Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISA PRODUKTIVITAS PEMASANGAN DINDING DENGAN MATERIAL M-PANEL (Studi Kasus: Watermark Hotel and Resort di Bali) Akbar, M. Ilham; Hasyim, M. Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.528 KB)

Abstract

M-PANEL merupakan teknologi baru di bidang konstruksi sebagai pengganti material bangunan konvesional, perusahaan M-PANEL Indonesia masih belum memiliki nilai produktivitasnya secara terperinci dalam penggunaan material ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas dan biaya pekerjaan dinding dengan menggunakan material M-PANEL. Data produktivitas pada penelitian ini diperoleh dengan mengamati secara langsung kecepatan pekerjaan di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Daily Record Sheet dan Baseline Productivity. Koefisien pekerjaan untuk menghitung analisa harga satuan pekerjaan didapatkan dengan menghitung sendiri berdasarkan nilai produktivitas. Hasil dari analisa produktivitas menunjukan bahwa nilai produktivitas pekerjaan dinding M-PANEL pada tiap jenis pengamatan adalah: pemasangan = 12,704 /jam, plester tahap I = 108,890 /jam, plester tahap II = 28,343 /jam. Waktu pekerjaan keseluruhan dinding (5550 m2) pada tiap jenis pengamatan adalah: pemasangan = 18.2 jam, plester tahap I = 2.2 jam , plester tahap II = 8.16 jam Harga satuan pekerjaan dinding tiap m2 sebesar Rp   219,441.13 sehingga total biaya pekerjaan dinding seluas 5550 m2 sebesar Rp 1.217.898.271,50. Kata kunci: produktivitas, dinding M-PANEL, biaya, kecepatan
ANALISIS PERBANDINGAN METODE S.N.I. DAN SOFTWARE MS. PROJECT DALAM PERHITUNGAN BIAYA PEKERJAAN LANGIT-LANGIT UNTUK KONSTRUKSI BANGUNAN (Studi Kasus Pembangunan Gedung II dan Bangunan Penghubung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Brawija Nuridwi, Damar Buwono; Negara, Kartika Puspa; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (738.339 KB)

Abstract

Saat ini acuan untuk menetapkan rencana anggaran biaya (RAB) pada suatu proyek di Indonesia mengacu pada standar nasional Indonesia (SNI). Tetapi pada perkembangannya terdapat bahan baru yang belum tercantum pada SNI tersebut, sehingga dalam penentuan anggaran biaya suatu proyek biasanya dilakukan dengan manual menurut lapangan. Penelitian mengenai perbandingan metode SNI dan software MS. Project untuk biaya pekerjaan langit-langit ini dilakukan di pembangunan gedung II dan bangunan penghubung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Brawijaya. Pada pekerjaan langit-langit di dalam proyek ini terdapat bahan atau analisa yang berbeda antara di lapangan dan analisa RAB (dengan metode SNI) sehingga diperlukan perhitungan perbandingan. Setelah dilakukan pengolahan data dengan analisis perbandingan metode SNI dan MS. Project didapatkan perbedaan biaya antara kedua metode tersebut. Hasil analisa dengan metode SNI pada proyek ini adalah Rp 321.719.794,81 dan hasil analisa dengan metode MS. Project adalah Rp 287.398.408,00. Selisih perbedaan biaya pada kedua metode adalah Rp 34.321.386,81 dimana perbedaan tersebut terdapat pada upah / biaya pekerja. Kata kunci :(SNI), MS. Project, Rencana Anggaran Biaya (RAB), Pekerjaan Langit-langit (plafon)
OPTIMASI SITE LAYOUT MENGGUNAKAN MULTI-OBJECTIVES FUNCTION (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung B PTIIK Universitas Brawijaya Malang) Syarief, Mohammad Rizal; Hasyim, M. Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.993 KB)

