Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS RISIKO DAN USULAN STRATEGI UNTUK MITIGASI RISIKO PADA RANTAI PASOK (STUDI KASUS: CV. ABC SEMARANG) Inggit Ramadhani; Purnawan Adi Wicaksono
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 2, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian atau bencana alam dapat memberikan dampak terhadap keberlangsungan supply chain, gangguan tersebut dapat berdampak panjang terhadap perusahaan. CV. ABC sebagai perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang produksi hospital equipment sering dihadapkan pada berbagai risiko yang dapat menyebabkan gagalnya sebuah tujuan yang akan dicapai. Untuk mengantisipasi risiko-risiko tersebut perlu dikembangkan supply chain risk management (SCRM). Evaluasi dan analisis risiko dilakukan dengan pengembangan Failure Modes and Effect Analysis (FMEA) dan Quality Function Deployment (QFD), yang kemudian didapat formulasi Risk Index Priority (RPI) untuk menentukan prioritas agen risiko yang akan dimitigasi. Analisa hubungan korelasi dilakukan dengan menggunakan House of Risk (HOR). Hasil analisa tersebut digunakan untuk memetakan strategi mitigasi. Dari hasil penelitian ini, didapatkan sebanyak 50 risk event teridentifikasi dengan 22 risk agent. Pada pemetaan risiko terdapat 8 risk event berada pada area merah dan 8 pada area oranye yang menjadi prioritas perbaikan. Dari pengembangan HOR diusulkan 3 strategi yang dilakukan untuk memitigasi dampak risiko,yaitu memperbaiki manajemen SDM perusahaan, memperbaiki hubungan dengan supplier, dan memperbaiki aliran produksi dan sistem perawatan mesin.
USULAN PERBAIKAN KURSI DAN TATA LETAK RUANG KERJA DI STASIUN KERJA INJECTION (Studi Kasus : PT. Techpack Asia, Karangawen) Risma Danisya WP; Purnawan Adi Wicaksono
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Techpack Asia merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak dalam produksi kemasan kosmestik. Dalam proses produksinya dilakukan beberapa jenis proses permesinan. Fokus penelitian ditujukan pada pekerja inspeksi di stasiun kerja injection yang bertugas melakukan pengecheckan visual produk dengan memisahkan produk cacat dan memilih produk yang layak untuk menuju proses selanjutnya. Adanya Kursi dan tata letak ruang kerja di stasiun injection yang kurang ergonomis menyebabkan terjadinya postur kerja yang buruk yang menimbulkan keluhan-keluhan terjadinya musculoskeletal disorder (MSDs). Hal ini diperkuat dengan hasil peninjauan awal dengan metode Nordic musculoskeletal Questionnair. Berdasarkan data kondisi awal kerja tersebut, akan dilakukan evaluasi ergonomi serta perbaikan fasilitas dan tata letak ruang kerja di stasiun kerja injection. Metode yang digunakan untuk melakukan evaluasi ergonomi adalah metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment). Untuk rekomendasi kursi kerja menggunakan evaluasi dan pertimbangan ergonomis dengan diaplikasikannya data antropometri. Sedangkan untuk tata letak ruang kerja akan diatur sedemikian rupa berdasarkan prinsip ergonomi dan akan dievaluasi menggunakan analisis RULA. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa kondisi kerja awal menunjukkan skor RULA antara 5 sampai 7 artinya menunjukkan level resiko yang sangat tinggi. Dengan penambahan fasilitas pendukung kerja berupa kursi dan perubahan tata letak ruang kerja, skor RULA turun menjadi 2 sampai 4 yang menunjukkan level resiko rendah. Hal ini dikarenakan oleh ukuran kursi kerja telah disesuaikan dengan antropometri pekerja dan perubahan tata letak ruang kerja yang memudahkan pergerakan pekerja dengan jarak jangkaunya yang lebih dekat dengan pekerja inspeksi di stasiun injection sehingga menghasilkan postur yang lebih ergonomis
ANALISIS POSTUR KERJA DAN PERANCANGAN FASILITAS PEMOTONGAN MATERIAL (Studi Kasus di Kawasan Industri Kecil Barito, Semarang) Dimas Yulian Ananda; Purnawan Adi Wicaksono
Industrial Engineering Online Journal Volume 1, Nomer 4, Tahun 2012
