Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Pembelian Pakaian Bekas (thrifting) di platform Instagram @thrjftclub Generasi Z adi, I made guna; Antari, Ni Putu Bayu Widhi; Korry, I Gusti Ayu Tirtayani, Putu Dyah Permatha
Jurnal Mirai Management Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v11i1.10461

Abstract

Thrifting atau membeli pakaian bekas telah menjadi tren di kalangan Generasi Z, terutama melalui platform media sosial seperti Instagram. Penelitian ini menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan pembelian pakaian bekas pada Instagram @thrjftclub. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara mendalam kepada lima informan yang terdiri dari tiga konsumen Generasi Z yang telah melakukan repeat order, satu pemilik usaha, dan satu admin @thrjftclub. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber dan teknik.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z melakukan thrifting untuk memenuhi berbagai tingkat kebutuhan, mulai dari kebutuhan dasar hingga aktualisasi diri. Faktor-faktor dominan yang mempengaruhi keputusan pembelian meliputi harga terjangkau, keunikan model vintage, kualitas produk, pengaruh lingkungan sosial, gaya hidup hemat, serta pengalaman positif berbelanja online. Proses keputusan pembelian dimulai dari pengenalan masalah, pencarian informasi melalui media sosial, evaluasi alternatif, keputusan pembelian via Instagram, hingga memberikan ulasan positif yang mendorong pembelian berulang.
Pengembangan Wisata Berbasis Reinventing Government Pada Objek Wisata Hidden Canyon Beji Guwang Kartika, Gita; Ni Wayan Widhiastini; Putu Ratna Juwita Sari; Ni Putu Bayu Widhi Antari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan prinsip Reinventing Government atau konsep mewirausahakan birokrasi dalam pengembangan Objek Wisata Hidden Canyon Beji Guwang di Kabupaten Gianyar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Kepala Desa Guwang, Ketua BUMDes, pengelola Hidden Canyon, masyarakat setempat, dan pihak swasta yang terlibat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip Reinventing Government telah membawa perubahan positif dalam pengelolaan wisata di Desa Guwang. Pemerintah desa kini tidak lagi menjadi pelaksana utama, melainkan berperan sebagai fasilitator dan pendorong, sementara pengelolaan sehari-hari dilakukan oleh BUMDes dan pengelola. Beberapa prinsip seperti pemerintahan berorientasi hasil, pemerintahan wirausaha, dan pemerintahan berorientasi pada pelanggan sudah diterapkan melalui inovasi wisata, peningkatan pelayanan, serta pelibatan masyarakat lokal. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala seperti partisipasi masyarakat yang belum merata, keterbatasan sumber daya manusia dalam promosi digital, dan kurangnya dukungan dari pemerintah daerah. Secara keseluruhan, penerapan prinsip Reinventing Government di Hidden Canyon Beji Guwang memiliki potensi besar untuk menciptakan pengelolaan wisata yang lebih mandiri, inovatif, dan berkelanjutan jika kolaborasi dan kapasitas pengelola terus ditingkatkan.
Analisis Komunikasi Organisasi dalam Implementasi Kebijakan Penanaman Modal di Kabupaten Badung Aprillia, Ni Ketut Kori; Antari, Ni Putu Bayu Widhi; Subanda, I Nyoman; Pratiwi, Nuning Indah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.13169

Abstract

Kebijakan penanaman modal memerlukan koordinasi dan komunikasi yang efektif antar organisasi pemerintahan dan pemangku kepentingan terkait. Penelitian ini menganalisis komunikasi organisasi dalam implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 3 Tahun 2022 tentang Penyelenggaraan Penanaman Modal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di DPMPTSP Kabupaten Badung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan kunci, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian mengungkap bahwa komunikasi internal dan horizontal antar organisasi perangkat daerah berjalan efektif melalui saluran formal seperti JDIH, rapat koordinasi, dan bimbingan teknis. Namun, penelitian menemukan adanya kesenjangan komunikasi (communication gap) dengan pelaku usaha yang masih mengandalkan sumber informasi non-pemerintah, serta pemutusan komunikasi (communication breakdown) dengan masyarakat dan desa adat yang tidak mendapatkan sosialisasi langsung. Temuan ini menyimpulkan bahwa efektivitas implementasi kebijakan sangat ditentukan oleh kapasitas komunikasi organisasi pemerintah, khususnya dalam membangun komunikasi eksternal yang inklusif dengan seluruh pemangku kepentingan. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya pengembangan model komunikasi organisasi yang terintegrasi, yang tidak hanya memperkuat koordinasi internal tetapi juga memperluas jangkauan komunikasi eksternal hingga tingkat masyarakat akar rumput.