Abstract

Pada setiap proyek konstruksi gedung selalu terdapat fasilitas proyek sementara (site facilities) yang terletak disekitar area proyek. Fasilitas sementara berfungsi meningkatkan produktivitas kinerja proyek. Jenis fasilitas sementara tidaklah sama pada setiap proyek karena memiliki karakteristik dan lahan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui optimum tidaknya bentuk site layout di proyek gedung B PTIIK UB Malang, mengetahui bentuk site layout yang paling optimum dari traveling distance (TD) dan safety index (SI) serta dari gabungan keduanya. Pada penelitian ini digunakan kondisi lapangan Equal site layout. Metode yang digunakan yaitu multi-objectives function dengan fungsi 2 tujuan yaitu traveling distance dan safety index. Untuk mendapatkan site layout yang optimum, maka langkah yang dilakukan yaitu meminimalkan jarak antar fasilitas dan meminimalkan resiko bahaya kecelakaan. Dari ketujuh skenario, hasil yang diperoleh bentuk site layout yang direncanakan oleh kontraktor belum sepenuhnya optimum karena nilai TD masih terlalu besar dan nilai SI sudah optimum. Untuk nilai TD paling optimum terletak pada skenario 5 sebesar 139529 meter atau mengalami penurunan sebesar 0,57% terhadap kondisi eksisting. Dan nilai SI paling optimum terletak pada skenario eksisting sebesar 3662,18. Penentuan bentuk site layout yang paling optimum ditentukan berdasarkan prioritas kebutuhan proyek. Dalam hal ini proyek memprioritaskan nilai TD 40% dan SI 60% sehingga bentuk site layout yang paling optimum adalah skenario 5. Kata kunci: Optimasi, Site Layout, Multi-Objectives Function, Traveling Distance, Safety Index, Equal site layout.
Penerapan Kontrak Lump Sum dan Harga Satuan pada Pekerjaan Konstruksi di Kota Malang Jordan, Yudha; Unas, Saifoe El; Negara, Kartika Puspa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (445.211 KB)

Abstract

Kontrak Lump Sum dan Harga Satuan merupakan kontrak yang umum digunakan pada pekerjaan konstruksi. Kontrak ditentukan berdasarkan cara pembayaran, pembebanan tahun anggaran, sumber pengadaan dan jenis pekerjaan. Pada Kontrak Lump Sum dan Harga Satuan, kontrak ditentukan berdasar cara pembayaran yang tercantum pada Perpres No. 54 tahun 2010. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang patut diperhatikan. Dimana objek penelitian ini adalah responden yang melaksanakan kontrak periode 2010 – 2012 dari LPSE ( Layanan Pengadaan Secara Elektronik ) Kota Malang. Responden penelitian ini adalah penyedia jasa dengan grade 2, 3, 4, 5, 6, dan 7 serta PPK ( Pejabat Pembuat Komitmen ) selaku Pengguna Jasa di Kota Malang. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan pengujian hipotesis dan metode IPA ( Important Performance Analysis ). Setelah dilakukan pengolahan, dapat diperoleh hasil pada analisa deskriptif yang diketahui bahwa semua variabel termasuk dalam kategori kriteria persentasi tinggi, kecuali variabel jaminan yang tidak memenuhi syarat. Hal ini menunjukan semua variabel mendapat respon Penyedia Jasa dan Pengguna Jasa dengan sangat baik. Pada metode IPA, dapat diketahui IP ( Index Performance ) pada kontrak Lump Sum sebesar 83,14%, Penyedia Jasa kontrak Lump Sum 82,64% dan Pengguna Jasa kontrak Lump Sump 82,97%. Sedangkan pada kontrak Harga Satuan memperoleh IP ( Index Performance ) sebesar 86,02%, Penyedia kontrak Harga Satuan sebesar 85,55% dan Pengguna Jasa pada kontrak Harga Satuan sebesar 86,22%. Faktor – faktor yang perlu diperhatikan pada kontrak yang didapat dari pembagian kuadran di diagram IPA ( Important Performance Analysis ) adalah pada kontrak Lump Sum yaitu variabel perubahan – perubahan, dan hal tidak terduga karena kinerja dari faktor tersebut kurang dari yang diharapkan. Sedangkan faktor- faktor yang harus diperhatikan dari kontrak Harga Satuan adalah variabel perubahan – perubahan, waktu, hal tidak terduga, dan jaminan karena kinerja dari faktor tersebut kurang dari yang diharapkan. Kata Kunci : Kontrak Lump Sum, Kontrak Harga Satuan, IPA ( Important Performance Analysis )
ANALISA PRODUKTIVITAS PEMASANGAN TANGGA DENGAN MATERIAL M-PANEL (Studi Kasus: Pembangunan Proyek “Villa Lot Breeze” di Tanah Lot, Bali) Hermawan, Albert Pressy; Unas, Saifoe El; S, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.545 KB)

