Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH STRUKTUR AKTIVA, STABILITAS PENJUALAN, DAN RETURN ON ASSETS TERHADAP DEBT TO EQUITY RATIO DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERATING PADA PT. BINTAN GAS JAYA SAKTI Bambang Sambodo; Rachmad Chartady
Economic, Accounting Scientific Journal (CASH) Vol 1 No 02 (2018): CASH: Economic, Accounting Scientific Journal
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/cash.v1i02.2218

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari struktur aktiva, stabilitas penjualan, dan return on assets terhadap debt to equity ratio dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderating Pada PT. Bintan Gas Jaya Sakti. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dan menggunakan data sekunder berupa laporan neraca dan laba rugi perbulan periode 2015-2018. Pengujian statistik dalam penelitian ini terdiri dari uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (uji-t), Moderated Regression Analysis (MRA), serta koefisien determinasi (R2). Hasil penelitian secara parsial dengan nilai ttabel 2,015 menunjukkan bahwa Struktur Aktiva berpengaruh signifikan terhadap Debt to Equity Ratio dengan dengan thitung 6,800 dan nilai signifikan 0,000. Stabilitas Penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap Debt to Equity Ratio dengan nilai thitung -1,383 dan nilai sig 0,174. Return On Assets berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Debt to Equity Ratio dengan nilai thitung -2,771 dan nilai sig 0,008. Ukuran Perusahaan berpengaruh terhadap Debt to Equity Ratio dengan nilai thitung 18,324 dan nilai sig 0,000. Ukuran Perusahaan merupakan variabel moderating yang mampu memperkuat hubungan antara Struktur Aktiva terhadap Debt to Equity Ratio. Namun Ukuran Perusahaan bukan merupakan variabel moderating yang mampu memperkuat atau memperlemah hubungan antara Stabilitas Penjualan terhadap Debt to Equity Ratio. Tetapi, Ukuran Perusahaan merupakan variabel moderating yang mampu memperkuat hubungan antara Return On Assets terhadap Debt to Equity Ratio. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi, nilai Adjusted R Square sebesar 0,885 atau 88,5% sedangkan sisanya 11,5% dipengaruhi oleh variable lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK DENGAN METODE RGEC PADA PT BANK MEGA TBK TAHUN 2015-2018 Muhammad Syafnur; Rachmad Chartady
Economic, Accounting Scientific Journal (CASH) Vol 4 No 02 (2021): CASH: Economic, Accounting Scientific Journal
Publisher : STIE PEMBANGUNAN TANJUNGPINANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52624/cash.v4i02.2245

