Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

KKN Posdaya MDGs Universitas PGRI Semarang sebagai Model Penanggulangan Kemiskinan di Kota Semarang Sudargo Sudargo; Dias Andris Susanto; Suwarno Widodo; Ismatul Khasanah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 9, No 1 (2018): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v9i1.2261

Abstract

Pemerintah Kota Semarang sudah bersusah payah untuk membantu masyarakatnya dalam menanggulangi kemiskinan. Dengan menerbitkan beberapa program pengentasan kemiskinan diharapakan masyarakat bisa terentaskan dari lubang kemiskinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui model KKN Posdaya MDGs untuk mengentaskan kemiskinan di Kota Semarang yang dilakukan oleh institusi perguruan tinggi Universitas PGRI Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskripsi R and D (Research and Development) dengan sample adalah 5 kecamatan di Kota Semarang yaitu; Genuk, Gayamsari, Tembalang, Banyumanik dan Pedurungan. Subject dari penelitian ini adalah mahasiswa, DPL, Perangkat Lurah, Perangkat Kecamatan, Pejabat SKPD/Institusi pemerintah dan masyarakat. Hasil penelitan ini adalah bahwa Model KKN Posdaya MDGs Universitas PGRI Semarang memuat program-program dalam rangka mengentaskan kemiskinan seperti; membuat dan memajukan koperasi, membantu meningkatkan usaha peningkatan penghasilan keluarga prasejahtera, membantu usaha peningkatan penghasilan keluarga, dan membangun kelompok usaha bersama, serta mendirikan usaha ekonomi produktif.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS BISNIS BERBASIS NILAI KEARIFAN LOKAL PADA UKM DI DESA JATIJAJAR Qristin Violinda; Suwarno Widodo; Dwi Prasetyo
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i1.7179

Abstract

ABSTRAKPembangunan ekonomi masyarakat, harus diarahkan untuk terciptanya pembangunan inklusif yang mendorong pembangunan dengan pemerataan dan penguatan usaha ekonomi skala kecil dan menengah yang rentan terhadap dinamika perubahan ekonomi. Pengembangan UKM secara berkelanjutan diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada pelaku usaha skala kecil dan menengah secara lebih luas untuk dapat mengelola resiko, membangun asset, meningkatkan pendapatan, yang pada gilirannya akan memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi secara lebih luas dan menekan disparitas pendapatan. Mitra pengabdian Masyarakat adalah Kelompok UKM JAMARIS yang ada di Desa Jatijajar Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para pelaku UKM yang ada di Desa Jatijajar agar memiliki peningkatan produktivitas berbasis kearifan lokal baik dari segi pengelolaan usaha, pemasaran sampai pada pendapatan. Jumlah peserta kegitan ini berjumlah 20 orang. Metode pengabdian ini terdiri dari Workshop, pelatihan dan pendampingan. Kegiatan Workshop dilaksanakan selama dua hari di Hotel Le Beringin dari tanggal 22-23 Desember 2021, kemudian dilanjutkan kegiatan pelatihan selama satu hari di Balai Desa Jatijajar pada tanggal 28 Desember 2021 dan terakhir kegiatan pendampingan dilakukan setelah kegiatan pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pada pelaku UKM didesa Jatijajar dimana pengetahuan mengenai pengelolaan bisnis meningkat sebanyak 70%, pemasaran 75% serta peningkatan pendapatan sebanyak 65% yang dapat dilihat dari hasil evaluasi kegiatan. Kata kunci : produktivitas; bisnis; UKM; kearifan lokal. ABSTRACTCommunity economic development must be directed at creating inclusive development that encourages development with equity and strengthening of small and medium-scale economic enterprises that are vulnerable to the dynamics of economic change. The sustainable development of SMEs is expected to provide opportunities for small and medium scale business actors more broadly to be able to manage risk, build assets, increase income, which in turn will contribute to economic growth more broadly and reduce income disparities. Community service partners are the JAMARIS UKM Group in Jatijajar Village, Semarang. This activity aims to encourage SMEs in Jatijajar Village to have an local wisdom value-based productivity increase both in terms of business management, marketing to income. The number of participants for this activity was 20 people. This service method consists of workshops, training and mentoring. Workshop activities were carried out for two days at the Le Beringin Hotel from December 22-23 2021, then continued with training activities for one day at the Jatijajar Village Hall on December 28, 2021 and finally mentoring activities were carried out after the training activities. The results of this activity indicate an increase in knowledge and skills of SMEs in Jatijajar village where knowledge about business management increases by 70%, marketing by 75% and an increase in income by 65% which can be seen from the results of the evaluation of activities. Keywords: productivity; businness; SME; local wisdom.
ANALISIS PERMASALAHAN PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT BERWAWASAN KEPENDUDUKAN Dini Rakhmawati; Suwarno Widodo; Mujiyono Mujiyono
JURNAL KONSELING GUSJIGANG Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Konseling Gusjigang Desember 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.805 KB) | DOI: 10.24176/jkg.v3i2.2087

