Claim Missing Document
Check
Articles

Pengembangan dan keefektifan model buku teks mata kuliah strategi pembalajaran berbasis pendekatan kontekstual Darmuki, Agus; Hidayati, Nur Alfin; Tanghal, Analiza B; Esteban Jr, Alfredo M
KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/kembara.v9i1.22635

Abstract

Kebutuhan pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran di kelas umumnya mengarah pada kebutuhan akan buku teks yang mengakomodasi materi yang dihubungkan dengan dunia nyata yang kontekstual. Kebutuhan tersebut mendorong peneliti untuk mengembangkan buku teks yang dapat digunakan oleh mahasiswa dan dosen dalam proses pembelajaran. Mata kuliah strategi pembelajaran merupakan mata kuliah penting yang harus dikuasai oleh mahasiswa keguruan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan buku teks strategi pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengmbangan atau R&D. Data dalam penelitian ini berupa proses pembelajaran di kelas mata kuliah strategi pembelajaran dan sumber data dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang memprogram mata kuliah strategi pembelajaran yang terdiri dari 6 kelas, 3 dosen pengampu mata kuliah strategi pembelajaran di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia IKIP PGRI Bojonegoro. Pada tahap eksplorasi, pendekatan deskriptif-kualitatif diadopsi untuk penelitian ini. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan dokumenter untuk mengetahui kondisi buku teks yang digunakan selama ini, pengamatan untuk mengetahui proses pembelajaran di kelas, kuesioner untuk mengetahui respon mahasiswa dan dosen dan dianalisis melalui model kontekstual. Model ini diuji secara eksperimental, pada tahap ini diperoleh beberapa temuan utama: (1) kegiatan pembelajaran selama ini berpusat pada dosen dan teoritis serta dosen dan mahasiswa membutuhkan buku teks strategi pembelajaran yang kontekstual; (2) buku teks dikembangkan dan di FGD untuk menyempurnakan serta di expert judgment oleh 2 ahli isi dan desain serta ahli media. Prototipe tersebut kemudian diujicobakan secara terbatas dan ekstensif. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa model buku teks berbasis pendekatan kontekstual sesuai untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran mata kuliah strategi pembelajaran; (3) prototipe model buku teks berbasis pendekatan kontekstual yang telah diterapkan dijadikan sebagai model buku teks, kemudian diujicobakan melalui eksperimen. Berdasarkan analisis statistik dengan menggunakan simpangan baku diperoleh t-hitung hasil posttest yaitu sebesar 2.339, dan karena t-hitung sebesar 2.0086, artinya t-hitung lebih besar dari t-tabel dengan signifikansi 0.030 < 0.05, maka disimpulkan bahwa penggunaan buku teks strategi pembelajaran berbasis pendekatan kontekstual dapat memberikan pengalaman belajar mahasiswa dengan kehidupan nyata atau kehidupan sehari-hari sehingga proses pembelajaran lebih aktif dan efektif.
Upaya Guru Menerapkan Metode Pembelajaran Resitasi Read Challenge Guna Menumbuhkan Minat Membaca Siswa Kelas V Sekolah Dasar Kusumaningrum, Erliana Vivi; Kironoratri, Lintang; Hidayati, Nur Alfin
JIKAP PGSD: Jurnal Ilmiah Ilmu Kependidikan Vol 8, No 2 (2024): MEI (JIKAP PGSD)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jkp.v8i2.61881

Abstract

The aim of this research is to find out how the fifth grade teacher's efforts apply the recitation read challenge learning method to foster interest in reading in fifth grade students at SD N 2 Mijen. This research uses descriptive qualitative methods. The subjects in this research focused on fifth grade students who had little interest in reading. The data collection techniques for this research are observation, interviews and documentation. The results of this study show that students are more interested in reading after using the recitation learning method by giving students reading assignment materials and holding them accountable for their assignments with reading challenges. In the disclosure of the class V teacher, class V students' interest in reading began to increase after implementing the recitation read challenge learning method. From the results of student evaluations it became 93% in the complete category, where out of 25 students, only 2 students needed additional guidance from the teacher. So it can be concluded that growing interest in reading was said to be successful after the fifth grade teacher implemented the recitation read challenge learning method.
PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH DENGAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING SECARA DARING Agus Darmuki; Ahmad Hariyadi; Nur Alfin Hidayati
Joong-Ki : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3: September 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/joongki.v1i3.828