Abstract

Didalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dibidang konstruksi terdapat inovasi baru yaitu material M-PANEL fungsinya sebagai penggangti material konvensional. Didalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas pemasangan tangga dengan menggunakan material M-PANEL. Data produktivitas pada penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Daily Record Sheet dan Baseline Productivity. Koefisien pekerjaan untuk menghitung analisa harga satuan pekerjaan didapatkan dengan menghitung sendiri berdasarkan nilai produktivitas. Hasil dari analisa produktivitas menunjukan bahwa nilai produktivitas pekerjaan tangga M-PANEL pada tiap jenis pengamatan adalah: pemasangan = 0.8029 /jam, plester tahap I = 3.7974/jam, plester tahap II = 2.2140 /jam. Waktu pekerjaan keseluruhan tangga (6,9226 m3) pada tiap jenis pengamatan adalah: pemasangan = 8.62 jam = 1,2 hari, plester tahap I = 1.82 jam = 0,26 hari , plester tahap II = 3.41 jam = 0,48 hari, ( waktu efektif kerja yaitu 7 jam dalam 1 hari ). Harga satuan pekerjaan tangga tiap m3 untuk pemasangan sampai pengecoran sebesar Rp. Rp. 9.726.192.56 kemudian untuk pemlesteran tangga tahap I sebesar Rp. 216.787.3 dan untuk pemlesteran tangga tahap II sebesar Rp. 222.057.6 ,sehingga total biaya pekerjaan tangga seluas 6,9226 m3 sebesar Rp 70.368.488,-   Kata kunci: produktivitas, tangga M-PANEL, biaya, kecepatan
“Analisa Perbandingan Metode SNI Dan Software MS. Project Dalam Perhitungan Harga Satuan Pekerjaan Penutup Lantai dan Dinding Serta Pemasangan Paving Block Untuk Konstruksi Bangunan” (Studi Kasus Proyek Pembangunan Gedung II Dan Bangunan Penghubung FISIP, Kurniawan, Rozi; Hasyim, M. Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (841.001 KB)

Abstract

Pelaksanaan suatu pekerjaan konstruksi bangunan berhubungan erat dengan biaya. Acuan dasar dalam perhitungan biaya suatu bangunan adalah analisa harga satuan pekerjaan, yang mana dengan analisa tersebut akan didapatkan rencana anggaran biaya (RAB). Pembangunan sebuah gedung memiliki berbagai macam jenis pekerjaan salah, diantaranya adalah pekerjaan penutup lantai dan dinding serta pemasangan paving block . Dalam menghitunga analisa biaya suatu proyek kebanyakan perencana menggunakan  SNI sebagai dasar acuan koefisien bahan dan pekerja, akan tetapi seiring perkembangan bahan material yang berada dipasaran tidak memungkinkan untuk menggunkan SNI sebagai dasar dalam perhitungan koefisien bahan, begitu juga untuk koefisien yang dipakai untuk pekerja tidak memiliki kesamaan dengan yang ada dalam SNI. Oleh karena itu dilakukan penelitian untuk membandingkan analisa harga satuan metode SNI dengan metode MS. Project..Setelah dilakukan analisa perhitungan estimasi biaya menggunakan dua metode yang berbeda, perhitungan menggunakan MS. Project menunjukkan hasil yang lebih murah dan  mendekati  kenyataan kebutuhan yang ada di lapangan daripada metode SNI. Biaya total pekerjaan yang dihitung menggunakan metode SNI adalah Rp 980.087.058,90. Sedangkan yang dihitung menggunakan metode MS. Project adalah Rp 842.241.502,00. Selisih dari kedua biaya total yang dihitung dengan kedua metode yang berbeda adalah Rp 137.845.556,90. Selisih yang didapat ini didasarkan pada perbedaan biaya total upah pekerja yang dipakai dalam metode perhitungan. Kata Kunci: Rencana Anggaran Biaya (RAB), Estimasi Biaya,Harga satuan, SNI, Ms. Project.
ANALISA PRODUKTIVITAS PEMASANGAN PELAT LANTAI DENGAN MATERIAL M-PANEL (Studi Kasus: Proyek Pembangunan “Villa Lot Breeze” di Jalan By Pass Munggu, Bali) Sasongko, Nawang Aji; Negara, Kartika Puspa; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2014)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (897.268 KB)

Abstract

M-PANEL merupakan teknologi baru di bidang konstruksi sebagai pengganti material bangunan konvesional, perusahaan M-PANEL Indonesia masih belum memiliki nilai produktivitasnya secara terperinci dalam penggunaan material ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas dan biaya pekerjaan pelat lantai dengan menggunakan material M-PANEL. Data produktivitas pada penelitian ini diperoleh dengan mengamati secara langsung kecepatan pekerjaan di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Daily Record Sheet dan Baseline Productivity. Koefisien pekerjaan untuk menghitung analisa harga satuan pekerjaan didapatkan dengan menghitung sendiri berdasarkan nilai produktivitas. Hasil dari analisa produktivitas menunjukan bahwa nilai produktivitas pekerjaan pelat lantai M-PANEL pada tiap jenis pengamatan adalah: pemasangan = 5,7874 m2/jam, plester tahap I = 19,7838 m2/jam, plester tahap II = 6,3819 m2/jam. Waktu pekerjaan keseluruhan pelat lantai (109,2 m2) pada tiap jenis pengamatan adalah: pemasangan = 18,87 jam = 2,70 hari, plester tahap I = 5,52 jam = 0,79 hari , plester tahap II = 17,11 jam = 2,44 hari, ( waktu efektif kerja yaitu 7 jam dalam 1 hari ). Harga satuan pekerjaan pelat lantai tiap m2, pekerjaan pemasangan pelat lantai sebesar Rp   2.446.243,1, pekerjaan plester  tahap I sebesar Rp 63.558, pekerjaan plester  tahap II sebesar 96.133, sehingga total biaya pekerjaan pelat lantai seluas 109,2 m2 sebesar Rp 284.568.003,70.   Kata kunci: produktivitas, pelat lantai M-PANEL, biaya, kecepatan
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI GUGURNYA PENAWARAN PENGADAAN JASA KONSULTAN PERENCANA DIKOTA MALANG DITINJAU DARI PEMENUHAN PERSYARATAN PENGADAAN Arisandy, Rizki; Unas, Saifoe El; Munawir, As’ad
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.717 KB)

Abstract

Mulai tahun 2012 pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah di Kota Malang dilakukan secara elektronik (E-Procurement). Namun dalam pelaksanaan pada paket kegiatan pekerjaan konsultansi masih banyak terjadi gugurnya dokumen penawaran yang disebabkan tidak memenuhinya persyaratan pengadaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja yang diperlukan agar penawaran memenuhi syarat serta untuk mengetahui penyebab suatu persyaratan tidak dapat memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dan mengetahui faktor-faktor yang paling dominan yang menjadi penyebab terjadinya gugur dalam penawaran. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode survey kuisioner sebagai alat pengumpul data-data primer. Analisis data dilakukan dengan Regresi Logistik dengan bantuan software statistik SPSS untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi dan yang paling dominan yang menjadi penyebab terjadinya gugur dalam penawaran pada pekerjaan jasa konsultan di Kota Malang. Penentuan subjek untuk penelitian ini dilakukan dengan simple random sample, yang terdiri dari 17 penyedia jasa (konsultan) dan 13 ULP POKJA. Teknik pengambilan data dilakukan dengan data primer dan sekunder, pada penelitian ini data primer diambil dengan menyebarkan kuisioner kepada responden dengan pertanyaan-pertanyaan yang disusun berdasarkan peraturan dan standar dokumen pengadaan untuk pengadaan jasa konsultan, sedangkan data sekunder diambil dari situs resmi Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Hasil penelitian menunjukkan ada 5 faktor dari hasil pengolahan data konsultan dan 9 faktor dari hasil pengolahan data ULP POKJA yang berpengaruuh terhadap gugurnya dokumen penawaran pada pengadaan pekerjaan jasa konsultan. 5 faktor yang dihasilkan dari data konsultan adalah surat penawaran, memberi tanggapan yang menggambarkan pemahaman, pengalaman tenaga ahli yang disyaratkan, surat penawaran pada tahap seleksi, dan surat penawaran biaya. Untuk ke-5 faktor tersebut yang paling dominan berpengaruh adalah sertifikat keahlian yang disyaratkan, memberi tanggapan yang mnggambarkan pemahaman dan pengalaman tenaga ahli. Sedangkan 9 faktor yang dihasilkan dari data ULP pokja adalah daftar pekerjaan yang sedang dikerjakan, penyusunan surat penawaran, menguraikan data pekerjaan yang sedang dilaksanakan, memberi tanggapan yang menggambarkan pemahaman, jadwal waktu pelaksanaan sampai dengan serah terima, menyusun penugasan tenaga ahli, pengalaman tenaga ahli yang disyaratkan, sertifikat keahlian, dan surat penawaran biaya. Untuk ke-9 faktor tersebut yang paling dominan berpengaruh adalah pengalaman tenaga ahli yang disyaratkan, daftar perolehan pekerjaan yang sedang dikerjakan, penyusunan surat penawaran, memberi tanggapan yang menggabarkan pemahaman dan jadwal waktu pelaksanaan sampai dengan serah terima. Kata kunci: Gugurnya Penawaran, E-Procurement, Pekerjaan Jasa Konsultan
ANALISA PRODUKTIVITAS PEKERJAAN PELAT LANTAI M-PANEL, BETON BERTULANG, DAN SNI PEKERJAAN PELAT BETON BERTULANG Nugroho, Agung Wahyu; Hasyim, M. Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (435.937 KB)

