respondents answering a questionnaire containing 53 statements. The data analysis technique involves testing data validity and reliability, classical assumption tests, multiple linear regression tests, and hypothesis testing. The multiple linear regression formula obtained from this research is Y = (0.585) + 0.303X1 + 0.392X2 – 0.144X3 + 0.304X4 + e. The t-test results show calculated t-values of 2.287 for working capital, 5.067 for technology, -1.348 for experience, and 3.244 for selling prices, while the tabulated t-value is 1.993. The F-test results indicate a calculated F-value of 85.191 and a tabulated F-value of 2.73. The coefficient of determination is 0.816, as seen from the Adjusted R Square value. Based on the data analysis results, it can be concluded that working capital, technology, experience, and selling prices, both individually and simultaneously, have an impact on the income of fishermen in the Kijang Kota Village. The influence of these four variables results in an 81.6% increase in the income of fishermen in the Kijang Kota Village, with the remaining percentage being influenced by variables not included in this study.
PENGARUH FLUKTUASI BAHAN BAKAR MINYAK INDONESIA DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP PERGERAKAN HARGA SAHAM DENGAN INFLASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PERUSAAN TRANSPORTASI DI BEI TAHUN 2017-2022 Chartady, Rachmad; Gizta, Aulia Dewi; Ricky Hardiansyah; Novica Indriati
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 8: Januari 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i8.7269

Abstract

Tujuan pada penelitian ini adalah untuk menguji model inflasi sebagai variabel Intervening apakah sesuai dengan fenomena permasalahan atas kenaikan harga bahan bakar minyak Indonesia dan untuk menguji seberapa pengaruh Fluktuasi Bahan Bakar Minyak Indonesia dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Pergerakan Harga Saham dengan Inflasi sebagai Variabel Intervening pada Perusahaan Transportasi di BEI Tahun 2017-2022. Metode pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi daftar pergerakan harga saham Perusahaan sub Sektor Transportasi, harga bahan bakar minyak dan inflasi yang dipublikasikan periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2022. Populasi pada penelitian ini adalah perusahaan Sub Sektor Transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2022 yang berjumlah 23 Perusahaan. Jumlah sampel sebanyak 12 perusahaan selama periode 2017-2022. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian model data runtun waktu (Time series). Hasil penelitian ini menunjukkan Fluktuasi Bahan Bakar Minyak Indonesia tidak berpengaruh terhadap Pergerakan Harga Saham, Nilai Tukar Rupiah tidak berpengaruh terhadap Pergerakan Harga Saham, Fluktuasi Bahan Bakar Minyak Indonesia berpengaruh signifikan terhadap Inflasi, Nilai Tukar Rupiah berpengaruh negatif terhadap Inflasi pada perusahaan, Inflasi tidak berpengaruh terhadap Pergerakan Harga Saham, Inflasi secara tidak langsung tidak dapat mempengaruhi Fluktuasi Harga Bahan Bakar Minyak terhadap Pergerakan Harga Saham dan Inflasi secara tidak langsung dapat mempengaruhi Nilai Tukar Rupiah terhadap Pergerakan Harga Saham pada perusahaan sub sektor Transportasi Tahun 2017-2022.
IPO Studies: The Effect of Corporate Governance Structure on Underpricing With Underwriter Reputation as a Moderating Variable Dara Audina; Sri Kurnia; Raja Yulianita Sarazwati; Chartady, Rachmad; Marina Lidya
Basic and Applied Accounting Research Journal Vol 4 No 1 (2024): Basic and Applied Accounting Research Journal
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/baarj.04.01.13

