Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Intermediate Level pada Serapan Dua Foton Hero Hartato; Bintoro Siswo Nugroho; Dwiria Wahyuni
PRISMA FISIKA Vol 11, No 2 (2023)
Publisher : FMIPA, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v11i2.65048

Abstract

Telah dilakukan penelitian secara teoritis untuk analisis respon optis pada kuantum titik berupa semiconductor quantum dot (SQD) model three level system (3LS) bertipe tangga. Proses eksitasi yang terjadi adalah serapan dua foton (TPA). Studi ini dilakukan untuk analisis pengaruh intermediate level pada TPA. Hasil penelitian menunjukkan semakin besar jarak tingkat energi ground state ke intermediate level maka semakin besar pula populasi sistem berada pada excited state.  Pada spektrum excited state, semakin besar jarak tingkat energi ground state ke intermediate level maka puncak spektrum akan bergeser ke energi yang lebih besar.
Efektivitas Karbon Aktif dari Limbah Tongkol Jagung (Zea mays) dengan Variasi Aktivator Asam Klorida dalam Penyerapan Logam Besi pada Air Gambut Wahyuni, Dwiria; Harmawanda, Salsabila; Nurhanisa, Mega; Hasanuddin, Hasanuddin; Zulfian, Zulfian; Nurhasanah, Nurhasanah
Jurnal Fisika Vol 13, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jf.v13i1.42778

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai efektivitas karbon aktif dari limbah tongkol jagung (Zea mays) dengan memvariasikan konsentrasi aktivator asam klorida (HCl). Karbon aktif disintesis dari tongkol jagung pada temperatur 400°C dan diaktivasi menggunakan aktivator asam klorida. Variasi konsentrasi HCl yang digunakan yaitu 0,25 M, 0,5 M, 0,75 M, 1,0 M, 1,25 M, dan 1,5 M. Karbon aktif dikarakterisasi menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) untuk mengetahui citra pori yang terbentuk dan topografi permukaan karbon aktif. Karbon aktif digunakan sebagai adsorben untuk menyerap logam besi pada air gambut dengan waktu kontak 24, 48, dan 72 jam untuk mengetahui waktu kontak dan konsentrasi optimum aktivator asam klorida. Penyerapan yang optimum untuk menyerap logam besi pada proses adsorpsi yaitu pada konsentrasi 0,25 M dengan waktu kontak selama 48 jam menghasilkan efektivitas sebesar 99,66%. Sedangkan penyerapan terendah dalam menyerap logam besi yaitu pada konsentrasi 1,5 M dengan waktu kontak selama 72 jam dengan hasil efektivitas sebesar 90,68%.
Analisis Kualitas Paving Block Berpenguat Abu Sekam Padi Liana, Tila; Nurhanisa, Mega; Wahyuni, Dwiria; Nurhasanah, Nurhasanah; Asri, Asifa; Hasanuddin, Hasanuddin; Marjuki, Marjuki
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v9i1.17540