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan Industri Kecil Barito Semarang merupakan sentra industri kecil yang memproduksi berbagai alat keperluan rumah tangga, seperti penggorengan, panci, oven, kompor minyak, dan  tempat sampah. Kondisi stasiun kerja yang kurang ergonomis sehingga dijumpai beberapa kondisi kerja yang menyebabkan keluhan dan ketidaknyamanan kerja akibat postur pekerja yang statis dan beban kerja yang diterima. Dari hasil pengamatan maka penulis hanya akan melakukan penelitian  pada pekerja pembuatan tempat sampah karena potensi terjadinya keluhan musculoskeletal yang tinggi.Hal ini diperkuat dengan hasil peninjauan awal dengan metode Nordic Body Map. Berdasarkan data kondisi awal kerja tersebut, akan dilakukan evaluasi ergonomi serta rekomendasi fasilitas pendukung terhadap stasiun kerja pemotongan material. Metode yang digunakan untuk melakukan evaluasi ergonomi dengan  metode Rapid Entire Body Assessment dan Rapid Upper Limb Assessment Sedangkan rekomendasi fasilitas pendukung kerja menggunakan evaluasi dan pertimbangan biaya, mekanika teknik dan ergonomis dengan diaplikasikannya data antropometri Dari hasil analisis yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa kondisi kerja awal menunjukkan skor REBA antara 8-11 dan skor RULA antara 6-7 artinya menunjukkan level resiko yang sangat tinggi. Dengan penambahan fasilitas kerja berupa meja potong skor REBA turun menjadi 2 dan RULA menjadi 3 yang menunjukkan level resiko rendah. Hal ini dikarenakan oleh ukuran meja potong telah disesuaikan dengan antropometri pekerja di bagian pemotongan material menghasilkan postur yang lebih ergonomis.
Teknologi Tepat Guna Mesin Grinder Listrik Sebagai Sarana Peningkatan Produksi Kopi Pada UKM Kopi Pinanggih Solikhin Solikhin; Purnawan Adi Wicaksono; Ari Wibawa Budi Santoso
Jurnal Pasopati Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2023.18409

Abstract

Potensi hasil alam Dusun Jrakah, Kebondowo Banyubiru Semarang salah satunya adalah kopi jenis robusta. Kopi jenis ini banyak dibudidayakan oleh UKM Kopi Pinanggih. Ada beberapa tahapan dalam proses pengelolaan kopi dari mulai pascapanen hingga kopi siap dipasarkan, yaitu pemetikan buah kopi, rimbang air, penjemuran, pengupasan kulit kopi, sorting, roasting, grinding (penghalusan kopi), dan packing (pengemasan) kopi. Khususnya pada proses grinding, mitra UKM Kopi Pinanggih menggunakan jasa sewa dengan kecepatan produksi 12 kg/jam. Hal ini tentunya membutuhkan biaya sewa sehingga menambah beban operasional usaha disamping adanya biaya transportasi. Selain itu, kapasitas produksi kopi juga terbatas sesuai permintaan konsumen. Oleh karena itu, perlu adanya penerapan teknologi tepat guna mesin grinder listrik. Tujuannya adalah untuk meningkatkan produksi kopi pada UKM Kopi Pinanggih dan mengurangi beban operasional usaha. Adapun metode yang diterapkan yaitu pemberian pelatihan teknologi tepat guna pada penanganan pascapanen kopi khususnya proses grinding dan hibah mesin grinder. Hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan produksi kopi (grinding kopi) sebesar 66%, terjadi pengurangan biaya operasional usaha, dan membuka peluang jasa grinding kopi.Kata kunci : Kopi Pinanggih, Teknologi Tepat Guna, Mesin Grinder Kopi
OPTIMASI PENGENDALIAN PERSEDIAAN MATERIAL RUTIN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA OVERSTOCK PADA PT PLN (PERSERO) UIK TANJUNG JATI B Yaturrohmah, Aini Rizki; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPersediaan adalah material yang sengaja disimpan dalam gudang sebagai cadangan untuk kelancaranproses produksi. Kekurangan stock material pada saat produksi berlangsung dapat mengakibatkanterhentinya proses produksi. Disisi lain, kelebihan stock material di gudang menyebabkan penumpukanmaterial yang akan menimbulkan biaya penyimpanan yang besar pula. Terkait dengan persediaanmaterial, PT PLN (Persero) UIK Tanjung Jati B sebagai perusahaan yang melakukan proses produksilistrik secara kontinu memerlukan pengendalian persediaan material (Spare part) rutin yang baik.Tujuan dari penelitian ini yaitu mengusulkan kebijakan pengendalian persediaan agar tidak terjadioverstock dan usulan penerapan safety stok serta ROP yang tepat bagi perusahaan. Metode yangdigunakan dalam penelitian ini adalah metode Economic Order Quantity (EOQ) untuk menghitungjumlah pemesanan material yang optimal, kemudian dilakukan perhitungan safety stock dan ROP sertaperbandingan nilai ITO untuk membuktikan metode mana yang terbaik. Dari hasil perhitungan, nilaiITO dengan metode EOQ adalah 14,1. Nilai tersebut menunjukkan kenaikan apabila dibandingkandengan kebijakan perusahaan yang bernilai 7,8. Nilai Inventory Turn Over (ITO) menjadi salah satuindikator yang menunjukkan bahwa dengan metode EOQ, pengendalian persediaan material menjadilebih optimal dengan total inventory cost yang lebih rendah yaitu sebesar RP 92.352.438,17.Kata Kunci: economic order quantity, inventory turn over, persediaan, safety