Abstract

The purpose of this study is to determine the influence of corporate governance structure on underpricing in companies that conduct Initial Public Offering (IPO) on the Indonesia Stock Exchange, as well as to determine the reputation of underwriters moderating the influence of corporate governance structure on underpricing. The research method used is quantitative method. The population in this study was 218 companies and the sample obtained after using purposive sampling was 167 companies. Data analysis techniques in this study are descriptive statistical analysis, classical assumption test, multiple linear regression analysis, and hypothesis test using EViews 12 software. The results of this study show that the size of the board of commissioners has a negative and significant effect on underpricing. Meanwhile, the independence of the board of commissioners and institutional ownership do not have a significant effect on underpricing in companies that conduct an Initial Public Offering (IPO) on the Indonesia Stock Exchange. It can be concluded that the reputation of the underwriter is unable to moderate the influence of the size of the board of commissioners, the independence of the board of commissioners, and institutional ownership on underpricing. In addition, an Adjusted R-squared value of 0.078222 means that 7.82% of the underpricing rate is influenced by the size of the board of commissioners, the independence of the board of commissioners, institutional ownership, and the reputation of underwriters, while the rest is influenced by other variables that are not included in this study.
IMPLEMENTASI ECOPRINTING BERCORAK KHAS DESA SEBONG PEREH SEBAGAI WUJUD GREEN ECONOMY PADA KUBE AL-FAZZA Alamsyahbana, Muhammad Isa; Armansyah, Armansyah; Afriyadi, Afriyadi; Chartady, Rachmad; Siregar, Juliani Sari; Putra, Rizky Ramadhana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.35023

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing KUBE Al-Fazza di Desa Sebong Pereh, Kabupaten Bintan, melalui inovasi metode ecoprinting dan pemasaran digital. Program ini didanai oleh hibah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) dalam skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat. Metode yang digunakan meliputi pelatihan ecoprinting dengan bahan lokal, penerapan teknologi, pendampingan pemasaran, serta evaluasi program. Hasil menunjukkan peningkatan kualitas produk KUBE dengan terciptanya kain ecoprint dan produk turunannya seperti tas dan aksesori, yang dipasarkan melalui kerja sama dengan destinasi wisata lokal. Kesimpulannya, program ini berhasil meningkatkan kapasitas produksi dan pemasaran KUBE Al-Fazza, serta membuka peluang pengembangan green economy bagi UMKM lain di wilayah Bintan.
Enterpreneurship Training: Encouraging MSME Growth in the Startup Ecosystem Anjilni, Ratih Qadarti; Taha, Roshaiza; Kurniawan, Asep; Kuntadi, Susinah; Noviar, Yan; Febriana, Widia; Chartady, Rachmad; Wahyudi, Ickhsanto; Prasetya, Eka Rima; Purnomo, Listiya Ike
Abdimisi Vol. 5 No. 2 (2023): Abdimisi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/abms.v5i2.44551

Abstract

The startup ecosystem starts from parties that encourage MSMEs in entrepreneurship training. because entrepreneurship training can help MSMEs develop business networks, motivate MSMEs and gain wider access to business assistance. Pamulang Estate is one of the MSME communities in South Tangerang, specifically in Pamulang Timur Village. Pamulang Estate UMKM is a community of several businesses owned by residents who live in the Pamulang Estate Complex. UMKM Pamulang Estate has 68 business actors who are its members. Some of them are food and beverage businesses and handicrafts. Pamulang Estate UMKM members are dominated by housewives whose business is limited to trading and who have not yet focused on developing their business. This PKM aims to provide (1) Pamulang Estate MSMEs with an understanding of the concept of entrepreneurship training. (2) Pamulang Estate MSMEs gain a wider business network in the startup ecosystem environment. (3) Pamulang Estate MSMEs understand the importance of business incubators. Participants understand the importance of promotion and joint marketing. As a result of this PKM, Pamulang Estate MSMEs can understand the importance of entrepreneurship training and participating in business incubators to develop their business. Abstrak Ekosistem start-up dimulai dari pihak-pihak yang mendorong UMKM dalam pelatihan kewirausahaan. Karena pelatihan kewirausahaan dapat membantu UMKM mengembangkan jaringan bisnis, memotivasi UMKM, dan mendapatkan akses yang lebih luas terhadap bantuan bisnis. Pamulang Estate adalah salah satu komunitas UMKM di Tangerang Selatan, khususnya di Desa Pamulang Timur. UMKM Pamulang Estate adalah komunitas dari beberapa usaha yang dimiliki oleh warga yang tinggal di Kompleks Pamulang Estate. UMKM Pamulang Estate memiliki 68 pelaku usaha yang menjadi anggotanya. Beberapa di antaranya adalah usaha makanan dan minuman serta kerajinan tangan. Anggota UMKM Pamulang Estate didominasi oleh ibu rumah tangga yang usaha mereka terbatas pada perdagangan dan belum fokus pada pengembangan usaha. Tujuan dari PKM ini adalah untuk memberikan (1) pemahaman kepada UMKM Pamulang Estate tentang konsep pelatihan kewirausahaan. (2) UMKM Pamulang Estate mendapatkan jaringan bisnis yang lebih luas dalam lingkungan ekosistem start-up. (3) UMKM Pamulang Estate memahami pentingnya inkubator bisnis. Peserta memahami pentingnya promosi dan pemasaran bersama. Sebagai hasil dari PKM ini, UMKM Pamulang Estate dapat memahami pentingnya pelatihan kewirausahaan dan pentingnya berpartisipasi dalam inkubator bisnis untuk mengembangkan usaha mereka. Kata kunci: UMKM Pamulang Estate, Pelatihan Kewirausahaan, Ekosistem Start-Up.
Intangible Cultural Heritage: Accounting Assessment of Intangible Assets Performing Arts using Postmodern Paradigm Satria, Hendy; Ibrahim, Andika Noor; Chartady, Rachmad; Marlinda, Charly; Alamsyahbana, Muhammad Isa
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 7, No 1 (2026)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v7i1.2484

