Claim Missing Document
Check
Articles

NBC Berbasis Ekstraksi Fitur untuk Analisis Sentimen Masyarakat terhadap Fluktuasi Harga Saham Tazki Yatun Niyah; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.76 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p113-122

Abstract

Saat ini, banyak orang memulai investasi karena ingin mencapai kebebasan finansial. Investasi juga penting untuk melindungi aset dari penurunan nilai akibat inflasi. Investasi saham termasuk salah satu jenis investasi yang popular di Indonesia. Karena harganya yang terjangkau, investasi saham juga sangat mudah dilakukan dan sifatnya fleksibel. Berkaitan dengan investasi saham, banyak orang mencari informasi melalui media sosial, yang salah satunya adalah instagram. Banyak akun instagram yang membuat konten tentang edukasi saham yang sangat bermanfaat. Akun tersebut biasanya melakukan update tentang fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Keadaan inilah yang menjadi penguat bahwa perlu dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini fokus pada analisis sentimen masyarakat terhadap fluktuasi IHSG berdasarkan komentar instagram. Komentar pada media sosial ini perlu diklasifikasi karena beberapa unggahan yang sedang trend memantik ratusan komentar. Teknik klasifikasi yang diterapkan adalah teknik Naïve Bayes Classifier (NBC) dengan ekstraksi fitur N-Gram. Pengujian dilakukan menggunakan 2 cara yaitu pengujian menggunakan k-fold cross validation dan parameter dengan unigram, bigram dan trigram. Hasil ujicoba memperlihatkan cross-validation menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 97%. Hasil ini dicapai pada penerapan bigram dengan k=8 dan trigram dengan k= 2, k=4, k=5. Untuk pengujian parameter, level akurasi tertinggi sekitar 97% dicapai pada penerapan trigram dengan α = 0,2 dan α = 0,3. Kata Kunci: Saham, Naïve Bayes Classifier, N-Gram, Instagram
Analisis Sentimen Rencana Pembelajaran Tatap Muka saat Pandemi Menggunakan Naïve Bayes dan Support Vector Machine Syarif Hidayatulloh; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (551.751 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p155-163

Abstract

Virus Coronavirus Disease 19 (Covid-19) yang menyebabkan infeksi saluran pernafasan pada akhir tahun 2019 mengakibatkan pandemi pada hampir seluruh negara di dunia. Berbagai kebijakan diambil demi kesehatan masyarakat masing-masing negara. Salah satu kebijakan yang diambil negara Indonesia adalah kebijakan sekolah dari rumah yaitu pendidikan yang dilakukan dengan sistem daring. Sehingga, siswa tidak perlu pergi ke sekolah, tetapi siswa mengakses internet dengan perangkat tertentu. Namun, muncul permasalahan baru yaitu tidak optimalnya proses pembelajaran daring yang dipicu oleh beberapa faktor, antara lain perangkat yang tidak memadai, penyediaan anggaran kuota internet dan lain sebagainya. Setelah ditemukan vaksin, pemerintah mengeluarkan rencana kebijakan pembelajaran tatap muka dengan memberikan vaksin bagi guru dan siswa. Namun, pemberian vaksin masih belum maksimal sehingga menjadi pembicaraan masyarakat di media sosial twitter. Sentimen masyarakat tentang kebijakan ini dapat diklasifikasikan menjadi positif, negatif, dan netral. Penelitian ini memperoleh 900 data yang terdiri dari 41,78% sentimen positif, 44,44% sentimen negatif, dan 13,78% sentimen netral. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat kurang setuju dengan rencana kebijakan pembelajaran tatap muka. Teknik pengujian dilakukan dengan split data dan cross validation. Hasil uji coba menunjukkan bahwa metode Naïve Bayes memiliki hasil lebih baik dari pada Support Vector Machine pada kedua jenis pengujian. Pengujian dengan hasil rata-rata akurasi tertinggi sebesar 65,30%, nilai precision 51,09%, nilai recall 70,51%, dan F1-Score sebesar 48,69% untuk metode Naïve Bayes dengan pengujian split data. Sedangkan rata-rata akurasi sebesar 64,63%, nilai precision 50,87%, nilai recall 53,81%, dan F1-Score sebesar 49,88% untuk metode Support Vector Machine dengan pengujian split data. Metode Naïve Bayes rata-rata akurasinya lebih tinggi 0,67% pada pengujian split data, dan lebih tinggi 0,33% pada pengujian cross validation dibanding metode Support Vector Machine.
Klasifikasi Opini Pengguna Twitter Terhadap Sekolah Daring dengan Metode Naïve Bayes dan Support Vector Machine Muhamad Khafidhun Alim Muslim; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 02 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (823.172 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n02.p171-179

