Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KONTRAK DAN NILAI KLAIM PADA SUB-PAKET PEKERJAAN STRUKTUR (Studi Kasus: Proyek Ciputra World Apartment and SOHO) R., Nur Fatkhiyatur; Unas, Saifoe El; Zacoeb, Achfas
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.864 KB)

Abstract

Permasalahan yang terjadi pada Proyek Ciputra World Apartment and SOHO menimbulkan klaim bagi pihak kontraktor. Oleh sebab itu, dilakukan analisis terhadap dokumen kontrak proyek untuk mengetahui proses klaim yang terjadi dengan menggunakan acuan gambar proyek dan mengetahui nilai klaim yang diperoleh. Jenis perubahan pekerjaan atau pekerjaan variasi yang dapat diajukan sebagai klaim adalah perubahan tipe balok, perubahan tipe plat, penambahan parapet, penambahan tangga, penambahan balok, dan pengurangan balok. Mekanisme perubahan pekerjaan terdapat dalam ketentuan pada pasal 16 dokumen kontrak proyek. Ketentuan yang digunakan sebagai dasar acuan pengajuan klaim tidak tercantum pada kontrak. Pengajuan klaim dilakukan dengan mengidentifikasi setiap perbedaan yang terjadi antara for tender drawing dan as builtdrawing. Kemudian menghitung volume dari gambar yang telah diidentifikasi dan menghitung Variation Order (VO). Kemudian mengajukan VO kepada pihak owner. Total keseluruhan nilai klaim pada VO adalah Rp.612.786.403. Nilai dari total keseluruhan tidak semua akan diperoleh oleh pihak kontraktor, karena masih ada revisi perhitungan pada saat diskusi bersama yang dilakukan oleh pihak kontraktor yang menghitung VO dan pihak owner. Kata kunci: kontrak, klaim, perubahan pekerjaan, kontrak proyek, gambar proyek
ANALISIS FAKTOR PENYEBAB TERJADINYA PERUBAHAN PADA KONTRAK LUMP SUM (Studi Kasus: Proyek Apartment And Soho Ciputra World) Puspitasari, Ratri; Wijatmiko, Indradi; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (593.134 KB)

Abstract

Didalam suatu kontak yang digunakan dalam pelaksanaan proyek konstruksi tidak jarang ditemukan adanya perubahan-perubahan didalam kontrak. Perubahan tersebut dapat disebabkan oleh banyak faktor. Melalui analisis faktor dapat diketahui faktor apa saja yang paling berpengaruh terhadap perubahan kontrak didalam proyek Apartment And Soho Ciputra World. Analisis faktor ini menggunakan bantuan SPSS dalam pengerjaannya. Sebelum melakukan analisis faktor, data dilakukan uji validitas, reliabilitas, relatif indeks, dan uji korelasi. Dari analisis faktor akan didapatkan faktor baru yang terbentuk dan faktor apa saja yang berpengaruh dalam terjadinya perubahan pada kontrak. Variabel yang digunakan dalam analisis faktor diambil nilai RI ≥ 0,75. Dari analisis faktor yang telah dilakukan didapat kan satu kelompok faktor yang terbentuk. Faktor tersebut terbentuk dari tiga variabel yaitu perubahan desain, perubahan spesifikasi, kesalahan desain dan kerusakan akibat kelalaian dari pihak ketiga. Kata kunci: Analisis Faktor, Kontrak, Perubahan Kontrak, Korelasi
ANALISIS RISIKO PENGGUNAAN ANALISA HARGA SATUAN PEKERJAAN BETON BERTULANG YANG SAMA UNTUK ELEMEN BANGUNAN YANG BERBEDA Suryono, Devi; Unas, Saifoe El; Suryo, Eko Andi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 3 (2016)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (996.52 KB)