Abstract

UNESCO has been determining the intangible cultural heritage of Indonesia since 2008. The Indonesian government began implementing the same policy at the national level in 2013. To date, 1086 determinations of Indonesia's intangible cultural heritage have been made. This Determination activity is carried out as an effort to protect and preserve Indonesia's intangible culture. This research focuses on the application of accounting for assessing intangible cultural heritage in Indonesia, particularly in Tanjungpinang, Riau Islands. The research method employed in this study is a qualitative, ethnomethodological approach grounded in the postmodernist paradigm. The results of this study indicate that Makyong performing arts still instill seven Malay cultural values, namely, politeness, customs, honesty, tradition, justice, courage, and humility. Based on the accounting assessment of intangible cultural heritage assets, five assessment instruments were identified: allocation value, reconstruction value, formed value, public contribution, and external agent contribution, totaling IDR 164,708,000.
KEPEMIMPINAN KULTURAL MELAYU DI WILAYAH SINGAPURA, JOHOR, KEPRI (SIJORI) DIANTARA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN TRANSFORMASI DIGITAL ERA Chartady, Rachmad; Alamsyahbana, Muhammad Isa; Armansyah, Armansyah; Indriaty, Novica
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5828

Abstract

Abstract: This paper aims to explore the role of cultural leadership in the SIJORI region (Singapore, Johor, and the Riau Archipelago) in leveraging artificial intelligence (AI) and digital transformation to preserve and enrich local cultural identity. As globalization and technological advancements accelerate, cultural leaders in SIJORI face the challenge of upholding cultural values while embracing digital innovation. This paper highlights the core elements of cultural leadership—cultural awareness, empathy, adaptability, inclusive communication, cultural innovation, and community empowerment—and examines how these elements can be strengthened through the use of AI and digital platforms. Under culturally aware leadership, technology can be harnessed to foster cross-cultural collaboration, preserve local heritage, and drive innovation within cultural practices. This study underscores the importance of adaptive cultural leadership in digital strategies, aiming to build communities that are deeply rooted in cultural identity yet prepared to navigate the challenges of the continually evolving digital age. Keywords: Cultural Leadreship, SIJORI Region, Artificail Intelligence, Digital Transformation, Cross-Cultural Collaboration Abstrak: Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan budaya di wilayah SIJORI (Singapura, Johor, dan Kepulauan Riau) dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital untuk melestarikan dan memperkaya identitas budaya lokal. Seiring percepatan globalisasi dan kemajuan teknologi, para pemimpin budaya di SIJORI menghadapi tantangan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya sambil merangkul inovasi digital. Makalah ini menyoroti elemen inti kepemimpinan budaya—kesadaran budaya, empati, adaptabilitas, komunikasi inklusif, inovasi budaya, dan pemberdayaan masyarakat—dan meneliti bagaimana elemen-elemen ini dapat diperkuat melalui penggunaan AI dan platform digital. Di bawah kepemimpinan yang sadar budaya, teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendorong kolaborasi lintas budaya, melestarikan warisan lokal, dan mendorong inovasi dalam praktik budaya. Studi ini menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan budaya adaptif dalam strategi digital, yang bertujuan untuk membangun komunitas yang berakar kuat dalam identitas budaya namun siap menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang. Kata Kunci: Kepemimpinan Budaya, Wilayah SIJORI, Kecerdasan Buatan, Transformasi Digital, Kolaborasi Lintas Budaya
PENGARUH JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SEKTOR PARIWISATA DI KOTA BATAM Chartady, Rachmad; Tanjung, Rona; Sulfat, Airina Cintha Sepriana; Maldino, M. Faiz Nayaka; Budiman, Shahril
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 9, No 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5830