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dan menganalisis tingkat kesehatan pada PT. Bank Mega, Tbk. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa data laporan keuangan PT. Bank Mega, Tbk tahun 2016-2018. Adapun jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dan metode yang digunakan untuk menganalisis tingkat kesehatan bank adalah dengan menggunakan metode RGEC (Risk Profile, Good Governance (GCG), Earnings dan Capital). Hasil peneltian menunjukkan bahwa PT. Bank Mega, Tbk selama periode 2016-2018 mendapatkan tingkat komposit 1 dengan predikat sangat sehat dan dilihat dari Rasio NPL (Non Performing Loan) dan Rasio LDR (Loan to Deposit Ratio) menunjukkan bahwa PT Bank Mega Tbk mampu mengelola risiko kreditnya dengan baik. Tata kelola Bank telah dilakukan dengan baik menurut penilaian GCG (Good Corporate Governance) sehingga memperoleh peringkat sehat. Berdasarkan pada analisis perhitungan ROA (Return on Assets) dan NIM (Net Interest Margin) menunjukkan bahwa kemampuan bank dalam memperoleh laba tinggi walaupun ada penurunan pada NIM (Net Interest Margin) namun bank tetap dikatakan dalam predikat yang sangat sehat. Bank Mega mampu mengelola permodalannya, hal tersebut dapat dilihat dari rasio CAR yang lebihbesar dari 12% sesuai dengan peraturan Bank Indonesia, sehingga rasio permodalan pada PT Bank Mega dikatakan sangat sehat.
STRATEGI BAWASLU KOTA TANJUNGPINANG DALAM MENINGKATKAN PENGAWASAN PARTISIPATIF TERHADAP PEMILIHAN UMUM YANG AKAN DATANG Dini Eva Hadiatun Rezeki; Rachmad Chartady; Satriadi; Rapida Nuriana; Muhammad Yusuf HM; Hendri Safutra; Sulaiman; Vera Marini Situmeang; Dahwan
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 5 No. 12 (2026): Agustus 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu Kota Tanjungpinang melaksanakan kegiatan sosialisasi sebagai upaya meningkatkan pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilihan umum. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait peran, tugas, dan kewenangan Bawaslu, serta pentingnya keterlibatan publik dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas Sosialisasi ini diikuti oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat, pemilih pemula, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pemilu, potensi pelanggaran pemilu, serta mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran yang dapat dilakukan oleh masyarakat Melalui kegiatan sosialisasi ini, Bawaslu menegaskan pentingnya peran masyarakat sebagai mitra strategis dalam pengawasan pemilu. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah terjadinya pelanggaran serta menjaga kualitas demokrasi. Dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran publik, diharapkan tercipta pemilu yang berintegritas, bermartabat, dan mencerminkan kedaulatan rakyat secara utuh khususnya di Kota Tanjungpinang. Bawaslu kota Tanjungpinang Kota Tanjungpinang Program Kerja Utama melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Pemilu Melakukan kegiatan sosialisasi masyarakat umum tentang pentingnya pengawasan Pemilu dan Menggelar seminar, diskusi, dan debat publik mengenai praktik demokrasi yang sehat dan pentingnya pengawasan pemilu yang akan datang.
KEPEMIMPINAN KULTURAL MELAYU DI WILAYAH SINGAPURA, JOHOR, KEPRI (SIJORI) DIANTARA ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN TRANSFORMASI DIGITAL ERA Rachmad Chartady; Muhammad Isa Alamsyahbana; Armansyah Armansyah; Novica Indriaty
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5828

Abstract

Abstract: This paper aims to explore the role of cultural leadership in the SIJORI region (Singapore, Johor, and the Riau Archipelago) in leveraging artificial intelligence (AI) and digital transformation to preserve and enrich local cultural identity. As globalization and technological advancements accelerate, cultural leaders in SIJORI face the challenge of upholding cultural values while embracing digital innovation. This paper highlights the core elements of cultural leadership—cultural awareness, empathy, adaptability, inclusive communication, cultural innovation, and community empowerment—and examines how these elements can be strengthened through the use of AI and digital platforms. Under culturally aware leadership, technology can be harnessed to foster cross-cultural collaboration, preserve local heritage, and drive innovation within cultural practices. This study underscores the importance of adaptive cultural leadership in digital strategies, aiming to build communities that are deeply rooted in cultural identity yet prepared to navigate the challenges of the continually evolving digital age. Keywords: Cultural Leadreship, SIJORI Region, Artificail Intelligence, Digital Transformation, Cross-Cultural Collaboration Abstrak: Makalah ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran kepemimpinan budaya di wilayah SIJORI (Singapura, Johor, dan Kepulauan Riau) dalam memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan transformasi digital untuk melestarikan dan memperkaya identitas budaya lokal. Seiring percepatan globalisasi dan kemajuan teknologi, para pemimpin budaya di SIJORI menghadapi tantangan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya sambil merangkul inovasi digital. Makalah ini menyoroti elemen inti kepemimpinan budaya—kesadaran budaya, empati, adaptabilitas, komunikasi inklusif, inovasi budaya, dan pemberdayaan masyarakat—dan meneliti bagaimana elemen-elemen ini dapat diperkuat melalui penggunaan AI dan platform digital. Di bawah kepemimpinan yang sadar budaya, teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendorong kolaborasi lintas budaya, melestarikan warisan lokal, dan mendorong inovasi dalam praktik budaya. Studi ini menggarisbawahi pentingnya kepemimpinan budaya adaptif dalam strategi digital, yang bertujuan untuk membangun komunitas yang berakar kuat dalam identitas budaya namun siap menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang. Kata Kunci: Kepemimpinan Budaya, Wilayah SIJORI, Kecerdasan Buatan, Transformasi Digital, Kolaborasi Lintas Budaya
PENGARUH JUMLAH KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) SEKTOR PARIWISATA DI KOTA BATAM Rachmad Chartady; Rona Tanjung; Airina Cintha Sepriana Sulfat; M. Faiz Nayaka Maldino; Shahril Budiman
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 1 (2026): February 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i1.5830

