Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sains Medisina

Pengaruh Perawatan Payudara Dan Pijat Oksitosin Pada Ibu Nifas Terhadap Kelancaran ASI Di Rumah Sakit Almansyur Medika Banjarbaru Agustina, Yunita; Rahmawati, Dwi; Mahdiah, Dede; Anisa, Fadhiyah Noor
Sains Medisina Vol 3 No 4 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i4.686

Abstract

Kementerian Kesehatan menargetkan pemberian ASI Eksklusif hingga 80%, di Indonesia pemberian ASI Eksklusif masih rendah hanya 74,5%. Kalimantan Selatan capaian pemberian ASI tahun 2019 hanya mencapai 67%. Dikarenakan banyak ibu yang mengalami kesulitan mengeluarkan ASI salah satu metode yang dapat dilakukan dengan cara Pijat Oksitosin dapat merangsang pelepasan hormon oksitosin, hormon ini dapat meningkatkan produksi ASI. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pengaruh pemberian perawatan payudara dan pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI pada ibu nifas di Rumah Sakit Almansyur Medika Banjarbaru. Metode penelitian ini berjenis kuantitatif, rancangan penelitian ini eksperimental dengan pendekatan one group pretes – posttest sampel penelitian ini berjumlah 10 orang. Teknik sampel menggunakan purposive sampling. Analisis menggunakan uji Wilcoxon. Sebelum dilakukan perawatan payudara dan pijat oksitosin terdapat 70% responden tidak lancar ASI sudah dilakukan perawatan dan pijat oksitosin, pengukuran volume ASI setiap hari nya menjadi 100% lancar ASI. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p 0,000 (<0,005) yang artinya terdapat pengaruh pemberian perawatan payudara dan pijat oksitosin dengan kelancaran ASI. Hasil penelitian pada ibu yang melakukan perawatan payudara serta rutin melakukan pijat oksitosin selama masa nifas mengalami peningkatan kelancaran ASI.
Studi Deskriptif Luaran Persalinan Dari Ibu Hamil Dengan Positif Hepatitis B Di Puskesmas Muara Teweh Raudah, Normila; Handayani, Lisda; Anisa, Fadhiyah Noor; Palimbo, Adriana
Sains Medisina Vol 3 No 6 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v3i6.809

Abstract

Pendahuluan: Berdasarkan data SIHEPI 2020 jumlah ibu hamil yang positif hepatitis B di Kabupaten Barito Utara sebanyak 45 orang dari 1.724 orang ibu hamil yang melakukan skrining hepatitis B. Ibu hamil dengan positif hepatitis B dapat menyebabkan terjadinya berat badan lahir rendah yang berdampak pada pertumbuhan yang lambat, gangguan mental dan fisik pada tumbuh kembangnya. Risiko lain yang dapat terjadi pada ibu hamil dengan hepatitis B positif adalah dapat mengalami abortus, persalinan prematur, perdarahan dan asfiksia. Tujuan: Mengetahui gambaran luaran persalinan dari ibu hamil dengan positif hepatitis B di Puskesmas Muara Teweh. Metode: Jenis dan rancangan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian diperoleh dari lembar ceklist yang bersumber dari data rekam medis ibu pasca bersalin dengan riwayat hepatitis B tahun 2021-2022 sebanyak 29 orang. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk tabel distribusi frekuensi dari masing-masing variabel. Hasil: Penelitian ini menghasilkan data penelitian, yaitu luaran persalinan berdasarkan usia kehamilan, kejadian Abortus terjadi pada 2 orang(6,9%). Berat badan lahir rendah (BBLR) 1 orang (3,4%). Jenis persalinan Per abdominal terjadi pada 5 orang (17,2%). kejadian Asfiksia 2 orang (6,9%). Perdarahan pasca salin 1 orang(3,4%). Simpulan: Luaran persalinan dari ibu hamil dengan positif hepatitis B di Puskesmas Muara Teweh adalah Abortus, berat badan lahir rendah, jenis persalinan per abdominal, asfiksia dan perdarahan.