Abstract

Abstract: This study aims to quantitatively analyze the effect of the number of foreign tourist visits on the Regional Original Income (PAD) of the tourism sector in Batam City using 2025 data. This study uses a quantitative approach with an explanatory research method, namely research that aims to explain the causal relationship between independent and dependent variables through statistical hypothesis testing. The number of foreign tourist visits has a positive and significant effect on Regional Original Income (PAD) in the tourism sector in Batam City in 2025. Regression test results indicate that an increase in the number of foreign tourist visits statistically increases PAD revenue, particularly from hotel taxes, restaurant taxes, and tourism levies. The high coefficient of determination indicates that most of the variation in PAD in the tourism sector can be explained by changes in the number of foreign tourist visits, thus emphasizing the strategic role of the international tourism sector as a key pillar of regional revenue in Batam City. These findings support the economic theory of tourism and the tourism-led growth hypothesis, which states that increased tourist flows stimulate local economic activity and broaden the regional fiscal revenue base. Keywords: tourism sector, foreign countries, PAD, regional fiscal Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif pengaruh jumlah kunjungan wisman terhadap PAD sektor pariwisata di Kota Batam dengan menggunakan data tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab–akibat (causal relationship) antara variabel independen dan variabel dependen melalui pengujian hipotesis secara statistik. jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kota Batam pada tahun 2025. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan wisman secara statistik mampu meningkatkan penerimaan PAD, khususnya yang bersumber dari pajak hotel, pajak restoran, dan retribusi pariwisata. Nilai koefisien determinasi yang tinggi mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi PAD sektor pariwisata dapat dijelaskan oleh perubahan jumlah kunjungan wisman, sehingga mempertegas peran strategis sektor pariwisata internasional sebagai salah satu pilar utama pendapatan daerah Kota Batam. Temuan ini memperkuat teori ekonomi pariwisata dan hipotesis pertumbuhan berbasis pariwisata (tourism-led growth), yang menyatakan bahwa peningkatan arus wisatawan mendorong aktivitas ekonomi lokal dan memperluas basis penerimaan fiskal daerah. Kata kunci: sektor pariwisata, mancanegara, PAD, fiskal daerah
Circular Solutions for Decent Work and Economic Growth: Lessons from Sustainable Development Goals (SDG) 8: Solusi Sirkuler untuk Pekerjaan yang Layak dan Pertumbuhan Ekonomi: Pelajaran dari Sustainable Development Goals (SDG) Nomor 8 Sri Kurnia; Muhammad Isa Alamsyahbana; Rachmad Chartady; Surya Violita Arifin; Mohammad Iqbal Sesaria
Academia Open Vol. 8 No. 1 (2023): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.8.2023.6657

