Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search
Journal : Jurnal EMPATI

PSYCHOLOGICAL WELL-BEING DITINJAU DARI DUKUNGAN SOSIAL PADA SANTRIWAN-SANTRIWATI DI YAYASAN AL-BURHAN HIDAYATULLAH SEMARANG Islami Musthafa, Amalia Ikhlatunnisa; Widodo, Prasetyo Budi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.699 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7349

Abstract

Individu memiliki kebutuhan-kebutuhan yang tidak akan pernah berhenti sepanjang hidupnya. Dalam usahanya memenuhi kebutuhan hidup dan permasalahan yang dihadapi individu tersebut, akan membuat individu mendapatkan pengalaman-pengalaman, baik pengalaman yang menyenangkan ataupun pengalaman yang tidak menyenangkan, yang selanjutnya akan menimbulkan kebahagiaan atau ketidakbahagiaan. Kebahagiaan dan ketidakbahagiaan itu disebut juga kesejahteraan psikologis atau psychological well being. Psychological well-being seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor, salah satunya adalah jaringan sosial. Jaringan sosial yang dimaksud yaitu bagaimana individu menjalin hubungan dengan orang-orang disekitarnya. Penelitian dilakukan untuk mengkaji sejauh mana hubungan antara dukungan sosial dengan psychological well-being pada santriwan-santriwati.Populasi dalam penelitian ini adalah 145 santri dengan sampel penelitian sebanyak 90 santri. Penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Prosedur cluster random sampling adalah pengambilan sampel dilakukan dengan randomisasi terhadap kelompok bukan terhadap subjek secara individual. Pengumpulan data menggunakan skala psychological well-being yang terdiri dari 28 aitem (α=0,880) dan skala dukungan sosial yang terdiri dari 44 aitem (α=0,936).Analisis regresi sederhana menunjukkan rxy=0,427 dengan p=0,000, (p<0,05), menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dan psychological well-being. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial maka psychological well-being pada santriwan-santriwati akan semakin tinggi pula, sebaliknya semakin rendah dukungan sosial maka psychological well-being pada santriwan-santriwati akan semakin rendah pula. Tanda positif menunjukkan bahwa hipotesis yang berbunyi ada pengaruh signifikan antara psychological well-being dan dukungan sosial pada santriwan-santriwati di Yayasan Al-Burhan Hidayatullah Semarang dapat diterima. Dukungan sosial mempunyai sumbangan efektif sebesar 18,2% terhadap psychological well-being, sedangkan 81,8 % ditentukan oleh faktor-faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL DENGAN STRES AKADEMIK PADA MAHASISWA YANG MENJALANI PEMBELAJARAN JARAK JAUH AKIBAT COVID-19 Jannah, Siti Miftahul; Widodo, Prasetyo Budi
Jurnal EMPATI Jurnal Empati, Volume 10, Nomor 06, Desember 2021
Publisher : Jurnal EMPATI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa COVID-19 menimbulkan dampak stres akademik pada mahasiswa yang menjalaninya. Adanya dukungan sosial diharapkan dapat mengurangi dampak terjadinya stres akademik pada mahasiswa yang menjalani PJJ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dengan stres akademik pada mahasiswa yang menjalani pembelajaran jarak jauh. Populasi penelitian ini berjumlah 43.687 mahasiswa di Universitas Diponegoro dengan sampel sebanyak 356 yang diambil menggunakan Cluster Random Sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala dukungan sosial (41 aitem, α = 0,917) dan skala stres akademik (37 aitem, α = 0,935). Analisis data menggunakan metode analisis regresi sederhana dengan nilai koefisien rxy = -0,248 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Berdasarkan hasil analisis tersebut, terbukti bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial dengan stres akademik, yang artinya semakin tinggi dukungan sosial yang diterima mahasiswa, maka semakin rendah stres akademik yang dialami. Sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial yang diterima, maka semakin tinggi stres akademik yang dialami. Kata Kunci: Dukungan Sosial, Stres Akademik, Mahasiswa PJJ 
HUBUNGAN ANTARA RESILIENSI DENGAN MOTIVASI BERPRESTASI PADA ATLET MAHASISWA JALUR PRESTASI DI SEMARANG Anisia Fauziah; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 2, Tahun 2022 (April 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2022.34431