Abstract

Paving block dengan kualitas tinggi dapat dibuat dengan menambahkan bahan penguat. Penelitian ini menggunakan abu sekam padi (ASP) sebagai bahan penguat pengganti sebagian semen. ASP diperoleh dengan membakar sekam padi selama 16 jam yang kemudian diayak dengan ayakan 20-40 mesh.  Hasil karakterisasi pada ASP menunjukkan adanya silika amorf sebanyak 71,1% dengan puncak gelombang  pada sudut 22º. Variasi  yang dilakukan  adalah menambahkan ASP sebanyak  0%, 5%, 7,4%, 10%, dan 12% terhadap jumlah total semen dalam pembuatan paving bloc, sedangkan analisis dilakukan terhadap sifat fisis dan mekanisnya. Paving block dengan daya serap air tertinggi adalah pada penambahan ASP 7,4% dengan nilai rata-rata 4,46%. Semakin tinggi jumlah ASP (lebih dari 7,4%), daya serap air menurun. Nilai kuat tekan tertinggi adalah pada variasi 8% yaitu 50,45 MPa. Sementara itu, semakin tinggi kandungan ASP, nilai ketahanan kejut semakin tinggi. Nilai ketahanan kejut terbaik adalah  pada variasi penambahan ASP 12% yaitu nilai rata-rata retak 1,99  x 106 J, dan nilai rata-rata hancur 2,17 x 106 J. Secara umum, paving block dengan penguat ASP mengalami perbaikan kualitas (sifat fisis dan mekanis) jika dibandingkan dengan paving block tanpa ASP. Semua variasi memenuhi SNI 03-0691-1996 dengan mutu A-B yaitu dapat digunakan untuk jalan dan lahan parkir.
Kinerja Fotokatalis Tunggal ZnO dan Komposit ZnO/Reduced Graphene Oxide (ZnO/rGO) di bawah Iradiasi Sinar Matahari Wahyuni, Dwiria; Nurhasanah, Nurhasanah; Nurhanisa, Mega; Mariani, Mariani
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v9i1.17228

Abstract

Menurunnya kualitas air pada perairan merupakan salah satu dampak pencemaran limbah pewarna dari industri tekstil yang sulit untuk didegradasi secara biologi. Fotodegradasi menggunakan fotokatalis merupakan solusi yang efisien untuk polusi air akibat pewarna. Dalam penelitian ini, kinerja fotokatalis tunggal ZnO dan komposit ZnO/Reduced Graphene Oxide (ZnO/rGO) telah dikaji aktivitasnya dengan menggunakan iradiasi sinar matahari. Sampel fotokatalis diberi 2 perlakuan yaitu dengan pengadukan dan tanpa pengadukan pada larutan metilen biru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada iradiasi selama 30 menit, penurunan kandungan metilen biru lebih tinggi ketika sampel ditambahkan komposit ZnO/rGO dibandingkan ZnO tunggal (dengan pengadukan), yaitu sebesar 30% (ZnO/rGO) dan 9% (ZnO). Sementara itu, lama waktu iradiasi juga mempengaruhi persentase penurunan kandungan metilen biru. Iradiasi selama 2 jam pada fotokatalis ZnO/rGO dan ZnO menunjukkan konsistensi dengan hasil iradiasi selama 30 menit. Perbedaan dari kedua proses ini adalah kecepatan penurunan warna metilen biru. Komposit ZnO/rGO yang diberlakukan pengadukan memiliki kecepatan paling tinggi dengan menyisakan 14% kandungan metilen biru. Dengan demikian, kinerja fotokatalis dipengaruhi oleh penambahan rGO pada ZnO, lama iradiasi, dan adanya proses pengadukan.
Desain Algoritma Jaringan Syaraf Tiruan (JST) untuk Identifikasi Covid-19 dan Pneumonia Lestari, Tri Mukti; Wahyuni, Dwiria; nurhasanah, Nurhasanah; hasanuddin, Hasanuddin; Perdhana, Radhitya
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 9, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v9i1.15038

Abstract

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa penyakit Covid-19 merupakan kasus global yang menyerang lebih dari seratus juta jiwa pada tahun 2021. Sedangkan, pneumonia menjadi penyebab utama kematian pada bayi dan balita di Indonesia. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat untuk meminimalisir penyebaran. Penyakit ini dapat diidentifikasi dengan analisis gejala, tes PCR, atau pengenalan citra radiologi. Adanya kesamaan gejala serta waktu dan biaya yang tidak sedikit untuk tes PCR,  menyebabkan identifikasi penyakit terhambat. Berdasarkan hal tersebut, dibangunlah suatu sistem pendeteksi penyakit Covid-19 dan pneumonia menggunakan Jaringan Syaraf Tiruan (JST) metode propagasi balik. JST yang dibentuk terdiri atas lapisan masukan yang merupakan data numerik fitur citra paru pasien normal, penderita Covid-19 dan pneumonia, lapisan tersembunyi berisi kumpulan proses identifikasi, serta lapisan luaran yang berisi luaran yang diharapkan yaitu jenis paru normal, penderita Covid-19, dan pneumonia. Setelah serangkaian pelatihan untuk sistem mempelajari data, didapatkan hasil yang paling baik yaitu dengan menggunakan kombinasi  pembelajaran dengan fungsi aktivasi tanh, learning rate 0,001 dan epoch 10000 kali. Dari hasil pengujian sistem, didapatkan akurasi dari 66,677% sampai 96,67%.
Peningkatan Kompetensi Guru dalam Melaksanakan Praktikum Fisika pada Pembelajaran Jarak Jauh melalui Pelatihan Perangkat Analisis Video Nugroho, Bintoro Siswo; Zulfian, Zulfian; Arman, Yudha; Asri, Asifa; Wahyuni, Dwiria
Jurnal Surya Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): November 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jsm.6.1.2023.42-50

