Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal IPA Terpadu

PENGARUH PENGGUNAAN ALAT PERAGA KIT IPA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP NEGERI 3 PALLANGGA KABUPATEN GOWA Cinta Wulandasari; Abdul Mun'im; Sitti Saenab
Jurnal IPA Terpadu Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.107 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v2i2.11163

Abstract

Penelitian ini adalah eksperimental-Semu (quasi-experimental research) bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh penggunaan alat peraga KIT IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division STAD terhadap hasil belajar IPA peserta didik di VIII SMP Negeri 3 Pallangga, Kabupaten Gowa studi pada materi pokok alat optik. Variabel bebas dalam penelitian ini pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) menggunakan alat peraga KIT IPA dan pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) tanpa alat peraga KIT IPA, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar peserta IPA didik. Desain penelitian ini adalah pretest-postest nonequivalent control group design. Instrumen penelitian ini berupa tes hasil belajar terdiri dari 25 soal pilihan ganda yang sudah divalidasi oleh validator ahli. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah memberikan tes (pretest-posttest) hasil belajar pada kedua kelas. Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh penggunaan alat peraga KIT IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD terhadap hasil belajar peserta didik dapat dilihat dari hasil analisis deskriptif dan inferensial dengan menggunakan uji-t untuk kedua kelas. Hasil analisis data dan pembahasan diperoleh untuk kelas eksperimen maupun kelas kontrol berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil uji hipotesis diperoleh bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya ada pengaruh penggunaan alat peraga KIT IPA melalui model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar IPA peserta didik di VIII SMP Negeri 3 Pallangga, Kabupaten Gowa studi pada materi pokok alat optik.
PERBANDINGAN PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING DAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VII SMP (Studi Pada Materi Pokok Pencemaran Lingkungan) Tandzilah Mutmainnah; Ramlawati Ramlawati; Sitti Saenab
Jurnal IPA Terpadu Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : Jurnal IPA Terpadu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.421 KB) | DOI: 10.35580/ipaterpadu.v2i2.11161

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasy Eksperimental) yang bertujuan untuk mengetahui : 1) Deskripsi hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene yang diajar dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing, 2) Deskripsi hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene yang diajar dengan model pembelajaran Problem Based Learning, 3) Perbandingan pengaruh model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan model pembelajaran Problem Based Learning terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene. Populasi penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene dengan jumlah peserta didik 205 orang. Pengambilan sampel dilakukan secara “double random sampling” yaitu jumlah peserta didik dari 7 kelas dirandom dan didapatkan 2 kelas kemudian dirandom kembali dan didapatkan kelompok sampel yaitu kelas VII C sebagai kelas eksperimen I (Inkuiri Terbimbing) dan kelas VII D sebagai eksperimen II (Problem Based Learning). Desain penelitian ini yang digunakan adalah “Pretest-Posttest Control Group Design”. Penelitian ini menggunakan Instrumen soal pilihan ganda sebanyak 25 item soal. Hasil perolehan analisis menunjukkan Hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dengan rata-rata N-gain 0,58 berada dalam kategori sedang. Hasil belajar IPA peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene yang diajar dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan rata-rata N-gain 0,48 berada dalam kategori sedang. Hasil statistik inferensial yang dilakukan dengan menggunakan uji-t diperoleh t hitung (2,27)> t tabel  (1,67 ) berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar pesera didik kelas VII SMP Negeri 1 Pangkajene Kab. Pangkep yang diajar menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing lebih tinggi dari pada hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran problem based learning. Sehingga dapat disimpulkan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing lebih berpengaruh daripada model pembelajaran Problem Based Learning.