stock Abstract[Optimization of Routine Material Supply Control as An Effort To Prevent Overstock at PT PLN(Persero) UIK Tanjung Jati B] Inventory is material that is deliberately stored in a warehouse as areserve for the smooth running of the production process. Lack of material stock during production canresult in the cessation of the production process. On the other hand, the excess stock of material in thewarehouse causes the buildup of material which will incur large storage costs as well. Regardingmaterial supply, PT PLN (Persero) UIK Tanjung Jati B, as a company that carries out continuouselectricity production processes, requires good routine material (spare part) inventory control. The purpose of this study is to propose an inventory control policy to avoid overstock and to propose the application of appropriate safety stock and ROP for the company. The method used in this study is theEconomic Order Quantity (EOQ) method to calculate the optimal number of material orders, thencalculate safety stock and ROP and compare ITO values to prove which method is the best. From thecalculation results, the ITO value with the EOQ method is 14.1. This value shows an increase whencompared to company policy which is worth 7.8. The Inventory Turn Over (ITO) value is an indicatorshowing that with the EOQ method, material inventory control becomes more optimal with a lower totalinventory cost of IDR 92,352,438.17.Keywords:economic order quantity, inventory, inventory turn over, safety stock
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA PENGOLAHAN BAHAN KERAMIK DENGAN METODE EOQ DAN POQ (Studi Kasus pada PT Sango Ceramics Indonesia) Faurizka, Namira; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPersediaan bahan baku merupakan faktor utama untuk menunjang kelancaran proses produksi. Maka dari itu perusahaanmemerlukan manajemen persediaan yang tepat karena manajemen persediaan perusahaan sangat berpengaruh terhadapbesarnya biaya persediaan, diantaranya biaya pembelian, biaya pemesanan, biaya simpan, dan biaya kekurangan sertamenjamin kinerja perusahaan dapat berjalan dengan optimal. Dalam upaya mengelola persediaan seringkali tidak sesuaidengan kondisi aktual seperti terjadi kelebihan persediaan, hal tersebut akan menyebabkan penumpukan barang digudangsehingga menambah biaya pemeliharaan dan penyimpanan dalam gudang, lalu adanya kemungkinan terjadinyapenyusutan dan kualitas yang tidak bisa dipertahankan, sama halnya yang tejadi pada PT Sango Ceramics Indonesia.Metode yang digunakan sebagai usulan untuk pengendalian persedian pada Sango Ceramics Indonesia adalah metodeEconomic Order Quantity, Production Order Quantity dan Min-Max. Dari metode ini akan didapatkan nilai ROP, safetystock, kuantitas pemesanan, dan total biaya yang dibutuhkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode terpilih adalahmetode EOQ.Kata kunci: EOQ, POQ, Min Max, ROP, Safety stock AbstractInventory of raw materials is the main factor to support the smooth production process. Therefore, companies need properinventory management because company inventory management greatly influences the amount of inventory costs,including purchasing costs, ordering costs, holding costs, and shortage costs and ensures that the company's performancecan run optimally. In an effort to manage inventory, it is often not in accordance with actual conditions, such as excessinventory, this will cause a buildup of goods in the warehouse, thereby increasing maintenance and storage costs in thewarehouse, then there is the possibility of shrinkage and quality that cannot be maintained, as is the case with PT SangoCeramics Indonesia. The method used as a proposal for inventory control at Sango Ceramics Indonesia is the EconomicOrder Quantity, Production Order Quantity and Min-Max method. From this method, the ROP value, safety stock, orderquantity and total costs required will be obtained. The research results show that the selected method is the EOQ method.Keywords: EOQ, Min Max, POQ, ROP, Safety stock
