Claim Missing Document
Check
Articles

OPTIMASI SITE LAYOUT MENGGUNAKAN MULTI-OBJECTIVES FUNCTION (Studi Kasus Pada Proyek Pembangunan Graha Rektorat Universitas Negeri Malang Tahap III) Kurniawan, Danang; Unas, Saifoe El; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (614.557 KB)

Abstract

Proyek konstruksi bangunan selalu diikuti dengan pembangunan fasilitas sementara di sekitarnya. Fasilitas-fasilitas tersebut berguna untuk menunjang jalannya proyek konstruksi sehingga setiap proyek memiliki fasilitas sementara yang berbeda. Tata letak fasilitas sementara harus diperhatikan sehingga memberikan manfaat yang optimal bagi proyek. Penelitian ini bertujuan untuk menetukan site layout yang optimal dari proyek yang ditinjau. Pada lokasi proyek yang ditinjau, terdapat lahan kosong yang belum dimanfaatkan yang dapat digunakan untuk penempatan fasilitas sementara. Berdasarkan kondisi tersebut maka digunakan metode unequal site layout dalam penataan fasilitas sementara. Parameter yang digunakan dalam optimasi site layout adalah nilai jarak tempuh (traveling distance) dan tingkat keamanan (safety index). Skenario optimasi dilakukan dengan meminimalkan nilai jarak tempuh dan tingkat keamanan untuk penataan site layout sebanyak 8 kondisi. Proses perhitungan jarak tempuh dan tingkat keamanan dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu dengan memperhitungkan semua fasilitas dan mengabaikan beberapa fasilitas. Dari penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa nilai jarak tempuh dan tingkat keamanan pada site layout sesuai kondisi eksisting di lapangan belum optimal. Nilai jarak tempuh paling optimal didapatkan pada kondisi 5 baik dengan memperhitungkan semua fasilitas maupun dengan mengabaikan beberapa fasilitas. Nilai tingkat keamanan paling optimal didapatkan pada kondisi 4 baik dengan memperhitungkan semua fasilitas maupun dengan mengabaikan beberapa fasilitas. Kondisi site layout paling optimal sesuai kriteria prioritas kontraktor pelaksana, yaitu 30% untuk nilai traveling distance dan 70% untuk nilai safety index adalah skenario 6.   Kata kunci : optimasi, unequal site layout, jarak tempuh, tingkat keamanan
ANALISIS BIAYA RUMAH MENGGUNAKAN SOFTWARE MICROSOFT PROJECT DI PERUMAHAN BULAN TERANG UTAMA MALANG Pratama, Rendy Nugraha; Unas, Saifoe El; Hasyim, M. Hamzah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kata kunci :perhitungan biaya rumah batako,Software MS.Project
ANALISIS BIAYA RUMAH PRACETAK BERDASARKAN SOFTWARE MICROSOFT PROJECT DI PERUMAHAN BULAN TERANG UTAMA MALANG Dieng Permana, Mochamad Amin; Unas, Saifoe El; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (491.516 KB)

Abstract

Kebutuhan akan rumah murah berkualitas membuat PT. Bulan Terang Utama selaku developer rumah subsidi di Malang mengembangkan teknologi rumah pracetak sebagai rumah subsidi. Oleh karena itu diperlukan penelitian untuk membandingkan metode SNI serta MS. Project. Metode pembangunan struktur rumah pracetak adalah dengan pengecoran dinding beton bertulang dan kolomnya memakai besi siku yang dicor. Sehingga belum ada ketentuan dari SNI yang mengatur tentang  pekerjaan rumah pracetak . Sehingga untuk menghitung biaya rumah pracetak digunakan software yaitu microsoft project. Penelitian mengenai analisis perhitungan biaya rumah pracetak berdasarkan perhitungan biaya dari developer dan berdasarkan software MS. Project. Objek penelitian ini adalah proyek pembangunan rumah pracetak di Perumahan Bulan Terang Utama Malang. Perhitungan dengan metode MS. Project menggunakan data berdasarkan perhitungan biaya langsung rumah pracetak dan penjadwalan/ timeline yang didapat dari developer. Dari hasil penelitian, metode analisis biaya yang digunakan adalah metode analisis biaya proyek dengan cara menghitung biaya langsung proyek. Metode analisis biaya proyek dengan cara menghitung biaya langsung proyek adalah metode yang menghitung harga bahan dan upah tenaga kerja secara keseluruhan sesuai keadaan proyek. Pada perencanaan proyek pembangunan rumah pracetak dibutuhkan total biaya pembangunan yang mendekati dengan riil biaya pelaksanaan. Sehingga metode analisis biaya proyek menghitung biaya langsung proyek ini dianggap adalah analisis biaya yang tepat. Metode MS Project 2007 adalah alternatif metode yang dapat digunakan untuk menganalisis harga untuk proyek tersebut. Metode ini digunakan karena sesuai dengan keadaan proyek yang memiliki data timeline/penjadwalan. Nilai total estimasi biaya rumah pracetak dengan menggunakan software microsoft project 2007 adalah Rp. 79.129.430,-. Total estimasi biaya dengan menggunakan software microsoft project 2007 selisih Rp.120,- dengan analisis biaya langsung proyek. Selisih ini terjadi diakibatkan karena pada MS. Project 2007 input data yang digunakan tidak bisa melebihi dua angka desimal di belakang koma. Kata kunci : perhitungan biaya rumah pracetak, Software Microsoft Project
PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA RUMAH MPANEL DENGAN RUMAH PRACETAK PADA PEMBANGUNAN RUMAH SEDERHANA DI SAWOJAJAR MALANG Ramadhani, Vicky; Hasyim, M. Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (322.814 KB)