Abstract

Kompetensi professional guru sangat penting untuk selalu ditingkatkan salah satunya melalui Penelitian Tindakan kelas (PTK). Guru selalu dituntut untuk meningkatkan pembelajaran di kelas melalui berbagai cara salah satunya penggunaan model pembelajaran. Pelatihan ini bertujuan membekali guru untuk menulis karya ilmiah dan publikasi karya tulis ilmiah. Pelatihan penulisan karya ilmiah ini dilakukan dengan model Problem Based Learning (PBL). Model PBL diperlukan agar memberi kesempatan kepada peserta menulis karya tulis ilmiah berupa artikel untuk jurnal. Kegiatan pelatihan penulisan karya ilmiah dengan model PBL secara daring ini secara umum dikatakan berjalan dengan baik dari aspek jumlah peserta, ketercapaian target luaran juga baik, penguasaan materi juga kategori baik. Faktor pendukung kegiatan pelatihan ini tersedianya tenaga dosen yang membimbing, antusiasme peserta guru MGMP sekabupaten Rembang, dukungan kepala sekolah melalui MoU dengan UMK, dukungan dana dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMK sehingga dapat terlaksanakan dengan baik.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMBACA TELITI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN SQ3R BERBANTUAN MEDIA KOMUNANG Maulida, Aula Zahirotul; Hidayati, Nur Alfin; Masfuah, Siti
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 16 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpd.v16i1.48135

Abstract

This research aims to determine student activity and close reading ability through the SQ3R model assited by KOMUNANG media in class V students ad SDN 4Karangrowo. SQ3R  is used to provide motivation for close reading. This model is applied in Indonesian language subjects in chapter 7 subchapter 2 regarding determining the main idea and main sentence of the explanatory sentence. The action hypothesis in this research is that the Implemention of the Learning I Model (SQ3R) Assited by KOMUNANG Media can increase student activity and close reading ability for class V SDN 4 Karangrowo. This type of research is classroom action research which will be carried out in class V of SDN 4 Karangrowo with research subjects of 23 students. This research took place over two cycles, each cycle consisting of four stages, namely the planning stage, implementation stage, observation stage, and reflection stage. The independent variable is SQ3R. The dependent variable is the ability to read carefully. The instruments used were interview sheets, evaluation questions, and observation sheets. The data analysis technique used is qualitative and quantitative data analysis. Student activity also increased in cycle 1 from 69% to cycle 2 to 94%. The ability to read carefully also increased in cycle 1 from 74% to cycle 2 to 84%.
Pendampingan Pembawa Acara Menggunakan Metode Drill practice Dengan Media Audio Visual Bagi Pemuda Karang Taruna Darmuki, Agus; Setiawaty, Rani; Hidayati, Nur Alfin
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.14975

