Claim Missing Document
Check
Articles

Konflik Batin Tokoh Toba dalam Naskah Drama Janji Putri Ikan Karya Russel Akbar Fauzi: Pendekatan Psikologi Sastra Sartika, Meinar Dona; Nasution, Ikhwanuddin; Marsella, Emma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.14471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan konflik batin yang dialami tokoh Toba, 2) mendeskripsikan faktor-faktor penyebab konflik batin tokoh Toba. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah naskah drama Janji Putri Ikan karya Russel Akbar Fauzi dengan fokus penelitian konflik batin tokoh Toba dan faktor penyebab konflik yang dikaji dengan pendekatan psikologi sastra yang mengacu pada teori Kurt Lewin. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik wawancara yang kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Terakhir dilakukan analisis data terhadap kalimat-kalimat dalam teks naskah drama yang berkaitan dengan isu yang diajukan. Hasil penelitian menunjukkan hal-hal sebagai berikut: Konflik batin yang dialami tokoh Toba dalam naskah drama, yaitu kebimbangan, pertentangan, kekecewaan. Sedangkan faktor penyebab konflik dalam naskah drama Janji Putri Ikan karya Russel Akbar Fauzi adalah a) perbedaan antar perorangan, b) perbedaan kebudayaan, dan 3) Bentrokan kepentingan.
Nilai Moral dalam Novel Negeri Para Bedebah Karya Tere Liye : Pendekatan Sosiologi Sastra Tarigan, Nisrina Adefi Br; Nasution, Ikhwanuddin; Marsella, Emma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nilai adalah konsepsi abstrak dalam diri manusia mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk. Penentuan tentang baik dan buruk atau benar dan salah dilakukan melalui proses menimbang. Salah satu jenis-jenis dari nilai adalah nilai moral. Nilai moral adalah prinsip atau standar yang digunakan untuk menentukan apa yang dianggap benar atau salah dalam tingkah laku dan keputusan yang diambil oleh seseorang atau sekelompok orang. Dalam mempelajari dan menganalisis nilai-nilai moral dalam karya sastra dibutuhkan ilmu lain, yaitu sosiologi sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel Negeri Para Bedebah karya Tere Liye. Dalam menganalisis novel Negeri Para Bedebah, pendekatan atau kajian yang digunakan adalah sosiologi sastra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif menghasilkan data yang berupta kata-kata dalam bentuk kutipan-kutipan sebagai prosedur pemecahan masalah. Berdasarkan hasil analisis data, didapat 7 macam bentuk nilai moral dari konsep teori moral menurut Franz Magnis-Suseno dalam Novel Negeri Para Bedebah yaitu : 1) kejujuran, 2) ketersediaanbertanggung jawab, 3) kemandirian moral, 4) keberanian moral, 5) kerendahan hati, 6) realistis, 7) nilai otentik.
Nilai-Nilai Sosial dalam Novel Pulang Karya Leila S Chudori: Analisis Sosiologi Sastra Simamora, Jose Maduma; Harahap, Nurhayati; Marsella, Emma
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Novel “Pulang” karya Leila S Chudori menghadirkan beragam nilai-nilai sosial yang terdapat pada setiap tokohnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengungkapkan wujud nilai nilai sosial yang terdapat dalam Novel “Pulang” karya Leila S Chudori Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dimulai dengan membaca novel “Pulang”. Selanjutnya, teknik analisis data dalam penelitian ini dimulai dari reduksi data, kodifikasi data, klasifikasi data, deskripsi data, interpretasi data dan verifikasi data. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi yang didukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada subfokus terdapat nilai-nilai sosial dalam unsur novel “Pulang” karya Leila S. Chudori khususnya di dalam tema cerita. Nilai-nilai sosial yang terdapat dalam tema berupa perjuangan para eksil politik untuk kembali menginjakkan kaki ke tanah air. Peristiwa yang dialami tokoh-tokoh dalam cerita sesuai dengan aspek sosial yang terjadi pada para eksil politik di Indonesia. Pada subfokus selanjutnya ditinjau dari stuktur sosial masyarakat dapat diketahui bahwa terdapat nilai-nilai sosial di dalam novel yang sesuai dengan struktur sosial masyarakat di antaranya adalah peristiwa G30SPKI. Penelitian yang ditemukan menunjukkan bahwa penelitian ini dalam novel Pulang dapat dijadikan sebagai bahan bacaan untuk siswa dan masyarakat umum untuk memperluas wawasan mengenai sejarah.
KAJIAN EKOLOGI SASTRA PADA CERPEN BUMI KITA RUMAH KITA KARYA AJENG DIVA KUSUMA WARDANI Yanti, Rima Evi; Marsella, Emma; Kudadiri, Amhar; Sutan Lubis, Haris
JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) Vol. 13 No. 1 (2024): JURNAL SASTRA INDONESIA (SASINDO) EDISI APRIL
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/sasindo.v13i1.56874