Abstract

Covid-19 atau Coronavirus Disease telah melanda negara Indonesia. Hal ini menyebabkan segala aktifitas terganggu, termasuk dalam dunia pendidikan. Sistem pembelajaran yang semula dilakukan tatap muka menjadi secara daring atau online. Sistem pembelajaran ini mendapatkan banyak tanggapan masyarakat. Fasilitas dan cara belajar mengajar menjadi perdebatan dimasyarakat. Hal ini menjadi landasan untuk melakukan penelitian ini. Penelitian ini memfokuskan pada analisa sentimen tentang sekolah daring dengan metode SVM dan NBC. Terkait dengan pengumpulan data, penelitian ini berasal dari 414 tweet yang terbagi dengan 3 sentimen, secara berturut-turut, yaitu positif, negatif, netral sebanyak 27.7%, 36.9%, 35.2%. Teknik evaluasi menggunakan 2 teknik yaitu split data dan cross-validation. Hasil uji menggunakan split data pada metode NBC mendapatkan nilai akurasi tertinggi yaitu pada rasio 4:6 dengan nilai sebesar 68%, untuk nilai presisi 74%, recall 65%, dan f1-score 68%. Sedangkan, penerapan metode SVM dengan kernel=linier mendapatkan kinerja tertinggi yaitu pada rasio 1:9 yaitu level akurasi sebesar 71,4%. presisi 73%, recall 70%, dan f1-score 71%. Untuk hasil uji dengan menggunakan cross-validation pada metode NBC, kinerja tertinggi yang dicapai pada k=10 dengan level akurasi sebesar 69,25%, presisi 86%, recall 79%, dan f1-score 81%. Sedangkan pada metode SVM dengan kernel linier, kinerja tertinggi dihasilkan pada k=10 dengan nilai akurasi sebesar 68,87%, presisi 74%, recall 68%, dan f1-score 69%.
Implementasi K-Nearest Neighbor dengan Pemilihan Fitur pada Aplikasi Prediksi Kelayakan Pengajuan Pinjaman Fani Fadillah Hermawan; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 04 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.359 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n04.p411-424