Abstract

Risiko adalah suatu ketidak pastian yang memberikan dampak positif dan negatif dalam proyek. Proyek X yang terletak pada salah satu tempat di Kota Batu, Jawa Timur, Indonesia. Proyek X menggunakan AHSP yang sederhadan pada kontrak (tidak melakukan Break down sesuai jenis dan variasi dimensi beton bertulang). Proyek X sudah memiliki gambar detail yang lengkap dan spesifikasi yang jelas, maka sesuai dengan SNI-7394:2008 harus dianalisis melalui breakdown setiap elemen beton bertulang. Maka dilakukan penelitian untuk mengetahui selisih biaya total proyek jika dihitung dengan Break Down sesuai SNI-7394:2008 pasal 5.2e, mencari faktor signifikan risiko serta respon risiko dan mencari metode yang tepat untuk menghitung AHSP beton bertulang pada proyek X. Metode yang digunakan adalah analisa AHSP dengan SNI-7394:2008, pengolahan manajemen risiko dengan Severity Index dan Risk Matrix Probability and Impact, dan pengambilan data primer dengan Kuesioner. Responden adalah Owner, Kontraktor dan Pengawas. Hasil penelitian terdapat selisih biaya Rp. 3.767.486.562,80- dan faktor risiko dalam proyek serta tindakanya adalah Faktor Biaya dan Data dilakukan tindakan Dihindari (Risk Avoidace), faktor Waktu dilakukan tindakan Diterima (risk Retaining), dan penggunaan AHSP yang cocok dalam Proyek X adalah dengan melakukan BreakDown sesuai dengan SNI-7394:2008 pasal 5.2.e. Kata Kunci : Analisis Risiko, AHSP Beton Bertulang, Signifikan Risiko, Kuesioner, Severity index and Risk Matrix.
ANALISIS RISIKO DARI PENGGUNAAN KURVA-S DALAM MONITORING PROYEK GEDUNG-X DI KOTA BATU Sugiarto, Amalia Rizka; Hasyim, M Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.067 KB)

Abstract

Proyek pembangunan Gedung X di Kota Batu yang terdiri dari 7 bangunan dengan luas total 4,2 Hektar, namun dalam proses monitoring pekerjaan hanya mengacu pada Kurva S,maka tidak dapat diketahui seberapa besar dampak dari perubahan suatu pekerjaan terhadap total durasi pekerjaan.Sehingga pada penelitian kali ini dilakukan Analisis Risiko dari Penggunaan Kurva-S dalam Monitoring Proyek Gedung-X di Kota Batu. Metode yang digunakan adalah identifikasi risiko berdasarkan data  Shop Drawing, Kurva S dan Laporan Progress Mingguan (LPM), selain itu sebagai dasar dari identifikasi risiko dan penyusunan lembar kuesioner dilakukan proses tracking dengan Ms.Project serta penyebaran Kuesioner. Risiko yang signifikan terhadap proses penyusunan Kurva S adalah estimasi durasi yang kurang tepat , hubungan antar pekerjaan yang tidak logis dan tidak dilakukan penyusunan jadwal dengan software (Ms. Project,dll). Sedangkan risiko yang signifikan terhadap proses monitoringyaitu deviasi waktu (+)/(-) tidak berpengaruh terhadap total jangka waktu perencanaan dan adanya ketidak sesuaian perhitungan progress pekerjaan.Repon risiko yang signifikan pada proyek Pembangunan Gedung X ini diharap dapat dikurangi dan dihindari, dengan melakukan pengecekan ulang terhadap data-data yang terkait dengan proses monitoring, selain itu diperlukan penjadwalan menggunakan Ms. Projectdiawal pekerjaan, sehingga mempermudah untuk melakukan monitoring proyek dengan cara tracking. Kata Kunci : Ms.Project, Tracking, Kuesioner, Analisis Risiko, Severity Index, Risk Matrix, Signifikan Risiko dan Respon Risiko
ANALISIS MULTIPLE RESOURCE LEVELING MENGGUNAKAN METODE MODIFIED MINIMUM MOMENT PADA PEMBANGUNAN PABRIK PAKAN TERNAK KOPERASI AGRO NIAGA JABUNG Mulyawati, Karima Nadiah; Unas, Saifoe El; Hasyim, M. Hamzah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.208 KB)