Abstract

Karya sastra tidak lahir dari keadaan yang hampa makna. Ia lahir dari hasil tangan manusia yang di sisi lain berinteraksi dan menyerap banyak hal dari kompleksitas lingkungan tempat tinggalnya. Hal ini menjelaskan bagaimana sebuah karya sastra memiliki hubungan yang intim dengan alam. Ekologi sastra hadir sebagai jembatan untuk memahami bagaimana alam di tempatkan dalam sebuah karya. Objek penelitian ini adalah cerpen Bumi Kita Rumah Kita karya Ajeng Diva Kusuma Wardani. Metode penelitian ini menggunakan interpretasi dan deskripsi mendekati data-data berupa kutipan kata atau kalimat yang diambil dalam cerpen. Teori ekologi menjelaskan bagaimana manusia dan alam saling mempengaruhi satu sama lain sebagai sebuah ekosistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam cerpen berisi tentang ekologi alam. Ekologi alam berkaitan dengan interaksi manusia dengan alam, sikap peduli manusia dengan alam, dan bagaimana tindakan manusia terhadap alam. Kaca mata ekologi saat membaca sastra diharapkan mampu menjadi salah satu solusi edukatif kepada para pembaca dalam rangka usaha turut menjaga alam.Kata kunci: ekologi, cerpen, karya sastra 
Konflik Batin Tokoh Livka dalam Novel Ingkar Karya Boy Candra: Kajian Psikologi Sastra Ginting, Vivi Erinsyah Br; Lubis, Haris Sutan; Marsella, Emma
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 6 No. 2 (2024): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v6i2.5418

Abstract

This study aims to describe the inner conflict of Livka's character in the novel Ingkar by Boy Candra. The method used is descriptive qualitative with simak catat technique. The theory applied is Kurt Lewin's conflict theory, which divides inner conflict into three types: (1) near-close conflict, which is when a person is faced with two positive choices; (2) near-far conflict, where one choice has both positive and negative aspects; and (3) far-far conflict, which is when a person is faced with two negative choices. The analysis was conducted by presenting, classifying, categorizing, and summarizing the data. The results show that Livka's character faces all three types of conflict in the novel Ingkar.
Nilai-Nilai Moral dalam Novel Iyan Bukan Anak Tengah Karya Armaraher: Kajian Sosiologi Sastra Purba, Yutri Fahira; Lubis, Haris Sutan; Marsella, Emma
Jurnal Bahasa Indonesia Prima (BIP) Vol. 6 No. 2 (2024): Bahasa Indonesia Prima (BIP)
Publisher : Bahasa Indonesia Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bip.v6i2.5621

Abstract

This research uses literary sociology studies to describe the moral values in the novel Iyan Bukan Anak Tengah by Armaraher. This research uses the theory of moral values presented by Wicaksono with a qualitative descriptive method. The data is presented through quotations, narratives, and dialogue between characters that contain moral values. The data collection method is done using reading and recording techniques. The results of the study can conclude that the moral values contained in the novel Iyan Bukan Anak Tengah by Armaraher, first, human relationships with God include gratitude and belief in the existence of God. Second, man's relationship with himself includes patience, courtesy, honesty, self-esteem, longing, fear, resentment, loneliness, sadness, pessimism, and responsibility. Third, human relationships with other humans include caring for others, living in harmony, forgiving, helping, deliberating, respecting others, true love, and keeping promises. Fourth, human relationships with the universe include utilizing natural resources and protecting nature.
Multiple Personalities of The Main Character in the Novel I Don't Hate Rain Sri Puji Hartini's Works: Psychological Study of Literature Novriyanti, Yohana; Lubis, Haris Sutan; Marsella, Emma
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 9, No 2 (2025): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Maret)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v9i2.8494

Abstract

This research aims to analyze and describe the description of the dual personality experienced by the main character in the novel Aku Tak Membenci Hujan by Sri Puji Hartini. This research uses a qualitative descriptive method. The data in this research are in the form of words, phrases, sentences that show a picture of the dual personality of the main character in the novel Aku Tak Membenci Hujan by Sri Puji Hartini. The data source for this research is the novel Aku Tak Membenci Hujan by Sri Puji Hartini. Data collection techniques start from reading the novel repeatedly and marking and recording the data found. After data related to multiple personalities is collected, it will be applied in discussing the problem, providing solutions to the data obtained. The theory used is Siggmund Freud's Psychoanalysis. The results of the analysis obtained are that there is structure and a picture of multiple personalities in the characters, namely the presence of four different personality states, repetitive personalities controlling a person's behavior, there is a failure to recall important personal information that is too substantial to be considered ordinary forgetting, this disorder is not thought to occur due to the effects of substances psychoactive or general medical conditions, dissociative amnesia, and dissociative fugue.
Violence Experienced by the Character Aletta in the Novel Alaskaletta by Didik Sabrullah Nababan, Ruth Devi; Nasution, Ikhwanuddin; Marsella, Emma
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7419

