Asnia Zainuddin
Universitas Halu Oleo

Published : 36 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN, PEKERJAAN, PERSONAL HYGIENE DAN PENGGUNAAN APD TERHADAP PENYAKIT DERMATITIS KONTAK ALERGI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LEPO-LEPO Rusni Yanti; Asnia Zainuddin; Yasnani Yasnani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i1.27420

Abstract

Dermatitis kontak alergi adalah reaksi hipersensitifitas tipe IV akibat pajanan kulit dengan bahan-bahan yang bersifat sensitizer (alergen), reaksi imunologi tipe IV ini merupakan reaksi hipersensitifitas tipe lambat. Data Puskesmas Lepo-Lepo Kota Kendari tahun 2021 pada bulan Januari-Agustus berjumlah 246 kasus baru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, pekerjaan, personal hygiene dan penggunaan APD terhadap penyakit dermatitis kontak alergi di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo tahun 2021. Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan metode pendekatan Cross Sectional. Penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Lepo-Lepo pada Tahun 2021 berjumlah 25.000 jiwa. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 100 responden. Hasil uji statistik pada tingkat signifikasi α = 0,05 diperoleh hasil, ada hubungan yang bermakna antara pekerjan (p-value = 0,023), personal hygiene (p-value = 0,000) dan penggunaan APD (p-value = 0,001) dengan  penyakit dermatitis kontak alergi. Tidak ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan (p-value= 0,872) tidak menunjukkan hubungan terhadap penyakit dermatitis kontak alergi.
GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT PADA MASA PENDEMI COVID-19 DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KABUPATEN MUNA Zeny Febrianti; Asnia Zainuddin; Ramadhan Tosepu
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i2.27448

Abstract

Limbah medis padat yang dihasilkan pada masa pandemi Covid-19 Di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupatn Munapada bulan Juni 2021 sebanyak 53,84 kg, pada bulan Juli 76,80 kg, sedangkan pada bulan Agustus sebesar 79,66 data menunjukan volume limbah medis semakin meningkat selama masa pandemi Covid-19. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengelolaan limbah medis padat pada masa pandemi Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupatn Muna. Metode yang digunakan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, dengan menggunakan teknik pengambilan sampel total random sampling yang berjumlah 128 petugas kesehatan. Uji statistik menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian Rumah Sakit Umum Daerah Kabupatn Muna menunjukan bahwa pemilahan sampah dari sumbernya sudah dilakukan, masing-masing ruangan telah di sediakan wadah sampah medis dan non-medis yang diberi label infeksius dan non-infeksius serta safety box sebagai pewadahan limbah  B3. Wadah limbah medis padat adalah tong sampah pijakan anti bocor dan kedap air, serta ditutup dengan kantong plastik berwarna kuning dan hitam bertanda limbah infeksius dan non-infeksius, safety box untuk limbah B3 seperti jarum suntik. Pengumpulan sampah medis dilakukan oleh perawat ruangan, limbah medis padat disimpan dikantong plastik kuning dan limbah non medis di simpan kantong plastik hitam sedangkan benda tajam disafetybox. Pengangkutan dilakukan dengan menggunakan troli terbuka, namun anti bocor, dan tahan air. Penelitian menunjukan bahwa dalam gambaran pengelolaan limbah medis di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Muna tidak sesuai ketentuan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor:1204/Menkes/SK/X/2004
HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF, ASUPAN ZINK DAN ZAT BESI DENGAN STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMEURU DAN PUSKESMAS RANOMEETO KABUPATEN KONAWE SELATAN Tasya Niansya Githa; Asnia Zainuddin; Syefira Salsabila
Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Gizi dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Program Studi Gizi FKM UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jgki.v3i3.29189

Abstract

Stunting disebabkan oleh kekurangan asupam gizi kronik, dimana kejadian stunting terjadi karena manifestasi jangka panjang dari masa remaja, ibu hamil sampai melahirkan. Berdasarkan status gizi balita stunting pada indeks PB/U atau TB/U dengan z-score -3 sampai dengan < -2 SD (pendek) dan <-3 SD (sangat pendek).  Di provinsi Sulawesi Tenggara di tahun 2020 memiliki nilai stunting sebesar 30,2% diatas rata-rata nasional (Indonesia 24,4%) dan di wilayah Kabupaten Konawe Selatan sebesar 28,3%, tingginya cakupan tersebut perlu diperhatikan capaian pemberian ASI, asupan zat gizi sehingga intervasi dalam penanganan kasus stunting akan terus dilakukan. Berdasarkan data Puskesmas Lameuru sebanyak 26 anak dan Puskesmas Ranomeeto sebanyak 142 anak mengalami stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif, asupan zink dan zat besi dengan stunting di wilayah kerja Puskesmas Lameuru dan Puskesmas Ranomeeto. Rancangan penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 168 balita menggunakan teknik pengambilan sampel proportional random sampling. Analisis data menggunakan uji Univariat dan Bivariat. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan pemberian ASI eksklusif (p=0,048), asupan zat besi (p=0,000) dengan stunting, namun tidak terdapat hubungan asupan zink (p=0,866) dengan stunting. Sehingga dari hasil penelitian saya menyatakan bahwa ibu yang memiliki balita disarankan mampu memberikan ASI eksklusif dan memperhatikan asupan zat gizi bayinya. Kata kunci: Stunting, ASI Eksklusif, Zink, Zat Besi
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PENGEMUDI OJEK ONLINE “GOJEK” DI KOTA KENDARI TAHUN 2022 Syafrina Syafrina; Asnia Zainuddin; Rizki Eka Sakti
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v3i3.29751

Abstract

Abstrak Penyakit Akibat Kerja (PAK) pada umumnya terjadi di Indonesia yang dilihat dari lingkungan kerja yang kurang efisien, PAK yang memiliki hubungan pada pekerjaan dikarenakan adanya pajanan pada lingkungan kerja. Salah satu penyakit akibat kerja adalah Musculoskeletal Disorders (MSDs). MSDs merupakan keluhan yang dirasakan pada otot skeletal dari keluhan yang ringan maupun keluhan yang parah. MSDs menunjukkan bahwa keluhan otot yang sering dirasakan antara lain otot leher, bahu, lengan, tangan, jari, punggung, pinggang dan otot-otot bagian bawah. World Health Organization menyatakan kondisi musculoskeletal adalah penyumbang disabilitas terbesar kedua di dunia, dengan nyeri punggung bawah menjadi penyebab utama kecacatan secara global. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan keluhan Musculoskeletal Disorders pada pengemudi ojek online “Gojek”di Kota Kendari Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan menggunakan pendekatan studi potong lintang (cross sectional). Jumlah sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik pengambilan sampel Accidental sampling sebanyak 125 orang. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Februari Tahun 2022. Variabel dalam penelitian ini meliputi kebiasaan merokok, indeks masa tubuh, aktivitas olahraga, beban kerja, durasi kerja dan keluhan MSDs. Instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuesioner dan dokumentasi sesuai dengan kebutuhan peneliti. Analisis data yang digunakan adalah analisis Chi-Square. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara indeks masa tubuh (Pvalue=0,005), aktivitas olahraga (Pvalue=0,001) dan durasi kerja (Pvalue=0,000) dengan keluhan MSDs. Namun tidak ada hubungan antara kebiasaan merokok (Pvalue=0,328) dan beban kerja (Pvalue=0,512) dengan keluhan MSDs.Kata kunci: keluhan MSDs, indeks masa tubuh, durasi kerja, kebiasaan merokok
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KECELAKAAN KERJA DIVISI WORKSHOP DI PT. X KABUPATEN KONAWE TAHUN 2022 Owin Maulani Arnaningsih; Asnia Zainuddin; Syawal Kamiluddin Saptaputra
Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Kesehatan dan Keselamatan Kerja Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jk3-uho.v3i3.29748

Abstract

Abstrak Kecelakaan Kerja adalah suatu kejadian yang tidak diduga semula dan tidak dikehendaki, yang mengacaukan proses yang telah diatur dari suatu aktivitas dan dapat menimbulkan kerugian baik korban manusia maupun harta benda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kecelakaan kerja di Divisi Workshop PT. X Kab. Konawe Tahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 715 pekerja dan sampel sebanyak 88 pekerja dengan menggunakan rumus slovin. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah kecelakaan kerja, pengetahuan, sikap kerja, kepatuhan terhadap prosedur serta peralatan. Penelitian dilakukan dari bulan Juni-Juli Tahun 2022, menggunakan analisis statistic uji chi-square. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja divisi workshop di PT. X Kabupaten Konawe Pada tahun 2022. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan pengetahuan dengan kecelakan kerja (p-value=0.036), tidak terdapat hubungan sikap kerja dengan kecelakaan kerja (p-value=0,341), terdapat hubungan kepatuhan terhadap prosedur dengan kecelakaan kerja (p-value=0.002), dan terdapat hubungan peralatan dengan kecelakaan kerja (p-value=0.004). Kesimpulan pada penelitian ini adalah terdapat hubungan antara variabel pengetahuan, kepatuhan terhadap prosedur dan peralatan, sedangkan variabel sikap kerja tidak terdapat hubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja kerja di Divisi Workshop PT. X Kabupaten Konawe Tahun 2022.Kata kunci: Kecelakaan Kerja, Kepatuhan Terhadap Prosedur, Pengetahuan, Peralatan, Sikap Kerja
KONDISI FISIK SUMUR GALI DAN KANDUNGAN BAKTERI ESCHERICHIA COLI DALAM AIR SUMUR GALI DI KELURAHAN ANGGALOMELAI KECAMATAN ABELI KOTA KENDARI Sitti Shomadyna Zayarti; Asnia Zainuddin; Fithria Fithria
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 3, No 3 (2022): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v3i3.32581

Abstract

Air adalah salah satu sumber kebutuhan mahkluk hidup, baik manusia, hewan dan tumbuhan. Menurut laporan World Health Organization (WHO) dan UNICEF,  dari miliaran orang di seluruh dunia yang sering menderita dari buruknya akses ke air, sanitasi dan kebersihan, sekitar 2,2 miliar orang di seluruh dunia yang tidak memiliki layanan air minum yang di kelola dengan aman dan baik. Kualitas air secara umum menunjukkan mutu atau kondisi air akan dikaitkan dengan suatu kegiatan atau keperluan tertentu. Dengan demikian kualitas air akan berbeda dari suatu kegiatan ke kegiatan lain. Mulai dari kandungan yang terdapat dalam air tersebut hingga sumber dari air itu sendiri. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi fisik sumur gali dengan  kandungan bakteri Escherichia coli dalam air sumur gali  di Kelurahan Anggalomelai Kecamatan Abeli Kota Kendari Tahun 2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua sumur gali yang aktif digunakan untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari masyarakat di kelurahan anggalomelai kecamatan abeli yang berjumlah 45 buah sumur gali dan 10 sumur yang digunakan sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa dari ke-10 sampel air sumur gali yang berada di Kelurahan Anggalomelai, dimana 7 sumur gali  mengandung Escherichia Coli Sedangkan 3 sumur gali lainnya tidak mengandung bakteri Escherichi Coli dan masih memenuhi syarat yang sesuai dengan baku mutu Permenkes No.492/Menkes/Per/IV/2010 yaitu sumur 8,9 dan 10. Ditemukan bakteri Escherichia. Coli pada 7 air sumur gali yang berada di Kelurahan Anggalomelai dapat disebabkan oleh sumber baku air yang tercemar karena keadaan lingkungan yang kurang bersih.
ANALISIS KEJADIAN ANEMIA PADA WANITA USIA SUBUR (WUS) DI KELURAHAN TONDONGGEU KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI Wa Ode Anisa Putri Almayanti; Asnia Zainuddin; Siti Nurfadilah H
Preventif Journal Vol 7, No 2 (2023): Preventif Journal
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia adalah suatu kondisi dimana kadar hemoglobin kurang dari normal, yang  jika dibiarkan dapat menyebabkan gangguan kesehatan bagi penderitanya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya anemia pada wanita usia subur di Kelurahan Tondonggeu Kecamatan Namboahun 2022. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportional random sampling dengan besar sampel sebanyak 92 responden dimana responden adalah wanita usia subur. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan (p=0,001), status gizi (p=1,000), pola makan (p=0,002), konsumsi tablet Fe (p=0,578), menstruasi (p=0,010) dengan kejadian anemia. Kesimpulan dalam penelitian variabel pengetahuan, pola makan, dan menstruasi ada hubungan sedangkan variabel status gizi dan konsumsi talet Fe tidak ada hubungan dengan kejadian anemia pada wanita usia subur di Kelurahan Tondonggeu Kecamatan Nambo Tahun 2022. Kata kunci: Anemia, Pengetahuan, Status Gizi, Pola Makan, Konsumsi Tablet Fe, Menstruasi
Persepsi Lansia Terkait Pemberian Vaksin Covid-19 Di Kecamatan Abeli, Kota Kendari Tahun 2021 Nur Rohmah Sartika; La Ode Muhammad Sety; Asnia Zainuddin
Endemis Journal Vol 3, No 4 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v3i4.37304

Abstract

AbstrakCovid-19 merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh sindrom pernapasan akut coronavirus 2 (Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 atau SARS-CoV-2). Kematian akibat Covid-19 pada populasi berisiko tinggi substansial dan pilihan pengobatan terbatas. Tersebar luas vaksinasi Covid-19 dengan vaksin yang sangat efektif merupakan alat penting dalam upaya pengendalian pandemi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi lansia terkait pemberian vaksin covid-19 di Kecamatan Abeli, Kota Kendari Tahun 2021. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan secara mendalam untuk mempelajari latar belakang dan keadaan lansia saat diberikan vaksin covid-19. Penelitian ini akan dilaksanakan di wilayah Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Penelitian ini melibatkan 4 orang lansia sebagai informan biasa dan 1 petugas vaksinator sebagai informan kunci. Hasil penelitian menunjukkan lansia memiliki pengetahuan cukup baik, lansia mengetahui pentingnya vaksin covid-19 akan tetapi ragu karena adanya faktor tertentu yang menyatakan bahwa vaksin covid-19 berbahaya dan memiliki efek samping yang tinggi. Kepercayaan masyarakat terhadap vaksin covid dan kepatuhan terhadap protocol kesehatan yang dipengaruhi karena faktor pengalaman, respon lansia begitu beragam ada yang menerima dan ada pula yang tidak menerima.Kata Kunci : Covid-19, Lansia, Media Sosial, Pengetahuan, Kepercayaan, Pengalaman
Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe Ii Pada Masyarakat Usia Produktif (15-44 Tahun) Di Wilayah Kerja Puskesmas Unaaha Kabupaten Konawe Tahun 2021 Anita Jernivita Sari; Jumakil Jumakil; Asnia Zainuddin
Endemis Journal Vol 4, No 1 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i1.42401

Abstract

Diabetes melitus merupakan keadaan atau kondisi kronis yang terjadi dikarenakan bila ada peningkatan kadar glukosa dalam darah karena tubuh tidak dapat menghasilkan insulin atau menggunakan insulin secara efektif. Kurangnya insulin atau ketidakmampuan sel untuk merespon insulin menyebabkan hiperglikemia dan kadar glukosa darah tinggi yang merupakan ciri khas penyakit tersebut. Untuk tanda dan gejala untuk diabetes melitus tipe II adalah poliuria, polidipsia, polifagia, pruritus, infeksi kulit, vaginitis, kelemahan, rasa lelah dan pusing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko riwayat keluarga, stress, dan aktivitas fisik terhadap kejadian diabetes melitus tipe 2 pada masyarakat usia produktif (15-44 Tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Unaaha Tahun 2021. Penelitian ini kuantitatif dengan desain studi case control yaitu rancangan penelitian jenis analitik observasional yang dilakukan dengan cara membandingkan antara kelompok kasus dan kelompok kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah seluruh pasien usia 15-44 tahun yang datang berobat di poli umum Puskesmas Unaaha pada bulan Januari-Desember di tahun 2021 sebanyak 80 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 orang yang terdiri dari 40 kasus dan 40 kontrol, pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan unit populasi diambil secara keseluruhan dari total populasi (total sampling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa riwayat keluarga diperoleh nilai OR= 6, 321 (CI ; 2,351 -16,513), stress nilai OR=3,857 (CI ; 1,526-9,750), dan aktivitas fisik nilai OR yaitu 5,211(CI; 1,870-14,520). Dari 80 sampel penelitian yang digunakan dapat disimpulkan bahwa variabel riwayat keluarga, stress, dan aktivitas fisik merupakan faktor risiko terhadap kejadian diabetes melitus tipe II di wilayah kerja Puskesmas Unaaha tahun 2021. Kata Kunci : Diabetes Melitus Tipe 2, Riwayat Keluarga, Stress, Aktivitas Fisik.
Analisis Kejadian Anemia Pada Remaja Putri Usia 12-18 Tahun Di Kelurahan Sambuli Kota Kendari Tahun 2022 Devi Takin; Asnia Zainuddin; Jafriati Jafriati
Endemis Journal Vol 4, No 1 (2023): ENDEMIS JOURNAL
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/ej.v4i1.42403

Abstract

Kejadian anemia pada remaja menjadi salah satu perhatian pemerintah saat ini terutama remaja putri yang masuk dalam salah satu kelompok rawan menderita anemia. Hal ini dibuktikan dengan tingginya prevalensi anemia pada remaja putri hingga mencapai 53,7% di negara berkembang pada tahun 2019. Anemia dikalangan remaja putri memilki resiko yang besar untuk menderita anemia pada saat kehamilan dan mempunyai resiko tinggi untuk sehingga beresiko menyebabkan kematian ibu. Tidak hanya itu, dampak dari anemia juga beresiko pada sang anak yang dapat menyebabkan calon ibu melahirkan bayi prematur, atau bayi yang lahir dengan berat badan dibawah normal. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kejadian anemia pada remaja putri khususnya remaja putri usia 12-18 tahun di Kelurahan Sambuli Kecamatan Nambo Kota Kendari yang merupakan salah satu wilayah pesisir di Kota Kendari. Metode penelitian yang digunakan yakni kuantitatif yang bersifat observasional dengan desain penelitian yang dipilih yaitu cross-sectional. Pemilihan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara proportionate stratified random sampling sehingga jumlah sampel sebanyak 74 orang usia 12-18 tahun. Analisis yang digunakan yakni analisis bivariat melaui uji Chi-Square menggunakan SPSS versi 25. Penelitian ini memperoleh hasil remaja putri menderita anemia sebanyak 16% dan 58% remaja putri tidak anemia dengan nilai yang diperoleh pengetahuan (p-value = 0,030), pola makan (p-value = 0,000),siklus menstruasi (p-value = 0,000), riwayat penyakit (p-value = 0,202) dan konsumsi tablet tambah darah (p-value = 0,238). Kesimpulan dalam penelitian ini terdapat hubungan pengetahuan, pola makan dan siklus menstruasi dengan kejadian anemia, sedangkan tidak terdapat hubungan antara riwayat penyakit dan konsumsi tablet tambah darah dengan kejadian anemia pada remaja putri. Kata Kunci: Anemia, Hemoglobin, Remaja Putri 12-18 Usia Tahun