Abstract

Setiap tahun universitas selalu membuka penerimaan mahasiswa baru. Salah satu jalur favorit siswa – siswi yang memiliki prestasi baik dalam bidang akademik maupun non akademik adalah jalur prestasi. Terdapat sepuluh universitas negeri maupun swasta di Semarang yang membuka jalur prestasi khususnya jalur prestasi olahraga. Atlet mahasiswa jalur prestasi dituntut mengoptimalkan keinginan untuk berprestasi, sehingga mampu mempertahankan prestasi non akademik dan tetap mampu mengikuti kegiatan akademik. Salah satu faktor yang berperan terhadap motivasi berprestasi adalah resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara resiliensi dengan motivasi berprestasi atlet mahasiswa jalur prestasi di Semarang. Jumlah sampel pada penelitian ini 120 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah cluster random sampling. Alat ukur yang digunakan yakni skala motivasi berprestasi (25 aitem valid, α = 0,870) dan skala resiliensi (31 aitem valid, α = 0,890). Hasil penelitian menunjukkan koefisien korelasi analisis regresi sederhana rxy = 0,454 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Hipotesis yang telah diajukan diterima dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara resiliensi dengan motivasi berprestasi. 
VALIDITAS ISI SKALA INTEGRITAS AKADEMIK DOSEN Prasetyo Budi Widodo; Diana Rusmawati; Endah Mujiasih; Adi Dinardinata
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 11, Nomor 3, Tahun 2022 (Juni 2022)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.0.34464

Abstract

Integritas akademik adalah kualitas individu-individu dalam lembaga pendidikan yang selalu diupayakan untuk menjadi semakin baik dari waktu ke waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas isi skala integritas akademik dosen. Item yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan desain situational judgement test (SJT) yang terdiri dari sebuah skenario dan 4 opsi respon. Validasi isi dilakukan kepada indikator keperilakuan dan item yang disusun peneliti dengan batas nilai Aiken sebesar 0,8. Ahli yang dilibatkan dalam penelitian ini sejumlah 21 orang. Hasil analisis dengan Aiken’s V menunjukkan skala integritas akademik dosen yang dikembangkan dalam penelitian ini mempunyai validitas isi yang baik, dengan nilai V lebih dari 0,8 pada pengujian validitas isi indikator perilaku aspek integritas akademik maupun pengujian validitas isi pada 96 item skala integritas akademik.  
HUBUNGAN ANTARA METAKOGNISI DENGAN KREATIVITAS PADA MAHASISWA YANG SEDANG MENGERJAKAN TUGAS AKHIR DI JURUSAN ARSITEKTUR UNIVERSITAS DIPONEGORO Sri Qomaria Fajriyah; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 3, Nomor 4, Tahun 2014 (Oktober 2014)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.345 KB) | DOI: 10.14710/empati.2014.7622

Abstract

Mahasiswa jurusan arsitektur merupakan cikal bakal pendorong perkembangan industri kreatif pada bidang arsitektur. Dalam pengerjaan tugas akhir, mahasiswa arsitektur dituntut untuk memiliki kreativitas yang tinggi agar dapat menghasilkan rancangan dan desain yang inovatif. Untuk meningkatkan kreativitas seseorang, dibutuhkan metakognisi yang tinggi agar dapat mengatur dan merencanakan strategi yang akan digunakan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara metakognisi dengan kreativitas pada mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir di Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro. Populasi penelitian adalah 69 mahasiswa Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Uniersitas Diponegoro yang sedang mengerjakan tugas akhir. Pengambilan sampel penelitian dilakukan dengan menggunakan simple random sampling. Subjek uji coba berjumlah 32 orang dengan jumlah aitem skala metakognisi sebanyak 48 aitem. Subjek penelitian berjumlah 37 orang yang dipilih secara acak. Alat pengumpul data dalam penelitian adalah skala metakognisi (33 aitem valid, α = 0,911) dan Tes Kreativitas Figural (α = 0,989). Data yang diperoleh berdasarkan perhitungan statistik non-parametrik dengan menggunakan analisis korelasi Kendall menunjukkan besarnya hubungan antara metakognisi dengan kreativitas melalui τ = -0,112 dengan p = 0,338 (p > 0,05). Artinya, terdapat hubungan negatif yang tidak signifikan pada mahasiswa yang sedang mengerjakan tugas akhir di Jurusan Arsitektur Universitas Diponegoro.
HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN PENGUNGKAPAN DIRI PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 01 KAJEN KABUPATEN PEKALONGAN Nur Indah Margareni Putri; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.66 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7371

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan pengungkapan diri pada siswa kelas VII SMP N 01 Kajen kabupaten pekalongan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP N 01 Kajen kabupaten pekalongan. Sampel penelitian berjumlah 142 siswa dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Pengambilan data menggunakan skala pengungkapan diri (34 aitem valid dengan α=0,873) dan skala dukungan sosial ( 29 aitem valid dengan α=0,904) yang telah diujicobakan pada 86 siswa kelas VII di SMP N 01 Kajen Kabupaten Pekalongan.Data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis regresi sederhana menunjukkan nilai kofisien korelasi antara dukungan sosial teman sebaya dengan pengungkapan diri sebesar 0,390 dengan p=0,000 (p<0,005). Hasil tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang diajukan peneliti, yaitu terdapat hubungan  positif antara dukungan sosial teman sebaya dengan pengungkapan diri pada siswa kelas VII SMP N 01 kajen kabupaten pekalongan dapat diterima.Nilai koefisien korelasi positif menunjukkan bahwa arah kedua variabel adalah positif, artinya semakin tinggi dukungan sosial maka semakin tinggi pengungkapan diri. Hal tersebut berlaku pula sebaliknya, semakin rendah dukungan sosial maka semakin rendah pengungkapan diri. Dukungan sosial memberikan sumbangan efektif sebesar 15,2 % pada pengungkapan diri dan sebesar 84,8 % dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian.
RELIGIUSITAS DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MEMAKAI JILBAB GAUL PADA MAHASISWI UNIVERSITAS DIPONEGORO Nuha‘ Azizah Mas’ud; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.719 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.14362

Abstract

Jilbab telah menjadi budaya baru masyarakat muslim Indonesia. Jilbab banyak digunakan oleh muslimah dari berbagai kalangan seperti mahasiswa, pelajar, dan karyawan. Model jilbab yang berkembang di Indonesia terdiri dari dua macam yaitu jilbab syar’i dan jilbab yang kurang syar’i yang biasa disebut jilbab gaul. Jilbab gaul kini telah banyak dipakai oleh mahasiswa dan para remaja. Bagi muslimah memilih model pakaian merupakan masalah yang penting dikarenakan dalam ajaran Islam terdapat aturan mengenai pakaian muslimah. Pengambilan keputusan memakai jilbab gaul salah satunya dipengaruhi oleh religiusitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara religiusitas dengan pengambilan keputusan memakai jilbab gaul pada mahasiswi Universitas Diponegoro. Teknik sampling yang digunakan yaitu cluster purposive sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mahasiswi Fakultas Psikologi, Fakultas Ilmu Budaya, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, dan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik sebanyak 275 subjek. Pengumpulan data menggunakan dua buah skala psikologi yaitu skala religiusitas dan skala pengambilan keputusan memakai jilbab gaul. Analisis regresi sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara religiusitas dengan pengambilan keputusan memakai jilbab gaul pada mahasiswi Universitas Diponegoro (r = -0,251, p < 0,05), yang berarti bahwa semakin tinggi religiusitas maka semakin rendah pengambilan keputusan mamakai jilbab gaul. Religiusitas memberikan sumbangan efektif sebanyak 6,3% terhadap pengambilan keputusan memakai jilbab gaul.
PENGARUH MUSIK JAZZ TERHADAP KECERDASAN EMOSI PADA REMAJA SMA KELAS XI Damar Anggiafitri Yulissusanti; Prasetyo Budi Widodo; Diana Rusmawati
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 3, Tahun 2013 (Agustus 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.637 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.5254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh musik jazz terhadap kecerdasan emosi remaja kelas XI SMA Semarang.Desain penelitian yang digunakan adalah non-randomized pretest-posttest control group design. Subjek pada penelitian ini masing-masing kelompok berjumlah 10 siswa. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan skala kecerdasan emosi sebanyak 60 aitem.Hasil pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan teknik Wilcoxon Sign Rank dan Mann-Whitney. Uji yang dilakukan dengan teknik Wilcoxon Sign Rank  menghasilkan nilai signifikasi lebih besar dari taraf nyata, yakni 0,552 (p= 0,05). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan skor kecerdasan emosi siswa sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok eksperimen. Sedangkan uji yang dilakukan dengan menggunakan teknik Mann-Whitney menghasilkan taraf signifikasi lebih besar dari taraf nyata, yakni 0,54 (p=0,05). Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan skor kecerdasan emosi siswa pada kelompok control dan kelompok eksperimen.
EFIKASI DIRI DITINJAU DARI SCHOOL WELL-BEING PADA SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI SEMARANG Adistiya Nanda; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 4, Nomor 4, Tahun 2015 (Oktober 2015)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.588 KB) | DOI: 10.14710/empati.2015.13662

Abstract

Efikasi diri merupakan sebuah sumber kunci pribadi dalam mengembangkan diri, keberhasilan dalam beradaptasi, dan perubahan. Efikasi diri yang positif membuat remaja yakin dengan kemampuannya dalam melakukan tugas-tugasnya dan menghadapi hambatan di lingkungannya dengan baik. Keyakinan pada remaja ini dapat dibentuk melalui kualitas pendidikan yang baik, di mana lingkungan sekolah menjadi pengaruh penting. School well-being penting untuk diketahui karena dapat digunakan sebagai alat evaluasi bagi kesejahteraan siswa terhadap kehidupan di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan antara school well-being dengan efikasi diri pada siswa sekolah menengah kejuruan. Pengumpulan data menggunakan Skala Efikasi Diri (30 aitem; α = 0,869) dan Skala School Well-being (30 aitem; α=0,906). Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK Yayasan Pharmasi Semarang yang berjumlah 261 siswa. Subjek penelitian berjumlah 142 siswa yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Hasil analisis regresi sederhana menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara school well-being dengan efikasi diri pada siswa SMK di Semarang (rxy = 0,397; p<0,001). Sumbangan efektif school well-being terhadap efikasi diri sebesar 15,7%.
STUDI PERBEDAAN PROKRASTINASI AKADEMIK DITINJAU DARI JENIS PENDIDIKAN PADA SISWA SETINGKAT SMA DI KAYEN PATI Mahruzar Susan Wijaya; Prasetyo Budi Widodo
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 2, Nomor 4 Tahun 2013 (Oktober 2013)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (74.284 KB) | DOI: 10.14710/empati.2013.7410

Abstract

Prokrastinasi akademik adalah suatu kecenderungan untuk tidak memulai mengerjakan tugas atau pekerjaan secara sengaja dan berulang-ulang dengan melakukan aktifitas lain yang tidak diperlukan dalam pengerjaan tugas formal yang berhubungan dengan tugas akademik, seperti tugas mengarang, belajar menghadapi ujian, membaca, kinerja administratif, menghadiri pertemuan, dan kinerja akademik secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan mengetahui ada atau tidaknya perbedaan prokrastinasi akademik ditinjau dari jenis pendidikan pada siswa setingkat SMA di Kayen Pati.Penelitian dilakukan menggunakan metode diskriptif kuantitatif dengan teknik sampling yaitu Cluster Random Sampling di SMA Negeri 1 Kayen dan MA Miftahul Ulum pada kelas XI dan XII. Populasi dan sampel terdiri dari SMA Negeri 1 Kayen yaitu 68 siswa dan sampel MA Miftahul Ulum terdiri dari 64 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan skala prokrastinasi akademik yang terdiri dari 23 aitem dengan koefisien reabilitas=0,881. Hasil penelitian nilai mean pada SMA Negeri 1 Kayen sebanyak 53,3382 dan mean pada MA Miftahul Ulum yaitu 58,1719, homogenitas lavene’s test dengan nilai F=1,351, signifikansi 0,254 (p>0,05) dikatakan homogen.Analisis data dilakukan dengan uji t-test, diperoleh nilai signifikansi 0,002 (p<0,05) dan t=3,211, penelitian tersebut menunjukkan ada perbedaan  prokrastinasi akademik yang signifikan pada siswa SMA Negeri 1 Kayen dan MA Miftahul Ulum.