Abstract

Optimalisasi alokasi sumber daya dilakukan guna mengurangi terjadinya fluktuasi sumberdaya yang berlebih. Kebutuhan akan sumberdaya disesuaikan dengan jenis aktivitas yang akan dikerjakan. Pada penelitian ini diambil dua jenis sumberdaya yang pada umumnya memiliki pengalokasian terbesar yaitu tukang batu dan pekerja. Pengalokasian sumberdaya dapat dilakukan dengan cara pemerataan sumberdaya. Pemerataan terhadap salah satu sumberdaya akan berpengaruh pada jenis sumber daya yang lain. Untuk mengetahui hasil pemerataan pada masing-masing jenis sumber daya dapat dilakukan dengan cara pemerataan terhadap tukang batu, pekerja, dan secara kombinasi. Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode Modified Minimum Moment dimana alokasi sumberdaya ditentukan dengan menghitung nilai pergeseran suatu aktivitas atau nilai IF (Improvement Factor). Guna memudahkan analisis digunakan software Microsoft Project 2007 sebagai alat bantu penjadwalan. Analisis dilakukan pada pembangunan gedung kantor Pabrik Pakan Ternak Koperasi Agro Niaga Jabung. Hasil dari analisis dan hasil leveling yang dilakukan baik terhadap tukang batu, pekerja, maupun kombinasi didapatkan penurunan jumlah maksimum pada sumberdaya tukangbatu. Semula jumlah maksimum yang dibutuhkan sebanyak 9 orang tukang batu, namun setelah dilakukan leveling jumlah maksimum tukang batu turun menjadi 7 orang. Sedangkan untuk pekerja tidak mengalami penurunan jumlah maksimum. Jumlah maksimum yang dibutuhkan untuk pekerja sebanyak 12 orang. Dengan demikian leveling terhadap tukang batu memiliki hasil yang lebih baik dari ketiga metode perhitungan yang lain. Kata kunci: pemerataan, sumberdaya, Metode Modified Minimum Momen
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DENGAN METODE HAZARD ANALYSIS DAN CONSEQUENCE – LIKELIHOOD ANALYSIS (Studi Kasus pada Proyek Pembangunan Gedung Baru Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya) Danial, Achmad; Hasyim, M. Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1009.868 KB)

Abstract

Semua proyek konstruksi pasti memiliki risiko. Risiko tersebut salah satunya adalah risiko terjadinya kecelakaan. Masalah Keselamatan dan  Kesehatan Kerja (K3) saat ini masih belum menjadi perhatian utama. Hal itu dapat dilihat dari angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi tertinggi dibanding dengan kecelakaan kerja di bidang lainnya. Hasil akhir dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pekerjaan yang berisiko menimbulkan bahaya pada Proyek Pembangunan Gedung baru Fakultas Ilmu Admistrasi Universitas Brawijaya kemudian menilai tingkat risiko secara umum dan menentukan pengendalian risiko yang tepat pada proyek tersebut. Risiko yang terjadi dinilai dengan menggunakan metode Consequence-Likelihood Analysis (CLA). Keluaran dari pengolahan dengan menggunakan metode CLA akan diketahui tingkat risiko secara umum pada proyek Pembangunan Gedung Baru Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya. Langkah terakhir dari penelitian ini yaitu menentukan pengendalian dan respon risiko dengan menggunakan metode Hazard Analysis dengan berdasarkan hasil kuisioner dan wawancara terhadap pengawas ataupun tenaga ahli pada proyek tersebut. Kata kunci: Risiko,Keselamatan dan Kesehatan Kerja(k3), Consequence-Likelihood Analysis (CLA), Hazard Analysis, Pengendalian risiko
KURVA BELAJAR UNTUK PEMASANGAN DINDING PARTISI PADA PEMBANGUNAN GEDUNG SENTRAL FAKULTAS PERTANIAN TAHAP III UB MALANG Susilo, Joko; Unas, Saifoe El; Wijatmiko, Indradi
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.516 KB)