Abstract

Rumah dengan material pracetak dan MPanel adalah sebuah inovasi teknologi sebagai pengganti material konvensional dimana kedua material ini memiliki keunggulan yakni lebih praktis dan ekonomis. Walaupun kedua material ini telah banyak digunakan, namun penyusunan rencana anggaran biaya perlu dilakukan untuk mendapatkan biaya pembangunan rumah dengan biaya yang ekonomis dan efisien. Penelitian ini dilakukan dengan penelitian komparasi yang bertujuan untuk membandingkan hasil rencana anggaran biaya terhadap pembangunan rumah sederhana yang menggunakan MPanel dengan rumah sederhana yang menggunakan metode pracetak. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data-data yang didasarkan pada fakta - fakta yang telah ada ataupun yang telah dilakukan di lapangan serta mengumpulkan teori - teori yang ada yang digunakan untuk penelitian ini kemudian menganalisa standar perhitungan yang digunakan pada kedua proyek pembangunan rumah tersebut, kemudian menganalisa rencana anggaran biaya baik rencana anggaran biaya rumah pracetak dan rencana anggaran biaya rumah MPanel yang kemudian mengkomparasi hasil dari kedua rencana anggaran biaya tersebut. Dari hasil penelitian ini dapat diketahui bahwa kedua pembangunan rumah tersebut baik rumah pracetak dan rumah MPanel tidak menggunakan Standar Nasional Indonesia dan menggunakan analisa dari proyek itu sendiri, serta didapatkan biaya pembangunan rumah dengan material MPanel adalah sebesar Rp. 51.531.000,00 lebih besar daripada biaya pembangunan rumah dengan material pracetak yakni sebesar Rp. 46.421.000,00. Kata kunci : Rumah Pracetak, MPanel, Rencana Anggaran Biaya
ANALISIS BIAYA PADA PEMBANGUNAN GEDUNG BERTINGKAT DI KABUPATEN TULUNGAGUNG DARI STRUKTUR BALOK YANG DILAKSANAKAN TERHADAP YANG DIPERSYARATKAN Wijoyo, Agung Nira; Unas, Saifoe El; Simatupang, R. Martin
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.733 KB)