Abstract

Abstract: This study aims to quantitatively analyze the effect of the number of foreign tourist visits on the Regional Original Income (PAD) of the tourism sector in Batam City using 2025 data. This study uses a quantitative approach with an explanatory research method, namely research that aims to explain the causal relationship between independent and dependent variables through statistical hypothesis testing. The number of foreign tourist visits has a positive and significant effect on Regional Original Income (PAD) in the tourism sector in Batam City in 2025. Regression test results indicate that an increase in the number of foreign tourist visits statistically increases PAD revenue, particularly from hotel taxes, restaurant taxes, and tourism levies. The high coefficient of determination indicates that most of the variation in PAD in the tourism sector can be explained by changes in the number of foreign tourist visits, thus emphasizing the strategic role of the international tourism sector as a key pillar of regional revenue in Batam City. These findings support the economic theory of tourism and the tourism-led growth hypothesis, which states that increased tourist flows stimulate local economic activity and broaden the regional fiscal revenue base. Keywords: tourism sector, foreign countries, PAD, regional fiscal Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif pengaruh jumlah kunjungan wisman terhadap PAD sektor pariwisata di Kota Batam dengan menggunakan data tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab–akibat (causal relationship) antara variabel independen dan variabel dependen melalui pengujian hipotesis secara statistik. jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kota Batam pada tahun 2025. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan wisman secara statistik mampu meningkatkan penerimaan PAD, khususnya yang bersumber dari pajak hotel, pajak restoran, dan retribusi pariwisata. Nilai koefisien determinasi yang tinggi mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi PAD sektor pariwisata dapat dijelaskan oleh perubahan jumlah kunjungan wisman, sehingga mempertegas peran strategis sektor pariwisata internasional sebagai salah satu pilar utama pendapatan daerah Kota Batam. Temuan ini memperkuat teori ekonomi pariwisata dan hipotesis pertumbuhan berbasis pariwisata (tourism-led growth), yang menyatakan bahwa peningkatan arus wisatawan mendorong aktivitas ekonomi lokal dan memperluas basis penerimaan fiskal daerah. Kata kunci: sektor pariwisata, mancanegara, PAD, fiskal daerah
Blue Accounting in Community-Based Mangrove Management: A Case Study of PPDL on Dompak Island Muhammad isa Alamsyahbana; Rachmad Chartady; Indra Bastian Tahir; Juliani Sari Siregar; Rizky Ramadhana Putra
Ilomata International Journal of Tax and Accounting Vol. 7 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Ilomata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61194/ijtc.v7i2.2359