Abstract

Dalam kehidupan manusia tidak lepas dari yang dinamakan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. Baik itu kebutuhan primer ataupun sekunder. Dalam pemenuhan kebutuhan tersebut pasti dibutuhkan dengan alat transaksi yang disebut dengan uang. Uang dapat didapatkan oleh manusia dari berbagai macam cara, mulai dari bekerja sebagai pencaharian utama atau primer hingga melakukan peminjaman uang sebagai pendapatan penunjang seorang manusia selain bekerja. Pada umumnya proses seleksi pemberian pinjaman, pihak kreditur akan melakukan proses seleksi dengan metode analisis kredit atau bisa disebut dengan prinsip 5C. Namun seiring dengan majunya komputerisasi proses tersebut bisa diprediksi dengan menggunakan salah satu metode dalam data mining. Metode tersebut adalah K-Nearest Neighbor dengan seleksi fitur menggunakan korelasi Pearson. Fitur dengan peringkat tiga teratas dengan hasil korelasi paling tinggi yang akan digunakan untuk proses prediksi. Penelitian ini bertujuan untuk membantu kreditur dalam memprediksi kelayakan pengajuan pinjaman seorang debitur. Selama uji coba dengan memakai fitur yang telah terseleksi dan nilai K sebesar 3. Pencatatan dilakukan saat hasil kinerja terendah hingga tertinggi algoritma K-NN. Kinerja terendah terjadi pada saat rasio perbandingan 5% data uji dan 95% data latih. Hal tersebut diindikasikan dengan hasil pengukuran MAE sebesar 0,26315789, Precission sebesar 76,92 , Recall sebesar 83,3 dan Accuracy sebesar 73,68%. Kemudian kinerja tertinggi terjadi pada saat rasio perbandingan 20% data uji dan 80% data latih. Hal tersebut diindikasikan dengan hasil pengukuran MAE sebesar 0, Precission sebesar 100 , Recall sebesar 100 dan Accuracy sebesar 100%.
Analisa Pemetaan Kriminalitas Kabupaten Bangkalan Menggunakan Metode K-Means dan K-Means++ Chindy Ayudia Sri Fastaf; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 3 No 04 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1025.157 KB) | DOI: 10.26740/jinacs.v3n04.p534-546

Abstract

Kriminalitas merupakan suatu permasalahan umum di kehidupan sehari-hari, tak terkecuali di Kabupaten Bangkalan. Bangkalan merupakan kabupaten yang terdiri dari 18 kecamatan, yang mana tindakan kriminalitas semakin meningkat di setiap tahun khususnya pencurian dengan pemberatan (curat) dan kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Maka dari itu perlu dilakukan pengelompokan daerah rawan kriminalitas dengan tujuan agar dapat membantu berupa pemberian informasi kepada pihak kepolisian setempat dalam upaya meningkatkan keamanan di Kabupaten Bangkalan. Dalam penelitian ini dengan menggunakan 10 dataset jenis kriminalitas dari 18 kecamatan di Kabupaten Bangkalan, dilakukan perbandingan antara dua metode clustering untuk memperoleh metode yang terbaik dalam pemetaan daerah kriminalitas. K-Means dan K-Means++ merupakan dua metode yang digunakan dalam penelitian ini. Dataset yang digunakan sebanyak 492 dari total kasus kriminalitas tahun 2021 di Kabupaten Bangkalan. Sebelum implementasi clustering, dilakukan validasi cluster dengan menentukan jumlah cluster optimum menggunakan metode Elbow. Hasil clustering pada 10 dataset jenis kriminalitas dengan menggunakan kedua metode terdapat perbedaan pemetaan pada 3 jenis kriminalitas yaitu penganiayaan, penipuan, dan perampokan. Selanjutnya dilakukan validitas dari kedua metode dengan menggunakan Silhouette Coefficient. Pada hasil validitas terdapat perbedaan nilai Silhouette pada 3 jenis kriminalitas yaitu penganiayaan, penipuan, dan perampokan. Hasil uji metode K-Means dan K-Means++ dengan Silhouette pada Penganiayaan sebesar 0,1683 dan 0,2314 secara berturut-turut, sedangkan pada hasil uji pada Penipuan masing-masing sebesar 0,2243 dan 0,2534, dan hasil uji pada Perampokan sebesar 0,4898 dan 0.4057. Berdasarkan hasil uji dengan Silhouette Coefficient, metode K-Means++ memberikan hasil uji yang lebih baik pada 2 jenis kriminalitas sedangkan metode K-Means lebih baik dalam 1 jenis kriminalitas.
Rancang Bangun Game Edukasi Ular Tangga Kepramukaan Berbasis Android Iqbaal Januar Eka Firmansyah; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 02 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n02.p207-218