Abstract

Dalam pekerjaan konstruksi, pekerja atau tukang akan sering melakukan pekerjaan yang sama (typical) secara berulang. Sesuai teori kurva belajar, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan akan semakin berkurang. Waktu pemasangan dinding partisi pada siklus ke-n akan diprediksi menggunakan kurva belajar (learning curve) model Wright dan De Jong.Sampel dalam penelitian ini adalah waktu pemasangan dinding partisi pada proyek pembangunan gedung sentral fakultas pertanian UB Malang.Didapatkan nilai prediksi waktu pekerjaan yang pertama (T1) sebesar 16.346 menitdan nilai slope (b) sebesar -0.2097 untuk membuat kurva model Wright. Dengan nilai T1 dan b yang sama, pada model De Jong dilakukan perhitungan koefisien inkompresibilitas (M), dalam penelitian ini bernilai 0.3429. Persamaan learning curve model Wright yaitutn = 16.346.n-0.2097.Sedangkan, persamaan learning curve model De Jong yaitu tn = 16.346[0.3429+(1-0.3429).n-0.2097. Dengan kedua persamaan ini, dibandingkan prediksi waktu dan produktifitas pada siklus ke-9 sampai ke-11 antara model Wright dan De Jong dengan yang sesungguhnya. Prediksi waktu dan produktifitas model Wright lebih akurat jika dibanding model De Jong. Kurva belajar model Wright cenderung lebih curam.Persamaan model De Jong menambahkan koefisien M, yaitu rasio pekerjaan mesin. Sehingga waktu yang diprediksi akan lebih cenderung konstan akibat pekerjaan otomatisasi oleh mesin.   Kata kunci : Produktifitas, Kurva Belajar, Dinding Partisi
ANALISIS PRODUKTIVITAS JUMLAH TENAGA KERJA PADA PEKERJAAN PLESTERAN DINDING DENGAN METODE WORK STUDY Pascoal, Emilio; ., Harimurti; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (700.451 KB)

Abstract

Pekerjaan plesteran adalah salah satu item pekerjaan yang memerlukan banyak bahan campuran serta area luas sehingga dibutuhkan pekerja yang produktif. Pada penelitian ini dilakukan perbandingan oleh standar yang telah ditentukan pada Permen PU 2013 dengan beberapa komposisi jumlah tenaga kerja menggunakan metode work study. Objek penelitian berupa dinding pagar pembatas seluas 200m2. Kelompok kerja yang diamati sebanyak 3 kelompok dengan masing-masing komposisi 1 tukang dan 1 helper, 1 tukang dan 2 helper serta 1 tukang dan 3 helper. Pengamatan dilakukan dengan mencatat waktu kerja masing-masing kelompok kerja dalam menyelesaikan 1m2 pasangan plesteran dinding dengan komposisi campuran 1PC:4PP. Kelompok kerja dengan komposisi tukang:helper 1:2 merupakan kelompok kerja yang paling optimal dengan nilai produktivitas 4,26m2/jam sedangkan produktivitas menurut standar Permen PU 2013 hanya 1,33m2/jam. Menurut standar Permen PU 2013 biaya pekerjaan per 1m2 plesteran dinding sebesar Rp. 71,746 sedangkan di lapangan kelompok kerja komposisi 1:2 memerlukan biaya Rp. 30,274 sehingga dapat dilakukan penghematan sebesar Rp. 41,472/m2. Kata kunci : plesteran dinding, kelompok kerja, produktivitas, Permen PU 2013
ANALISIS ESKALASI BIAYA (PENYESUAIAN HARGA) PADA KONTRAK MULTI YEARS (STUDI KASUS : PROYEK PEMBANGUNAN JEMBATAN KELINJAU II KABUPATEN KUTAI TIMUR KALIMANTAN TIMUR) Riyaadl, Mohammad; Hasyim, M. Hamzah; Unas, Saifoe El
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.158 KB)