IDENTIFIKASI PENYEBAB CACAT PRODUK PADA MESIN TUBING DAN BOTTOMER WINDMOLLER & HOLSCHER MENGGUNAKAN PENDEKATAN STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) STUDI KASUS: PT. INDOCEMENT TUNGGAL PRAKARSA Tbk.) Gunawan, Salma Ladira; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. sebagai perusahaan yang memproduksi semen berkualitas sejaktahun 1975. Perusahaan mempunyai visi sebagai Pemain utama dalam bisnis semen domestik danpemimpin pasar di bidang beton siap-pakai, agregat, dan bisnis pasir di Jawa. Suatu perusahaan padadasarnya memiliki tujuan utama yaitu untuk memperoleh profit yang optimal sesuai dengan pertumbuhanperusahaan dalam jangka panjang. Namun, seiring dengan perkembangan zaman membuat tuntutankonsumen akan kualitas suatu produk senantiasa terus berubah Hal ini menyebabkan perusahaan harusdapat mempertahankan kualitas produk yang dihasilkannya atau bahkan terus melakukan peningkatankualitas secara berkelanjutan. PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. memiliki Divisi PBDD (Paper Bag & Dispatch Division) salah satu divisi yang ada didalam PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk yangmembuat produksi kantong semen. Dvisi ini menetapkan standar dari produk cacat (defect) untuk masingmasingmesinyaitumesinTubingdanBottomerW&Hsebanyak0,02%,namunselamaprosesproduksiberlangsungsering ditemukan kantong semen defect dengan proporsi > 0,02% hal tersebut dapatmengurangi jumlah produksi yang ada dalam memenuhi permintaan pasar. Sehingga dilakukan analisisdan kemungkinan perbaikan menggunakan Statistical Quality Control (SQC) menggunakan metode PetaKendali P yang kemudian didapatkan rekomendasi penyesuaikan proporsi defect menjadi 0,00104 % untukmesin Tubing W & H dan 0,0094% untuk mesin Bottomer W & H. Dengan proporsi tersebut terdapatpengurangan defect yang signifikan, setelah itu dilanjutkan dengan pembuatan diagram sebab akibat untukmengetahui faktor penyebab cacat dan ditemukan bahwa factor material & mesin merupakan faktor yangkrusial penyebab cacat pada produk pasted bag sehingga perlu dilakukannya usulan perbaikan.Kata kunci: Kualitas, Statistical Quality Control (SQC), Peta Kendali P , DefectPT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. as a company producing quality cement since 1975. The companyhas a vision to be a major player in the domestic cement business and a market leader in the ready-mixconcrete, aggregate and sand business in Java. A company basically has the main goal of obtaining optimalprofits in accordance with the company's growth in the long term. But along with the times, consumerdemands for the quality of a product are constantly changing. This causes the company to be able tomaintain the quality of the products it produces or even continue to improve quality on an ongoing basis.PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. has a PBDD (Paper Bag & Dispatch Division) Division, one of thedivisions within PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk which produces cement bags. This Division sets a standard for defective products (defects) for each machine, namely Tubing and Bottomer W&H machinesof 0.02%, but during the production process defects cement bags are often found with a proportion of >0.02%. reduce the amount of existing production in meeting market demand. So an analysis and possibleimprovements were carried out using Statistical Quality Control (SQC) using the P Control method whichthen obtained recommendations for adjusting the proportion of defects to 0.00104% for W&H Tubingmachines and 0.0094% for W&H Bottomer machines. there is a withdrawal of significant defects, afterproceeding with making a causal diagram to find out the factors causing the defects and it is found that thematerial & machine factors are the crucial factors causing defects in the product attached to the bag sothat it needs to be repaired.Keyword: Quality, P Control, Statistical Quality Control (SQC), Defect
PENERAPAN CIRCULAR ECONOMY PADA PERANCANGAN MODEL BISNIS DI CV. BINTANG PRIMA PERKASA Erwinda, Affan; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 2 (2024): WISUDA PERIODE APRIL TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakMeningkatnya pengaruh keberlanjutan dalam praktik manajemen rantai pasok dan operasidapat dikaitkan dengan fakta bahwa para pemangku kepentingan yang ada di dalamorganisasi dituntut untuk meningkatkan kinerja ekonomi yang kuat serta bertanggung jawabatas kinerja lingkungan dan sosial. Penerapan circular economy di Indonesia telah menjadisalah satu yang diperhatikan oleh pemerintah. Hal ini dibuktikan dengan adanya masterplan implementasi circular economy yang dibuat oleh pemerintah hingga tahun 2025.Meskipun master plan yang telah dibuat difokuskan untuk perusahaan manufaktur, dalampenelitian ini, peneliti mengambil di bidang manufaktur. CV. Bintang Prima Perkasamerupakan perusahaan karoseri