Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Wicara

Kepribadian Gepasioner dan Flegmatis Tokoh Zenna dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Karya J.S. Khairen (Kajian Psikologi Kepribadian Heymans) Pujiati, Shinta; Widyatwati, Ken; Widyawati, Marta
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 1: April 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.22879

Abstract

Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen memuat tokoh utama yang menghadapi banyak rintangan dalam mencipta kesejahteraan keluarga. Proses tokoh menuju keberhasilannya dalam mencipta kesejahteraan keluarga mengindikasikan adanya kepribadian Gepasioner dan Flegmatis. Oleh sebab itu, selain menjelaskan struktur fiksi, tujuan penelitian ini adalah mengungkap dua tipe kepribadian tersebut dalam diri tokoh utama. Pendekatan dalam penelitian kualitatif ini adalah pendekatan psikologi sastra. Sementara teori yang menjadi landasan penelitian adalah teori struktur fiksi dan tipologi kepribadian Gerard Heymans. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, analisis struktur fiksi berupa tokoh dan penokohan, alur dan pengaluran, serta latar. Kedua, kepribadian Gepasioner dan Flegmatis tokoh Zenna ditandai oleh kualitas kejiwaannya meliputi: 1) emosionalitas kuat (berkeinginan kuat dan teguh pendirian) dan emosionalitas lemah (tidak memiliki keberanian dan tidak memiliki pendirian), 2) fungsi sekunder kuat (tenang, suka menolong, tahu balas budi, bijaksana, bertanggung jawab, dan cerdas), serta 3) aktivitas kuat (pekerja keras dan pantang menyerah). Kualitas kejiwaan dengan taraf tertentu tersebut ikut serta memengaruhi proses individu merealisasikan cita-citanya.
Nilai Moral dalam Novel Savanna dan Samudra Karya Ken Terate (Kajian Sosiologi Sastra) Kinanti, Dzulhi Rossa; Widyatwati, Ken
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.966 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.15755

Abstract

Novel Savanna dan Samudra mengisahkan tentang seorang mahasiswi bernama Savanna yang hidupnya serba mudah. Namun, setelah papanya meninggal ia mendapat berbagai masalah mulai dari kehilangan pacar, putus kuliah, hingga berurusan dengan penagih hutang. Novel ini memperlihatkan sikap pantang menyerah ketika mendapat masalah bertubi-tubi yang dialami tokoh utama hingga mampu bangkit kembali untuk meraih impiannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan struktur novel dan terungkapnya nilai moral dalam novel Savanna dan Samudra. Metode yang digunakan adalah metode sosiologi sastra untuk mengungkap nilai moral yang terkandung dalam novel. Teori yang digunakan dalam penelitian ini antara lain, teori struktural fiksi, teori sosiologi sastra, dan teori moral. Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa berdasarkan analisis struktural terdapat tiga tokoh utama, yakni Savanna, Alun, dan Tika. Alur yang digunakan dalam novel adalah alur campuran dengan lima tahapan alur, yaitu tahap penyituasian, tahap pemunculan konflik, tahap peningkatan konflik, tahap klimaks, dan tahap penyelesaian. Nilai moral yang dianalisis berdasarkan sosiologi sastra menunjukkan nilai moral berupa pantang menyerah, bertanggung jawab, kerja keras, sikap peduli terhadap sesama, kasih sayang, tolong-menolong, kesopanan, kekerasan dalam rumah tangga, merendahkan orang lain, memaksakan kehendak orang lain, dan bersyukur. Kata kunci: Savanna dan Samudra, struktural, fiksi, sosiologi sastra, nilai moral.
Nilai Moral Film Kulari ke Pantai Karya Riri Riza (Tinjauan Sosiologi Sastra) Palupi, Indah; Widyatwati, Ken; Falah, Fajrul
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (195.971 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.15564