Abstract

Pada pelaksanaan suatu bangunan terdapat kemungkinan terjadi perbedaan antara spesifikasi yang ada di lapangan dengan spesifikasi yang dipersyaratkan, maka diperlukan pengujian terhadap mutu bangunan yang telah dikerjakan untuk mendapatkan kekuatan bangunan eksisting. Perbedaan spesifikasi tersebut dapat digunakan untuk mengetahui pengaruh perbedaan kekuatan dan pengaruh terhadap selisih biaya bangunan yang terjadi antara spesifikasi yang dipersyaratkan dengan spesifikasi yang telah dicapai. Pengamatan dalam penelitian ini dilakukan pada struktur balok. Pengujian dilaksanakan dengan metode non destructive test (NDT). Dari hasil pengujian diketahui bahwa mutu beton eksisting berbeda dengan mutu beton pada perencanaannya. Biaya untuk membuat struktur balok pada rencananya membutuhkan biaya sebesar Rp 207.743.690, sedangkan untuk membuat struktur balok eksisting membutuhkan biaya sebesar Rp 189.659.196,03. selisin biaya pembuatan struktur balok eksisting dengan struktur balok yang rencanakan  didapatkan sebesar Rp 18.084.494. perbedaan biaya tersebut diakibatkan oleh adanya perbedaan mutu beton, volume pekerjaan dari struktur balok, reduksi nilai harga satuan pada pekerjaan beton dan penulangan akibat penurunan kekuatan struktur balok dan perbedaan nilai koefisien pada perhitungan harga satuan yang tidak sesuai dengan SNI.   Kata Kunci : Balok, Hammer Test, Ultrasonic Pulse Velocity Test, Profometer, penurunan kekuatan, selisih biaya
ANALISIS PENYEBAB KETERLAMBATAN PADA PEKERJAAN KONSTRUKSI JALAN KABUPATEN LOMBOK TENGAH DENGAN METODE ANALISA FAKTOR Sakinah, Baiq Farida; Hasyim, M. Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.37 KB)

Abstract

Ada berbagai penyebab yang bisa menjadi faktor penyebab keterlambatankonstruksi  jalan. Pada penelitian ini, faktor tersebut dikelompokkan menjadi sepuluh, yaitu pengadaan material yang buruk, sumber daya manusia yang tidak memadai, manajemen kontrak yang kurang baik, pengadaan alat konstruksi yang tidak termanajemen, adanya permintaan perubahan atas pekerjaan yang sedang dikerjakan, masalah finansial, monitoring dan kontrol pekerjaan konstruksi yang buruk, intervensi negatif dari masyarakat, lambatnya pengambilan keputusan oleh owner, dan perubahan kondisi lapangan (cuaca, kecelakaan, dan sebagainya). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa yang paling mempengaruhi keterlambatan konstruksi jalan di Kabupaten Lombok Tengah. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode relatif indeks dan analisa faktor.Hasil analisis menunjukkan bahwa intervensi negatif masyarakat merupakan faktor yang paling mempengaruhi keterlambatan berdasarkan metode relatif indeks. Sedagkan melalui metode analisa faktor, terdapat dua kelompok faktor baru yang masing-masing terdiri dari sumber daya manusia yang tidak memadai (berupa kuantitas maupun kualitas), masalah finansial, dan manajemen kontrak yang kurang baik pada faktor pertama dan monitoring dan kontrol pekerjaan konstruksi yang buruk dan pengadaan alat konstruksi yang tidak termanajemen pada faktor kedua. Kata kunci: faktor keterlambatan konstruksi, relatif indeks, analisa faktor,
ANALISA KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA PROYEK MENGGUNAKAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) (STUDY KASUS PADA PROYEK JALAN HOTMIX DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN SUMBAWA) Pradipta, Hirzy; Unas, Saifoe El; Hasyim, M. Hamzah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (375.558 KB)

Abstract

Proyek jalan hotmix yang dilaksanakan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumbawa setiap tahunnya membutuhkan konsentrasi peralatan dan tenaga kerja yang cukup besar. Untuk menunjang Pelaksanaan proyek jalan raya ini diperlukan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja yang baik dan sesuai dengan SOP. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui penyebab kurangnya penerapan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja proyek jalan raya hotmix Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumbawa. Penilitian ini menggunakan metode FTA (Fault Tree Analysis).FTA digunakan untuk mengidentifikasi kombinasi kejadian yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan. Untuk penyelesaian FTA digunakan persamaan Boolean. Penelitian ini merupakan penelitian deekriptif dengan hasil analisa berupa data kualitatif yaitu hasil dari kuisioner. Hasil dari metode fault tree analysis terhadap hasil kuisoner adalah masih banyaknya kekurang lengkapan kriteria K3L berdasarkan modul pelatihan berdasar kompetensi sub sektor sipil, Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan Lingkungan, Kementerian Pekerajaan Umum, Edisi 2012.Faktor yang paling menentukan terhadap kurangnya kelengkapan K3-L pada proyek jalan Hotmix Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sumbawa adalah Faktor Penanganan Terhadap Kecelakaan Kerja dimana pekerja kurang menerapkan pelaksanaan Standar Operational Procedure (SOP) dalam bekerja dan kurang penerapan pelaksanaan jaminan kesehatan.   Kata kunci: Fault Tree Analysis (FTA), Kesehatan dan Keselamatan Kerja dan Lingkungan
PERBANDINGAN RENCANA ANGGARAN BIAYA RUMAH M-PANEL DENGAN RUMAH KONVENSIONAL PROYEK PEMBANGUNAN RUMAH TIPE 60/99 PONDOK PERMATA SUCI GRESIK Atsaruddin, Achmad Tharis; Negara, Kartika Puspa; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2015)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.981 KB)