Abstract

Dengan adanya perkembangan inovasi dan teknologi pembangunan di Indonesia, terdapat teknologi dan material di bidang konstruksi yang mampu menggantikan material pelat lantai bangunan konvesional, salah satunya M-PANEL. M-PANEL mempunyai susunan material dengan bahan utama Expanded Polystyrene System (EPS) dan kawat baja galvanized (lapisan agar tidak berkarat) pada setiap sisi dan juga dalamnya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui perbandingan produktivitas dan biaya satuan pekerjaan pelat lantai menggunakan material M-Panel dan konvensional. Data penelitian yang digunakan untuk analisa produktifitas dan harga satuan diperoleh dengan mengamati secara langsung pekerjaan di lapangan. Selain itu, metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Daily Record Sheet, Baseline Productivity, dan metode SNI (Standart Nasional Indonesia) No. 7394 Tahun 2008. Untuk menghitung koefisien analisa harga satuan pekerjaan didapatkan dengan menghitung sendiri yang didasarkan nilai produktifitas. Dari analisa dan perhitungan didapat produktifitas pekerjaan pelat lantai M-PANEL pada tiap jenis pengamatan adalah : pemasangan M-PANEL sebesar 5,7874 m2/jam, pemlesteran tahap I  sebesar 19,7838 m2/jam, dan pemlesteran tahap II sebesar 6,3819 m2/jam. Sedangkan nilai produktifitas pekerjaan pelat lantai konvensional adalah: pemasangan bekisting sebesar 1,496 m2/jam, penulangan sebesar 7,116 m2/jam, dan pengecoran sebesar 10,004 m2/jam . Untuk hasil nilai produktifitas pelat lantai konvensional berdasarkan SNI No. 7394 Tahun 2008  adalah : pemasangan bekisting sebesar 0,20 m2/jam, penulangan sebesar 2,98 m2/jam, dan pengecoran sebesar 1,67 m2/jam. Analisa dari hasil perhitungan harga satuan pekerjaan pelat tiap m2 diperoleh sebesar Rp   443.109,13 /m2 untuk M-PANEL, sebesar Rp. 406.146,52 /m2 untuk pelat konvensional, dan sebesar Rp. 691.485,40 /m2 untuk harga satuan berdasarkan SNI No. 7394 Tahun 2008. Kata kunci: harga satuan pekerjaan, pelat lantai konvensional, pelat lantai M-PANEL, produktifitas, SNI.
ANALISA PRODUKTIVITAS PEKERJAAN DINDING PANEL, DINDING BATU BATA KONVENSIONAL, DAN SNI PEKERJAAN DINDING P.Y, Rifky Rezha; Unas, Saifoe El; N, Kartika Puspa
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.612 KB)