Abstract

Population-oriented life behavior is the norm / value adopted in life and is expected to be a character for every individual in society. Population-based life behavior is the support of population-oriented development. This research uses qualitative research design. Qualitative research is descriptive research and tend to use analysis. Theoretical basis is used as a guide to focus the research in accordance with the facts in the field. The study involved nine PIK R representing nine sub-districts of sixteen sub-districts in Semarang. Based on observation, interviews, and documentation. Some problems that arise in the management of PIK R to realize population-oriented society, among others, the absence of mentoring from the service, no document guidance to be followed and completed in PIK R, uneven distribution of activity funds, lack of support from the community, difficulties in regeneration, IEC (communication, information and education) services on reproductive health have not run smoothly due to limited personnel and facilities.
Diseminasi Teknologi Mesin Genset Tenaga Surya Bagi Masyarakat Terdampak Bencana Gunung Merapi Desa Wukirsari Kecamatan Cangkringan Kabupaten Sleman Achmad Buchori; Suwarno Widodo; Sigit Ristanto; Listya Endang Artiani
Journal of Dedicators Community Vol 3, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.984 KB) | DOI: 10.34001/jdc.v3i2.811

Abstract

The problem experienced by Wukirsari Village as one of the areas affected by the Mount Merapi disaster is the frequent occurrence of PLN power outages. To overcome this problem, the dissemination of technology products to the community aims to improve the ability of Wukirsari villagers to make natural electricity based on solar power and use solar power generator technology and be able to increase the value of sales and marketing. Outputs generated from this activity include the development of a number of group members, training in the use and maintenance of solar generator sets, training in the manufacture of solar engine generator sets, good financial management training and product sales and marketing training. This activity has resulted in: (1) solar generator products that have been carefully prepared with good results by the UPGRIS team, (2) villagers of Wukirsari are able to treat and use properly and correctly, (3) symbolic delivery to 3 residents solar power generator with capacity, 900 Watt, 1200 Watt and 1500 Watt
EDUPRENEURSHIP BERWAWASAN INDUSTRI DAN PARIWISATA DALAM MENDUKUNG TATA SOSIAL MASYARAKAT MARJINAL Iin Purnamasari; Suwarno Widodo; Pipit Mugi Handayani; Dwi Prastyo Hadi
Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol 12, No 2 (2022): Refleksi Edukatika : Jurnal Ilmiah Kependidikan (Juni 2022)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/re.v12i2.7588