Abstract

The pandemic of COVID-19 has triggered awareness of the significant role of distance learning systems. Implementing science experiments, involving observation and measurement, requires more complex steps when conducted remotely online. An innovative method that can be used to address this issue is the combination of experimental demonstrations and video analysis. This article reports a training activity for the design and implementation of physics experiments using the video analysis software, Tracker, to improve the competence of physics teachers in conducting experiments through distance learning systems. The training was conducted through tutorials, demonstrations, practice sessions, work instructions, and online discussions. The impact of the training was measured by evaluating pre- and post-training questionnaires. The results indicate that the training can enhance participants' insights and competencies. This training provides an alternative solution for conducting laboratory experiments during face-to-face learning activity restrictions.
Classification of Malignancy of Lung Cancer Using Backpropagation Algorithm on CT-Scan Images Putri, Evi Pania; Nurhasanah, Nurhasanah; Wahyuni, Dwiria; Hasanuddin, Hasanuddin; Adriat, Riza; Arsyad, Ya' Muhammad
Jurnal ILMU DASAR Vol 25 No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jid.v25i2.39054

Abstract

In this study, we investigate the classification of lung cancer CT scan images based on malignancy level using a backpropagation artificial neural network (ANN). Lung cancer is a deadly disease characterized by the growth of abnormal lung cells. The proposed method involves preprocessing to enhance image quality, followed by feature extraction using the Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) method with angle variations of 0°, 45°, 90°, 135°, and d=1. The extracted features include energy, contrast, correlation, and homogeneity. The energy value range in malignant cancer is 0.27 to 0.81, while in benign cancer it is 0.26 to 0.73. The contrast in benign cancer ranges from 1.38 to 11.87, while in malignant cancer it is 1.47 to 13.67. The image correlation for malignant cancer is between 0.63 to 0.94, while for benign cancer it is 0.69 to 0.96. Homogeneity in malignant cancer has a value range between 0.67 to 0.91, while in benign cancer it ranges from 0.70 to 0.92. The classification of lung cancer malignancy is restricted to benign and malignant levels using a network architecture of [4 10 2], maximum iteration of 100000, and learning rate of 0.001. The accuracy of the testing data from the ANN is between 90% and 100%. These results demonstrate the effectiveness of the GLCM method and backpropagation algorithm in accurately classifying the malignancy level of lung cancer, which could aid in the early detection and treatment of the disease.
Pengaruh Kadar Perekat Papan Komposit Tandan Kosong Kelapa Sawit pada Taraf Intensitas Bunyi Fatisa, Huril; Nugroho, Bintoro Siswo; Nurhanisa, Mega; Wahyuni, Dwiria; Asri, Asifa
JRFES (Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains) Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Riset Fisika Edukasi dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jrfes.2023.v10i1.6647

