Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penyuluhan Dan Konsultasi Hukum Bagi Guru-Guru Anggota Pgri Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah Toebagus Galang Windi Pratama; Sapto Budoyo; Wahyu Widodo; Maryanto Maryanto
Patria : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1: Maret 2022
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/patria.v4i1.3730

Abstract

Perlindungan Hukum bagi guru di dalam menjalankan tugas profesional nya amat diperlukan mengingat banyak nya kasus baik pidana maupun perdata yang seringkali menimpa guru. Hal ini menjadi dasar bagi tim pengabdi di dalam melakukan pengabdian dalam bentuk Penyuluhan dan Konsultasi Hukum Bagi Guru-Guru Anggota PGRI Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah. Metode Pelaksanaan Pengabdian ini direncanakan dibagi menjadi 4 Tahapan yakni  Penyuluhan terkait Tugas Profesional Guru yang telah dilaksanakan pada hari Jumat, 09 April 2021 yang dilanjutkan dengan Konsultasi hukum  Bagi Guru-Guru Anggota PGRI Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah dimana metode pelaksanaan nya ialah dengan Konsultasi Langsung di Jadwal yang sudah ditentukan selama periode 09 April 2021 hingga 09 Juni 2021 dan Konsultasi tidak langsung secara Online yang kemudian diakhiri dengan kegiatan monitoring dan Evaluasi. Terhadap pelaksanaan program pengabdian ini, telah mendapat reaksi yang positif dari guru guru anggota PGRI Kabupaten Karanganyar sebagaimana dapat dilihat dari banyaknya peserta yang hadir dan jumlah guru yang melakukan konsultasi. Target luaran dari kegiatan pengabdian ini yang sudah tercapai ialah meningkat nya pemahaman Guru-Guru Anggota PGRI Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa dan publikasi pada media massa.
POI'ULASI KALONG Dl KEBUN RAYA BOGOR DAN PERMASALAHANNYA Wahyu Widodo
ZOO INDONESIA No 14 (1992): Zoo Indonesia No.14
Publisher : Masyarakat Zoologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52508/zi.v0i14.2401

Abstract

Abstrak
Simulasi Relay Jarak Sebagai Proteksi Saluran Transmisi Dengan Penentuan Lokasi Titik Gangguan Menggunakan Arduino Dengan Penampil HMI (Human Machine Interface) Wahyu Widodo; Arif Johar Taufiq
Jurnal Riset Rekayasa Elektro Vol 2, No 2 (2020): JRRE VOL 2 NO 2 DESEMBER 2020
Publisher : LEMBAGA PUBLIKASI ILMIAH DAN PENERBITAN, UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrre.v2i2.8266

Abstract

Stabilitas sistem tenaga yaitu keadaan sistem merespon gangguan saat operasi normal dengan mengembalikan sistem ke kondisi normal kembali. Gangguan pada sistem tenaga dapat menimbulkan osilasi terhadap variabel-variabel sistem tenaga seperti tegangan, frekuensi, dan daya. Konsumen listrik menghendaki sistem yang andal yaitu dimana variabel tersebut bernilai tetap pada suatu titik operasi tertentu. Pada penelitian ini dilakukan Simulasi Relay Jarak Sebagai Proteksi Saluran Transmisi Dengan Penentuan Lokasi Titik Gangguan Menggunakan Arduino Dengan Penampil HMI (Human Machine Interface) menggunakan data gangguan transmisi pada GI Kalibakal UPT Purwokerto. Penentuan lokasi gangguan menggunakan impedansi one – end yaitu perhitungan reaktansi sederhana dengan melihat arus dan tegangan sebagai parameternya. Sistem bekerja ketika terjadi kenaikan arus pada saluran yang signifikan yang diolah oleh Arduino sehingga didapat data jarak gangguan yang kemudian data dikirim ke Microsoft Access untuk disimpan dan ditampilkan pada HMI, tampilan HMI dibuat melalui program Vijeo Citect dari Schneider. Sedangkan komunikasi antara Arduino Mega 2560 Pro dan HMI menggunakan komunikasi kabel RJ45. Hasil dari penelitian didapat pembacaan deteksi gangguan pada modul memiliki error sebesar 10% - 15% jika dibandingkan dengan data gangguan pada GI Kalibakal.
Implementasi Decision Support System Untuk Analisis Kelayakan Pendirian Minimarket Dengan Metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process Wahyu Widodo; Haiban Zainur
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 2 No 1 (2018): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1263.381 KB) | DOI: 10.26874/jumanji.v2i1.18

Abstract

Penentuan lokasi untuk mendirikan gerai baru minimarket masih dilakukan secara manual dan sering terjadi lokasi yang ditentukan tidak tepat sasaran karena tanpa mempertimbangkan faktor-faktor resiko yang akan terjadi. Maka perlu dibangun suatu Sistem Pendukung Keputusan Untuk Menentukan Lokasi Pendirian Gerai Baru pada Minimarket modern dengan memanfaatkan model Fuzzy Analytical Hierarchy Process (FAHP). Model ini melakukan penilaian kelayakan lokasi dengan 9 kriteria, yaitu jarak dengan pasar tradisional, dampak sosial lingkungan, rencana operasi, lokasi, akses jalan, jarak hunian, trafik, fasilitas pendukung, dan luas bangunan. Kemudian dilakukan pembobotan nilai kriteria yang menghasilkan pemeringkatan alternatif yang objektif. Hasil dari 8 kali pengujian dengan jumlah kriteria dan lokasi yang berbeda, perhitungan sensitifitas menujukan nilai sebesar 72.72 %, maka dapat disimpulkan bahwa sistem pendukung keputusan ini sudah dapat berfungsi dengan baik untuk melakukan pemilihan lokasi pendirian gerai baru.
Analisis Kualitas Website Terhadap Kesuksesan Penggunaan E-Learning Dengan Menggunakan Model Measuring E-learning Sistems Success (MELSS) Wahyu Widodo
JUMANJI (Jurnal Masyarakat Informatika Unjani) Vol 4 No 01 (2020): Jurnal Masyarakat Informatika Unjani
Publisher : Jurusan Informatika Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jumanji.v4i01.70

Abstract

The e-learning system is created to optimize the teaching and learning process for lecturers and students so that they can interact online without limitation of time and space. Youth facilities provided by e-learning such as uploading lecture material, assigning assignments, giving quizzes, announcing all information related to lectures to providing scores on the results of assignments given to students can be carried out. However, based on statistical data on access to the e-learning system, less than 50% of the interest of lecturers to use e-learning facilities is still not optimal. The use of the system is not optimal due to user dissatisfaction, the impact has an effect on system user loyalty. In this study will examine the Measuring E-Learning Systems Success Model (MELSS) with 4 variables related to the quality of the website and 6 variables related to user perceptions. Variables related to website quality: technical quality of the system, quality of content and information, quality of learning systems, quality of service. While the 6 variables related to user perceptions include: user satisfaction, intention to use, system users, system loyalty, benefits to use, and achievement of goals. The research sample that will be used is teaching staff, and students who use e-learning using purposive random sampling technique. The results of the hypothesis in this study there are 7 empirical evidence of factors that influence the successful use of e-learning.
Pengawasan Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kabupaten Lampung Tengah Wahyu Widodo; Sugiarti Sugiarti
Jurnal Administrativa Vol 4 No 1 (2022): Administrativa: Jurnal Birokrasi, Kebijakan dan Pelayanan Publik
Publisher : Jurusan Ilmu Administrasi Publik FISIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/administrativa.v4i1.109

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Pengawasan Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kabupaten Lampung Tengah. Untuk mengetahui proses pelaksanaan dalam pengawasan komisi IV para peneliti menggunakan model implementasi Van Metter dan Van Horn yaitu implementasi kebijakan publik sebagai tindakan-tindakan yang dilakukan oleh individu-individu, pejabat-pejabat, atau kelompok-kelompok pemerintah atau swasta yang diharapkan pada tercapainya tujuan yang telah digariskan dalam keputusan kebijaksanaan ( Agustino , 2006 : 153 ). penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif . penelitian ini dilakukan oleh Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kabupaten Lampung Tengah.
BUNYI CEMPALA YANG KEHILANGAN GAUNG (PEMAHAMAN GENERASI MUDA JAWA ATAS RAGAM PANGGUNG BAHASA JAWA) (THE LOST OF CEMPALA REVERBERATION (UNDERSTANDING OF JAVANESE YOUNG SPEAKERS IN A PERFORMANCE VARIANT OF JAVANESE)) Wahyu Widodo; Dany Ardhian; Muhamad Fatoni Rohman
Widyaparwa Vol 45, No 1 (2017)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.05 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v45i1.141

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pemahaman generasi muda Jawa atas ragam panggung bahasa Jawa (RPBJ). Instrumen yang dibuat untuk penelitian ini berupa pertunjukan wayang kulit dalam dua adegan. Adegan pertama menggambarkan deskripsi pertapaan (kandha) dan adegan kedua memuat pemberian wejangan Dewa Ruci kepada Werkudara (ginem). Kedua adegan tersebut diperagakan oleh dalang Ki Purbo Asmara. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Responden penelitian sejumlah 100 responden, yang diambil dari dua kampus: mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (FIB-UB) dan mahasiswa Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang (FS-UM), yang tentu saja memenuhi kriteria sebagai responden penelitian. Teknik wawancara mendalam dilakukan untuk mengungkap keinginan dan tanggapan generasi muda Jawa atas RPBJ. Selain itu, digunakan juga dua responden yang mampu menguasai RPBJ dengan baik, sebagai contoh ideal penggunaan RPBJ (bench-mark). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman generasi muda Jawa atas RPBJ: kategori baik 2%, kategori cukup 7%, kategori kurang 5%, dan kategori sangat kurang sejumlah 86%. Hasil tersebut mengisyaratkan bahwa RPBJ sangat asing bagi generasi muda Jawa dan keadaan ini akan menuntun RPBJ mengalami status keterancaman bahasa, yakni berpotensi rawan punah (Seriously endangered). Keadaan seperti itu mendesak untuk dilakukan revitalisasi bahasa melalui serangkaian program rekayasa kebijakan bahasa. This research aims to reveal the understanding of Javanese young speakers in a performance variant of Javanese (PVJ). A research instrument are two performance scenes of Javanese shadow puppet. The first scene portrays hermitage (pertapan) (kandha) and the second scene describes pontificate of Dewa Ruci to Werkudara (ginem) performed by Ki Purba Asmara as shadow puppeteer (dalang). This research uses quantitative descriptive methods. The respondents of this research are 100 undergraduate students taken from two Universities: faculty of cultural science from Brawijaya University and faculty of letters from state university of Malang. They are selected based on some of criteria. In-depth interview techniques is employed to reveal aspiration and response of Javanese young speakers on PVJ. Furthermore, two respondents who master the performance variant of Javanese (PJV) well are chosen as ideal model or bench-mark of PVJ. The finding shows that Javanese young speakers understanding on PJV as follows: good criteria amounted to 2%, sufficient criteria amounted to 7%, poor criteria amounted to 7%, and very poor amounted to 86%. This result indicates that Javanese young speakers is very unfamiliar with PJV and this situation leads to vulnerability of language, which is going to seriously endangered. Such circumstance is urgent to revitalize the language through a series of language policy engineering program.
VITALITAS BAHASA, DIGLOSIA, DAN KETIRISANNYA: PEMERTAHANAN BAHASA MANDURO DI DESA MANDURO, KECAMATAN KABUH, KABUPATEN JOMBANG, JAWA TIMUR Eti Setiawati; Dany Ardhian; Wahyu Widodo; NFN Warsiman
Widyaparwa Vol 47, No 2 (2019)
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.214 KB) | DOI: 10.26499/wdprw.v47i2.293

Abstract

A minority language will be very difficult to survive if the language is surrounded by a majority language, moreover, this region is very dependent on the surrounding area, both in terms of economy, government, education, and health. However, some regions can survive and are not affected by the surrounding languages. This study seeks to describe the language vitality, diglossia, and language leakage.The study sites were taken in four hamlets (Dander, Goa, Matokan, and Gesing) Manduro Village, Kabuh, Jombang, East Java. Manduro village was chosen because its inhabitants speak Madurese, but are surrounded by Javanese residents and are separated from their mother tongue (Madurese). Data sources were taken from one hundred respondents in four groups (children, teenagers, adults, and old).Data collection uses source triangulation techniques: observation (note-taking), questionnaire (adapted from Bahasa Kita Atmajaya questioner), and in-depth interviews. The results of the study showed that language vitality index was 0.69; category IV; stable, but potentially threatened. Diglossia is in family domain, kinship, neighbors, and friendship. The language leakage occured of friendship domain.Suatu bahasa minoritas akan sangat sulit bertahan jika bahasa itu dikepung oleh bahasa mayoritas, apalagi wilayah ini sangat bergantung pada wilayah sekitarnya, baik dari sisi ekonomi, pemerintahan, pendidikan, dan kesehatan. Akan tetapi, beberapa daerah seperti itu justru mampu bertahan dan tidak terpengaruh dengan bahasa-bahasa di sekitarnya.Kajian ini berusaha mendeskripsikan vitalitas bahasa, diglosia, dan ketirisan bahasa (language leakage).Lokasi penelitian diambil di empat dusun (Dander, Goa, Matokan, dan Gesing) Desa Manduro, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Desa Manduro dipilih karena  penduduknya berbahasa Madura, tetapi dikelilingi oleh penduduk berbahasa Jawa serta terpisah dengan bahasa induknya (bahasa Madura). Sumber data diambil dari seratus responden dalam empat kelompok (anak, remaja, dewasa, dan manula). Pengumpulan data menggunakan teknik triangulasi sumber: pengamatan (simak-catat), angket (diadopsi dari questioner Bahasa Sehar-hari Universitas Katolik Indonesia Atmajaya, dan wawancara mendalam. Hasil kajian memperlihatkan indeks vitalitas bahasa adalah 0,69, kategori IV, dengan situasi bahasa stabil-mantap, tetapi berpotensi terancam. Diglosia terdapat pada ranah keluarga, kerabat, pertetanggaan, dan pertemanan. Ketirisan diglosia terjadi pada ranah pertemanan.  
Self Regulated Learning Mahasiswa dan Motivasi Belajarnya Ditinjau dari Motif Memilih Jurusan Wahyu Widodo
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 1 No. 4 (2021): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.912 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v1i4.27

Abstract

Kemampuan seorang pembelajar dalam mengatur pembelajarannya, baik dalam dalam hal perencanaan belajar, pemilihan strategi yang tepat, kontrol diri dan evaluasi diri merupakan suatu konsep prilaku belajar yang disebut Self regulated learning. Sedangkan Self regulated learning sangat dipengaruhi motivasi belajar, dan motivasi belajar dalam suatu jurusan dipengaruhi oleh motivasi mereka dalam memilih jurusan tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami Self Regulated Learning Mahasiswa dan Motivasi Belajarnya. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan. Berbagai sumber dianalisis untuk memperoleh simpulan dari penelitian ini. Dengan demikian, motivasi dalam memilih jurusan sangat berpengaruh terhadap Self regulated learning. Karena motivasi memilih jurusan tersebut menjadi dasar dalam mengoptimalkan segala usaha dalam mencapai tujuan pembelajaran. Untuk  pencapaian  prestasi  belajar  yang tinggi, penggunaan strategi self regulated learning hendaknya sangat dipertimbangkan. Hasil dari penelitian ini adalah hubungan antara dengan self regulated learning dengan motivasi mahasiswa dalam menentukan jurusan mahasiswa memberikan pengaruh terhadap hasil studi yang dilaksanakan oleh mahasiswa.
The Implication of the Sima’an Ahad Pahing on the Qur'an Memorization at PPTQ Al-Hasan Ponorogo Roni Susanto; Wahyu Widodo; Nur Kolis
Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan Vol 18 No 2 (2023): Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/adabiya.v18i2.2396

Abstract

The digital era leaves problems of credibility and authenticity for those who memorize the Qur'an. The question of credibility could be seen by the decrease in the quality of reading, such as makharij and tajwid. In contrast, the question of authentication is evidenced by the low quality of students' memorization. This study aims to discuss the implications of the Sima’an Ahad Pahing activity on students’ memorization at PPTQ Al-Hasan Ponorogo. This study departs from cognitive, affective, and psychomotoric problems with the reinforcement of the psychological theory of behaviorism developed by John Watson. This study uses a qualitative method with a psychological approach. Data sources were obtained through interviews with 1 kiai, 4 ustadz, and 5 students. The analysis used in this study is Huberman & Saldana, which includes three steps, namely data compaction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that implicitly the Sima’an at PPTQ Al-Hasan Ponorogo provided a new method for maintaining the credibility and authenticity of the students' memorization.