box niaga yang terletak di Kawasan Industri CandiSemarang. Perusahaan ini belum mernerapkan Circular Economy sehingga perlu ditinjaumodel bisnisnya. Penelitian ini akan melakukan perancangan Circular Business ModelCanvas CV. Bintang Prima Perkasa, menentukan proses bisni yang bisa dikembangkanuntuk menetapkan circular economy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengandesain penelitian ekploratif. Harapannya, dengan penelitian ini dapat membantu CV.Bintang Prima Perkasa dalam memaksimalkan pengolahan limbahnya, serta dapatmengembangkan bisnisnya sesuai dengan model bisnis yang tepat serta dapat memanfaatkanpotensi dari limbah manufaktur secara maksimal.Kata Kunci: CMBC, Circular Economy, CV. Bintang Prima Perkasa, Manufaktur AbstractThe increasing influence of sustainability in supply chain management practices andoperations can be attributed to the fact that stakeholders within organizations are requiredto promote strong economic performance and be responsible for environmental and socialperformance. The implementation of a circular economy in Indonesia has become somethingthat the government is paying attention to. This is proven by the existence of a master planfor implementing a circular economy made by the government until 2025. Although themaster plan that has been made is focused on manufacturing companies, in this research,researchers focused on the manufacturing sector. CV. Bintang Prima Perkasa is acommercial box body company located in the Candi Industrial Area, Semarang. Thiscompany has not yet implemented a Circular Economy so its business model needs to bereviewed. This research will design a Circular Business Model Canvas CV. Bintang PrimaPerkasa, determines business processes that can be developed to establish a circulareconomy. This research uses qualitative methods with an exploratory research design. Thehope is that this research can help CV. Bintang Prima Perkasa in maximizing its wasteprocessing, and being able to develop its business according to the right business model andbeing able to maximize the potential of manufacturing waste.Keywords: CMBC, Circular Economy, CV. Bintang Prima Perkasa, Manufactur
ANALISIS EFISIENSI PENGELOLAAN GUDANG DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROOT CAUSE ANALYSIS (Studi Kasus : PT Juara Roti Indonesia) Rahmawati, Hervina; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 13, No 3 (2024): WISUDA PERIODE JULI TAHUN 2024
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPT Juara Roti Indonesia merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri berbasis prosesyang terintegrasi dan mengarah pada produk makanan. Jenis produk yang dihasilkan adalah roti Ropi.Persediaan bahan baku merupakan modal kerja yang harus dikelola secara efektif dan efisien sehinggapenggunaannya lebih terkontrol. Oleh sebab itu, diperlukannya suatu proses pengendalian terhadappersediaan khususnya persediaan bahan baku yang disebut dengan Pengelolaan Gudang. Namun dalamproses pengelolaan gudang bahan material PT Juara Roti Indonesia masih terbilang tidak efisien. Sehinggatujuan dari penelitian ini adalah menganalisis penyebab ketidak efektifan pengelolaan gudang PT JuaraRoti Indonesia dengan menggunakan metode Root Cause Analysis. Dari metode ini didapatkan hasil berupapenyebab timbulnya masalah dan analisis usulan perbaikan yang bisa diterapkan.Kata kunci: Pengelolaan Gudang, Root Cause Analyis Abstract[ANALYSIS OF WAREHOUSE MANAGEMENT EFFICIENCY USING ROOT CAUSE ANALYSISMETHOD] PT Juara Roti Indonesia is a private company engaged in an integrated process-based industryand leads to food products. The type of product produced is Ropi bread. Raw material inventory is a workingcapital that must be managed effectively and efficiently so that its use is more controlled. Therefore, thereis a need for a process of controlling inventory, especially raw material inventory called WarehouseManagement. However, the material warehouse management process of PT Juara Roti Indonesia is stillfairly inefficient. So the purpose of this study is to analyze the causes of ineffective warehouse managementof PT Juara Roti Indonesia by using the Root Cause Analysis method. From this method, the results areobtained in the form of causes of problems and analysis of proposed improvements that can be applied.Keywords: Warehouse Management, Root Cause Analysis
