Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kepuasan Pengguna Terhadap Pemeliharaan Dan Perawatan Fasilitas Gedung A Universitas Muhammadiyah Lamongan Dengan Metode IPA Mahendra, Reyga Aditya; Beatrix, Michella; Triana, Masca Indra
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan gedung bertingkat di Indonesia terus meningkat, menjadikan kepuasan pengguna indikator penting dalam menilai kinerja bangunan. Di sektor pendidikan, kepuasan pengguna berpengaruh besar pada produktivitas dan hubungan sosial. Penelitian ini mengevaluasi kepuasan pengguna Gedung A Universitas Muhammadiyah Lamongan untuk mengidentifikasi area perbaikan, mengoptimalkan alokasi sumber daya, dan meminimalkan biaya perawatan. Penelitian ini menggunakan data primer diperoleh melalui observasi lapangan dan kuisioner kepada 100 responden civitas akademika melalui Google Form, dengan uji validitas dan reliabilitas pada instrumen. Data diolah menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil menunjukkan Diagram Kartesius IPA menunjukkan atribut pada kuadran I meliputi kebersihan wastafel, kelancaran septic tank, dan kondisi tangga, sedangkan kuadran II mencakup kebersihan taman, tempat sampah, dan cat railing tangga. Strategi difokuskan pada peningkatan atribut prioritas.
Faktor Penghambat Penerapan Konstruksi Berkelanjutan (Sustainability Construction) di Kota Surabaya Milo, Febriyanti; Beatrix, Michella
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainability construction merupakan cara untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dengan mempertimbangkan isu sosial, ekonomi, lingkungan, dan budaya yang dilakukan oleh industri konstruksi. Proyek konstruksi memberikan kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi, masyarakat, dan lingkungan, sehingga diperlukan pembaharuan dan perbaikan, yang dapat dilakukan melalui penerapan konsep konstruksi berkelanjutan. Faktor-faktor penghambat tersebut menyebabkan perlunya penerapan konstruksi berkelanjutan di Indonesia. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hambatan dalam penerapan konstruksi berkelanjutan di Kota Surabaya. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif yang diolah dengan menggunakan metode Relative Important Index (RII). Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada responden yaitu konsultan dan kontraktor di Kota Surabaya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor penghambat utama dalam penerapan sustainable construction di kota Surabaya adalah Faktor Ekonomi yaitu ketakutan akan biaya penerapan konstruksi berkelanjutan.
Analisis Risk Barriers and Mitigation Strategies for High-Rise Building Delays in Surabaya Using Fuzzy Logic Dhani, Ninda Qurmaulia; Beatrix, Michella; Firmansyah, Mochamad
G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan Vol 10 No 2 (2026): G-Tech, Vol. 10 No. 2 April 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat, Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/g-tech.v10i2.9154

Abstract

Delays in high-rise building projects negatively affect cost, quality, and schedule performance. This study aims to identify the main risk barriers and formulate appropriate mitigation strategies using a fuzzy logic approach. Data were collected from 80 valid respondents occupying strategic and operational roles in construction projects in Surabaya. Linguistic assessments (Low, Medium, High) were converted into Triangular Fuzzy Numbers and defuzzified using the centroid method to obtain crisp severity scores. The results indicate that cost overruns due to design revisions by the project owner (D4) represent the most critical risk barrier, with a defuzzification score of 3.717 (high category), followed by ineffective project control (E1) with a score of 3.483 (upper-medium category). The severity gap between D4 and the overall average of other indicators (≈3.30) shows a dominant external risk influence of approximately 0.40 points on the 1–5 fuzzy scale. Mitigation preferences reveal that risk avoidance is the dominant strategy for D4 (34 respondents), emphasizing design finalization before construction, while risk reduction is dominant for E1 (37 respondents), highlighting intensive monitoring and routine progress evaluation. Practically, prioritizing risks above the 3.50 threshold provides a structured basis for focusing managerial attention on the most critical delay drivers. Theoretically, this study demonstrates that fuzzy logic enhances decision accuracy by transforming subjective expert judgments into measurable and ranked risk severity values for high-rise construction projects.