Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Karyawan: Studi Kualitatif pada UMKM Kota Surabaya Mohammad Fikri; Muhammad Irsyad Baitussalam
HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 03 (2025): HARAMAIN : JURNAL MANAJEMEN BISNIS
Publisher : HARAMAIN : Jurnal Manajemen Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengelolaan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan pada UMKM di Kota Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik UMKM dan karyawan yang dipilih secara purposive, kemudian dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya manusia pada UMKM masih bersifat informal, namun berperan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan. Strategi yang diterapkan meliputi rekrutmen berbasis nilai dan kepercayaan, pelatihan melalui pembelajaran langsung di tempat kerja, motivasi berbasis pendekatan personal, serta penilaian kinerja yang fleksibel. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi MSDM yang kontekstual dan adaptif mampu meningkatkan kinerja karyawan UMKM meskipun tanpa sistem formal.
PERSEPSI REMAJA TENTANG DAMPAK PERUBAHAN IKLIM PADA KESEHATAN SEKSUAL DAN REPRODUKSI : STUDI KUALITATIF DI DESA PESISIR SULAWESI SELATAN Ayu, Rosa Devitha; Mohammad Fikri
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 21, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Krisis iklim saat ini telah menjadi perhatian kesehatan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah yang rentan, termasuk remaja. Penelitian ini dilakukan di Desa Kalukubodo, Kabupaten Takalar, yang merupakan wilayah terdampak bencana terkait perubahan iklim. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi remaja mengenai bagaimana krisis iklim dan peristiwa yang dipicu oleh perubahan iklim memengaruhi kehidupan mereka, dengan fokus pada kesehatan seksual dan reproduksi (KSR). Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui Focus Group Discussion dan wawancara mendalam melibatkan masing-masing tiga belas orang remaja perempuan dan laki-laki. Variabel yang diteliti meliputi peristiwa perubahan iklim yang dialami, dampak dan bentuk adaptasi yang dilakukan, data dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa remaja mengalami beberapa peristiwa terkait iklim, termasuk banjir rob, kekeringan, dan angin kencang. Namun menganggap peristiwa tersebut relatif minor dan tidak secara signifikan memengaruhi kesehatan seksual dan reproduksi mereka. Remaja perempuan mengatakan mereka mengakses layanan KSR di Puskesmas terdekat, khususnya untuk suplementasi zat besi, sedangkan remaja laki-laki menyatakan tidak pernah mengakses layanan terkait KSR. Para informan juga mengungkapkan bahwa tidak ada pelatihan/edukasi terkait dengan kesiapsiagaan bencana atau program konseling kesehatan reproduksi yang dilakukan di Desa mereka. Kurangnya pendidikan pencegahan ini meningkatkan kerentanan remaja mengingat tingginya angka pernikahan anak di Desa Kalukubodo. Kesimpulan: Meskipun dampak langsung dari peristiwa terkait iklim belum dirasakan oleh remaja,  kurangnya program edukasi KSR dan kesiapsiagaan bencana meningkatkan kerentanan remaja terhadap perubahan iklim. Sehingga diperlukan program terpadu yang ramah remaja dan berfokus pada pendidikan KSR serta kesiapsiagaan bencana untuk memperkuat ketahanan remaja.
When the Dignity of Teachers is Underestimated and the Allowance of the House of Representatives is Perpetuated, An Analysis of Inequality in Education Management Mohammad Fikri
DAAR EL-IDARAH: Journal of Islamic Education Management Vol. 1 No. 01 (2025): DAAR EL-IDARAH: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Lembaga Penerbitan, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)  of Institut Badri Mashduqi Probolinggo Jawa timur Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66931/jmpi.v1i01.6

Abstract

The paradox of education in Indonesia is clearly seen through the inequality between the budget for the political elite and the condition of vocational schools at the grassroots level. SMK Nurul Qarnain, a Visual Communication Design major established in 2023 with around 180 students, faces limited facilities, including the absence of a computer laboratory. The policy allows students to bring personal laptops as an adaptive solution that reflects the creativity of pesantren-based education management. Meanwhile, the large salaries and allowances of members of the House of Representatives and the discourse on teacher salaries cause fiscal injustice and weaken the legitimacy of public policy. The qualitative analysis of the case study shows that the limitations of facilities encourage managerial innovation, but still affirm the urgency of redistributing the education budget so that vocational schools receive proportionate support. These findings strengthen academic discussions on the relationship between fiscal justice, policy legitimacy, and the sustainability of vocational education in Indonesia.