Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PEMBANGUNAN CIVIC RESPONSIBILITY PESERTA DIDIK MELALUI PROGRAM HABITUASI TAUSIAH DI SMK NEGERI 4 BANDUNG Fadhilah, Muhamad Tegar; Cahyono, Cahyono; Dadang Mulyana
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v5i12.5122

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui begaimana implementasi habituasi tausiah dalam perannya membangun karakter tanggung jawab kewarganegaraan para peserta didik. Dengan pendekatan kualitatif dan metode penelitian yang di pakai adalah fenomenologi. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat sekolah di SMK Negeri 4 Kota Bandung. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Proses Penyusunan Program Habituasi Tausiah dalam membangun Civic Responsibility Kepada Peserta Didik berhasil dilakukan secara bertahap. (2) Jenis dan Implementasi Habituasi Tausiah dalam membangun Civic Responsibility Kepada Peserta Didik yang terdiri dari lima jenis program yang terdiri dari sholawatan dan pengkondisian, pembacaan Asmaul Husna, pelaksanaan Sholat Duha, tadarus Al-Quran, dan tausiah, Program ini mencapai pembangunan karakter yang diinginkan melalui berbagai mekanisme yang terintegrasi dengan baik. (3) Hambatan dalam Mengimplementasikan Habituasi Tausiah dalam Membangun Civic Responsibility Peserta Didik, Bahwa hambatan, baik dalam pembelajaran maupun dalam komunikasi, merupakan hal yang umum terjadi dan memiliki potensi untuk mengganggu efektivitas proses tersebut. Dalam pembelajaran, hambatan dapat berasal dari faktor internal seperti kurangnya dorongan atau kesadaran peserta didik, serta dari faktor eksternal seperti cuaca buruk yang mempengaruhi pelaksanaan kegiatan. (4) Upaya dalam Mengatasi hambatan Habituasi Tausiah dalam Membangun Civic Responsibility Peserta Didik, Upaya tersebut mencakup langkah-langkah internal dan eksternal yang ditujukan untuk meningkatkan efektivitas program tersebut. Kata Kunci : implementasi, karakter, tanggung jawab, kewarganegaraan, habituasi ABSTRACT Development of Civic Responsibility of Students Through the Tausiah Habituation Program at State Vocational School 4 Bandung. Aims to understand how the implementation of tausiah habituation contributes to building the character of civic responsibility among students. Employing a qualitative approach with phenomenological research methodology, the subjects of this study are the school community at State Vocational High School 4 in Bandung City. The findings of this research indicate that: (1) The Process of Developing the Tausiah Habituation Program in building Civic Responsibility towards Students has been successfully conducted gradually. (2) The Types and Implementation of Tausiah Habituation in building Civic Responsibility towards Students, consisting of five types of programs including sholawatan and conditioning, reading Asmaul Husna, performing Sholat Duha, reciting Al-Quran, and tausiah, have achieved the desired character development through various well-integrated mechanisms. (3) Challenges in Implementing Tausiah Habituation in Building Civic Responsibility of Students: Challenges, both in learning and communication, are common and have the potential to disrupt the effectiveness of the process. In learning, challenges may arise from internal factors such as lack of motivation or awareness among students, as well as external factors such as adverse weather affecting the implementation of activities. (4) Efforts to Overcome Challenges in Tausiah Habituation in Building Civic Responsibility of Students: These efforts include internal and external measures aimed at enhancing the effectiveness of the program. Keywords: civic responsibility, habituation, Implemention
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA EVALUASI KAHOOT TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN Giffari, Ihsan; Cahyono, Cahyono; Mulyana, Dadang
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v6i8.5965