Abstract

Sustainable mangrove management requires approaches that integrate ecological conservation with community governance and resource accountability. This study examines the implementation of blue accounting in community-based mangrove management on Dompak Island through a qualitative empirical case study of the Petani Pesisir Dompak Laut (PPDL) community. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, documentation review, and focus group discussions and analyzed using thematic analysis. The findings indicate that mangrove management is conducted through a community-based approach, with PPDL serving as the primary coordinating institution. Blue accounting practices have begun to emerge through the informal recording of conservation-related expenditures, including mangrove seedling procurement, nursery preparation, planting activities, monitoring costs, transportation expenses, and activity documentation. These records are maintained by PPDL members during routine conservation activities and are documented through simple financial notes, activity records, and supporting conservation reports used for internal coordination and communication with external partners. The partnership with Carbon Ethics further encouraged more systematic documentation and accountability practices. Although these recording activities have not yet developed into a formal accounting system, the findings suggest that simple accounting-related practices may support transparency, coordination, and accountability within community-based mangrove management. This study provides empirical insight into the early-stage implementation of blue accounting within a small-scale coastal community context.
Co-Authors Adi Chandra Irawan Afriyadi Afriyadi, Afriyadi Agustinus Sihombing Ahmad Yani Airina Cintha Sepriana Sulfat Alsa Istiani Ananda Putri Sephiani Andini Yovia Riyanti Anggraini Diah Hardaya Putri Anjilni, Ratih Qadarti Antania, Livia Arina Nur Aisyiyah Jamil Armansyah Armansyah Armansyah Armansyah Armansyah Asep Kurniawan Aulia Dewi Gizta Aulia Dewi Gizta Azura, Wenni Rahma Bambang Sambodo Charly Marlinda Charly Marlinda Cindy Mayrianti Dahwan Dara Audina Dea Natassa Desrika Rahmayani Dewi, Lyidya Safrina Dianti Aprilia Dini Eva Hadiatun Rezeki Dwi Septi Haryani Edi Setioko Eko Murti Saputra Fatahuddin Fatahuddin, Fatahuddin Fauzi Fauzi Fenny Fenny Firman Adhitara Friassantano, Risgar Hendri Safutra Hendri, Alfi Herman Hikmawati Hikmawati Ibrahim, Andika Noor Indra Bastian Tahir Indriaty, Novica Isihati Telaumbanua Jacky, Jacky Jecky Jecky Juliani Sari Siregar Kristian Tampubolon M Syafnur M. Fachri Riauan M. Faiz Nayaka Maldino M. Iqbal Sesaria M. Nasir Reno1 Maldino, M. Faiz Nayaka Marina Lidya Masyitah As Sahara Melati, Sekar Mita Elvira Mohammad Iqbal Sesaria Monalisa, Dewi Muhammad Isa Alamsyahbana Muhammad Yusuf HM Muqtafin Mutiara Adinda Febrian Nikolaus Daka Wardana Nikolaus Daka Wardana Novi Chandra Saputra Novi Chandra Saputra3 Noviana Noviana Noviar, Yan Novica Indriati Novica Indriaty Novica Indriaty Nurililah, Zulfadhia Nurprihatin, Nurprihatin Oktavia, Aii Melia Putri Oranro Steven Pardede, Ranat Mulia Pramita, Maharani Eka Prasetya, Eka Rima Purnomo, Listiya Ike Putra, Rizky Ramadhana Putri Dwi Novrina Putri Putri, Putri Qurrotal Qolbiyah Raja Hardiansyah Raja Linda Raja Yulianita Sarazwati Ramli, Rimayang Anggun Laras Prastianty Ranat Mulia Pardede Ranti Utami Ranti Utami Rapida Nuriana Rasyid, Muhammad Iqbal Refo Fery Harnedi Rezario Febrianta Ria Juwita Dewi Ricky Hardiansyah Rizky Ramadhana Putra Roland Dika Afrili Roland Dika Afrili Rosdiana Rosdiana Sa, Hendy Salihi Salihi Salihi, Salihi Sambodo, Bambang Saputra, Eka Kurnia Saputra, Eko Murti Sartika Sari Satria, Hendy Satriadi Satriadi Satriadi Septyana, Wahyuni Shahril Budiman Shahril Budiman Shohehuddin Shohehuddin Siregar, Juliani Sari Sitepu, Andres Putranta Siti Dena Zahara Sonia Azlina Sri Kurnia Sri Kurnia Sri Nofarizha Sulaiman Sulfat, Airina Cintha Sepriana Suranta, Juhli Edi Surya Violita Arifin Susinah Kuntadi Sutri Handayani SYAIFUL BAHRI Syaridha Rahmah Taha, Roshaiza Taher, Indra Bastian Tanjung, Rona tanjung, rona Tiara Wulandari Tibrani Tibrani, Tibrani Tommy Munaf Utami, Ranti Vandi Verdiansyah Vanisa Meifari Vera Marini Situmeang Vina Amalia Putri Wahyudi, Ickhsanto Waode Dian Lestari Weni Veroni Widia Febriana, Widia Wisra, Mefri Yudi Wong, Yi Yanto, Meidi Yerisma Welly Yudistira, Nicky Yuritanto Zulaika, Nurfitri  Jati Hari Winarto