Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Media Video Pembelajaran Terhadap Kemampuan Bicara Anak Usia 5-6 Tahun Dwi Anggraini; Muhammad Fauzi; Nyimas Atika
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Februari 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan bicara anak, anak kurang aktif saat pembelajaran berlangsung. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media audio visual terhadap kemampuan bicara anak usia dini di RA Perwanida 1 Palembang. Jenis penelitian True Experimental Designs dengan pendekatan penelitian Pretest – Posttest Control Group Design, sampel 30 anak.. Analisis data uji normalitas, homogenitas dan uji hipotesis t-test. Hasil penelitian berdasarkan perhitungan uji t nilai t tabel untuk taraf signifikansi 5% dan 1% . Berikutnya, interpretasi terhadap t0, lalu menghitung df atau db = N-1 = 15 -1= 14. df 14 berkontribusi pada tabel nilai “t” baik pada taraf signifikansi 5% dan pada taraf signifikansi 1%. df sebesar 14 pada ttabel signifikansi 5% sebesar 2,145pada taraf signifikansi 1% diperoleh sebesar 2,977. Dengan membandingkan besar “t” yang diperoleh kelompok eksperimen (t0 =7,1192) dan kelompok kontrol (t0 = 2,20484) dan “t” pada tabel t (tt.ts5% = 2,145 dan tt.ts1% = 2,977) kelas eksperimen memperoleh 7,1192 maka to lebih besar daripada tt yaitu 2,145 < 7,1192 > 2,977. Kelas kontrol memperoleh 2,20484 maka to lebih kecil dari pada tt yaitu 2,145 < 2,20484 < 2,977 artinya media audio visual berpengaruh terhadap kemampuan bicara anak usia dini.
Penerapan Model Pendidikan Holistik Dalam Mengembangkan Karakter Religius Siswa TK Amalia Palembang Nita Susanti; Win Afgani; Nyimas Atika
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3: Februari 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Model Pendidikan Holistik Dalam Mengembangkan Karakter Religius Siswa TK Amalia Palembang. Penelitian ini dilatarbelakangi karena karakter merupakan salah satu hal yang sangat penting bagi anak usia dini karena hal tersebut menjadi salah satu penentu perilaku mereka di masa depan, dan juga dari hasil pengamatan peneliti masih menemukan siswa yang belum mencerminkan karakter religius sesuai dengan tingkat perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan pendidikan holistic dalam mengembangkan karakter religius dan mengetahui factor-faktor pendukung dan penghambat diterapkannya pendidikan holistic berbasis pengembangan karakter religius siswa di TK Amalia Palembang. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data diperoleh menggunakan : (1) observasi (2) wawancara (3) dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan holistik dalam mengembangkan karakter religius diterapkan dalam beberapa komponen yaitu melalui perencanaan yang meliputi tujuan pembelajaran, materi kegiatan, pemilihan metode, pemilihan media. Kemudian pelaksanaan dalam penanaman karakter meliputi kegiatan pilar karakter cinta Tuhan dan ciptaan-Nya, kegiatan sholat berjamaah, kunjungan edukasi, doa sebelum dan sesudah belajar, melaksanakan kegiatan dihari besar Islam, kegiatan manasik haji, kegiatan mencuci tangan dan berdoa sebelum makan, serta kegiatan lomba. Yang terakhir penilaian yaitu melalui tanya jawab, pemberian tugas kemudian menggunakan rubric penilaian. Komponen tersebut dirancang agar siswa lebih aktif dalam pembelajaran dan agar siswa dapat mengenal, memahami, menghayati materi yang disampaikan oleh guru.