Abstract

Palupi, Indah. 2022. “Nilai Moral Film Kulari ke Pantai Karya Riri Riza (Tinjauan Sosiologi Sastra)”. Skripsi. Program Strata I Sastra Indonesia. Fakultas Ilmu Budaya, Univesitas Diponegoro, Semarang. Pembimbing I Dr. Ken Widyatwati, S.S., M.Hum. Pembimbing II Fajrul Falah, S.Hum., M.Hum.Objek material dalam penelitian ini adalah film Kulari ke Pantai karya Riri Riza. Objek formal dalam penelitian ini adalah nilai moral dalam film Kulari ke Pantai karya Riri Riza. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur naratif dan nilai moral yang terdapat dalam film Kulari ke Pantai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra untuk mengkaji nilai moral yang terdapat dalam film Kulari ke Pantai. Teori yang digunakan adalah struktur naratif film, teori pengkajian fiksi, dan teori moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film Kulari ke Pantai terdapat unsur struktur naratif dan struktur fiksi antara lain elemen ruang, latar, elemen waktu, permasalahan dan konflik, pelaku cerita, tujuan, tema, dan alur. Analisis nilai moral menunjukkan bahwa dalam film Kulari ke Pantai terdapat nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri, antara lain yaitu menyenangkan orang lain dan mencintai bangsa Indonesia. Nilai moral hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial dan lingkungan alam, antara lain yaitu membantu orang lain yang sedang dalam kesulitan, tidak semua hal dapat diselesaikan dengan uang, mengakui perbuatan yang salah, saling memaafkan, dan memiliki sikap peduli. Dalam film tersebut ditemukan ciri-ciri nilai moral yang berkaitan dengan tanggung jawab dan hati nurani.Kata kunci: film, moral, struktur naratif, sosiologi sastra, Kulari ke Pantai 
Konflik Batin Tokoh Lengkara Dalam Novel 00.00 Karya Ameylia Falensia: Kajian Psikologi Sastra Setiyoningsih, Ika Bekti; Widyatwati, Ken; Martini, Laura Andri Retno
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 1, No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.159 KB) | DOI: 10.14710/wjsbb.2022.15717

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konflik batin tokoh Lengkara dalam novel 00.00 karya Ameylia Falensia dengan menggunakan kajian psikologi sastra. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan cara-cara penafsiran dengan menyajikan data dalam bentuk deskripsi. Hasil dari penelitian ini yaitu mengungkap analisis struktural dan konflik batin tokoh Lengkara dalan novel 00.00 karya Ameylia Falensia. Analisis struktural merupakan pondasi utama yang digunakan dalam mengkaji karya sastra yang terdiri dari tokoh dan penokohan, alur dan pengaluran, serta latar. Sedangkan hasil analisis konflik batin diketahui bahwa konflik batin yang dialami tokoh Lengkara terjadi karena ketidakseimbangan antara id, ego, dan superego yang disebabkan oleh faktor internal seperti perasaan takut, cemas, dan membenci diri sendiri, sedangkan faktor eksternal disebabkan oleh perlakuan kasar dan tidak adil dari orang tua, dan fitnah dari orang lain terhadap tokoh Lengkara. Wujud konflik batin tokoh Lengkara terdiri dari pertentangan antara pilihan yang tidak sesuai dengan keinginan dan harapan tidak sesuai dengan kenyataan. Bentuk penyelesaian konflik batin tokoh Lengkara dalam novel 00.00 meliputi sublimasi, represi, dan displacement.
Problem Hierarki Kebutuhan pada Tokoh Agung dalam Novel Ingkar Karya Boy Candra: Kajian Psikologi Humanistik Abraham Maslow Prakoso, Rosaria Arum; Widyatwati, Ken; Mukafi, Muhammad Hamdan
Wicara: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya Vol 3, No 2: Oktober 2024
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/wjsbb.2024.24525

Abstract

Novel Ingkar karya Boy Candra mengangkat isu perselingkuhan dan pengkhianatan sebagai konflik utama. Agung sebagai salah satu tokoh utama digambarkan terjerumus dalam tindakan amoral. Kondisi ini diasumsikan terjadi karena adanya problem dalam memenuhi sejumlah kebutuhan dasar sehingga tidak mampu mencapai aktualisasi diri dalam hidupnya. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan struktur novel Ingkar dan problem pemenuhan hierarki kebutuhan yang dialami tokoh Agung. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Teori yang digunakan adalah teori struktural dan teori psikologi humanistik Abraham Maslow. Hasil penelitian ini berupa (1) analisis struktur dalam novel Ingkar karya Boy Candra yang terdiri atas tema, tokoh dan penokohan, alur dan latar; dan 2) hierarki kebutuhan pada tokoh Agung menunjukkan bahwa meskipun kebutuhan fisiologis telah terpenuhi dengan baik, ditemukan adanya problem dalam pemenuhan kebutuhan di tingkat atasnya. Problem pemenuhan kebutuhan rasa aman disebabkan oleh perasaan cemas dan terancam akibat perundungan yang pernah dialami tokoh Agung dan pola asuh otoriter sang ibu yang terlalu mendominasi kehidupannya. Kebutuhan rasa cinta dan memiliki juga tidak terpenuhi karena ia dikucilkan oleh teman-temannya dan hubungan asmaranya tidak direstui. Kebutuhan akan penghargaan juga sulit terpenuhi karena adanya pandangan buruk dan kebencian sehingga ia selalu merasa rendah diri. Problem dalam pemenuhan kebutuhan dasar ini membuat tokoh Agung tidak dapat mengaktualisasikan dirinya sehingga kehidupannya mengarah pada pengambilan keputusan negatif dan tindakan amoral yang berujung pada penyesalan.