Abstract

Pada umumnya rumah konvensional masih menggunakan material bata merah pada dinding, dan material beton pada kolom, balok, dan plat kantilever. Seiring berkembangnya teknologi konstruksi, maka ditemukanlah inovasi rekayasa material konvensional menggunakan material M-Panel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan rencana anggaran biaya rumah tipe 60/99 yang menggunakan material M-Panel dengan material konvensional. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian metode analisis deskriptif dengan jenis job analisis yaitu penelitian yang bukan bersifat eksperimen. Data yang diperlukan berupa gambar kerja, RAB rumah tipe 60/99, data M-Panel, dan data penunjang lainya. Dari data tersebut diolah untuk mengetahui RAB dan standar yang digunakan pada rumah M-Panel dan rumah konvensional. Sehingga dapat diketahui perbandingan biaya dari rumah konvensional dan rumah M-Panel. Standar yang digunakan pada rumah konvensional yaitu gabungan antara SNI dan analisa dari proyek. Khusus untuk material dinding M-Panel menggunakan standar M-Panel. Pada pekerjaan pondasi dan keramik material M-Panel membutuhkan biaya lebih rendah. Namun untuk pekerjaan lainya rumah M-Panel membutuhkan biaya yang lebih tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya rumah konvensional adalah sebesar Rp. 122.141.934,81, sedangkan biaya rumah M-Panel adalah sebesar Rp. 152.863.248,35. Sehingga dapat disimpulkan bahwa rumah M-Panel membutuhkan biaya yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan rumah konvensional.
Sisa Umur Bangunan Vital Pada Bangunan-Bangunan Teknik Sipil (Studi Kasus : Chimney PLTU Gresik Unit 1 Dan 2) Cahya, Indra; Hidayat, Taufik; Unas, Saifoe El; Susanti, Lilya
Rekayasa Sipil Vol 6, No 3 (2012)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (789.848 KB)

Abstract

Bangunan secara umum direncanakan dengan fungsi dan masa layan tertentu. Keduanya dapat tercapai apabila dalam proses perencanaan, pelaksanaan hingga perawatan dan pemeliharaannya telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Hal ini mengingat perawatan dan pemeliharaan berperanan penting dalam tercapainya rencana masa layan bangunan sesuai fungsinya.Dalam masa layan dapat terjadi berbagai kondisi/ kerusakan yang mengarah pada turunnya (deteriorasi) fungsi kinerja bangunan dan berdampak pada lifetime bangunan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki sisa umur bangunan pada struktur Chimney PLTU Gresik unit 1 dan 2. Selain itu juga akan dibahas mengenai faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kemampuan masa layan bangunan tersebut.Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada kondisi eksisting Chimney PLTU Gresik unit 1 dan 2, dapat diketahui bahwa sisa umur bangunan dengan kondisi eksisting adalah 10 tahun. 
Identifikasi Sisa Material Konstruksi Dalam Upaya Memenuhi Bangunan Berkelanjutan Devia, Yatnanta Padma; Unas, Saifoe El; Nariswari, W.
Rekayasa Sipil Vol 4, No 3 (2010)
Publisher : Department of Civil Engineering, Faculty of Engineering, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.874 KB)

