Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Analisis Habits of Mind Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Segi Empat Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent Wahidah, Nurul; Sunardi, Sunardi; Suwito, Abi; Yudianto, Erfan; Ambarwati, Reza
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable Development Goal in Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i1.3131

Abstract

Rutinitas cara berpikir siswa saat menangani permasalahan persegi menjadi data utama dalam penelitian kualitatif ini. Siswa kelas VIII SMPN 8 Probolinggo berpartisipasi dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa kelas VIII SMPN 8 Probolinggo ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan field independent dalam penerapannya pada penyelesaian permasalahan persegi. Studi ini menyoroti pentingnya kebiasaan berpikir seperti ketekunan, refleksi pada pemikiran sendiri, fleksibilitas pikiran, dan ketepatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tes dan wawancara dapat digunakan sebagai alat pengumpulan data. Pada tahap persisting, siswa dengan tipe kognitif field dependent dan field independent dapat menilai dengan baik informasi apa yang ada dalam masalah, yang mendukung temuan penelitian. Siswa dengan tipe kognitif yang bergantung pada lingkungan atau field dependent dan tidak bergantung pada lingkungan atau field independent dapat dengan benar menghitung solusi untuk masalah persegi dalam fase "berpikir tentang berpikir" dan "berpikir fleksibel". Siswa dengan gaya kognitif field independent mampu menarik kesimpulan untuk memecahkan masalah, memeriksa kembali pekerjaannya, dan memberikan bukti pendukung bahwa jawabannya benar pada tahap mengupayakan keakuratan proses pembelajaran, sedangkan siswa dengan gaya kognitif field dependent tidak dapat melakukan hal-hal ini.
SEJARAH PERGERAKAN PEREMPUAN DI INDONESIA Wahidah, Nurul; Patmawati, Patmawati; Baharuddin, Baharuddin
Raheema Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : PSGA LP2M IAIN Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24260/raheema.v11i1.2957

Abstract

Perempuan merupakan bagian yang sangat penting dalam suatu kesuksesan baik keluarga, agama, nusa dan bangsa. Perempuan dalam hal ini memiliki kekuatan yang luar bisa besar dalam membangun serta mencapai kebahagian dalam keluarga. Pergerakkan perempuan di Indonesia ditandai dengan gerakkan emansipasi wanita yang dipelopori oleh Kartini. Beliau merupakan perempuan pertama dan utama dalam memberikan kesetaraan gender di Indonesia. Perjuangan Ibu Kartini juga memerlukan waktu dan tenaga yang sangat besar, karena diawal pergerakkannya mengalami penolakkan yang luar biasa. Kesetaraan gender yang diperjuangan oleh Kartini dan generasi-generai berikutnya memiliki arti sangat penting bagi perempuan Indonesia, terlihat secara jelas pada saat ini keterwakilan perempuan disemua aspek kehidupan terlihat secara jelas dan nyata, dengan bukunya “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Pergerakan perempuan Indonesia juga kita kenal selain Kartini juga ada beberapa nama seperti dari Aceh Cut nya Dien, Cut Murtia dan masih banyak halnya lagi, sehingga keseteraan gender di Indonesia dapat diterima oleh semua kalangan. Dalam dewasa ini sudah sangat kurang sekali bentuk kekerasan di rumah tangga, ini merupakan bukti nyata dari gerakkan perjuangan perempuan Indonesia berhasilan dan mendapatkan  pengakuan secara baik dan serius. 
PENDAMPINGAN SOSIALISASI PENANGANAN KEKERASAN SEKSUAL DAN BULLYING DI SMPN 1 MASBAGIK Ismail, Hijril; Banmalei, Irmawati; Wahidah, Nurul; hotimah, Husnul; Ain, Jumratul; Huda, Nurul; Setiawan, Setiawan
JCES (Journal of Character Education Society) Vol 7, No 4 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jces.v7i4.27763

