Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Sejarah Perkembangan Kerajinan Kuda Lumping sebagai Identitas Budaya Lokal di Desa Karangrejo Kecamatan Kandat Kabupaten Kediri pada Tahun 1980-2025 Setiawan, Noval; Budiono, Heru; Widiatmoko, Sigit
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 2 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i2.3637

Abstract

Penelitian ini membahas sejarah perkembangan kerajinan kuda lumping sebagai identitas budaya lokal di Desa Karangrejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri pada tahun 1980–2025. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keberadaan kuda lumping yang tidak hanya dikenal sebagai kesenian pertunjukan, tetapi juga berkembang menjadi kerajinan yang memiliki nilai budaya, ekonomi, dan sosial bagi masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sejarah perkembangan kerajinan kuda lumping, menjelaskan proses pembuatannya, menganalisis pengaruhnya terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pengrajin dalam mempertahankan keberlangsungan kerajinan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerajinan kuda lumping di Desa Karangrejo berkembang sejak tahun 1980-an dan terus mengalami inovasi dalam bentuk, motif, serta fungsi. Kerajinan ini berperan sebagai sumber penghidupan masyarakat, media pewarisan nilai budaya, dan simbol identitas lokal yang memperkuat kebanggaan warga. Namun, para pengrajin juga menghadapi tantangan berupa persaingan pasar, perubahan minat generasi muda, dan perkembangan teknologi. Dengan demikian, kerajinan kuda lumping tetap memiliki peran penting sebagai warisan budaya lokal yang perlu dilestarikan.
Adaptasi dan Pelestarian Tenun Ikat Bandar Kidul Kota Kediri pasca Covid-19: Studi pada Toko Kodok Ngorek 2 Zakiyah, Indana; Widiatmoko, Sigit; Budiono, Heru
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 8 No. 2 (2026): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v8i2.3671

Abstract

Tenun Ikat Bandar Kidul merupakan warisan budaya sekaligus bagian dari industri kreatif Kota Kediri yang mengalami penyesuaian setelah pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika perkembangan Tenun Ikat Bandar Kidul, nilai budaya, tantangan pelestarian, strategi inovasi Toko Kodok Ngorek 2, serta faktor sosial yang mendukung apresiasi masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif di Toko Kodok Ngorek 2, Kelurahan Bandar Kidul, Kota Kediri. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tenun Ikat Bandar Kidul berkembang dari industri rumah tangga berbasis Alat Tenun Bukan Mesin menjadi produk budaya yang adaptif terhadap pasar modern. Nilai budaya yang tampak meliputi pelestarian tradisi, kerja keras, ketelitian, kreativitas, dan identitas lokal. Tantangan utama mencakup regenerasi pengrajin, persaingan tekstil modern, kenaikan biaya produksi, serta fluktuasi permintaan. Toko Kodok Ngorek 2 meresponsnya melalui inovasi motif, diversifikasi produk, pemasaran digital, kerja sama penjualan, dan promosi budaya. Temuan ini menegaskan bahwa pelestarian tenun ikat perlu dilakukan melalui keseimbangan antara pewarisan teknik tradisional, penguatan modal sosial, inovasi usaha, dan pemanfaatan teknologi pemasaran agar tetap relevan bagi generasi muda dan konsumen kontemporer.