Abstract

This research discusses the violence experienced by the character Aletta in the novel Alaskaletta by Didik Sabrullah using Johan Galtung's theory of violence in the study of literary sociology. The method used in this research is a descriptive qualitative method. The data in this research are quotes from the novel Alaskaletta by Didik Sabrullah which depicts violence and discrimination through interactions between characters. Data collection techniques use library study techniques, listening techniques and note-taking techniques. The data in this research were analyzed using content analysis techniques and using a literary sociology approach. The data is presented in narrative form because each data is described based on the results of the research conducted. The results of the analysis show that Aletta experienced various forms of direct violence, including physical, verbal and psychological violence. The physical violence experienced by Aletta included slapping, pushing and other rough actions. Verbal violence manifests itself in the form of insults and insults, while psychological violence can be seen in threats, manipulation and harassment that demean Aletta's dignity. This research concludes that violence in various forms reflects injustice and domination in interpersonal and family relationships, and reflects cultural values that enable and justify acts of violence. This study underlines the importance of an in-depth understanding of the impact of violence in literary works and its relevance in a wider social and cultural context.
Spiritual Values in the Novel Aerospace Dan Homecoming by Jaquenza Eden: Sociological Study of Literature Sari, Yusmita; Nasution, Ikhwanuddin; Marsella, Emma
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 8, No 4 (2024): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (November)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v8i4.7422

Abstract

The aim of this research is to describe the spiritual values found in Jaquenza Eden's novel Dirgantara and Keulangan using a literary sociology approach. Where, spiritual values according to Notonegoro (in Setiadi and Usman, 2011: 125) are divided into four, namely truth values, beauty values, aesthetic values and religious values. This research uses a qualitative descriptive method with the main object data sources, namely the Novel Dirgantara and Homecoming by Jaquenza Eden. The data collection technique used in this research is using library study techniques with the application of heuristic methods. Based on the research results, it was found that there are many types of spiritual values contained in the novel Dirgantara and Kepulangan by Jaquenza Eden. The truth value in this research is divided into two parts, namely absolute truth and relative truth. Beauty Value, which originates from the element of feeling. Beauty value in this research is divided into two parts, namely authentic beauty and natural beauty. Moral Values, which originate from the element of will, especially in human behavior between assessing actions that are considered good or bad, noble or despicable according to the order that applies within that social group. In this case, moral values are divided into the values of awareness, patience,regret for working hard, apologizing, longing, joking, filial piety, mutual help, responsibility, gratitude, compassion, sharing and caring. Religious values are absolute values based on those established by religion, God and the holy books.
Pembentukan Bocah Arif Perubahan Iklim (Apik) sebagai Upaya Penanggulangan Perubahan Iklim di Kecamatan Deli Tua Tumanggor, Winni R.E.; Chahaya, Indra; Marsella, Emma; Saragih, Izzah Dienillah
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v14i2.59927

Abstract

Kecamatan Deli Tua merupakan salah satu daerah di Kabupaten Deli Serdang yang memiliki masalah serius mengenai pengelolaan sampah. Peningkatan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah menggunakan metode yang sesuai perlu dilakukan. Tujuan kegiatan ini adalah menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan pengetahuan dalam upaya pembentukan Bocah Arif Perubahan Iklim (Apik). Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Anggrek, Desa Kedai Durian, Kecamatan Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara dengan sasaran anak kelas 4-6 SD. Pelaksanaan kegiatan meliputi 3 tahap diantaranya adalah jalan sehat sambil mengutip sampah, bermain Atteropoly serta kegiatan pojok literasi mengenai upaya pencegahan dan penanggulangan dampak perubahan iklim. Berdasarkan hasil pelaksanaan pengabdian, rata-rata skor pre-test adalah 53,48 dan  rata- rata skor post-test responden adalah 66,09. Perbedaan rata-rata skor responden sebelum dan sesudah pemberian edukasi dan literasi adalah 12,61 artinya rata-rata skor mengalami peningkatan sebesar 23,57%. Hasil ini menginterpretasikan bahwa pembentukan Bocah Apik dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan sampah sebagai upaya penanggulangan perubahan iklim pada anak-anak usia sekolah dasar di Desa Kedai Durian. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif dalam mendidik masyarakat, terutama anak-anak sekolah dasar menjadi Bocah Apik sebagai upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.