Abstract

Abstrak: Kekerasan seksual dan bullying merupakan peristiwa yang kerap terjadi di Indonesia. Lombok Timur merupakan salah satu daerah yang tidak luput dari kejahatan. Beberapa kasus justru terjadi di lingkungan Pendidikan. Perilaku menyimpang ini menimpa remaja-remaja yang sedang mengalami masa pertumbuhan dan susah mengendalikan emosi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi yang tepat kepada para siswa/siswi agar kejahatan tidak terjadi di lingkungan sekolah. Sosialisasi yang dilakukan oleh mahasiswa PLP II bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya kekerasan seksual dan bullying. Program ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman, di mana siswa merasa terbuka untuk melaporkan insiden kekerasan. Metode kegiatan yang digunakan adalah observasi dan wawancara yang dilakukan di SMPN 1 Masbagik secara tatap muka dengan melibatkan 62 siswa dan beberapa guru sebagai pendukung. Kegiatan ini berhasil memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahaya kekerasan seksual dan bullying, serta pentingnya melaporkan segala tindakan kejahatan yang terjadi. Dengan sosialisasi ini, diharapkan siswa menjadi lebih waspada terhadap kekerasan seksual dan bullying, sehingga siswa tidak menjadi pelaku maupun korban dalam setiap tindak kejahatannya, serta memiliki keberanian untuk melaporkan atau mencegah tindakan tersebut kepada pihak yang merasa bisa melindunginya.Abstract:  Sexual violence and bullying are common occurrences in Indonesia. The east of lombok is one of the most violent areas in which a typical behavioral education environment affects adolescents who are experiencing growth and find it difficult to control their emotions. Therefore, proper education is required for students to prevent crime from occurring in the school environment. Socializing by PLP II students aims to increase students' understanding of the dangers of sexual violence and bullying this program is expected to create a safe and comfortable school environment, where students feel open to reporting violent incidents. The method of activities used are observation and interviews performed at 1 masbagic 1 in person by involving 62 students and a number of teachers supporting this activity to give a more thorough understanding of the dangers of sexual violence and bullying, and the importance of reporting any of the crimes committed with the socialization, it is expected that students be more aware of sexual violence and bullying, So that the student is neither a perpetrator nor a victim in any of his crimes, and has the courage to report or prevent such actions to those who feel that they can protect him.
Improving Teacher Professional Commitment Through Empowerment, Compensation, and Self-Efficacy: A Correlation Study with SITOREM Analysis on Private Junior High School Teachers in Cibinong District Wahidah, Nurul; Patras, Yuyun Elizabeth; Ikhsan, Ikhsan
QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama Vol 16 No 2 (2024): Qalamuna - Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Program Pascasarjana IAI Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/qalamuna.v16i2.5405

Abstract

The reality in the field is that a person who works as a teacher has not committed to his profession; Just like there are still teachers who teach more than one school, there are still teachers who do additional tasks besides teaching, and so on. This study examines the Improvement of Teacher Professional Commitment Through Strengthening Empowerment, Compensation, and Self-Efficacy (Correlation Study and SITOREM Analysis on Permanent Teachers of Private Junior High Schools (GTY) in Cibinong District, Bogor Regency). This research method is quantitative. The study showed that the research positively influenced empowerment (X1) with teacher innovation. (2) Then, the research hypothesis is that there is a positive influence of compensation on teacher professional commitment; (3) Based on the research hypothesis, there is a positive influence of self-efficacy on the commitment of the teacher profession; (4) Based on the research hypothesis, there is a positive influence of empowerment and compensation on teacher professional commitment; (5) Based on the research hypothesis, there is a positive influence of empowerment and self-efficacy on professional commitment; (6) Based on the research hypothesis, there is a positive influence of compensation and self-efficacy on teacher professional commitment; and (7) Based on the research hypothesis, there is a positive influence of empowerment, compensation, and self-efficacy together on teacher professional commitment.
ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA FILM “BILA ESOK IBU TIADA” KARYA NUY NAGIGA Wulandari, Wina; Wahidah, Nurul; Nurlela, Nurlela
Jurnal Metamorfosa Vol 13 No 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, STKIP Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/metamorfosa.v13i1.3102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur intrinsik dalam film Bila Esok Ibu Tiada Karya Nuy Naniga yang mengangkat tema kehilangan dan dinamika keluarga, serta upaya untuk memperbaiki hubungan yang retak. Film ini menggambarkan hubungan seorang ibu dengan empat anaknya dalam sebuah keluarga. Menghadirkan konflik-konflik kehidupan sehari-hari namun sukses menguras air mata penontonnya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, data diperoleh melalui observasi tekstual dan transkrip dialog yang dianalisis berdasarkan unsur-unsur intrinsik, yakni tema, tokoh/penokohan, alur, latar, dan gaya bahasa. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini menyampaikan pesan yang mendalam tentang pentingnya menghargai hubungan keluarga melalui dialog emosional, simbolisme, dan metafora yang mendalam. Tema utama yang diangkat adalah perjuangan dalam menghadapi kehilangan dan upaya memperbaiki hubungan keluarga dengan filosofi Kintsugi sebagai simbol. Tokoh utama, seperti Ranika yang menjadi pemimpin keluarga, serta Rahmi yang berusaha menjaga kebersamaan keluarganya, mencerminkan karakter yang kompleks dan realistis. Alur campuran yang digunakan memungkinkan penonton memahami latar belakang konflik, sementara latar dan gaya bahasa mendukung penggambaran emosional cerita. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana film Bila Esok Ibu Tiada tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai medium untuk menyampaikan pesan moral tentang pentingnya keluarga, komunikasi, dan saling memahami dalam menghadapi cobaan hidup.AbstractThis research aims to analyze the intrinsic elements in the film Bila Esok Tiada which is Nuy Naniga’s work, which raises the theme of loss and family dynamics, as well as efforts to repair fractured relationships. This film depicts the relationship between a mother and her four children in a family. Presenting daily life conflicts but successfully draining the audience's tears. This study uses a qualitative research method, data is obtained through textual observations and dialogue transcripts which are analyzed based on intrinsic elements, namely themes, characters/characterization, plot, setting, and language style. The results of the analysis show that this film conveys a profound message about the importance of respecting family relationships through emotional dialogue, symbolism, and deep metaphors. The main theme raised was the struggle to face loss and efforts to improve family relationships with the Kintsugi philosophy as a symbol. The main characters, such as Ranika who is the leader of the family, and Rahmi who tries to keep her family together, reflect complex and realistic characters. The mixed plot used allows the audience to understand the background of the conflict, while the setting and language style support the emotional portrayal of the story. This research provides insight into how the film Bila Esok Ibu Ada not only serves as entertainment, but also as a medium to convey moral messages about the importance of family, communication, and mutual understanding in facing life's trials.
Optimizing Green Waqf as a Solution to Overcome Environmental Crisis Anwar, Khairul; Sarasi, Vita; Ubaidillah, Ubaidillah; Masnu'ah, Siti; Wahidah, Nurul
PARADIGMA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN AGAMA, DAN BUDAYA Vol 22 No 1 (2025): PARADIGMA Journal of Science, Religion and Culture Studies
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam 45

