Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analysis of Basic Physics Laboratory Competency Attainment Among Biology Students Based on Laboratory Assessment Results Laode Manarfah; Ahmad Dahlan; Dirgah Kaso Sanusi; Ahmad Yani; Trisno Setiawan
Journal of Physics Education : Review and Research Vol. 3 No. 1 (2026): Journal of Physics Education: Review and Research (JPERR)
Publisher : Physics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/cvdznr66

Abstract

This study aimed to analyze the attainment of Basic Physics laboratory competencies among Biology students based on laboratory assessment results. A descriptive quantitative approach was employed using secondary data obtained from laboratory assessment records. The data included students’ scores for each laboratory unit, total scores, average scores, final laboratory grades, and laboratory completion status. Data were analyzed using descriptive statistical techniques, including mean, standard deviation, percentage, and competency achievement categories. The results showed that students generally demonstrated good laboratory performance. A total of 73.69% of the students were classified in the High and Very High competency categories, indicating satisfactory competency attainment. The analysis of laboratory units revealed that all experimental units achieved either High or Very High categories. Unit 5 obtained the highest average achievement (93.61%), while Unit 3 recorded the lowest average score (79.73%). The findings also indicated that students who did not complete the minimum required laboratory units tended to obtain lower final grades. The study concludes that the Basic Physics laboratory program contributed positively to the development of students’ practical competencies. Laboratory assessment data can be utilized as an important source of information for evaluating competency attainment and improving laboratory learning practices.
PKM Peningkatan Kapasitas Guru SMPN Satap 7 Kawaka dalam Penyusunan Perangkat Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Ahmad Dahlan; Laode Manarfah; Ahmad Yani; Muhammad Arief Fitrah Istiyanto Aslim; Dirgah Kaso Sanusi
Barani: Journal of Community Service Learning Vol 2 No 1 (2026): Barani: Journal of Community Service Learning
Publisher : STKIP Darud Da'wah wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/barani.v2i1.869

Abstract

Implementasi kebijakan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) menuntut guru mampu merancang perangkat pembelajaran yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Namun, hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa guru masih mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip tersebut ke dalam perangkat pembelajaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas guru SMPN Satap 7 Kawaka dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis Pembelajaran Mendalam melalui pelatihan dan pendampingan dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru mengenai konsep dan implementasi Pembelajaran Mendalam serta peningkatan kualitas perangkat pembelajaran yang dihasilkan. Perangkat yang disusun telah mengintegrasikan aktivitas eksplorasi, kolaborasi, refleksi, dan asesmen autentik. Selain itu, peserta memberikan respons positif terhadap pelaksanaan kegiatan karena dinilai relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil meningkatkan kapasitas guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis Pembelajaran Mendalam dan mendukung implementasi kebijakan pendidikan di tingkat satuan pendidikan.
Edukasi Perilaku Hidup Sehat Melalui Pendekatan Partisipatif Pada Siswa SMA Negeri 10 Makassar Mohammad Dika Raswadi; Agus Sutriawan; Muhammad Akbar Syafruddin; Ahmad Yani; Awaluddin Bahar
Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL) Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Dharma Abdi Lestari (JDAL)
Publisher : CV Lentera Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan partisipasi siswa dalam menerapkan perilaku hidup sehat melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 32 orang. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pendekatan partisipatif diterapkan melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, simulasi, serta praktik langsung terkait pola makan sehat, aktivitas fisik, dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan, serta observasi dan angket untuk menilai partisipasi dan respons siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan siswa dari 62,9 menjadi 83,9 atau sebesar 33,4%. Selain itu, tingkat partisipasi siswa selama kegiatan berada pada kategori sangat baik dengan rata-rata sebesar 88,9%. Sebagian besar siswa (93,7%) menyatakan termotivasi untuk menerapkan perilaku hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari setelah mengikuti kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterlibatan, dan motivasi siswa terhadap perilaku hidup sehat. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa edukasi perilaku hidup sehat melalui pendekatan partisipatif merupakan strategi yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan siswa di lingkungan sekolah. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pembentukan budaya hidup sehat di sekolah.