Abstract

Background: Pemuda merupakan salah satu aset bangsa yang memberikan dampak nyata bagi negara ini. Aktivitas kelompok remaja tidak terlepas dari kemampuannya dalam bersuara, terutama aktivitasnya sebagai moderator. Pengetahuan moderator penting untuk memungkinkan kegiatan organisasi kepemudaan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membekali organisasi kepemudaan muda dengan pelatihan fasilitator dan pengetahuan tentang cara melakukan presentasi di acara. Metode: Diharapkan melalui metode latihan drill ini para pemuda Karang Taruna dapat berlatih secara terus menerus dan direkam dalam format audio visual dan diunggah ke youtube. Kegiatan pelatihan ini rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 15 dan 16 November 2023 mulai pukul 08.30 hingga 13.00. Sasaran pelatihan ini adalah kelompok pemuda Desa Temulus, Kecamatan Mejobo, Provinsi Kudus. Hasil: Hasil pendampingan menunjukkan bahwa metode latihan praktik dapat memaksimalkan kualitas kegiatan fasilitator dapat memperluas pengetahuan dan pemahaman tentang kegiatan fasilitator, dan memberikan keterampilan praktis kepada remaja di Karang Taruna. Kesimpulan: Pelatihan fasilitator dengan pelatihan remaja di Karang Taruna dapat meningkatkan minat peserta untuk mengikuti pelatihan. Sebagian besar peserta mampu melakukan praktik hosting dengan menggunakan bahasa dan kalimat efektif yang baik dan benar.
NILAI MORAL DAN KONFLIK SOSIAL DALAM NASKAH DRAMA “KOCAK-KACIK” KARYA ARIFIN C NOER: KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Setiawan, Johan; Fathurohman, Irfai; Hidayati, Nur Alfin
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i1.643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan 1) Nilai moral dalam naskah drama “Kocak-kacik”, 2) Konflik sosial dalam naskah drama yang berjudul “ Kocak-kacik” Karya Arifin C Noer. Naskah drama adalah salah satu karya sastra yang diciptakan dalam bentuk dialog dan dikemas menjadi sebuah pertuntujukan drama untuk menghidupkan cerita di dalamnya. Sebuah naskah drama selalu mengandung pesan yang ingin disampaikan seorang pengarang kepada pembaca atau penonton, sehingga naskah drama bukan hanya sekadar cerita yang diperankan dan dipertontonkan, melainkan di sisi lain pembaca atau penonton merasa terhibur juga mendapat pelajaran atau  pengetahuan dari apa yang telah dipentaskan. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan membaca dan mencatat nilai-nilai moral serta konflik sosial yang terdapat dalam teks naskah drama yang berjudul “ Kocak-kacik” karya  Arifin C Noer.
PENERAPAN P5 DENGAN MODEL PJBL PADA PESERTA DIDIK KELAS IV Setya, Gaizka Adhe; Pratiwi, Ika Ari; Hidayati, Nur Alfin
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 5 No 1 (2025): MARET
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v5i1.5120

Abstract

Pada penelitian ini penerapan proyek penguatan profil pelajar pancasila dengan model project based learning di kelas IV SD 1 Jati Kulon. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan P5 dengan PJBL.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian naratif, dan yang menjadi objek dalam penelitian ini dilakukan pada objek yang alamiah. Variabel penelitian ini adalah kalimat penerapan P5 dengan PJBL pada peserta didik kelas IV. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah triangulasi sumber. Berdasarkan hasil penelitian peneliti menemukan guru menggunakan media berbantuan video interaktif dan hambatan pada pengeras suara serta peserta didik yang lupa membawa alat dan bahan pelaksanaan P5.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS MENGGUNAKAN METODE PBL KOLABORASI MIND MAPPING Darmuki, Agus; Hidayati, Nur Alfin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10, Nomor 02 Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25527

Abstract

This study aims to improve the writing skills of PBSI FKIP UMK students in Semester 4 of the 2024/2025 Academic Year using the Mind Mapping Collaborative Problem Based Learning (PBL) method. The problem faced by students is the lack of effective and structured writing skills. The solution offered is to use the Mind Mapping Collaborative PBL method which can help students improve their writing skills. This study uses a classroom action research method with 30 PBSI FKIP UMK students in Semester 4 of the 2024/2025 Academic Year. The instruments used are writing tests, observations, and interviews. The results of the study indicate that the Mind Mapping Collaborative PBL method can significantly improve students' writing skills. Students can improve their ability to organize ideas, structure writing, and develop effective sentences. The conclusion of this study is that the Mind Mapping Collaborative PBL method can be an effective alternative to improve students' writing skills.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH WACANA MELALUI METODE PROJECT BASED LEARNING: - Hidayati, Nur Alfin; Darmuki, Agus
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.25621