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/paradigma.v22i1.10523

Abstract

The environmental crisis has been a problem for a long time, in fact environmental degradation is getting worse from year to year. One solution to minimize environmental damage is green waqf. The aim of this research is to describe and analyze the implementation of green waqf in Indonesia, as well as analyze the reasons why green waqf can be a solution to environmental damage. This research falls into the category of library research or "library research". The approach taken is qualitative. Data sources are secondary sources, namely collecting, understanding and analyzing previous articles, news and books on relevant topics. The research results show that in Indonesia, the green waqf movement has not been implemented very much. There are at least four activities that can be called green waqf, namely tamanu tree waqf, clean water source waqf, forest waqf, and mangrove tree waqf. Tamanu trees are beneficial for unproductive land, clean water can benefit the community and provide long-term access to life, waqf forests play a role in maintaining microclimate stability, preserving biodiversity, conserving air, and preventing natural disasters, while mangrove trees provide benefits for the environment coastline. The implication of this research is to create public awareness to maximize the potential of waqf, especially environmentally friendly waqf.
RELATIONSHIP BETWEEN 3-MONTH INJECTION CONTRACEPTION USAGE AND BODY WEIGHT AND MENSTRUAL CYCLE Wahidah, Nurul; Auliana, Rifa
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 1 (2025): Maret
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i1.292

Abstract

Background: 3-month injection contraception is an effective contraception, but it can cause menstrual cycle disorders such as amenorrhea or irregular bleeding, and is at risk of increasing body weight due to metabolic changes. The purpose of this study was to determine the relationship between the use of 3-month injection contraception and body weight and menstruation in PMB A, Bogor Regency. Method : used a quantitative method with a cross-sectional approach. The population is all 3-month injection contraception acceptors who come to PMB A totaling 74 people and all of them are used as samples. Results: showed that there was a relationship between injectable contraception and body weight with a value of p = 0.004, and there was a relationship between the type of injectable contraception and menstruation with p = 0.001. Conclusion: 3-month injectable contraception has an effect on weight gain and menstrual patterns.
Analisis Habits of Mind Siswa Dalam Menyelesaikan Masalah Segi Empat Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Dependent dan Field Independent Wahidah, Nurul; Sunardi, Sunardi; Suwito, Abi; Yudianto, Erfan; Ambarwati, Reza
Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2024): Sustainable Development Goal in Mathematics and Mathematics Education
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/proximal.v7i1.3131