Abstract

Penyesuaian harga adalah salah satu resiko dari proyek kontrak multi years. Proyek Pembangunan Jembatan Kelinjau II Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur, dan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai eskalasi tersebut serta aplikasi pembayaran nilai eskalasi tersebut sesuai ketentuan kontrak dan pelaksanaan di lapangan.. Penelitian ini menganalisis penyesuaian harga sesuai dengan dokumen kontrak yang dihitung terhadap volume pekerjaan bulan September 2015 hingga Maret 2016. Analisis nilai eskalasi pada Proyek Jembatan Kelinjau II menghasilkan nilai penyesuaian harga sebesar 1,49 % dari nilai kontrak awal. Besar nilai eskalasi tersebut dipengaruhi oleh kenaikan upah tenaga kerja, harga material, dan perpanjangan masa pelaksanaan proyek. Adapun perbedaan cara pembayaran klaim eskalasi, menurut kontrak pembayaran dilakukan saat pembayaran progress bulanan dengan harga sudah ter-eskalasi dan pelaksanaan di lapangan pembayaran klaim adalah selisih nilai kontrak dan nilai eskalasi kontrak yang dibayarkan setelah 95% pembayaran nilai kontrak. Kata Kunci: Eskalasi, Kontrak, Perpres Nomor 70 Tahun 2012, Indeks Harga BPS, Proyek Jembatan Kelinjau II.
ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) MELALUI PENDEKATAN HIRADC DAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS PADA STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN MENARA X DI JAKARTA Jannah, Mega Raudhatin; Unas, Saifoe El; Hasyim, M. Hamzah
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.383 KB)

Abstract

Kegiatan konstruksi merupakan unsur penting dalam pembangunan. Namun, kegiatan konstruksi memiliki risiko yang tinggi, salah satunya yaitu pada aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Pengendalian secara umum dilaksanakan dengan manajemen risiko meliputi analisis risiko serta perencanaan upaya pengendalian risiko. Oleh karena itu, dilakukan penelitian ini dengan tujuan mengetahui jenis dan tingkat risiko pada kegiatan konstruksi Proyek Gedung X, pengendalian risiko serta penerapan metode pengendalian dilapangan. Pada penelitian ini diketahui risiko berdasarkan pendekatan Hazard Identification, Risk Assesment, and Determining Control (HIRADC) dan metode Job Safety Analysis. Identifikasi risiko dilakukan berdasarkan dokumen proyek. Setelah itu risiko tersebut dinilai tingkat kemungkinan dan dampaknya, yang kemudian dilakukan penilaian level risiko. Identifikasi lanjut pada pekerjaan yang berisiko tinggi dengan metode JSA. Tahap terakhir pada penelitian ini adalah mengetahui metode pengendalian risiko, dan diamati penerapannya dilapangan melalui pengamatan pada pekerja. Hasil identifikasi risiko dan penilaian dengan matriks risiko dari 5 pekerjaan yang diamati di proyek X adalah 2 pekerjaan dengan level risiko rendah yaitu pekerjaan bata ringan dan dinding lapis plester, 1 pekerjaan dengan level risiko sedang yaitu pekerjaan dinding partisi gypsum, dan 2 pekerjaan dengan level risiko tinggi yaitu pekerjaan tangga dan pemasangan kaca. Dari dua pekerjaan dengan risiko tinggi tersebut terdapat 2 kemungkinan risiko ekstrim yang dapat terjadi pada 10 tahapan pekerjaan. Dan penerapannya di lapangan tergolong cukup baik untuk proyek secara umum dan masih kurang untuk tiap-tiap pekerja. Kata kunci: Risiko, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Hazard Identification, Risk Assesment, and Determining Control (HIRADC), Job Safety Analysis (JSA).
Co-Authors ., Firmansyah ., Mala A.A. Ketut Agung Cahyawan W Achfas Zacoeb Achfas Zacoeb Aditha, Marchel Aditya Nurcahyo Akbar, M. Ilham Ananta Widagdo Adipranowo Anggara, Dheva Vegar Ardia Cahya Noviantari Ari Wibowo Arisandy, Rizki Arlen Harefa Atsaruddin, Achmad Tharis Aulabih, Royyan B.Putri, Iik Radevi Bagasasi, Anggun Restria Christon, Hosea Adyo Da Costa Rao, Fredy Benedictus Danang Kurniawan, Danang Danial, Achmad Deattax, Aly Ka'bah Dieng Permana, Mochamad Amin Eko Andi S Eko Andi Suryo Fakhrozy, Rizky Febriyannor, Rifqy Febryanti, Ayu Puji Gilang Remansyah, Aryasuta Akbar Haidar Tegar Prastowo Hakam, Fikri Arifuddin Hamzah Hasyim Harimurti Harimurti . Hartono, Nico Hendi Bowoputro Hermawan, Albert Pressy Iftinan Naufal Tsary Indra Cahya Indradi Wijatmiko Indrayana, Alifadri Jannah, Mega Raudhatin Jordan, Yudha Kartika Puspa N, Kartika Puspa Kartika Puspa Negara KARTIKA PUSPA NEGARA Kunaifi, Ravniar Kurniawan, Rozi Kususmaningrum, Rahayu Latuba Farma, Indira Thenisia Lilya Susanti Liya Indah Wulandari M Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim M. Hamzah Hasyim, M. Hamzah Maha Putra, I Gede Pradipta Majid, Yudhistira Abdul Miftha, M. Faridhol Mohammad Hamzah Hasyim Mohammad Raihan Hamzah Muhammad Alfian Hakim Muhammad Hamzah Hasyim Muhammada, Helmy Qathafie Mulyawati, Karima Nadiah Munawir, As'ad Munawir, As’ad Mustika, Adinda Febby Nadia Amalina Nuriyah Negara, Kartika P. Nico Hartono Nugroho, Agung Wahyu Nuridwi, Damar Buwono Oktaviana, Priska Ika P.Y, Rifky Rezha Pascoal, Emilio Pradipta, Hirzy Pragasi, Galih Windu Pramasida, Dipo Prassetiyo, Angghoro Berkah Pratama, Rendy Nugraha Pudyono . Purnamasari, Risqi Eka Puspitasari, Ratri R. Martin Simatupang, R. Martin R., Nur Fatkhiyatur Rachmadiansyah, Afanny Rahayu Kusumaningrum Rahma Dian Sya'bana Ramadhani, Vicky Reinhart Maleakhi Retno Anggraini Riyaadl, Mohammad Rizaldi Ian Indiarto Sakinah, Baiq Farida Samudra, Ferry Hanggara Sasongko, Nawang Aji Sekar Pratiwi Simorangkir, Juan Septiano Soni Lutfi Ardiansyah Sugiarto, Amalia Rizka Sukamto, Aulia Qur’anna Suryono, Devi Susilo, Joko Syarief, Mohammad Rizal Tarigan, Andrian Lokapiga Tri Rangga Yuda S Ulhaq, M. Luthfi Dhiya’ W. Nariswari Wahyudi Rahmat Widiarsa Widiarsa Widjatmoko, Indradi Wijoyo, Agung Nira Wisnumurti Yatnanta Padma Devia Zetta Rasullia Kamandang Zulfa, Irbah Mahdiah