Hubungan Antara Budaya Sekolah Dengan Karakter Religius Anak Usia 5-6 Tahun Di Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Tunas Cendekia Baturaja Timur Bella Ramadanti; Indah Wigati; Nyimas Atika
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 4: Maret 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Antara Budaya Sekolah Dengan Pembentukan Karakter Religius Anak Usia 5-6 Tahun Di TK IT Tunas Cendikia Baturaja Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel yang di gunakan berjumlah 42 anak berusia 5-6 tahun dari dua kelas yaitu kelas B1 dan B2. Tehnik pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Teknik analis data menggunakan Persentase, Uji Normalitas, Uji Liner, dan Uji Hipotesis. Berdasarkan hasil penelitian di dapatkan Persentase sebesar 85,97% untuk Budaya Sekolah dan Karakter Religius 85,97% sementara dari hasil uji normalitas nilai signifikan variable karakter religius sebesar 0,118 < 0,05 dan nilai signifikan variable budaya sekolah sebesar 0,087 < 0,05 maka HO di tolak artinya terdapat pengaruh yang signifikan antara variabel x dan y. Sementara lineartitas, nilai p-value atau t tabel variabel budaya sekolahsebesar 0,53 > 0,05 dan nilai p-value atau t tabel pada variabel karakter religius 0,46 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan linear antara variabel budaya sekolah dengan variabel karakter religius, dan terdapat korelasi antara variable budaya sekolah dengan karakter religius, dikarenakan nilai Signifikansi sebesar 0,20702 < 0,05. Artinya dari hasil tersebut dapat di nyatakan bahwa terdapat hubungan antara budaya sekolah dengan pembentukan karakter religius anak usia 5-6 tahun di TK IT Tunas Cendikia Baturaja Timur.
PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL CAK INGKLING TERHADAP KECERDASAN KINESTETIK ANAK KELOMPOK B DI RA PERWANIDA 4 PALEMBANG: THE EFFECT OF CAK INGKLING TRADITIONAL GAMES ON THE KINESTHETIC INTELLIGENCE OF GROUP B CHILDREN IN RA PERWANIDA 4 PALEMBANG Nyimas Atika; Syelvia Anissa Fitri; Indah Dwi Sartika; Leny Marlina; Tutut Handayani; Muhtarom
Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO Vol. 6 No. 3 (2023): November 2023
Publisher : Jurnal Riset Golden Age PAUD UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan tradisional cak ingkling terhadap kecerdasan kinestetik anak pada kelompok B. Metode penelitian ini adalah Eksperimental Design One Group Pre-test and Post-test. Adapun teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas dan uji (uji-t). Berdasarkan hasil dan pembahasan yang didapat bahwa adanya perbedaan nilai rata-rata yang didapat dari sebelum diberikan treatment permainan tradisional cak ingkling. Perolehan tersebut diperkuat berdasarkan uji hipotesis menggunakan uji-t dengan taraf nyata 5%, karena thitung 67.7 > ttabel maka dapat disimpulkan Ho ditolak dan Hipotesis alternatif (Ha) diterima artinya ada pengaruh permainan tradisional cak ingkling terhadap kecerdasan kinestetik anak kelompok B di RA Perwanida 4 Palembang.
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran STEAM terhadap Kemampuan Numerasi Anak Usia 4-5 Tahun Dita Istiqomah Shaka; Nyimas Atika; Indah Dwi Sartika; Desvi Wahyuni
Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Ashil: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/piaud.v4i1.5150