Abstract

Rutinitas cara berpikir siswa saat menangani permasalahan persegi menjadi data utama dalam penelitian kualitatif ini. Siswa kelas VIII SMPN 8 Probolinggo berpartisipasi dalam penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses berpikir siswa kelas VIII SMPN 8 Probolinggo ditinjau dari gaya kognitif field dependent dan field independent dalam penerapannya pada penyelesaian permasalahan persegi. Studi ini menyoroti pentingnya kebiasaan berpikir seperti ketekunan, refleksi pada pemikiran sendiri, fleksibilitas pikiran, dan ketepatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Tes dan wawancara dapat digunakan sebagai alat pengumpulan data. Pada tahap persisting, siswa dengan tipe kognitif field dependent dan field independent dapat menilai dengan baik informasi apa yang ada dalam masalah, yang mendukung temuan penelitian. Siswa dengan tipe kognitif yang bergantung pada lingkungan atau field dependent dan tidak bergantung pada lingkungan atau field independent dapat dengan benar menghitung solusi untuk masalah persegi dalam fase "berpikir tentang berpikir" dan "berpikir fleksibel". Siswa dengan gaya kognitif field independent mampu menarik kesimpulan untuk memecahkan masalah, memeriksa kembali pekerjaannya, dan memberikan bukti pendukung bahwa jawabannya benar pada tahap mengupayakan keakuratan proses pembelajaran, sedangkan siswa dengan gaya kognitif field dependent tidak dapat melakukan hal-hal ini.
HUBUNGAN LAMA PENGGUNAAN KB SUNTIK 3 BULAN TERHADAP BERAT BADAN AKSEPTOR DI PMB N KABUPATEN CIANJUR Wahidah, Nurul; Roihan, Aspi
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/6y9gj222

Abstract

Program KB merupakan salah satu program pemerintah dalam upaya meningkatkan kualitas penduduk. Pemakaian alat kontrasepsi suntik merupakan cara yang paling banyak digunakan oleh para ibu, pengaruh KB suntik 3 bulan yaitu salah satunya perubahan terhadap berat badan. Tujuan untuk mengetahui hubungan lama penggunaan KB suntik 3 bulan terhadap berat badan akseptor di PMB bidan N kabupaten Cianjur.  Jenis penelitian ini kuantitatif. Populasi sebanyak 48 orang. Sampel sebanyak 32 responden di PMB bidan N Kabupaten Cianjur. Instrument penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis chi-square. Sebagian besar pengguna lebih dari 6 bulan sebanyak 25 responden (78,1%) dan sebesar 26 responden (81,3%) mengalami penambahan berat badan. Hasil analisis uji chi-square nilai p value = 0,001 α = ≤ 0,05 ada hubungan penggunaan KB suntik 3 bulan dengan penambahan berat badan akseptor di PMB bidan N Kabupaten Cianjur. Saran bagi tenaga kesehatan untuk dapat memberikan konseling dan meningkatkan pelayanan kepada akseptor KB suntik 3 bulan.
HUBUNGAN PERUBAHAN FISIK WANITA SAAT PREMENOPAUSE DENGAN TINGKAT KECEMASANIBU MENGHADAPI MENOPAUSE DIKABUPATEN TANGERANG Agustin, Riska; Firdaus, Ulfa Nadia Nurul; Wahidah, Nurul
Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Dan Kebidanan
Publisher : Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Kebidanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.044211/tg86nr54

Abstract

Premenopause merupakan kondisi dimana tubuh mulai berinteraksi menuju menopause. Masa ini dapat terjadi selama 2-8 tahun, dan ditambah 1 tahun diakhir menuju menopause. Biasanya masa premenopause terjadi pada usia 40-50 tahun.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perubahan fisik wanita saat premenopause dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause di Kabupaten Tangerang tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ini survey analitik dan desain cross sectional. Responden pada penelitian ini yaitu wanita premenopause dengan usia 40-50 tahun di Kabupaten Tangerang dan sampelnya sebanyak 36 responden dengan teknik penelitian total sampling. Instrumen penelitian ini mengggunakan data sekunder (jumlah penduduk) dan data primer (wawancara). Analisa data menggunakan Analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistik spearman-rho.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perubahan fisik sebanyak 32 responden (88,9%) dan yang tidak mengalami perubahan fisik sebanyak 4 responden (11,1%). Dan responden yang mengalami tingkat kecemasan paling banyak yaitu kecemasan ringan sebanyak 12 responden (33,3%), Dan ibu yang mengalami kecemasan sedang yaitu 12 responden (33,3%). Dan yang mengalami kecemasan berat yaitu 8 responden (22,2%). Dan yang mengalami tidak ada kecemasan yaitu 4 responden (11,1%). Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara hubungan perubahan fisik wanita saat premenopause dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause dengan hasil nilai signifikan dari uji spearman-rho (p= 0,001), korelasi rs 0.643 yang artinya menunjukkan ada hubungan yang kuat antara perubahan fisik wanita saat premenopause dengan tingkat kecemasan ibu menghadapi menopause dengan arah kolerasi pada perhitungan rs yaitu positif.