Abstract

Sisa material konstruksi didefinisikan sebagai sesuatu yang sifatnya berlebih dari yang disyaratkan baik itu berupa hasil pekerjaan maupun material konstruksi yang tersisa/tercecer/rusak sehingga tidak dapat digunakan lagi sesuai fungsinya. Selain pengaruhnya terhadap biaya, sisa material konstruksi ini juga berdampak terhadap lingkungan. Dalam konsep pembangunan berkelanjutan untuk sustainable building, harus ada integrasi lingkungan, ekonomi dan sosial saat proses perencanaan, pelaksanaan konstruksi dan operasi pemeliharaan suatu lingkungan terbangun dimana salah satunya adalah manajemen dari sumber material dan sampah/sisa material konstruksi (construction waste). Tujuan penelitian ini adalah mengetahui jenis dan kuantitas sisa material konstruksi dominan yang timbul di proyek konstruksi dan mengkaji dampak sisa material konstruksi dominan tersebut terhadap lingkungan. Sampel penelitian adalah consumable material proyek perumahan dan hotel di kota Malang- Jawa Timur. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data adalah pengamatan lapangan, wawancara dan penyebaran kuisioner. Analisis data menggunakan analisis kuantitatif untuk mengetahui jenis dan kuantitas sisa material konstruksi yang diuji dengan metode regresi untuk mendapatkan sisa material kontruksi dominan. Selanjutnya sisa material konstruksi dominan dikaji secara deskriptif mengenai dampaknya terhadap lingkungan. Hasil yang diperoleh adalah sisa material konstruksi terbesar di proyek perumahan dan hotel di Kota Malang adalah batu bata berkisar 13,4 – 13,5 % untuk proyek perumahan dan hotel. Sisa material konstruksi batu bata murni tidak berdampak terhadap lingkungan dan termasuk material yang bisa dipakai kembali (reuse) dan didaur ulang (recycle). 
Co-Authors ., Firmansyah ., Mala A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achfas Zacoeb Achfas Zacoeb Aditha, Marchel Aditya Nurcahyo Akbar, M. Ilham Ananta Widagdo Adipranowo Anggara, Dheva Vegar Ardia Cahya Noviantari Ari Wibowo Arisandy, Rizki Arlen Harefa Atsaruddin, Achmad Tharis Aulabih, Royyan B.Putri, Iik Radevi Bagasasi, Anggun Restria Christon, Hosea Adyo Da Costa Rao, Fredy Benedictus Danang Kurniawan, Danang Danial, Achmad Deattax, Aly Ka'bah Dieng Permana, Mochamad Amin Eko Andi S Eko Andi Suryo Fakhrozy, Rizky Febriyannor, Rifqy Febryanti, Ayu Puji Gilang Remansyah, Aryasuta Akbar Haidar Tegar Prastowo Hakam, Fikri Arifuddin Hamzah Hasyim Harimurti Harimurti . Hartono, Nico Hendi Bowoputro Hermawan, Albert Pressy Iftinan Naufal Tsary Indra Cahya Indradi Wijatmiko Indrayana, Alifadri Jannah, Mega Raudhatin Jordan, Yudha Kartika Puspa N, Kartika Puspa Kartika Puspa Negara KARTIKA PUSPA NEGARA Kunaifi, Ravniar Kurniawan, Rozi Kususmaningrum, Rahayu Latuba Farma, Indira Thenisia Lilya Susanti Liya Indah Wulandari M Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim, M. Hamzah Maha Putra, I Gede Pradipta Majid, Yudhistira Abdul Miftha, M. Faridhol Mohammad Hamzah Hasyim Mohammad Raihan Hamzah Muhammad Alfian Hakim Muhammad Hamzah Hasyim Muhammada, Helmy Qathafie Mulyawati, Karima Nadiah Munawir, As'ad Munawir, As’ad Mustika, Adinda Febby Nadia Amalina Nuriyah Negara, Kartika P. Nico Hartono Nugroho, Agung Wahyu Nuridwi, Damar Buwono Oktaviana, Priska Ika P.Y, Rifky Rezha Pascoal, Emilio Pradipta, Hirzy Pragasi, Galih Windu Pramasida, Dipo Prassetiyo, Angghoro Berkah Pratama, Rendy Nugraha Pudyono . Purnamasari, Risqi Eka Puspitasari, Ratri R. Martin Simatupang, R. Martin R., Nur Fatkhiyatur Rachmadiansyah, Afanny Rahayu Kusumaningrum Rahma Dian Sya'bana Ramadhani, Vicky Reinhart Maleakhi Retno Anggraini Riyaadl, Mohammad Rizaldi Ian Indiarto Sakinah, Baiq Farida Samudra, Ferry Hanggara Sasongko, Nawang Aji Sekar Pratiwi Simorangkir, Juan Septiano Soni Lutfi Ardiansyah Sugiarto, Amalia Rizka Sukamto, Aulia Qur’anna Suryono, Devi Susilo, Joko Syarief, Mohammad Rizal Tarigan, Andrian Lokapiga Tri Rangga Yuda S Ulhaq, M. Luthfi Dhiya’ W. Nariswari Wahyudi Rahmat Widiarsa Widiarsa Widjatmoko, Indradi Wijoyo, Agung Nira Wisnumurti Yatnanta Padma Devia Zetta Rasullia Kamandang Zulfa, Irbah Mahdiah