Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JCRS (Journal of Community Research and Service)

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KUTAMBARU MENUJU DESA ECO AGRO TOURISM Nasution, Lita; Ranita, Sylvia Vianty; Afandi, Ahmad; Ginting, Makhrani Sari; Barus, Wan Rose Pinkutri
Journal of Community Research and Service Vol 8, No 2: JULY 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i2.62525

Abstract

Agrowisata, kombinasi dari pertanian dan pariwisata, berperan penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui pemanfaatan sektor pertanian sebagai objek wisata. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat berbagai spot agrowisata menarik, seperti agrowisata Salak Pondoh di Sleman, yang menawarkan berbagai fasilitas dan kegiatan rekreasi. Desa Polengan dan Desa Kembangarum juga menunjukkan potensi besar dalam pengembangan desa wisata berbasis pertanian dan potensi alam. Namun, tantangan seperti daya tarik yang kurang dan kondisi yang kurang terawat menghambat pertumbuhan agrowisata. Oleh karena itu, strategi pengembangan yang melibatkan masyarakat dan optimalisasi sumber daya lingkungan sangat penting. Selain itu, penggunaan metode pemrograman linier dapat membantu mengoptimalkan produksi dan profitabilitas usaha pertanian. Pandemi COVID-19 telah menguji ketahanan ekonomi, namun modal sosial menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Contoh sukses adalah Desa Pujon Kidul di Malang yang telah meningkatkan PADes melalui pariwisata desa. Upaya konservasi lingkungan, pengelolaan sampah yang cerdas, dan teknologi pertanian modern juga menjadi faktor penting dalam pengembangan agrowisata yang berkelanjutan. Desa Kutambaru di Sumatera Utara menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dan kerjasama dengan berbagai pihak dapat menciptakan desa eco agro tourism yang menarik wisatawan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Diversifikasi Produk Olahan Salak Pondok Desa Kutambaru, Kabupaten Karo Nasution, Lita; Afandi, Ahmad; Ginting, Makhrani Sari; Siregar, Muhammad Said; Joseph, Jacqueline; Sembiring, Desi Sri Pasca Sari; Nadhira, Ahmad; Siburian, Rikson Asman Fertiles; Simbolon, Juliana; Sipahutar, Bahagia Sibotolungun
Journal of Community Research and Service Vol. 9 No. 2: July (2025)
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v9i2.68305

Abstract

Sejak Tahun 2010 hingga saat ini terjadi letusan abu vulkanik dan lahar dingin Gunung Sinabung yang merusak sebagian besar tanaman kopi, buah naga dan jeruk dan melanda desa Kutambaru. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini telah dilaksanakan di Desa Kutambaru, Kabupaten Karo dengan GPS koordinat Latitute 3,16459 N 309’52,5360, Longitude 98,36436 E 98021’51,708’ pada bulan Maret sampai April 2025. Kegiatan ini diikuti oleh tiga puluh lima orang peserta berasal dari Kelompok Tani Jaya Lestari dan Kelompok Sadar Wisata Goa Mante yang berjumlah tiga puluh lima orang. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahapan. Tahap 1 yaitu Sosialisasi dan Pelatihan terkait Diversifikasi Produk Olahan Salak Pondoh menjadi Keripik Salak, Selai salak, Pia salak dan coklat Salak. Tahap 2 Pelatihan Membuat Website, E-commerce untuk pemasaran diversifikasi produk olahan salak. Mengembangkan Website pemasaran produk secara digital. Kegiatan Pengabdian dilakukan dengan memberikan pelatihan kepada anggota Masyarakat yang berjumlah 35 orang. Pelatihan terkait pembuatan Diversifikasi Olahan Produk Salak dan Membuat website dan E-commerce berjalan lancer. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan keberhasilan yang ditandai dengan keaktifan para peserta dalam mengikuti pelatihan membuat diversifikasi olahan Produk Salak dan membuat website E-commerce untuk pemasaran.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KUTAMBARU MENUJU DESA ECO AGRO TOURISM Nasution, Lita; Ranita, Sylvia Vianty; Afandi, Ahmad; Ginting, Makhrani Sari; Barus, Wan Rose Pinkutri
Journal of Community Research and Service Vol. 8 No. 2: July 2024
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v8i2.62525

Abstract

Agrowisata, kombinasi dari pertanian dan pariwisata, berperan penting dalam meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui pemanfaatan sektor pertanian sebagai objek wisata. Di Daerah Istimewa Yogyakarta, terdapat berbagai spot agrowisata menarik, seperti agrowisata Salak Pondoh di Sleman, yang menawarkan berbagai fasilitas dan kegiatan rekreasi. Desa Polengan dan Desa Kembangarum juga menunjukkan potensi besar dalam pengembangan desa wisata berbasis pertanian dan potensi alam. Namun, tantangan seperti daya tarik yang kurang dan kondisi yang kurang terawat menghambat pertumbuhan agrowisata. Oleh karena itu, strategi pengembangan yang melibatkan masyarakat dan optimalisasi sumber daya lingkungan sangat penting. Selain itu, penggunaan metode pemrograman linier dapat membantu mengoptimalkan produksi dan profitabilitas usaha pertanian. Pandemi COVID-19 telah menguji ketahanan ekonomi, namun modal sosial menjadi kunci untuk mengatasi tantangan ini dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Contoh sukses adalah Desa Pujon Kidul di Malang yang telah meningkatkan PADes melalui pariwisata desa. Upaya konservasi lingkungan, pengelolaan sampah yang cerdas, dan teknologi pertanian modern juga menjadi faktor penting dalam pengembangan agrowisata yang berkelanjutan. Desa Kutambaru di Sumatera Utara menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dan kerjasama dengan berbagai pihak dapat menciptakan desa eco agro tourism yang menarik wisatawan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.