Abstract

The purpose of this research is to provide information about circular solutions for decent work economic growth which includes lessons from SDG 8. However, the circular economy is a promising approach to achieving sustainable development, by decoupling ecomonic growth from resource depletion and environmental degradation. The circular economy can support the achievement of multiple SDGs, by promoting sustainable and inclusive economic growth, reducing waste and pollution, and fostering innovation and resilience. The circular economy has the potential to contribute to SDG 8 by creating new job opportunities, promoting skills development and innovation, also it can fostering sustainable and inclusive economic growth. By adopting circular practices, businesses and governments can create new value and reduce their environmental impact, while promoting social and economic development. Highlights: The circular economy offers a promising approach to achieving sustainable development by decoupling economic growth from resource depletion and environmental degradation. Circular practices can contribute to SDG 8 by creating new job opportunities, promoting skills development, and fostering sustainable and inclusive economic growth. By adopting circular solutions, businesses and governments can create new value, reduce environmental impact, and drive social and economic development. Keywords: Circular solutions, Decent work, Economic growth, Sustainable development goals (SDGs), Resource efficiency
Co-Authors Adi Chandra Irawan Afriyadi Afriyadi, Afriyadi Agustinus Sihombing Ahmad Yani Airina Cintha Sepriana Sulfat Alsa Istiani Ananda Putri Sephiani Andini Yovia Riyanti Anggraini Diah Hardaya Putri Anjilni, Ratih Qadarti Antania, Livia Arina Nur Aisyiyah Jamil Armansyah Armansyah Armansyah Armansyah Armansyah Asep Kurniawan Aulia Dewi Gizta Aulia Dewi Gizta Azura, Wenni Rahma Bambang Sambodo Charly Marlinda Charly Marlinda Cindy Mayrianti Dahwan Dara Audina Dea Natassa Desrika Rahmayani Dewi, Lyidya Safrina Dianti Aprilia Dini Eva Hadiatun Rezeki Dwi Septi Haryani Edi Setioko Eko Murti Saputra Fatahuddin Fatahuddin, Fatahuddin Fauzi Fauzi Fenny Fenny Firman Adhitara Friassantano, Risgar Hendri Safutra Hendri, Alfi Herman Hikmawati Hikmawati Ibrahim, Andika Noor Indra Bastian Tahir Indriaty, Novica Isihati Telaumbanua Jacky, Jacky Jecky Jecky Juliani Sari Siregar Kristian Tampubolon M Syafnur M. Fachri Riauan M. Faiz Nayaka Maldino M. Iqbal Sesaria M. Nasir Reno1 Maldino, M. Faiz Nayaka Marina Lidya Masyitah As Sahara Melati, Sekar Mita Elvira Mohammad Iqbal Sesaria Monalisa, Dewi Muhammad Isa Alamsyahbana Muhammad Yusuf HM Muqtafin Mutiara Adinda Febrian Nikolaus Daka Wardana Nikolaus Daka Wardana Novi Chandra Saputra Novi Chandra Saputra3 Noviana Noviana Noviar, Yan Novica Indriati Novica Indriaty Novica Indriaty Nurililah, Zulfadhia Nurprihatin, Nurprihatin Oktavia, Aii Melia Putri Oranro Steven Pardede, Ranat Mulia Pramita, Maharani Eka Prasetya, Eka Rima Purnomo, Listiya Ike Putra, Rizky Ramadhana Putri Dwi Novrina Putri Putri, Putri Qurrotal Qolbiyah Raja Hardiansyah Raja Linda Raja Yulianita Sarazwati Ramli, Rimayang Anggun Laras Prastianty Ranat Mulia Pardede Ranti Utami Ranti Utami Rapida Nuriana Rasyid, Muhammad Iqbal Refo Fery Harnedi Rezario Febrianta Ria Juwita Dewi Ricky Hardiansyah Rizky Ramadhana Putra Roland Dika Afrili Roland Dika Afrili Rosdiana Rosdiana Sa, Hendy Salihi Salihi Salihi, Salihi Sambodo, Bambang Saputra, Eka Kurnia Saputra, Eko Murti Sartika Sari Satria, Hendy Satriadi Satriadi Satriadi Septyana, Wahyuni Shahril Budiman Shahril Budiman Shohehuddin Shohehuddin Siregar, Juliani Sari Sitepu, Andres Putranta Siti Dena Zahara Sonia Azlina Sri Kurnia Sri Kurnia Sri Nofarizha Sulaiman Sulfat, Airina Cintha Sepriana Suranta, Juhli Edi Surya Violita Arifin Susinah Kuntadi Sutri Handayani SYAIFUL BAHRI Syaridha Rahmah Taha, Roshaiza Taher, Indra Bastian Tanjung, Rona tanjung, rona Tiara Wulandari Tibrani Tibrani, Tibrani Tommy Munaf Utami, Ranti Vandi Verdiansyah Vanisa Meifari Vera Marini Situmeang Vina Amalia Putri Wahyudi, Ickhsanto Waode Dian Lestari Weni Veroni Widia Febriana, Widia Wisra, Mefri Yudi Wong, Yi Yanto, Meidi Yerisma Welly Yudistira, Nicky Yuritanto Zulaika, Nurfitri  Jati Hari Winarto