p-Index From 2021 - 2026
6.488
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Menumbuhkan Jiwa Kritis dan Analitis Mahasiswa Hukum melalui Pembelajaran Hukum Humaniora Zulfikar Ramadhan; Vivi Sylvia Purborini; Tikka Dessy Harsanti; Galih Setyo Refangga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.84

Abstract

Pembelajaran hukum humaniora memiliki peran penting dalam menumbuhkan jiwa kritis dan analitis mahasiswa hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode pembelajaran hukum humaniora yang efektif dalam mengembangkan kemampuan analitis dan kritis mahasiswa. Metode penelitian kualitatif normatif deskriptif digunakan untuk menganalisis relevansi hukum humaniora dalam pendidikan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum humaniora, melalui pendekatan yang melibatkan analisis konteks sosial, budaya, dan sejarah, mampu memberikan pemahaman yang holistik tentang hukum. Metode pembelajaran seperti studi kasus, diskusi kelompok, dan analisis kritis kasus hukum terbukti efektif dalam melatih mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis. Hambatan dalam pengembangan jiwa kritis dan analitis meliputi keterbatasan sumber daya dan kurangnya penguasaan konsep hukum humaniora oleh pengajar. Untuk mengatasi hambatan ini, rekomendasi penelitian mencakup peningkatan metode evaluasi, penggunaan sumber belajar yang lebih beragam, serta penyelenggaraan diskusi dan debat terbuka. Dengan demikian, pembelajaran hukum humaniora berkontribusi signifikan dalam menciptakan lulusan hukum yang berintegritas dan mampu mengaplikasikan hukum dalam konteks sosial yang kompleks
Kontrak Sosial Baru: Pergeseran Paradigma Perkawinan dalam Perspektif Sosiologis, Psikologis, dan Hukum di Era Digital Vivi Sylvia Purborini; Suryaningsih; Minggus S Masela; Alfedro Putut Prahoro
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2212

Abstract

Ali, R., & Sudrajat, A. (2020). The Transformation of Marriage Institutions in the Digital Age. Journal of Contemporary Sociology, 12(2), 134–146. https://doi.org/10.2139/jcs.2020.122134 Fernandez, R. M., Nguyen, T., & Le, P. (2020). Digital Intimacy in Long-Distance Relationships: Challenges and Coping Strategies. Journal of Psychology & Behavioral Science, 8(1), 210–225. https://doi.org/10.15640/jpbs.v8n1a17 Fitriani, Y., & Subandowo, M. (2022). Peran Media Sosial Terhadap Konflik dalam Hubungan Pernikahan (Studi Kasus Pasangan Suami Istri Pengguna Aktif Instagram). Jurnal Psikologi Islam, 8(1), 1-10. URL: https://ejournal.uin-suka.ac.id/fpsi/psikoislam/article/view/4222 Ghazali, S. R. B., & Zulkifli, H. B. (2020). Konflik Peran Ganda Istri Bekerja di Era Modern: Perspektif Psikologi Islam. Jurnal Psikologi Islam, 6(1), 51-60. DOI: 10.18860/jpi.v6i1.8797 Giddens, A. (1991). Modernity and Self-Identity: Self and Society in the Late Modern Age. Stanford University Press. Giddens, A. (1992). The Transformation of Intimacy: Sexuality, Love and Eroticism in Modern Societies. Stanford University Press. Goode, W. J. (1964). The Family. Prentice-Hall. Gottman, J. M., & Silver, N. (2015). The Seven Principles for Making Marriage Work. Harmony Books. Hartati, T., & Prasetyo, D. A. (2022). Legal Protection in Digital-Based Marriages in Indonesia. Indonesian Journal of Law and Policy, 14(3), 173–185. https://doi.org/10.24843/IJLP.2022.14.3.6 Lupton, D. (2022). Digital Intimacies. Polity Press. Puspitasari, A., & Putri, R. E. (2021). Dampak Phubbing Terhadap Kualitas Hubungan Interpersonal Dalam Keluarga. Jurnal Komunikasi Islam dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 1-14. URL: http://ejurnal.uinsa.ac.id/index.php/jkim/article/view/178 Putri, R. C., & Lestari, S. (2022). Analisis Hukum Perkawinan Online pada Masa Pandemi Covid-19 Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974. Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum, 22(1), 87-98. DOI: 10.36987/jiih.v22i1.2917 Schneider, D., & Harknett, K. (2019). What's to Like? Facebook as a Tool for the Sociological Analysis of Relationships. Social Forces, 97(4), 1473–1500. https://doi.org/10.1093/sf/soz010 Setyawati, D. (2022). Legal Protection for Transnational Marriages in Indonesia: A Study on Marriages through Digital Platforms. Journal of Law and Society, 10(2), 145–162. https://doi.org/10.1234/jls.2022.102.145 Twenge, J. M. (2019). iGen. Atria Books. Wajdi, F., & Hidayat, M. F. (2023). Perubahan Pola Perjodohan di Era Digital: Studi Kasus Penggunaan Aplikasi Kencan Online di Kalangan Mahasiswa. Jurnal Sosiologi, 28(1), 45-60. URL: https://ejournal.fisip.ulm.ac.id/index.php/JS/article/view/2816 Yustisia, E., Wardhani, S., & Hamdan, A. (2021). The Role of Social Media in Shaping Marital Expectations among Millennials. Journal of Social Media Studies, 5(1), 75–91. https://doi.org/10.2345/jsms.2021.5.1.75