Abstract

The background of this research issue is the low learning outcomes of students in the Discourse course caused by ineffective learning methods. This study aims to improve learning outcomes in the Discourse course through the Project Based Learning (PjBL) method for students. The research method used is Classroom Action Research (CAR) with a cycle consisting of planning, action, observation, and reflection. The results of the study indicate that the PjBL method can improve student learning outcomes in the Discourse course. Student learning outcomes increased significantly after the implementation of the PjBL method, both in terms of knowledge, skills, and attitudes. This study also shows that the PjBL method can improve students' critical and creative thinking skills. The implication of this study is that the PjBL method can be an alternative effective learning method to improve student learning outcomes in the Discourse course. Further research is needed to determine the effectiveness of the PjBL method in other courses and at different levels of education.
Kajian KAJIAN PRAGMATIK TINDAK TUTUR LOKUSI, ILOKUSI, DAN PERLOKUSI PADA PIDATO PELANTIKAN PRESIDEN PRABOWO TAHUN 2024 Septia Indana Zulfa; Agus Darmuki; Nur Alfin Hidayati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31525

Abstract

This research aims to describe the forms of locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts found in President Prabowo's inaugural speech, and to describe the functions of locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts in President Prabowo's inaugural speech. The method used in this research is a qualitative descriptive method. The data source in this research consists of primary data in the form of President Prabowo's inaugural speech available on www.youtube.com/@indosiar, as well as secondary data obtained from journals, theses, and books. The data collection techniques used are observation and note-taking techniques. In conducting this research, the theory from Austin regarding locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts in President Prabowo's inaugural speech is employed. The results of this research yield data in the form of locutionary, illocutionary, and perlocutionary speech acts in President Prabowo's inaugural speech as President of the Republic of Indonesia in 2024. It can be concluded that 16 locutionary acts were obtained, which include declarative locutionary acts (news) 12 data, imperative locutionary acts (commands) 3 data, and interrogative locutionary acts (questions) 2 data. Then, 43 illocutionary acts were found, comprising assertive illocutionary acts (assertions) 8 data, directive illocutionary acts (invitations) 17 data, commissive illocutionary acts (commitments) 5 data, and expressive illocutionary acts (feelings) 14 data. Furthermore, 3 data were found in perlocutionary acts. The conclusion drawn from this research is that illocutionary acts are the most dominant. Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam pidato perdana Presiden Prabowo dan Mendeskripsikan fungsi tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi yang terdapat dalam pidato perdana Presiden Prabowo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Sumber data pada penelitian ini merupakan data primer berupa pidato perdana pelantikan Presiden Prabowo pada akun www.youtube.com/@indosiar, serta sumber data sekunder yang didapatkan dari jurnal, skripsi, dan buku. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah teknik simak dan teknik catat. Dalam mengerjakan penelitian ini menggunakan teori dari Austin yang membahas tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi pada pidato pelantikan Presiden Prabowo. Hasil dari penelitian ini merupakan data dalam bentuk tindak tutur lokusi, ilokusi, dan perlokusi pada pidato perdana pelantikan Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia tahun 2024. Dapat disimpulkan tindak tutur lokusi diperoleh sebanyak 16 data yang meliputi tindak lokusi deklaratif (berita) 12 data, tindak lokusi imperatif (perintah) 3 data, dan tindak lokusi interogatif (pertanyaan) 2 data. Selanjutnya ditemukan sebanyak 43 data tindak tutur ilokusi yang meliputi tindak ilokusi asertif (penegasan) 8 data, tindak ilokusi direktif (mengajak) 17 data, tindak ilokusi komisif (komitmen) 5 data, dan tindak ilokusi ekspresif (perasaan) 14 data. Kemudian ditemukan sebanyak 3 data pada tindak tutur perlokusi. Kesimpulan yang ditarik pada penelitian ini yakni tindak tutur ilokusi merupakan tindak tutur yang paling mendominasi.