Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Penanaman Budaya Mappatabe Terhadap Nilai Agama Dan Moral Anak Usia Dini Usia 5-6 Tahun TK Runiah School Megawati, Megawati; Khadijah, Sitti; Melianti, Melianti; Bafadal, Usman; Ilyas, Sitti Nurhidayah; Amal, Azizah
Jurnal Ilmiah Cahaya Paud Vol 6, No 2 (2024): Jurnal Ilmiah Cahaya Paud (Edisi November)
Publisher : Universitas Khairun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/cahayapd.v6i2.7661

Abstract

Indonesia terkenal akan budayanya yang beragam, salah satunya yaitu sikap sopan dan santun yang masih terus dijunjung sampai saat ini. Namun, semakin canggihnya teknologi yang terjadi harus beriringan dengan penanaman atau implementasi budaya terhadap anak. Salah satu budaya yang terkenal di Sulawesi khususnya pada masyarakat Sulawesi Selatan yakni budaya mappatabe atau sikap saling menghormati satu sama lain, kata tabe yang diucapkan beriringan dengan gestur tubuh yang menunjukkan rasa hormat dan menghormati satu sama lain. Pembiasaan yang dilakukan kepada anak diharapkan agar anak tidak melupakan nilai-nilai agama dan budayanya. Ketegasan dan kedisiplinan dalam proses belajar juga penting pada penelitian yang dilakukan yaitu mencari implementasi budaya mappatabe dalam penanaman nilai-nilai agama dan moral pada anak usia 5 sampai 6 tahun di TK Runiah School. Metodologi penelitian yang dipilih adalah deskriptif kualitatif, di mana sumber data terutama dikumpulkan melalui observasi sistematis terhadap anak-anak dan wawancara dengan guru kelas, data yang didapatkan lalu diolah dan disajikan dalam bentuk paragraf.
WORKSHOP NASIONAL PENGENALAN BAHASA ISYARAT BAGI TENAGA KESEHATAN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN PADA PEREMPUAN PENYANDANG DISABILITAS Arthyka Palifiana, Dheska; Khadijah, Sitti; Puspita Dewi, Devillya; Septian Anggraini, Dita; Hasan, Mufliha
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 10 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i10.3836-3844

Abstract

Komunikasi efektif dalam layanan kesehatan merupakan kunci pelayanan prima. Individu dengan gangguan pendengaran dan wicara (tuna rungu dan wicara) memiliki hak yang sama dengan individu yang normal dalam mengakses layanan kesehatan. Bahasa isyarat merupakan bahasa komunikasi untuk individu dengan tuna rungu dan wicara. Bahasa isyarat menjadi salah satu bidang yang penting untuk dikuasai oleh tenaga kesehatan, karena penyandang disabilitas berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang setara dengan masyarakat umum. Metode pelaksanakan PkM dilakukan dalam bentuk workshop nasional secara hybrid pada tanggal 19 Juli 2024. Untuk peserta offline diikuti oleh 15 peserta anggota Ikatan Bidan Indonesia Cabang Sleman Yogyakarta sedangkan peserta online sebanyak 80 nakes dari berbagai Provinsi di Indonesia melalui zoom meeting. Naraumber dalam workshop ini yaitu teman tuli dari Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) DIY dan Juru Bahasa Isyarat dari Pusat Layanan Juru Bahasa Isyarat (PLJ) DIY. Workshop yang dilakukan dapat meningkatkan pemahaman dan kemampuan peserta dalam berkomunikasi menggunakan bahasa isyarat. Melalui serangkaian materi, peserta memperoleh ilmu baru dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai dasar-dasar bahasa isyarat dan kosakata bahasa medis dalam bahasa isyarat.