Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Jurnal Agrium

Pemanfaatan Bungkil Jagung Dalam Pengomposan Pelepah Kelapa Sawit Arfianti Saragih, Dina; Yosephine Sitompul, Ingrid Ovie; Mariandi Rambe, Iqbal
Agrium Vol 17, No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i1.2348

Abstract

Tanaman kelapa sawit memiliki limbah seperti pelepah kelapa sawit yang dapat digunakan sebagai nutrisi tanaman dalam bentuk kompos.  Untuk mempercepat proses pengomposan pelepah kelapa sawit dapat diberikan penambahan tepung jagung sebagai nutrisi mikroorganisme  yang berperan dalam mendegradasi daun kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kompos C/N, kompos C-Organik, kandungan nitrogen kompos, dan lama pengomposan daun kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan 5 perlakuan: kontrol P0 (pelepah 2kg), P1 (pelepah 2 kg dan tepung jagung 0,2 kg), P3 (pelepah 2 kg dan tepung jagung 0,4 kg), P4 (pelepah 2 kg dan 0, 6 kg tepung jagung), P5 (2 kg pelepah dan 0,8 kg makanan inti). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan pH kompos dari daun kelapa sawit sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Hasil peengomposan kadar C-Organik tertinggi terdapat pada komposisi 0,6 kg tepung jagung dengan 2 kg pelepah daun sawit  dengan nilai 40,11% dan terendah ditemukan pada pemberian 0,8 kg tepung jagung pada 2 kg pelepah daun kelapa sawit dengan nilai 37,27%. Kandungan nitrogen tertinggi ditemukan pada  P3 dengan pemberian  tepung jagung 0,4 kg pada  2 kg  pelepah daun sawit dengan nilai 2,61% sementara nilai terendah pada P1 dengan penambahan 0,2 kg tepung jagung  pada  2 kg pelepah dengan nilai 1,97 %. Hasil rasio C/N tertinggi dijumpai pada  P2 (tepung jagung 0,2 kg pada pelepah  2 kg daun sawit  dengan nilai 20,10% dan nilai terendah pada perlakuan P3 pada pemberian 0,6 kg tepung jagung pada  2 kg  pelepah daun sawit  dengan nilai 14,92%.
Effektivitas Kombinasi Cendawan Beauveria bassiana Dan Nomuraea rileyi Terhadap Tingkat Mortalitas Hama Ulat Api Jenis Setothosea asigna Manurung, Saroha; Arfianti Saragih, Dina; Sirait, Andan Kurniawan
Agrium Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2856

Abstract

Kajian Pemanfaatan Limbah Padat Palm Kernel Cake (PKC) Dalam Pengomposan Pelepah Kelapa Sawit Arfianti Saragih, Dina; Yosephine Sitompul, Ingrid Ovie; Reza Husada, Mhd.
Agrium Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2858

Abstract

Pemanfaatan Bungkil Jagung Dalam Pengomposan Pelepah Kelapa Sawit Arfianti Saragih, Dina; Yosephine Sitompul, Ingrid Ovie; Mariandi Rambe, Iqbal
Agrium Vol 17 No 1 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i1.2348

Abstract

Tanaman kelapa sawit memiliki limbah seperti pelepah kelapa sawit yang dapat digunakan sebagai nutrisi tanaman dalam bentuk kompos.  Untuk mempercepat proses pengomposan pelepah kelapa sawit dapat diberikan penambahan tepung jagung sebagai nutrisi mikroorganisme  yang berperan dalam mendegradasi daun kelapa sawit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kompos C/N, kompos C-Organik, kandungan nitrogen kompos, dan lama pengomposan daun kelapa sawit. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan 5 perlakuan: kontrol P0 (pelepah 2kg), P1 (pelepah 2 kg dan tepung jagung 0,2 kg), P3 (pelepah 2 kg dan tepung jagung 0,4 kg), P4 (pelepah 2 kg dan 0, 6 kg tepung jagung), P5 (2 kg pelepah dan 0,8 kg makanan inti). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan pH kompos dari daun kelapa sawit sesuai dengan Standar Nasional Indonesia. Hasil peengomposan kadar C-Organik tertinggi terdapat pada komposisi 0,6 kg tepung jagung dengan 2 kg pelepah daun sawit  dengan nilai 40,11% dan terendah ditemukan pada pemberian 0,8 kg tepung jagung pada 2 kg pelepah daun kelapa sawit dengan nilai 37,27%. Kandungan nitrogen tertinggi ditemukan pada  P3 dengan pemberian  tepung jagung 0,4 kg pada  2 kg  pelepah daun sawit dengan nilai 2,61% sementara nilai terendah pada P1 dengan penambahan 0,2 kg tepung jagung  pada  2 kg pelepah dengan nilai 1,97 %. Hasil rasio C/N tertinggi dijumpai pada  P2 (tepung jagung 0,2 kg pada pelepah  2 kg daun sawit  dengan nilai 20,10% dan nilai terendah pada perlakuan P3 pada pemberian 0,6 kg tepung jagung pada  2 kg  pelepah daun sawit  dengan nilai 14,92%.
Effektivitas Kombinasi Cendawan Beauveria bassiana Dan Nomuraea rileyi Terhadap Tingkat Mortalitas Hama Ulat Api Jenis Setothosea asigna Manurung, Saroha; Arfianti Saragih, Dina; Sirait, Andan Kurniawan
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2856