Abstract

Ada beberapa teknologi dan bahan di bidang konstruksi sebagai pengganti material dinding bangunan konvesional, antara lain PANEL dan bata konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan produktivitas dan biaya satuan pekerjaan dinding menggunakan material PANEL dan bata merah berdasarkan metode konvensional dan SNI. Data produktivitas pada penelitian ini diperoleh dengan mengamati secara langsung kecepatan pekerjaan di lapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Daily Record Sheet dan Baseline Productivity, dan dengan metode SNI. Koefisien pekerjaan untuk menghitung analisa harga satuan pekerjaan didapatkan dengan menghitung sendiri berdasarkan dari nilai produktifitas yang didapat. Hasil dari analisa produktivitas menunjukan bahwa nilai produktivitas pekerjaan dinding PANEL pada tiap jenis pengamatan adalah: pemasangan = 12,723 /jam, plester tahap I = 108,814 /jam, plester tahap II = 28,346 /jam. Sedangkan nilai produktifitas pekerjaan dinding bata konvensional adalah: pemasangan = 3,00 /jam, plester = 3,57 /jam. Dan nilai produktifitas dinding bata konvensional berdasarkan SNI adalah : pemasangan = 1,33 /jam, plester = 1,00 /jam. Harga satuan pekerjaan dinding Panel tiap m2 sebesar Rp   211.271,72, dinding bata konvensional sebesar Rp 84.258,98, dan dinding bata konfensional berdasarkan SNI sebesar Rp. 130.422,08.Kata kunci: dinding PANEL, dinding bata konfensional, harga satuan pekerjaan,  produktifitas.
Co-Authors ., Firmansyah ., Mala A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achfas Zacoeb Achfas Zacoeb Aditha, Marchel Aditya Nurcahyo Akbar, M. Ilham Ananta Widagdo Adipranowo Anggara, Dheva Vegar Ardia Cahya Noviantari Ari Wibowo Arisandy, Rizki Arlen Harefa Atsaruddin, Achmad Tharis Aulabih, Royyan B.Putri, Iik Radevi Bagasasi, Anggun Restria Christon, Hosea Adyo Da Costa Rao, Fredy Benedictus Danang Kurniawan, Danang Danial, Achmad Deattax, Aly Ka'bah Dieng Permana, Mochamad Amin Eko Andi S Eko Andi Suryo Fakhrozy, Rizky Febriyannor, Rifqy Febryanti, Ayu Puji Gilang Remansyah, Aryasuta Akbar Haidar Tegar Prastowo Hakam, Fikri Arifuddin Hamzah Hasyim Harimurti Harimurti . Hartono, Nico Hendi Bowoputro Hermawan, Albert Pressy Iftinan Naufal Tsary Indra Cahya Indradi Wijatmiko Indrayana, Alifadri Jannah, Mega Raudhatin Jordan, Yudha Kartika Puspa N, Kartika Puspa Kartika Puspa Negara KARTIKA PUSPA NEGARA Kunaifi, Ravniar Kurniawan, Rozi Kususmaningrum, Rahayu Latuba Farma, Indira Thenisia Lilya Susanti Liya Indah Wulandari M Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim, M. Hamzah Maha Putra, I Gede Pradipta Majid, Yudhistira Abdul Miftha, M. Faridhol Mohammad Hamzah Hasyim Mohammad Raihan Hamzah Muhammad Alfian Hakim Muhammad Hamzah Hasyim Muhammada, Helmy Qathafie Mulyawati, Karima Nadiah Munawir, As'ad Munawir, As’ad Mustika, Adinda Febby Nadia Amalina Nuriyah Negara, Kartika P. Nico Hartono Nugroho, Agung Wahyu Nuridwi, Damar Buwono Oktaviana, Priska Ika P.Y, Rifky Rezha Pascoal, Emilio Pradipta, Hirzy Pragasi, Galih Windu Pramasida, Dipo Prassetiyo, Angghoro Berkah Pratama, Rendy Nugraha Pudyono . Purnamasari, Risqi Eka Puspitasari, Ratri R. Martin Simatupang, R. Martin R., Nur Fatkhiyatur Rachmadiansyah, Afanny Rahayu Kusumaningrum Rahma Dian Sya'bana Ramadhani, Vicky Reinhart Maleakhi Retno Anggraini Riyaadl, Mohammad Rizaldi Ian Indiarto Sakinah, Baiq Farida Samudra, Ferry Hanggara Sasongko, Nawang Aji Sekar Pratiwi Simorangkir, Juan Septiano Soni Lutfi Ardiansyah Sugiarto, Amalia Rizka Sukamto, Aulia Qur’anna Suryono, Devi Susilo, Joko Syarief, Mohammad Rizal Tarigan, Andrian Lokapiga Tri Rangga Yuda S Ulhaq, M. Luthfi Dhiya’ W. Nariswari Wahyudi Rahmat Widiarsa Widiarsa Widjatmoko, Indradi Wijoyo, Agung Nira Wisnumurti Yatnanta Padma Devia Zetta Rasullia Kamandang Zulfa, Irbah Mahdiah