Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Majalah Lontar

STRATEGI PERGURUAN TINGGI DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS SUMBERDAYA MANUSIA Wahyu Widodo; Maryadi Maryadi
MAJALAH LONTAR Vol 24, No 2 Juli (2010): MIL
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v24i2 Juli.463

Abstract

?é?á The globalication are demans the increasing quality of the human resources so that they are able to play an active and productive role by taking the education in all fields and levels into the first priority. The hight learning institution as on institution which develops vision and mission to promote the human resource has the main role and strategie position. The logical consequence of this is that university must be able to carry out and to complete that vision and mission successfully, so that the quality of the human resources can increase significantly which is in accordance wich the demand development of the era, which can accommodate the kocal initiatives, nasional interest and global funcsion. ?é?á ?é?á Kata ?óÔé¼ÔÇ£ kata kunci : Era global, Partisipasi Pendidikan, Kebijakan, Strategi
KINERJA LEMBAGA PEMASYARAKATAN ANAK DALAM KERANGKA RESOSIALISASI NAPI ANAK Wahyu Widodo
MAJALAH LONTAR Vol 24, No 2 Juli (2010): MIL
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v24i2 Juli.464

Abstract

Dimanapun yang namanya anak, adalah sosok manusia tidak hanya merupakan harapan orangtua yang melahirkannya, tetapi juga merupakan generasi muda, yang peran sertanya sangat dharapkan dalam kelanjutan pembangunan bangsa dan Negara. Bertitik tolak dari eksistensi anak yang demikian, maka pertumbuhan dan perkembangan anak patut dijaga dan diperhatikan. Dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, tidak sedikit lubang ?óÔé¼ÔÇ£ lubang yang potensial menjebak anak untuk ke dalam suasana kehidupan yang ?óÔé¼?ôsuram?óÔé¼?ô. Tidak sedikit contoh yang ditujukan terhadap hal ini. Meningkatnya frekuensi tindak pidana yang dilakukan oleh anak merupakan gambaran nyata tidak sedikit anak ?óÔé¼ÔÇ£ anak yang terjerumus ke dalam kehidupan yang suram. Terhadap anak ?óÔé¼ÔÇ£ anak yang sudah terkanjur melakukan tindak pidana ini, tidak jarang sedikitnya mengalami depresi, karena frustasi dan adanya penolakan dari masyarakat terhadap keberadaanya. Oleh karena dibutuhkan suatu upaya kompehensif untuk mengembalikan anak ?óÔé¼ÔÇ£ anak yang sudah terlanjur melakukan tindak pidana (kejahatan) ke dalam kehidupan semula. Anak yang melakukan kejahatan bukan Karen ia memiliki sifat jahat, karena keadaan anak tersebut yang tidak stabil akibat keadaan yang datang dari anak maupun lingkungan sekitar. Bagi anak yang melewati sitem peradilan pidana, ia mendapat perlakuan khusus melalui tahap pelaksanaan pidana, perhatian terhadap ini tak pernah berhenti walaupun sampai saat ini. Pada pelaksanaan pembinaan narapidana anak belum dilakukan secara terpadu oleh system peradilan pidana, penangnan pembinaan anak masih terkesan masih merupakan tanggungjawab Lembaga Pemasyarakatan saja. Dan pelaksanaan pembinaan narapidana anak pada prakteknya masih mengabaikan hak ?óÔé¼ÔÇ£ hak anak. Untuk masa yang akan datang perlu kerjasama pihak Lembaga Pemasyarakatan dengan pihak swasta, setelah anak keluar dari Lembaga Pemasyarakatan dengan bekal ketrampilan dan keahlian, pihak swasta telah menerima anak sebagai tenaga sesuai dengan keahlianya. Bertitik tolak uraian di atas dengan mengambilan Lembaga Pemasyarakatan Anak (LPA) sebagai obyek yang pantas dan memegang peranan penting dalam melakukan resosialisasi napi anak, tulisan ini akan menguraikan dan mendeskripsikan kinerja Lembaga Pemasyarakatan Anak (LPA) di dalam melakukan pembinaan untuk tujuan resosialisasi napi anak. Kata ?óÔé¼ÔÇ£ kata kunci : Kinerja, LPA, Resosialisasi, Napi, Anak
STATUS ANAK LUAR KAWIN Wahyu Widodo; sapto budoyo
MAJALAH LONTAR Vol 24, No 03/08 (2010)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ltr.v24i03/08.465

Abstract

banyak sekali peristiwa yang terjadi dalam sebuah kehidupan. Bagisn dari cerita hidup adalah berawal dari sebuah keluarga. Penting sekali peran kejluarga untuk menjadi dalam kehidupan. Oleh karna nya asal usul dan silsilah dari sebuah keluarga hendaknya diketahui oleh masing-masing anggota keluarga. hal ini tidak hanya untuk mengetahui garis keturunan akan tetaoi juga untuk menyelasaikan maslah hukum yang akan terjadi dalam sebuah keluarga. Perkawinan adalah ikatan lahir batinantar pria dan wanita sebagai suami istri dengan tujuan membentuk keluarga(rumahtangga) yang bahasia dan kekal mendasarkan ketuhanan yang maha esa. Dimanapun yang namanya anak adalah sosok manusia yang tidakhanya merupakan harapan orangtua yang melahirkan. tetapi juga merupakan generasi muda yang peran sertanya diharapkan dalam kelanjutan pembangunan bangsa dan negara. Anak merupakan anggota keluarga dia berhak mendapatkan hak-hak nya dalam sebuah keluarga. anak luar kawin yaitu keturunan yang tidak didasarkan atau suatu perkawinan yang sah, sehingga ada perbedaan hak antara anak sah dengan anak luar kawin. Anak luar kawin dapat memperoleh akta kelahiran, akan tetapi dalam akta tersebut hanya terdapat nama dari ibunya.kata kunci": Status anak, perkawinan