Abstract

Penelitian dilakukan dengan metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yaitu dengan pengamatan langsung di lapangan dengan 5 perlakuan dengan 4 ulangan dengan jumlah  40 ekor Ulat api (P0), 40 ekor ulat api (P1), 40 ekor ulat (P2), 40 ekor ulat api (P3), dan 40 ekor ulat api (P4). dengan beberapa parameter yaitu mengetahui tingkat mortalitas ulat api dengan dosis tertentu dan melihat tingkat laku dari ulat tersebut setelah diaplikasikan terhadap cendawan beauveria bassiana dan Nomuraea rileyi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 5 perlakuan dan 4 ulangan yang diteliti, semakin tinggi dosis kombinasi cendawan beauveria bassiana dan Nomuraea rileyi yang diaplikasikan  maka tingkat mortalitas kematian ulat juga semakin tinggi, dimana untuk mortalitas tertinggi terdapat pada perlakuan P4 dengan persentase 87,5%  pada hari ke 11 setelah aplikasi dan untuk yang terendah terdapat pada perlakuan  PI  dengan persentase 77,5%.
Kajian Pemanfaatan Limbah Padat Palm Kernel Cake (PKC) Dalam Pengomposan Pelepah Kelapa Sawit Arfianti Saragih, Dina; Yosephine Sitompul, Ingrid Ovie; Reza Husada, Mhd.
Agrium Vol 17 No 2 (2020)
Publisher : Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/agrium.v17i2.2858

Abstract

           Penelitian ini telah dilaksanakan di rumah kaca Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) Medan. Waktu Penelitian dilakukan pada bulan Maret-Mei. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan  5  perlakuan; P0 Kontrol (2 kg pelepah), P1 (2 kg pelepah dan 0,2 kg PKC), P2 {(2 kg pelepah dan 0,4 Palm Kernel Cake (PKC)}, P3 (2 kg pelepah dan 0,6 PKC), dan P4 (2 kg pelepah dan 0,8 PKC) dengan ulangan masing-masing perlakuan 5x. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa Perlakuan PKC kompos pelepah kelapa sawit memiliki kadar C-Organik tertinggi (40,97%)  terdapat pada perlakuan P0 (Kontrol) dan yang terendah dengan nilai 38,53% terdapat pada perlakuan P2 (2 kg pelepah dan 0,4 kg PKC). Hasil Perlakuan PKC terhadap kadar N (Nitrogen) kompos pelepah kelapa sawit. Kadar N (Nitrogen) tertinggi terdapat pada perlakuan P2 (2 kg pelepah dan 0,4 kg PKC) dengan nilai 3,43% dan yang terendah terdapat pada perlakuan P0 (Kontrol) dengan nilai 2,23%. Perlakuan PKC terhadap kadar rasio C/N kompos pelepah kelapa sawit. Rasio C/N tertinggi terdapat pada perlakuan P0 (Kontrol) dengan nilai 18,14 dan yang terendah terdapat pada perlakuan P1 (2 kg pelepah dan 0,2 kg PKC) dengan nilai 12,32. Suhu, pH, Kadar N (Nitrogen) dan Rasio C/N pada semua perlakuan telah memenuhi SNI 19-7030-2004.