PENGARUH IMPLEMENTASI TOTAL QUALITY MANAGEMENT TERHADAP KINERJA MANAJERIAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE ANALISIS REGRESI LINIER SEDERHANA (STUDI KASUS : PT DAYAMITRA TELEKOMUNIKASI) Kartikasari, Nur Aini Eka; Wicaksono, Purnawan Adi
Industrial Engineering Online Journal Vol 12, No 1 (2023): WISUDA PERIODE JANUARI TAHUN 2023
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSalah satu anak perusahaan dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) yang melakukan bisnisnya pada bidang infrastruktur telekomunikasi adalah PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Melakukan penyediaan menara telekomunikasi bagi para operator telekomunikasi di Indonesia merupakan salah satu cara Mitratel melakukan transformasi bisnis dengan masuk ke bisnis penyediaan infrastruktur telekomunikasi. Sejumlah perusahaan telekomunikasi, antara lain PT Telekomunikasi Selular, PT XL Axiata Tbk, PT Indosat Tbk, PT Hutchison Tri Indonesia, PT Bakrie Telecom Tbk, dan PT Smartfren Telecom Tbk, telah menjalin kerjasama dengan Mitratel hingga saat ini. Selain itu, beberapa bisnis dan organisasi non-telekomunikasi berfungsi sebagai mitra strategis. Dalam pelaksanaan kinerjanya PT Dayamitra Telkomunikasi khusus nya RO Jateng & DIY unutk meningkatkan kualitas atau mutu dari para karyawan dalam melayani tenant, telah mengaplikasikan sebuah system bernama Total Quality Management dalam rangka untuk terus melakukan perbaikan yang berkesinambungan terhadap kendala serta kekurangan supaya tetap dapat mecapai target serta tujuan perusahaan. Melalui penggunaan hipotesis yang sudah ada sebelumnya, penelitian ini berusaha untuk memastikan apakah Total Quality Management memiliki pengaruh terhadap kinerja manajerial staf di PT. Dayamitra Telekomunikasi RO Jawa Tengah & DIY . Awal mula penelitian ini dilakukan dengan memncari permasalahan menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan kuesioner mengenai kinerja karyawan yang dianggap masih belom sesuai dalam pengaplikasian Total Quality Management. Model regresi linier sederhana digunakan dalam metode analisis data. Hasil pengolahan data dengan SPSS 13.0 menunjukkan bahwa Total Quality Management berpengaruh signifikan terhadap PT. Kinerja manajemen Dayamitra Telekomunikasi RO Jawa Tengah & DIY sebesar 15,9%.Kata kunci : Kinerja Manajerial, Total Quality Management, Mutu, Hipotesis, Perbaikan berkesinambunganAbstract[The Impact Of Implementing Total Quality Management On Managerial Performance Using Simple Linear Regression Analysis (Case Study : Pt Dayamitra Telecommunication)] One of the subsidiaries of PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) which conducts its business in the telecommunications infrastructure sector is PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel). Provision of telecommunications towers for telecommunications operators in Indonesia is one of Mitratel's ways of transforming its business by entering the telecommunications infrastructure provision business. A number of telecommunications companies, including PT Telekomunikasi Selular, PT XL Axiata Tbk, PT Indosat Tbk, PT Hutchison Tri Indonesia, PT Bakrie Telecom Tbk, and PT Smartfren Telecom Tbk, have collaborated with Mitratel to date. In addition, some non-telecommunications businesses and organizations serve as strategy partners. In implementing its performance, PT Dayamitra Telkomunikasi, especially RO Central Java & DIY to improve the quality or quality of employees in serving tenants, has implemented a system called Total Quality Management in order to continue to make continuous improvements to obstacles and deficiencies so that they can still achieve targets and goals. company. Through the use of pre-existing hypotheses, this study seeks to determine whether Total Quality Management affects the performance of managerial staff at PT. Dayamitra Telecommunication RO Central Java & DIY . Initially this research was conducted by looking for problems using data collection techniques with interviews, documentation and questionnaires regarding the performance of employees who were considered not appropriate in the application of Total Quality Management. The simple linear regression model is used in the data analysis method. The results of data processing with SPSS 13.0 show that Total Quality Management has a significant effect on PT. Performance Management of Dayamitra Telecommunications RO Central Java & DIY of 15.9%.Keywords: Managerial Performance, Total Quality Management, Quality, Hypothesis, Continuous Improvement