Abstract

A study was performed to analyze the sound intensity level and physical properties of a composite board made from oil palm empty fruit bunch (OPEFB) particles mixed with polyvinyl acetate (PVAc) adhesive. The composite boards were fabricated with various concentrations of adhesive, namely 8%, 10%, 12%, 14%, and 16%. The intensity level was measured at sound wave frequencies of 125 Hz, 250 Hz, 500 Hz, 1000 Hz, 2000 Hz, and 4000 Hz. The results showed that the highest sound intensity level, 74,2 dB at a frequency of 500 Hz, was found in the composite board with an 8% adhesive concentration. This composite board is categorized as a low-density composite board. The lowest sound intensity level, 58,6 dB at a frequency of 125 Hz, was found in the composite board produced with 16% adhesive concentration. This composite board is categorized as a high-density composite board. The physical property test results for all adhesive concentration variations showed that the resulting composite board density was 0,705-0,723 g/cm3, and the moisture content was 8,36%-9,66%. These values met the requirements of SNI 03-2105-2006. Keywords : Composite Boards, Sound Intensity Level, Composite Physical Properties
Sintesis Komposit Karbon Aktif TKKSTiO2 dengan Aktivasi Gelombang Mikro untuk Pemurnian Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Aqni, Wahyu Nur; Nurhanisa, Mega; Dwiria Wahyuni
Jurnal Ilmu Fisika Vol 17 No 1 (2025): March 2025
Publisher : Jurusan Fisika FMIPA Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jif.17.1.19-30.2025

Abstract

The palm oil plantation industry generates waste besides palm oil products, including empty palm bunch (EPB). This research examines the emission reduction capabilities of motor vehicle exhaust gases using a composite of activated carbon from EPB-AC/TiO2. Surface morphology characterization of the composite is conducted using Brunauer-Emmett-Teller (BET) and Scanning Electron Microscope (SEM). EPB-AC exhibits an average reduction effectiveness of HC gas based on particle size (50, 100, 150, 200 mesh) sequentially at 34.49%, 37.43%, 39.98%, and 43.56%. The average effectiveness of EPB-AC in reducing CO gas sequentially is 70.29%, 71.30%, 72.86%, and 74%. For CO2 gas, EPB-AC has an average reduction sequentially at 52.6%, 54.25%, 56.52%, and 58.54%. On the other hand, the EPB-AC/TiO2 composite exhibits an average reduction effectiveness of HC gas based on particle size sequentially at 42.38%, 43.42%, 45.1%, and 46.57%. The average effectiveness of the EPB-AC/TiO2 composite in reducing CO gas sequentially is 71.24%, 73.52%, 75.54%, and 76.9%. For CO2 gas, the EPB-AC/TiO2 composite has an average reduction sequentially at 54.93%, 54.25%, 59.76%, and 63.05%. Therefore, the best reduction results occur at a particle size of 200 mesh.
Deteksi Dini Serangan Hama Penyakit pada Cabai Rawit Menggunakan Metode Image Recognition Suci Fitri Nazila; Yudha Arman; Dwiria Wahyuni; Nurhasanah Nurhasanah; Yoga Satria Putra
Jurnal Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 9 No 2 (2023): JuTISI
Publisher : Maranatha University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jutisi.v9i2.6342

Abstract

The chili plant is one of the high economic value vegetable commodities which has the potential to continue to grow. On the other hand, this plant’s production still has obstacles such as pests and disease. Identifying the pest and diseases earlier is needed to protect against these problems. In this work, image recognition technology is applied to recognize the pest and diseases of the chili plant. First, the image of healty leaves and infected leaves by P. Latus, B. Tabaci, Gemini virus, and Cercospora sp are collected. The next step is image prepocessing, including cropping and resizing to make uniform image format and background removal to reduce background effects in image processing. Red-Green-Blue (RGB) input images are changed to grayscale images to give input one color channel. The images are extracted to get features using Gray Level Co-occurrence Matrix (GLCM) method. Extracted texture features involve contrast, correlation, energy, homogeneity, and dissimilarity with average angle values are 0°, 45°, 90° and 135°. Furthermore, all obtained features are classified into five classes using K-Means Clustering Algorithm. Extraction and segmentation results are used as parameters in the classification process using a Support Vector Machine (SVM). In this work, the result of this process is 82%.