Abstract

The purpose of this study is to map the social, economic and environmental potential of the people of Tegalrejo Village and to find the potential that is expected to be a solution to problems in the Tegalrejo environment.The research method used is qualitative with an ethnographic approach. Primary data obtained from the results of in-depth interviews. The secondary data was obtained from filling out questionnaires, Focus Group Discussions/FGDs and documentation studies. Participant observations were also carried out to collect data related to the views of the assisted women on social, economic and environmental arrangements. Meanwhile, the documentation study was used to map the potential of the community in the Tegalrejo environment, Jatijajar village, which is related to social, economic and environmental arrangements. Data analysis was carried out by looking for cultural themes, namely domain analysis, followed by taxonomic analysis, and componential analysis. Furthermore, an analysis of cultural themes that link social, economic and environmental cases in the Tegalrejo area is carried out.The results of the study found that the social potential of the Tegalrejo community was to have a harmonious and peaceful nature, then care for each other, then be compact and never have conflict. There are local values that can be developed for the advancement of the Tegalrejo environment such as mutual cooperation, cultural arts, special foods, and production in the tourism industry. The economic potential that can be developed is the formation of MSMEs with types of processed food and types of stall trading, types of services, types of online trade, types of online trade, MSME Tourism, beauty salons and bridal makeup and general markets. Environmental potential, Tegalrejo can be developed into a rest area and display area for MSME products, a culinary center typical of Tegalrejo, an arts and culture area as well as a parking center for industrial areas and a public center in the Tegalrejo neighborhood.
Pemberdayaan Komunitas Bank Sampah Hasil Makmur Jaya Karangtempel Semarang Timur untuk Mewujudkan Program Kampung Iklim Suwarno Widodo; Maria Ulfah; Siti Patonah; Nur Cholifah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 13, No 2 (2022): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v13i2.11835

Abstract

Bank Sampah Hasil Makmur Jaya Karangtempel menjadi alternatif untuk menyelesaikan masalah sampah di daerah Karangtempel dan berpartisipasi dalam perlindungan lingkungan. Tujuan dibangunnya Bank Sampah Hasil Makmur Jaya Karangtempel untuk membangun kepedulian masyarakat Karangtempel agar dapat ‘berkawan’ dengan limbah rumah tangga untuk mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari limbah rumah tangga beriintegrasi dengan gerakan 3R sehingga manfaat langsung yang dirasakan tidak hanya ekonomi, namun pembangunan lingkungan yang bersih, hijau dan sehat. Bank Sampah Hasil Makmur Jaya hanya mengelola limbah anorganik rumah tangga saja sedangkan limbah organik rumah tangga belum dikelola dengan baik. Masyarakat Karangtempel diberikan sosialisasi, pemberian materi dan pelatihan berupa keterampilan dalam mengelola limbah organik rumah tangga menjadi eco enzym dan magot. Kegiatan mitigasi perubahan iklim di Bank Sampah Hasil Makmur Jaya dimulai dari pengelolaan limbah organik rumah tangga di wilayah Kelurahan Karangtempel yang dilaksanakan secara berkelompok dengan melibatkan masyarakat di lokasi kampung iklim Karangtempel. Perilaku pengelolaan limbah organik rumah tangga yang melibatkan masyarakat Karangtempel adalah contoh kegiatan mitigasi perubahan iklim. Kampung iklim Karangtempel terdiri dari masyarakat Karangtempel, komunitas Bank Sampah Hasil Makmur Jaya yang diharapkan memiliki ketahanan terhadap perubahan iklim yang sedang dan akan berlangsung.
Inovasi Program Bank Sampah Hasil Makmur Jaya Karangtempel Melalui Pengolahan Sampah Plastik sebagai Proses Community Based Participation Maria Ulfah; Suwarno Widodo; Nur Cholifah; Siti Patonah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 1 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i1.14669

Abstract

Pengelolaan sampah plastik di masyarakat Karangtempel Semarang Timur saat ini masih didominasi dengan sistem dropping point di Bank Sampah, sampah plastik dikumpulkan terlebih dahulu dan dijual tanpa ada pengolahan. Namun, sampah plastik yang terkumpul hanya dibiarkan saja menumpuk dan langsung dijual, belum ada usaha untuk pengolahan sampah plastik disebabkan karena pemahaman, pengetahuan, kesadaran dan keterampilan masyarakat Karangtempel dalam pengolahan sampah plastik masih kurang. Pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan PKM di Bank Sampah melalui pemberdayaan masyarakat melalui proses Community Based Participation. Dalam kegiatan PKM pada Bank Sampah dalam program pemberdayaan masyarakat yaitu peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dengan pemberian materi dan pelatihan keterampilan pengolahan sampah plastik. Hasil kegiatan PKM secara kualitas, pengelola Bank Sampah telah mempunyai strategi pengelolaan dan pengolahan sampah plastik menjadi ecobricks dan kerajinan yang dapat dimanfaatkan kembali dan mempunyai daya tawar tinggi. Kegiatan PKM pemberdayaan masyarakat yang terdiri atas kegiatan Pembinaan SDM, Pembinaan Usaha, Pembinaan Lingkungan dan Pembinaan Kelembagaan menghasilkan peningkatan pengetahuan, pemahaman, kesadaran peduli lingkungan dan keterampilan pengelola Bank Sampah dan masyarakat Karangtempel.
Pendampingan Pengelolaan Kampung Pancasila Berbasis IT Nur Cholifah; Suwarno Widodo; Titik Haryati; Nugroho Dwi Saputro
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 2 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i2.15381