Abstract

Pendidikan adalah mengarahkan nilai-nilai, pengetahuan, pengalaman dan keterampilan kepada generasi muda sebagai usaha generasi tua dalam menyiapkan fungsi hidup generasi selanjutnya, baik jasmani maupun rohani. Salah satu wadah untuk mencapai tujuan pendidikan nasional adalah sekolah. Salah satu ekstrakurikuler yang sering diikuti oleh siswa serta menjadi ekstrakurikuler utama kebanyakan sekolah adalah Pramuka. Gerakan pramuka yang selama ini menempel pada pendidikan formal mulai dari SD hingga SMA terlihat terlalu menekan kepada pemahaman materi dan kurang menyenangkan, sehingga siswa merasa malas untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan pramuka. Pramuka yang dilakukan di sekolah-sekolah saat ini, hanya menjadi sebuah formalitas. Diperlukan metode pembelajaran baru yang dapat menarik siswa untuk mempelajari pramuka lebih dalam dan mempermudah siswa untuk memahami materi kepramukaan lebih baik. Salah satu metode pembelajaran yang efektif adalah dengan permainan atau game. Sedangkan pembelajaran dengan game dan permainan melalui aplikasi yang khusus untuk permainan edukasi masih sangat jarang ditambah generasi muda saat ini sudah tergiur akan kemudahan dan kepraktisan segala sesuatu yang dilakukan tergantung pada teknologi. Ular Tangga merupakan permainan papan India kuno yang populer di Indonesia, namun hanya sedikit yang memadukan permainan ular tangga dengan unsur pendidikan untuk perangkat Android. Penelitian ini ditujukan untuk mengimplementasikan permainan ular tangga ke dalam game berbasis android yang dapat dijadikan alternatif media pembelajaran materi kepramukaan. Alur penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menerapkan metode SDLC Waterfall dengan penambahan serta pengubahan di bagian akhir bagan berupa testing dan evaluasi yang ada pada metode ADDIE. Game ini dibangun menggunakan game engine Unity dengan command bahasa pemrograman C# (C Sharp). Teknik pengumpulan data yang digunakan menggunakan kuesioner. Setelah game ini dibuat akan diujicobakan pada siswa pramuka tingkat Penegak dan Pandega menggunakan campuran tipe kuesioner terbuka dan kuesioner tertutup. Berdasarkan hasil uji coba oleh responden aplikasi Game Ular Tangga Kepramukaan dapat berjalan sesuai fungsinya. Diperoleh responden sejumlah 64 orang dan nilai rata-rata kepuasan responden yang didapat 88,31% yang menunjukkan kepuasan dari game ini. Responden menganggap game ini layak untuk dimainkan.
Perbandingan Cosine Similarity dan Euclidean Distance pada Model Rekomendasi Buku dengan Metode Item-based Collaborative Filtering. M Dzikri Hisyam Ilyasa; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 03 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n03.p264-274

Abstract

Model rekomendasi adalah metode penyaringan data atau informasi dengan menggunakan teknik analisis data untuk membantu pengguna dalam menemukan item yang diinginkan. Salah satu metode yang digunakan dalam model rekomendasi adalah item-based collaborative filtering. Metode ini merupakan teknik untuk menghitung nilai antara kesamaan item. Algoritma yang dapat digunakan untuk menghitung nilai kesamaan item pada penelitian ini adalah Cosine Similarity dan Euclidean Distance. Masalahnya adalah masih belum jelas algoritma kesamaan item mana yang lebih akurat antara model rekomendasi yang menggunakan Cosine Similarity atau Euclidean Distance. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui algoritma kesamaan item mana yang paling akurat antara Cosine Similarity dan Euclidean Distance. Dari hasil pengujian Mean Absolute Error (MAE) menggunakan K-Fold Cross Validation pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa rumus perhitungan Cosine Similarity mempunyai tingkat akurasi yang cukup baik yaitu 0.647352 dibandingkan dengan rumus perhitungan Euclidean Distance memilki nilai akurasi yaitu 0.676872 dengan skala MAE 0–1. Semakin kecil nilai MAE semakin tinggi akurasi prediksi yang dihasilkan. Hal ini menunjukan bahwa rumus perhitungan Cosine Similarity dapat menghasilkan rekomendasi yang lebih baik dari Euclidean Distance.
Clustering Bidang Keilmuan Menggunakan Kombinasi Metode Topsis dan Algoritma K-Means Hani Nafisah Amaliya; Yuni Yamasari
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol 4 No 04 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v4n04.p405-413

Abstract

Banyak orang tua dan guru saat ini semakin tanggap terhadap permasalahan belajar anak. Setiap anak memiliki keistimewaan dan perangai yang berbeda. Sehingga menyebabkan pola belajar dan pola asuh diterapkan berbeda pada setiap anak. Sebagian besar anak-anak memiliki kelemahan di suatu bidang. Namun, anak juga memiliki kelebihan di bidang yang lain. Oleh karena itu, pengelompokan bidang keilmuan dengan penerapan metode TOPSIS dan algoritma K-Means penting dilakukan guna menentukan pola belajar yang cocok bagi anak berdasarkan bidang keilmuan yang dikuasai. Penelitian ini melakukan pengelompokan atau clustering bidang keilmuan berdasarkan mata pelajaran menggunakan kombinasi metode TOPSIS dan algoritma K-Means. Kemudian, pengukuran kinerja atau performa dilakukan terhadap model yang menerapkan kombinasi antara metode TOPSIS dengan algoritma K-Means. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode TOPSIS sebagai metode dalam penjumlahan terbobot mampu mempegaruhi kinerja clustering bidang keilmuan berdasarkan mata pelajaran dengan algoritma K-Means menjadi lebih tinggi. Sehingga kombinasi metode TOPSIS dan algoritma K-Means terbukti lebih optimal dalam pengelompokan bidang keilmuan berdasarkan mata pelajaran dan dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan metode pembelajaran yang tepat berdasarkan bidang keilmuan yang dikuasai siswa.
A Novel Hybrid Prairie Dog Optimization Algorithm - Marine Predator Algorithm for Tuning Parameters Power System Stabilizer Aribowo, Widi; Rohman, Miftahur; Baskoro, Farid; Harimurti, Rina; Yamasari, Yuni; Yustanti, Wiyli
Journal of Robotics and Control (JRC) Vol 4, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jrc.v4i5.19521

Abstract

The article presents the parameter tuning of the Power System Stabilizer (PSS) using the hybrid method. The hybrid methods proposed in this article are Praire Dog Optimization (PDO) and Marine Predator Algorithm (MPA). The proposed method can be called PDOMPA. In the PDOMPA method, the marine predator algorithm (MPA) is able to search around optimal individuals when updating population positions. MPA is used to make the exploration and exploitation stages of PDO more valid and accurate. PDO is an algorithm inspired by the life of prairie dogs. Prairie dogs are adapted to colonizing in burrows underground. Prairie dogs have daily habits of eating, observing for predators, establishing fresh burrows, or preserving existing ones. Meanwhile, MPA is a duplication of marine predator life which is modeled mathematically. In order to validate the performance of the PDOMPA method, this article presents a comparative simulation of the objective function and the transient response of PSS. This research uses validation by comparing with conventional methods, Whale Optimization Algorithm (WOA), Grasshopper Optimization Algorithm (GOA), Marine Predator Algorithm (MPA), and Praire Dog Optimization (PDO). Based on the simulation results, PDOMPA presents fast convergence in some cases and shows optimal results compared to competitive algorithms. From the simulation results using load variations, it was found that the proposed method has the ability to reduce the average undershoot and overshoot of speed by 42.2% and 85.37% compared to the PSS-Lead Lag method. Meanwhile the average settling time value of speed is 50.7%.
Sistem Rekomendasi Topi Berbasis Website Menggunakan Transfer Learning Pre-trained Model Residual Network Yamasari, Yuni; Muttaqin, Aziz Fiqri
JIEET (Journal of Information Engineering and Educational Technology) Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jieet.v7n2.p66-73