Abstract

This research aims to determine the effect of the STEAM learning approach on the numeracy abilities of children aged 4-5 years. This type of research is a quantitative experimental research method, Pre-Experimental Design, by trialing the STEAM learning approach in class. This research design is One Group Pre-test – Post-test Design, in the form of a children's worksheet which contains children's understanding of numeracy. The population of this study was 12 children from group A. Data collection techniques include documentation, observation & test techniques. Data analysis techniques in this research use validity tests, reliability, normality, homogeneity, and t-hypothesis tests. Based on the results of research that has been conducted, there is a significant influence on the numeracy abilities of children aged 4-5 years on indicators of counting using numbers, measuring, sorting, and patterns. Apart from that, it is shown by tcount = 26.741 while t table = 2.178. Because count> table (26.741>2.178), the conclusion is that Ha is accepted & H0 is rejected, which means there is a significant influence of implementing the STEAM learning approach on the numeracy abilities of children. This research implies that the STEAM learning approach is very appropriate for children aged 4-5 years because it can teach children to think and problem-solve, including numeracy abilities.
Strategi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di SD IT Fathona Pakjo Novia Audina; Nyimas Atika; Wira Alvio
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.9568

Abstract

Skripsi ini berjudul “Strategi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dalam Pembentukan Karakter Religius Siswa di SD IT Fathona Pakjo”. Sumber daya manusia yang baik merupakan kunci utama kemajuan dan kesuksesan bangsa. Sumber daya yang baik tentu memiliki karakter yang baik, termasuk karakter religius, karena karakter yang baik akan berdampak kepada sikap, sifat, perilaku, pemikiran, perkataan dan pandangan seseorang. Pendidikan sangat berperan penting dalam proses pembentukan karakter religius siswa, termasuk Sekolah Dasar (SD), karena pendidikan karakter harus diajarkan dan ditanamkan kepada anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dalam pembentukan karakter religius siswa di SD IT Fathona Pakjo serta menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat strategi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dalam pembentukan karakter religius siswa di SD IT Fathona Pakjo. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu, wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Sedangkan uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian bahwa strategi wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dalam pembentukan karakter religius siswa di SD IT Fathona Pakjo sudah dijalankan dengan baik sesuai strategi yang telah direncanakan, dapat dilihat dengan adanya beberapa kegiatan religius yang dibuat wakil kesiswaan yaitu penerapan nilai 5S, (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun), murajaah sebelum pembelajaran dimulai, shalat zuhur berjamaah, shalat duha berjamaah dan yasinan bersama. Adapun faktor pendukungnya yaitu adanya dukungan dari kepala sekolah dan adanya dukungan dari para guru. Sedangkan faktor penghambatnya yaitu kurangnya kesadaran peserta didik dan pengaruh negatif lingkungan peserta didik.
Pelaksanaan Program Anti Bullying Dalam Pembinaan Akhlak Siswa Di Sd Negeri 156 Palembang: Pengabdian Nyimas Atika; Rani Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5234

Abstract

Artikel berjudul “Pelaksanaan Program Anti Bullying dalam Pembinaan Akhlak di SD Negeri 156 Palembang”. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan program anti bullying dalam pembinaan akhlak siswa di SD Negeri 156 Palembang dan untuk mengetahui kendala dan solusi pelaksanaan program anti bullying dalam pembinaan akhlak siswa di SD Negeri 156 Palembang. Dalam penelitian ini, menggunakan pendekatan study kasus dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dalam penelitian ini yang menjadi informan penelitian yaitu Kepala Sekolah, Wali Kelas, Guru Mapel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam analisis data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik yang digunakan dalam analisis data adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji kebasahan data penelitian ini menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program anti bullying dalam pembinaan akhlak siswa berjalan dengan baik. Hasil penelitian dilihat pada pelaksanaan program anti bullying sekolah memperlihatkan indikator dari pelaksanaan program bullying yaitu koordinasi, motivasi, komunikasi, dan pengarahan karena hal ini terlihat dari penerapan tata tertib sekolah, pembinaan karakter, dan sosialisasi nilai nilai akhlak kepada siswa. Pelaksanaan program didukung oleh koordinasi yang baik antara kepala sekolah, wali kelas, guru mapel melalui motivasi, komunikasi, serta pengarahan yang berkelanjutan kepada siswa, meskipun masih ditemukan kendala berupa kurangnya keterbukaan siswa, pengaruh lingkungan luar sekolah, dan ketidakstabilan emosi siswa. Meskipun demikian upaya terus dilakukan dengan sosialiasi, penetapan dan penerapan aturan, serta menciptakan lingkungan kelas yang suportif, dengan begitu dapat meningkatkan sikap saling menghormati serta menurunnya perilaku bullying di lingkungan sekolah.
IMPLEMENTING INSTAGRAM-BASED SCHOOL PROMOTION: A QUALITATIVE CASE STUDY OF PUBLIC RELATIONS MANAGEMENT Nyimas Atika; Dela Sintia; Lia Efriliyanti
EDUCATIONE Volume 4, Issue 2, July 2026
Publisher : CV. TOTUS TUUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59397/edu.v4i2.221