Abstract

Kampung pancasila adalah kelurahan yang dijadikan contoh penerapan nilai-nilai pancasila. Pengamalan nilai-nilai pancasila sangat penting dalam segala aspek kehidupan. Pengabdian ini dilakukan di Kampung Pancasila Kota Semarang. Terbentuknya Kampung pancasila, pengamalan pancasila dihargai dalam masyarakat setempat sesuai dengan pancasila masyarakat desa yang majemuk. Mewujudkan kepribadian dan memiliki jati diri berdasarkan nilai-nilai Pancasila yang mengagungkan Bhinneka Tunggal Ika. Tujuan pengabdian adalah pengembangan Kampung pancasila berbasis IT. Setelah pendampingan manajemen dan pelatihan yang didukung IT, pengelolaan Kampung Pancasila mampu dapat merencanakan kegiatan Kampung Pancasila yang didukung IT.
Teknik Pengambilan Keputusan Dalam Menentukan Model Manajemen Pendidikan Menengah Muhdi Muhdi; Nurkolis Siri Kastawi; Suwarno Widodo
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.jk.2017.v4.i2.p135-145

Abstract

The main problem in this research is how the model of secondary education management in Central Java Province. Issues divided into a) what are the expectations of various parties regarding the transfer of secondary education management, b) how are the challenges of various parties related to the transfer of secondary education management, and c) which management model is most effective for managing secondary education in Central Java Province. This research is descriptive qualitative. Data collection through FGD was recorded with video and government policies related to secondary education. The number of informants is nine people. Research data is processed using qualitative research software, NVivo 11 Plus for Windows. The study was conducted over three months from October to December 2016. The results were a) some expectations: improving the quality of education, improving access and equity of education, improving teacher welfare and promoting professionalism. teacher; b) some of the challenges faced: the province will ignore the welfare of non-civil servant teachers and reduce the free education of secondary education; c) the most effective model is co-administration. It is recommended that the government immediately make government regulations on the management of secondary education. At the provincial level was directly made education policy. East Java provincial government has now chosen alternative "based region" in six regions of former residency in Central Java. This alternative needs to be tested for its effectiveness, if it is not effective then it is advisable to use co-administration.
Peran Kampung Pancasila Sebagai Upaya Dalam Meningkatkan Toleransi Di RW 03 Kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang Emillia Widiasari; Suwarno Widodo; Rosalina Ginting
Jurnal Kewarganegaraan Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v7i2.5488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kampung Pancasila dalam meningkatkan sikap toleransi masyarakat Kelurahan Siwalan Kecamatan Gayamsari Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah Pengurus kampung Pancasila dan warga masyarakat kampung Pancasila Kelurahan Siwalan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa observasi, wawancara, draft wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah Kampung Pancasila diharapkan mampu menjadi media untuk menerapkan nilai-nilai Pancasila ke dalam kehidupan masyarakat. Kampung Pancasila juga dapat menjadi media Pendidikan masyarakat berwawasan kebangsaan, berbagai kegiatan kampung Pancasila diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan melafalkan teks, dan kehidupan toleransi masyarakat Kelurahan Siwalan mengalami perubahan sejak adanya kampung Pancasila hal tersebut terbukti semakin guyub rukunnya masyarakat dan kebersamaan dalam setiap kegiatan yang ada, dan juga sikap saling menghormati, menghormati, saling menerima sudah tercermin dari warga masyarakat di Kampung Pancasila Kelurahan Siwalan. Kata Kunci: Peran, Kampung Pancasila, Toleransi