Claim Missing Document
Check
Articles

Apgar Score Dan Respiratory Distress Syndrome (RDS): Relevansi Klinis Dalam Praktik Di Neonatus Intensive Care Unit (NICU) Popa, Nur Akmi; Kurniawan, Ardhiles Wahyu; Laksono, Bayu Budi Laksono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.569

Abstract

Skor APGAR merupakan indikator klinis awal untuk menilai adaptasi neonatus segera setelah lahir dan sering dikaitkan dengan luaran pernapasan. Respiratory Distress Syndrome (RDS) masih menjadi penyebab utama morbiditas neonatal, khususnya pada bayi yang dirawat di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU). Namun, bukti mengenai hubungan antara skor APGAR dan kejadian RDS masih menunjukkan hasil yang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara skor APGAR dan kejadian RDS pada bayi yang dirawat di ruang NICU. Penelitian ini menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian melibatkan seluruh bayi yang dirawat di ruang NICU RS Ir. Soekarno Kepulauan Morotai pada periode Oktober–November 2025, dengan jumlah sampel sebanyak 76 responden yang diperoleh melalui teknik total sampling. Data sekunder dikumpulkan menggunakan case report form yang disusun oleh peneliti. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Contingency Coefficient. Sebagian besar bayi memiliki skor APGAR abnormal (<7) dan tidak mengalami RDS. Hasil analisis bivariat menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara skor APGAR dan kejadian RDS (p = 0,293), dengan kekuatan korelasi yang sangat lemah (r = 0,120).  Skor APGAR tidak berhubungan secara signifikan dengan kejadian RDS pada bayi yang dirawat di ruang NICU. Temuan ini menunjukkan bahwa skor APGAR bukan merupakan prediktor independen RDS, sehingga penilaian risiko RDS perlu mempertimbangkan faktor klinis lain secara komprehensif.
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pada Penderita Hipertensi Di Desa Sekarpuro Putri, Lista Kirana; Kurniawan, Ardhiles Wahyu; Laksono, Bayu Budi
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.588

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang mememrlukan pengobatan jangka panjang. Tingkat kepatuhan minum obat penderita hipertensi masih tergolong rendah dan menjadi salah satu penyebab tidak terkontrolnya tekanan darah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi di desa sekarpuro, kecamatan pakis, kabupaten malang. Metode penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 92 responden penderita hipertensi yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dukungan keluarga dan Morisky Medication Adherence (MMAS-8). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil analisis menunjukan nilai koefisien sebesar r = 0,214 dengan nilai p = 0,040 (P < 0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Disimpulkan bahwa dukungan keluarga memiliki hubungan yang signifikan dengan kepatuhan minum obat pada penderita hipertensi. Semakin baik dukungan keluarga, semakin tinggi tingkat kepatuhan minum obat.