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji hubungan sebab-akibat dari penggunaan media evaluasi Kahoot terhadap hasil belajar peserta didik di SMA Negeri 1 Ciparay dengan populasi kelas X dan sampel kelas X-3 sebagai kelompok kelas eksperimen dan kelas X-4 sebagai kelompok kelas kontrol.Masalah yang diteliti yaitu hasil belajar peserta didik dengan menggunakan media evaluasi berbasis teknologi digital kuis Kahoot. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa adanya pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar peserta didik pada kelompok kelas eksperimen dengan kelompok kelas kontrol. Pengaruh penggunaan media evaluasi Kahoot di SMA Negeri 1 Ciparay menunjukkan kualifikasi yang baik dengan nilai diatas 3,00 hal ini berdasarkan rata-rata nilai skor jawaban responden yang artinya peserta didik secara umum menyukai aplikasi Kahoot, karena peserta didik dapat lebih aktif dan menumbuhkan semangat belajar yang dapat meningkatkan hasil belajar. The purpose of this study was to examine the causal relationship of the use of Kahoot evaluation media on student learning outcomes at SMA Negeri 1 Ciparay with a population of class X and a sample of class X-3 as the experimental class group and class X-4 as the control class group. The problem studied was student learning outcomes using digital technology-based evaluation media, the Kahoot quiz. The results of the study showed that there was a significant influence on student learning outcomes in the experimental class group with the control class group. The effect of using Kahoot evaluation media at SMA Negeri 1 Ciparay showed good qualifications with a value above 3.00, this is based on the average score of respondents' answers, which means that students generally like the Kahoot application, because students can be more active and foster a spirit of learning that can improve learning outcomes.
Pengaruh Model Self Directed Learning Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila (Quasi Eksperimen di SMA BPPI Baleendah) Nurholifah, Diva; Mulyana, Dadang; Cahyono, Cahyono
Jurnal Pendidikan West Science Vol 2 No 03 (2024): Jurnal Pendidikan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpdws.v2i03.1330

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana hasil belajar siswa dipengaruhi oleh pendekatan pembelajaran mandiri. Tiga rumusan masalah yang menjadi dasar penelitian ini: Penelitian ini didasarkan atas tiga rumusan masalah yaitu 1) Apakah terdapat perbedaan yang signifikan dalam pencapaian hasil belajar peserta didik yang mengikuti mata pelajaran Pendidikan Pancasila yang menggunakan metode Self-Directed Learning dengan yang tidak mengikutinya? 2) Bagaimana efektivitas model pembelajaran ini dalam meningkatkan hasil belajar? 3) Sejauh mana tanggapan peserta didik setelah mengikuti pembelajaran Pendidikan Pancasila dengan menggunakan model Self-Directed Learning? Pendekatan yang digunakan untuk menjawab permasalahan tersebut adalah pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Data-data diperoleh melalui kuesioner dan tes dan teknik analisis pengujian data menggunakan SPSS versi 26.0 Peneliti mengungkap bahwa 1) Hasil analisis peneliti menunjukkan adanya perbedaan yang cukup signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa mata kuliah Pendidikan Pancasila. 2) Paradigma belajar mandiri berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar mahasiswa. 3) Mahasiswa merespon dengan baik pendekatan pembelajaran yang diberikan karena dapat meningkatkan tujuan pembelajaran dan menumbuhkan kreativitas mahasiswa yang lebih besar. Meningkatnya hasil belajar peserta didik bukan semata-mata langsung meningkat, karena hal tersebut disebabkan oleh rencana pembelajaran yang dibuat oleh peserta didik sehingga peserta didik mengetahui apa yang dibutuhkan oleh peserta didik tersebut.
ANALISIS TINGKAT LITERASI POLITIK TERHADAP INFORMASI KAMPANYE POLITIK PASCA PEMILU 2024 Putra, Defna Nobirianto; Cahyono, Cahyono; Kania, Delila
Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan Vol. 10 No. 10 (2025): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3783/causa.v10i10.11165

Abstract

The year 2024 is a political year for the Indonesian people, because the second very important simultaneous general election (election) has taken place. The main focus will be on the simultaneous election to elect the President, Vice President, and members of the DPR, DPD, and DPRD, which was held on February 14, 2024. The important role of the 2024 election cannot be separated from the key role of political literacy itself, because political literacy provides space for democracy, so that people's understanding of political literacy can be achieved. Through political campaign information, voters, especially among young people such as students, make it easier to get to know their prospective leaders through various media. The purpose of this study is to determine the knowledge of political literacy, obstacles and efforts of students in finding information on the 2024 election political campaign. This research approach uses a qualitative research approach with a descriptive research method. Data collection is obtained through observation, interviews, and documentation. In this study, the subjects of the study were PPKn FKIP Pasundan University students. The results of the study show: 1) PPKn students know and understand the information on the 2024 election political campaign. This is proven by evidence of student participation in exercising their voting rights in the 2024 election and also participating in a series of election participant campaigns. 2) The obstacles faced by PPKn students in finding information on the political campaign are the emergence of negative campaign information such as false information (hoaxes), hate speech, which can worsen the political atmosphere in Indonesia. 3) PPKn students' efforts to overcome obstacles in obtaining information on the 2024 election political campaign are by conducting massive socialization regarding the election campaign to voters. In addition, there also needs to be socialization to students through discussions or seminars conducted by lecturers or academics, so that students' political literacy regarding political campaign information can be understood properly. Tahun 2024 adalah tahun politik oleh masyarakat Indonesia, karena dimana telah berlangsung pemilihan umum (pemilu) secara serentak kedua yang sangat penting. Fokus utama akan tertuju pada pemilu serentak untuk memilih Presiden, Wakil Presiden, serta anggota DPR, DPD, dan DPRD, yang telah dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024. Peran penting pemilu 2024 tidak bisa lepas dari peran kunci dari literasi politik itu sendiri, karena literasi politik memberikan ruang gerak demokrasi, agar pemahaman masyarakat akan literasi politik dapat tercapai. Melalui informasi kampanye politik, para pemilih khususnya di kalangan muda seperti mahasiswa, memberikan kemudahan dalam mengenal calon pemimpinnya melalui berbagai media. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengetahuan literasi politik, kendala dan upaya mahasiswa dalam mencari informasi kampanye politik pemilu 2024. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini yang menjadi subjek penelitian adalah mahasiswa PPKn FKIP Universitas Pasundan. Hasil penelitian menunjukan: 1) Mahasiswa PPKn mengetahui dan memahami informasi kampanye politik pemilu 2024. Hal ini dibuktikan dengan adanya bukti partisipasi mahasiswa dalam menggunakan hak pilihnya pada pemilu 2024 dan juga mengikuti rangkaian kampanye peserta pemilu. 2) Kendala Mahasiswa PPKn dalam mencari informasi kampanye politik tersebut, ialah adanya informasi kampanye negatif yang muncul seperti informasi palsu (hoaks), ujaran kebencian, yang dapat memperkeruh suasana politik di Indonesia. 3) Upaya mahasiswa PPKn dalam mengatasi kendala dalam memperoleh informasi kampanye politik pemilu 2024, dengan melakukan sosialisasi mengenai kampanye pemilu kepada pemilih secara masif. Selain itu, perlu adanya juga sosialisasi kepada mahasiswa melalui diskusi atau seminar yang dilakukan oleh dosen atau civitas akademika, agar literasi politik mahasiswa mengenai informasi kampanye politik dapat dipahami secara baik.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP ORIENTASI POLITIK PEMILIH PEMULA PESERTA DIDIK PADA PEMILU TAHUN 2024 Hunaenda, Annas Fajri Bil Husna; Cahyono, Cahyono; Kania, Delila
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 6 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i6.11450

Abstract

This study aims to examine the influence of social media on the political orientation of first-time voters, specifically 12th-grade students at SMA Negeri 7 Tasikmalaya, ahead of the 2024 General Election. The development of technology and the internet has introduced social media as a primary platform for obtaining political information, replacing traditional media. Among students, social media not only serves as a source of information but also shapes their political consumption patterns. However, the influence of social media can be both positive and negative, such as excessive dependence that disrupts academic focus and the spread of inaccurate information that may affect political decisions. This study employs a quantitative approach with a survey method to explore the extent to which social media impacts the political orientation of first-time voters by collecting data through questionnaires distributed to a selected sample. The results indicate that social media has a significant impact on students' political orientation, particularly in terms of political knowledge, attitudes, and political participation. However, there is an imbalance in political understanding among students, caused by a lack of understanding of political party programs and limited discussions based on data. Therefore, more effective political education and better digital literacy are necessary to ensure that students can critically analyze political information and make informed decisions. This study recommends strengthening political literacy in schools to shape informed, critical, and responsible voters in the democratic process. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh media sosial terhadap orientasi politik pemilih pemula, khususnya siswa kelas 12 SMA Negeri 7 Tasikmalaya, menjelang Pemilu 2024. Perkembangan teknologi dan internet telah memperkenalkan media sosial sebagai platform utama untuk memperoleh informasi politik, menggantikan media tradisional. Di kalangan siswa, media sosial tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi tetapi juga membentuk pola konsumsi politik mereka. Namun, pengaruh media sosial dapat bersifat positif maupun negatif, seperti ketergantungan yang berlebihan yang mengganggu fokus akademik dan penyebaran informasi yang tidak akurat yang dapat mempengaruhi keputusan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei untuk mengeksplorasi sejauh mana media sosial mempengaruhi orientasi politik pemilih pemula dengan mengumpulkan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada sampel yang dipilih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh signifikan terhadap orientasi politik siswa, terutama dalam hal pengetahuan politik, sikap, dan partisipasi politik. Namun, terdapat ketidakseimbangan pemahaman politik di kalangan siswa, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap program partai politik dan terbatasnya diskusi yang berbasis data. Oleh karena itu, pendidikan politik yang lebih efektif dan literasi digital yang lebih baik diperlukan untuk memastikan siswa dapat menganalisis informasi politik secara kritis dan membuat keputusan yang tepat. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi politik di sekolah untuk membentuk pemilih yang terinformasi, kritis, dan bertanggung jawab dalam proses demokrasi.
EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL TIKTOK SEBAGAI ALAT KAMPANYE PARTAI POLITIK Hamman Satyagraha, Muhamad; Mulyana, Dadang; Cahyono, Cahyono
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 7 No. 9 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v7i9.11939

Abstract

Abstract This study is entitled The Effectiveness of TikTok Media Social as a Political Party Campaign Tool (Case Study of Ciborelang Village, Jatiwangi District, Majalengka Regency). This study aims to determine the effectiveness of the role of TikTok social media as a political campaign tool in Ciborelang Village, Jatiwangi District, Majalengka Regency. With a qualitative approach and the method used is a case study. The subjects in this study were the related parties in Ciborelang Village, Jatiwangi District, Majalengka Regency. The results of this study indicate that: (1) Political party campaign content to gain public attention in an effort to win the general election contest is a way for political parties to utilize social media such as TikTok in conveying information related to the vision, mission, and work programs of their cadres through content such as short videos, podcasts, and recordings of socializations that are packaged creatively to make them more interesting and easy to digest; (2) TikTok social media has a role and function as a tool to convey visions, missions, and work programs digitally and this also allows messages to be conveyed quickly and efficiently thanks to features such as For You Page (FYP); (3) The effectiveness of TikTok social media as a political party campaign tool is an assessment of TikTok social media itself regarding how important and impactful digital media is in efforts to win political candidates (in this case political party cadres) in general election contests, especially in Majalengka Regency. Keywords: Effectiveness, TikTok Media Social, Political Campaign. Abstrak Penelitian ini berjudul Efektivitas Media Sosial TikTok Sebagai Alat Kampanye Partai Politik (Studi Kasus Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas peran media sosial TikTok sebagai alat kampanye politik di Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Dengan pendekatan kualitatif dan metode yang digunakan yaitu studi kasus. Subjek dalam penelitian ini yaitu pihak-pihak terkait yang ada di Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Adapun hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Konten kampanye partai politik guna mendapatkan atensi masyarakat dalam upaya memenangkan kontestasi pemilihan umum adalah cara partai politik memanfaatkan media sosial seperti TikTok dalam menyampaikan informasi terkait visi, misi, dan program kerja para kadernya melalui konten seperti video pendek, podcast, dan rekaman sosialisasi yang dikemas secara kreatif agar lebih menarik dan mudah dicerna; (2) Media sosial TikTok memiliki peran dan fungsi sebagai alat untuk menyampaikan visi, misi, dan program kerja secara digital serta hal ini juga memungkinkan pesan tersampaikan secara cepat dan efisien berkat fitur seperti For You Page (FYP); (3) Efektivitas media sosial TikTok sebagai alat kampanye partai politik merupakan suatu penilaian terhadap media sosial TikTok itu sendiri terkait seberapa penting dan berdampak kah media digital dalam upaya memenangkan calon politisi (dalam hal ini kader partai politik) dalam kontestasi pemilihan umum, khususnya di Kabupaten Majalengka. Kata kunci: Efektivitas, Media Sosial TikTok, Kampanye Politik.
Developing students' civic responsibility using blended learning model with an asynchronous system Cahyono, Cahyono; Danial, Endang; Rahmat, Rahmat; Masyitoh, Iim Siti; Romli, Asep Darojatul
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jc.v21i1.67361

Abstract

The development of technology and the world of education today requires complex thinking. Technology can be used to make the learning process easier, more interesting, and more enjoyable. However, learning must continue to focus on the elements of competency achievement that must be achieved and the humanist element. The blended learning model with synchronous and asynchronous systems is one model that can be used in today's technology-based learning era, especially asynchronous systems.  This study aims to determine the effectiveness of asynchronous learning in increasing the students' civic responsibility at one of the universities in Bandung City. Experiments in research are considered more appropriate for answering the research objectives. The research subjects were students of the environmental engineering study program (experimental class) and food engineering study program (control class). The results showed that asynchronous learning was more effective for increasing students' civic responsibility, with an average post-test score of 91.50.