Abstract

Topi merupakan aksesoris penting di negara tropis karena topi berfungsi sebagai pelindung kepala baik dikala panas ataupun hujan. Sehingga, keberadaan sistem rekomendasi topi sangat diperlukan. Namun, penelitian tentang system rekomendasi topi masih sedikit dilakukan. Oleh karena itu, Penelitian ini dilakukan untuk membantu pengguna dalam menentukan topi yang sesuai dengan jenis wajahnya. Hasil pengujian dari sistem rekomendasi topi menunjukkan bahwa sistem rekomendasi topi berbasis website menggunakan metode transfer learning pretrained model residual network memberikan hasil yang baik dengan rata-rata 0,826 pada pengujian pertama dan rata-rata 0,924 pada pengujian kedua, sehingga sistem rekomendasi topi ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam memilih jenis topi yang disesuaikan dengan jenis wajah pengguna. Kata Kunci— Sistem, Rekomendasi, Topi, Website, Transfer Learning.
Co-Authors Aditya Prapanca Agnes, Rifa Zaini Agus Prihanto Agus Prihanto Agus Setiawan Agustin Tjahyaningtijas, Hapsari Peni Alhakiim, Thomi Aditya Alpiana, Intan Ammar, Muhammad Zhafran Amrina Rosyada Andi Iwan Nurhidayat Anggraini, Lusiana Anita Qoiriah Anita Qoiriah ANITA QOIRIAH Anjani, Ayu Annisa Nur Hidayati ARI KURNIAWAN Arya Tandy Hermawan Asma Johan Asmunin Asmunin Atik Wintarti Atik Wintarti Aviana, Anisah Nurul Azalia, Virna Hari Nur Chindy Ayudia Sri Fastaf Eka Putra, Ricky Ervin Yohannes Esther Irawati Setiawan Esti, Esti Yogiyanti Fani Fadillah Hermawan Farid Baskoro Fatimah Nur Alifiah Firdaus Bagus Wicaksono Firdaus, Mohamad Adi Putra Hani Nafisah Amaliya Hanik Badriyah Hidayati,* Mohammad Hasan Machfoed,* Kuntoro,** Soetojo,*** Budi Santoso,**** Suroto,***** Budi Utomo****** Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas Harahap, Satria Baladewa I Made Suartana Ika Putri Arisanti Iqbaal Januar Eka Firmansyah Ismail Johanes, Sugiharto Kartika Wulandari Khahar, Abdul Khusna, Asmaul M Dzikri Hisyam Ilyasa M. Aziz Rizaldi Mas Arya Bhisma Rangga Douval Saputra Mauridhi H. Purnomo Meakhel Gunawan Mediana, Prissely Pravasstifany Muhamad Azis Thohari Muhamad Khafidhun Alim Muslim Muhammad Rifki Agustian Muhammad Zakia Avlach Muttaqin, Aziz Fiqri Nafisah, Nurun Naim Rahmawati Naim Rochmawati Naim Rochmawati Nanda Ade Handaya Nugroho, Supeno M. S. Nurcahyo, Krisna Bayu Aditya Pradangga, Aryo Praptama, Ervan Putri Alvina Putri, Rezky Arisanti Raden Mohamad Herdian Bhakti Rafli Aditya Pramana Raharko, Natasha Isnaeni Rahayu, Siskawati Rahmawati, Naim Rahulil, Muhammad Ramadhan, Dani Ricky Eka Putra Rina Harimurti Rochmawati, Naim S., Rahma Aziz Sadewa, Bagas Ahmad Salahuddin, Muhammad Rico Saputra, Ivan Rangga Shahputri, Vira Arum Solihin, Aziz Suartana, I Made Sukrisna Surya, Arum Ayu Suyatno, Dwi F. Syarif Hidayatulloh Tazki Yatun Niyah Tohari Ahmad Wardana, Prima Lukito Widi Aribowo Wiyli Yustanti Wiyli Yustanti Wiyli Yustanti Yogiyanti, Esti Yoyok Prastyo, Yoyok