Abstract

Competition among educational institutions in the digital era requires madrasahs to communicate their institutional value, achievements, and services through media that are accessible, visual, and interactive. MTs Negeri 1 Palembang has used Instagram as a school-promotion platform, yet its implementation still faces managerial constraints related to human resources, time allocation, and content consistency. This study aims to analyze how Instagram-based school promotion is implemented at MTs Negeri 1 Palembang and to identify the constraints and solutions encountered by the public relations team. The study employed a qualitative case study design. Data were collected through observation, semi-structured interviews with key informants directly involved in promotion activities, including the Deputy Head of Madrasah for Public Relations and Instagram administrators, and documentation of school Instagram content, captions, comments, promotional materials, and school activity archives. The data were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing, while credibility was strengthened through source and technique triangulation. The findings indicate that Instagram promotion was implemented through four public relations management functions: coordination, motivation, communication, and direction. Coordination ensured the availability of activity information and documentation; motivation supported continuity despite limited staff and time; communication connected internal information flows with public interaction; and direction maintained appropriate language, content selection, and institutional image. The main obstacles were the absence of a dedicated social media team, limited upload scheduling, and weak performance evaluation. The study concludes that Instagram-based promotion should be managed as an institutional public relations system, not merely as a posting activity, through clearer role distribution, content governance, posting calendars, and engagement evaluation.
Pelaksanaan Rekrutmen Tenaga Pendidik di MA Al-Ittifaqiah Indralaya Reni Febriani; Nyimas Atika; Maryance Maryance
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6372

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada upaya mengungkap secara sistematis bagaimana mekanisme seleksi dan pengadaan tenaga pendidik dilaksanakan di Madrasah Aliyah yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya, dengan menekankan bagaimana proses perekrutan dilaksanakan secara terencana untuk memperoleh tenaga pendidik yang kompeten, profesional, dan sesuai dengan visi serta budaya pesantren, serta peran manajemen madrasah guna menunjang ketersediaan sumber daya manusia yang bermutu. Penelitian diarahkan pada penelusuran bagaimana rekrutmen tenaga pendidik dijalankan, beserta kondisi yang mendukung dan yang menghambat jalannya proses tersebut, agar dapat dipahami secara jelas tingkat keberdayagunaannya. Pendekatan deskriptif kualitatif diterapkan dengan penggalian data melalui teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi sehingga diperoleh informasi yang mencerminkan keadaan nyata di lapangan. Data yang terkumpul kemudian diproses secara berurutan melalui penyederhanaan data, penyusunan penyajian data, serta penetapan simpulan. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa mekanisme perekrutan tenaga pendidik telah berlangsung secara memadai melalui perencanaan kebutuhan guru, penetapan persyaratan akademik dan keagamaan, serta tahapan seleksi berupa administrasi, tes akademik, microteaching, dan wawancara. Namun, pelaksanaan tersebut masih menghadapi kendala berupa keterbatasan jangkauan rekrutmen, pemanfaatan teknologi yang belum optimal, dan terbatasnya jumlah pelamar yang memenuhi kualifikasi, sehingga madrasah perlu melakukan perbaikan berkelanjutan melalui perluasan media informasi, penguatan sistem seleksi berbasis kompetensi, serta peningkatan manajemen rekrutmen agar proses perekrutan tenaga pendidik semakin optimal dan mampu menghasilkan pendidik yang profesional, berkompeten, dan berkomitmen terhadap nilai-nilai pesantren.
Pelaksanaan Kegiatan Humas dalam Mempromosikan Sekolah melalui Media Sosial di SMP Negeri 7 Palembang Nyimas Atika; Bambang Irawan; Selli Selli
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9341

Abstract

Perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai salah satu saluran strategis bagi lembaga pendidikan untuk menyampaikan informasi, membangun citra, dan memperluas jangkauan promosi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan hubungan masyarakat dalam mempromosikan sekolah melalui media sosial di SMP Negeri 7 Palembang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi dengan informan utama wakil kepala sekolah bidang humas serta informan pendukung kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan staf tata usaha. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan humas telah memanfaatkan Instagram, Facebook, dan TikTok untuk mempublikasikan program sekolah, kegiatan pembelajaran, prestasi peserta didik, kegiatan ekstrakurikuler, peringatan hari besar, dan informasi penerimaan peserta didik baru. Instagram menjadi platform yang paling aktif digunakan karena mendukung penyajian informasi visual dan menjangkau siswa, orang tua, serta masyarakat secara lebih luas. Pelaksanaan promosi didukung oleh perkembangan teknologi, tingginya penggunaan media sosial, dukungan pimpinan, jaringan internet, dan perangkat komunikasi. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pengelola, belum adanya pembagian tugas khusus, keterbatasan kemampuan desain konten, ketidakkonsistenan jadwal unggahan, dan rendahnya interaksi pada sebagian konten. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan media sosial yang terencana, kreatif, konsisten, interaktif, dan didukung sumber daya manusia yang memadai dapat memperkuat fungsi humas, meningkatkan citra sekolah, serta memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat.