Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Konsistensi Perubahan Bunyi Morfem Dalam Bahasa Jawa Wijayanti, Kenfitria Diah; Rahadini, Astiana Ajeng; Veronika, Prima
Kamaya: Jurnal Ilmu Agama Vol 8 No 2 (2025)
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/kamaya.v8i2.3913

Abstract

This study aims to describe the forms and background of morpheme sound changes in Javanese. This research is a descriptive qualitative study. The data in this article consists of lexicons or vocabulary found in everyday Javanese speech. The data source for this study comes from the Javanese community in Surakarta. The subject selection technique was purposive sampling. Data collection was conducted using listening and note-taking techniques. Data validity was tested using theoretical triangulation and source triangulation. Meanwhile, the data analysis technique used was the Spradley model. The Spradley model consists of four stages: domain analysis, taxonomic analysis, componential analysis, and cultural theme analysis. Based on the data analysis, the following conclusions can be drawn. There are six forms of morpheme sound changes in Javanese, driven by the demands of (1) krama; (2) guru lagu; (3) guru wilangan; (4) literer; (5) jenis seks; (6) informalization of variety.
Tradisi Tedhak Siten sebagai kearifan lokal budaya Jawa dalam perspektif masyarakat desa Dondong Yuniati, Kurnia Maudina; Andriyani, Atikah; Wijayanti, Kenfitria Diah
Jurnal IKADBUDI Vol. 13 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Bahasa Seni dan Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ikadbudi.v13i1.58900

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahapan prosesi, wujud uba rampe, dan makna filosofis tradisi Tedhak Siten dalam perspektif masyarakat Desa Dondong. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Dondong. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan, tempat, peristiwa, dan dokumen. Data dalam penelitian ini berupa data primer yaitu rekaman tradisi, rekaman wawancara, dan catatan lapangan. Data sekunder berupa dokumen yang mendukung dan berkaitan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan snowball sampling. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Keabsahan data diuji dengan cara triangulasi dan review informan. Analisis data dilakukan dengan analisis taksonomi. Hasil yang di dapatkan dalam penelitian ini adalah prosesi tradisi Tedhak Siten dalam perspektif masyarakat Desa Dondong dan pelestarian yang didapat dilaksanakan melalui pendidikan.Kata kunci: tradisi Tedhak Siten; kearifan lokal; desa Dondong; pelestarian budaya AbstractThis study aims to describe prosession, philosophical meaning, and equipment of Tedhak Siten tradition in perspective Dondong Village. This study do with ethnographic qualitative study was applied. The data source in this study was informants , place, event, and documents. The primary data in this study were documentation of the, oral data and notes from interviews. Secondary data in this study are there documents related. The sample was selected using the purposive and snowball sampling techniques. The data were collected through interviews, natural observation, and document analysis. The data were validated using method and data source triangulation and informants' review. The obtained data were analyzed using the taxonomy analysis technique. The study finding is described the procession or Tedhak Siten in perspektif Dondong Village and preservation with study class.Keywords: Tedhak Siten tradition; local wisdom; Dondong Village; culture preservation
Wayang Existence in The Islamization for Traditional Javanese People Wijayanti, Kenfitria Diah
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 21, No 1 (2019): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v21i1.6279

Abstract

Wayang (puppet) is one of Javanese culture form which was originally a cult of the local religion. Wayang has a dimension of spirituality that meets cultural aesthetics. This article focuses on how wayang is used as a preaching medium in the context of the spread of Islam, especially on the Java island and the values of virtue found in wayang stories. This research is a type of library research. The data collection method used is the documentation method. The data in this study is in the form of information on the process of Islamization for traditional Javanese people; the information is from books, literature, journals, and newspapers. Meanwhile, the data analysis technique uses descriptive analysis. Through analysis of the data, the results obtained are: (1) The names of wayang characters contain Islamic philosophical meanings; (2) The wayang stories modified are packed with deep story themes containing Islamic/divine content; (3) The wayang stories had been modified by Walisanga include virtue religious values, leadership values, and human or social values. Wayang merupakan salah satu wujud budaya masyarakat Jawa yang pada mulanya merupakan pemujaan agama lokal. Wayang memiliki dimensi spiritualitas yang bertemu dengan estetika budaya. Artikel ini memfokuskan pada bagaimana wayang digunakan sebagai media dakwah dalam rangka penyebaran agama Islam khususnya di pulau Jawa dan nilai-nilai keutamaan yang terdapat dalam cerita wayang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pustaka. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi. Data dalam penelitian ini berwujud informasi proses islamisasi masyarakat tradisional Jawa yang berasal dari buku, literatur, jurnal, dan surat kabar. Sementara itu, teknik analisis data menggunakan deskriptif analisis. Melalui analisis data tersebut, diperoleh hasil berupa: (1) Nama-nama tokoh pewayangan mengandung makna filosofis islami; (2) Cerita pewayangan mengalami modifikasi dikemas dengan tema cerita lebet yang memuat konten islami/ketuhanan; (3) Cerita pewayangan yang dimodifikasi para walisanga mengandung nilai keutamaan, yakni: nilai religius, nilai kepemimpinan, dan nilai kemanusiaan atau sosial.
Contrastive Analysis of Javanese and Japanese Speech Levels as a Form of Politeness Learning Among the Younger Generation Rahadini, Astiana Ajeng; Pribadi, Nirbito Hanggoro; Wijayanti, Kenfitria Diah; Kurwidaria, Favorita; Said, Dewi Pangestu; Veronika, Prima
Sutasoma : Jurnal Sastra Jawa Vol. 13 No. 2 (2025): Sutasoma: Jurnal Sastra Jawa
Publisher : Program Studi Sastra Jawa, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/sjsj.v13i2.34748

Abstract

The purpose of our research is: (1) to provide and add references related to the contrastive levels of speech in Javanese and Japanese, (2) to explain the differences in the levels of speech in Javanese and Japanese, (3) to introduce politeness to the younger generation through the use of good and correct language. The research method we used was a literature study by prioritizing the results of the analysis of a reference as a reference for the writing data from the research we conducted. The results of the study show that: 1) Javanese and Japanese both have levels of speech in their use as daily communication tools as a form and parameter of politeness. 2) Javanese recognizes the level of speech in Javanese which is divided into four language varieties, namely, Ngoko lugu (Nl), Ngoko alus (Na), Krama lugu (Kl) and Krama alus (Ka). The level of speech in Japanese is classified into three parts and is used by considering the age or social strata of the interlocutor, how close or familiar the speaker is with the interlocutor, and paying attention to Uchi and Soto. Keego is divided into three parts, namely, Sonkeego (Sk), Kenjoogo (Kj), Teeneego (Tn). 3) Speech levels are introduced and passed down through examples of everyday life and through learning.
ANALISIS KONTRASTIF PENGGUNAAN KONSEP NAMA HEWAN DALAM PERIBAHASA JEPANG DAN PERIBAHASA JAWA Veronika, Prima; Wijayanti, Kenfitria Diah; Kurwidaria, Favorita; Rahadini, Astiana Ajeng; Said, Dewi Pangestu; Pribadi, Nirbito Hanggoro; Lestari, Eni Sri Budi
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7635

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis atau membandingkan penggunaan konsep nama hewan dalam peribahasa Jepang dan Jawa serta pemanfaatannya dalam pembelajaran Bahasa Jawa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa peribahasa Jepang dan Jawa. Data tersebut dikumpulkan menggunakan metode studi literatur. Peneliti menggunakan sumber data berupa buku, artikel ilmiah, dan penelitian serupa. Peneliti kemudian menguji keabsahan data yang telah terkumpul menggunakan teknik triangulasi sumber data. Setelah diuji keabsahannya, data dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, yang berupa kegiatan kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil dari analisis data menunjukkan bahwa terdapat kontras atau perbedaan penggunaan konsep nama hewan dalam peribahasa Jepang dan Jawa. Konsep nama hewan yang digunakan antara lain monyet, anjing, serangga, ayam, ular, kuda, burung, katak, ikan, dan harimau. Perbedaan penggunaan konsep nama hewan tersebut tampak dari sudut pandang pemaknaan hewan sebagai pengkonotasian sifat atau perilaku yang perlu ditiru atau yang tidak layak ditiru. Akan tetapi, peribahasa-peribahasa tersebut memiliki kesamaan, yakni sebagai ungkapan tidak langsung yang digunakan dalam berkomunikasi.
TINDAK TUTUR ASERTIF DAN PRINSIP KERJA SAMA PADA INTERAKSI GURU DAN SISWA DALAM PEMBELAJARAN: Mela Nur Afifah, Kenfitria Diah Wijayanti Mela Nur Afifah; Kenfitria Diah Wijayanti
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11 No 01 (2026): JUBINDO: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jbi.v11i01.9291

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan wujud tindak tutur asertif dan penerapan prinsip kerja sama pada interaksi guru dan siswa serta relevansinya untuk pembelajaran bahasa Jawa di SMP. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Data pada penelitian ini berupa bentuk tuturan guru dan siswa selama pembelajaran bahasa Jawa. Sumber data pada penelitian ini berupa dokumen dan informan. Teknik pengambilan subjek penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Teknik pengesahan data menggunakan triangulasi teori dan triangulasi sumber. Teknik analisis data melalui (1) pengumpulan data; (2) reduksi data; (3) penyajian data; (4) kesimpulan. Hasil dari penelitian ini (1) wujud tindak tutur asertif yang ditemukan terdiri dari tindak tutur menyatakan 34,3%, tindak tutur mengusulkan 22,8%, tindak tutur mengeluh 14,3%, tindak tutur menyindir 25,7% dan tindak tutur mengklaim 2,9%; (2) penerapan prinsip kerja sama yang ditemukan terdiri dari maksim kuantitas 40%, maksim kualitas 26,7%, maksim relevansi 20% dan maksim pelaksanaan 13,3%.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA KALIMAT BERHURUF JAWA BERSANDHANGAN PANYIGEG MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING PADA SISWA KELAS VII A SMP NEGERI 1 JATIROTO TAHUN PELAJARAN 2014/ 2015 Herlambang, Nizar Raditya; Suyitno, Suyitno; Wijayanti, Kenfitria Diah
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 1, No 1 (2017): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v1i1.47209

Abstract

This research is aimed to: (1) explain the obstacles learning to reading skill of Java lettered sentences with sandhangan panyigeg in the class VII A of SMP Negeri 1 Jatiroto in the academic year of 2014/ 2015 and (2) describe the improvement of reading skill of Java lettered sentences with sandhangan panyigeg in the class VII A of SMP Negeri 1 Jatiroto in the academic year of 2014/ 2015 through cooperative learning type snowball throwing. This research carried out two cycles. Source data derived from informants, events, and documents/ archives. The technique of data collecting were used are from interview, observation, documentation, and test. Data validity used the technique of triangulation source. The technique of data analyzing were comparative descriptive analysis and critical analysis technique. The conclusion of the research is there would be some obstacles that occur in implementating of learning to reading skill of Java lettered sentences with sandhangan panyigeg. The implementation of cooperative learning type snowball throwing can improve reading skill of Java lettered sentences with sandhangan panyigeg in the class VII A of SMP Negeri 1 Jatiroto in the academic year of 2014/ 2015.
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus Materi Memahami Cerita Ramayana Resi Jatayu Melalui Model Pembelajaran Online Habibulloh, Muhammad Ihsan; Suryanto, Edy; Wijayanti, Kenfitria Diah
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 6, No 2 (2022): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v6i2.65696

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui kesulitan belajar, faktor penyebab, dan upaya pemecahan masalah kesulitan belajar yang dialami oleh siswa berkebutuhan khusus materi memahami cerita Ramayana Resi Jatayu dengan model pembelajaran online . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Teknik analisis data menggunakan model interaktif dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji validitas data menggunakan triangulasi sumber data dan triangulasi teknik. Simpulan penelitian ini adalah (1) kesulitan belajar yang dialami siswa yaitu sulit memahami materi, memahami cerita wayang, mengakses materi dan tugas, serta berkomunikasi dengan guru; (2) faktor penyebab kesulitan belajar siswa dibedakan menjadi dua yaitu internal dan eksternal. Faktor internalnya yaitu (a) jasmani: permasalahan penglihatan siswa (tunanetra); (b) rohani: malas belajar, kurangnya semangat siswa dalam belajar, emosi siswa labil. Adapun faktor eksternalnya yaitu (a) faktor keluarga: kurangnya perhatian orang tua, kondisi rumah ramai, tidak memiliki gawai pribadi, serta koneksi jaringan buruk; (b) faktor sekolah: pemberian tugas banyak; (c) faktor lingkungan sosial: mengikuti kebiasaan teman; (3) upaya yang dilakukan untuk mengatasinya yaitu memberikan materi ringkas dan menarik, melakukan home visit, memberikan materi dalam bentuk pesan suara, dan memberikan motivasi pada siswa agar semangat belajar.
Analisis Konflik Sosial pada Novel Sapecak Bumi Sing Kobong Karya Hastin Zaina serta Relevansinya sebagai Materi Ajar Bahasa Jawa di SMA Aswindra, Arsha; Anindyarini, Atikah; Wijayanti, Kenfitria Diah
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 5, No 1 (2021): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v5i1.65944

Abstract

Karya sastra yang dinamis dan selalu berkembang membuat penelitian sastra juga terus bermunculan. Karya sastra berupa novel Jawa belum banyak diminati oleh para siswa untuk dijadikan sumber belajar di sekolah. Maka dari itu, perlu adanya penelitian sastra yang membahas novel Jawa untuk menghasilkan materi ajar pendidikan sebagai alternatif sumber belajar bagi siswa. Alternatif sumber belajar baru dapat memberikan kesan yang lebih variatif dan menarik dalam proses pembelajaran di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wujud unsur intrinsik pada novel Sapecak Bumi sing Kobong karya Hastin Zaina, wujud konflik sosial pada novel Sapecak Bumi sing Kobong karya Hastin Zaina, dan relevansi novel Sapecak Bumi sing Kobong dengan materi ajar bahasa Jawa di SMA. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif yang menggunakan data berupa kutipan dan ujaran yang diperoleh dari sumber data dokumen serta informan. Teknik sampling yang digunakan ialah purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis dokumen dan wawancara. Teknik uji validitas menggunakan triangulasi teori dan sumber. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Prosedur penelitian meliputi persiapan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Hasil penelitian dapat diuraikan menjadi wujud unsur intrinsik novel yang meliputi tema, amanat, alur, tokoh/penokohan, dan latar/setting, konflik sosial yang diklasifikasikan menjadi kejahatan, disorganisasi keluarga, peperangan, pelanggaran norma, novel Sapecak Bumi sing Kobong telah relevan sebagai materi ajar bahasa Jawa di SMA
ESTETIKA BAHASA DAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM ANTOLOGI GEGURITAN SIMBOK SERTA RELEVANSINYA SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA JAWA KELAS IX SMP Setyawan, Budi; Sulaksono, Djoko; Wijayanti, Kenfitria Diah
Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa Vol 4, No 1 (2020): Sabdasastra : Jurnal Pendidikan Bahasa Jawa
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sabpbj.v4i1.66429

Abstract

This research aims to explain (1) the aesthetic element of language that found in the anthology of Javanese poetry “Simbok”; (2) the value of character education that found in the anthology of Javanese poetry “Simbok”; (3) the relevance of Javanese poetry anthology “Simbok” as Javanese language teaching material for grade 9th Junior High School students. This is a descriptive qualitative research that uses document analysis method with a stylistic approach. The data source is a document in the form of an anthology of Javanese poetry “Simbok” and informants who are literary expert. Data collection is done by using documentation and interview techniques, then tested for the validity of the data using source triangulation and technical triangulation. The sequence of data analysis in this research includes data collection, data reduction, data presentation, and draw the conclusion. The result of this research obtained (1) the findings of language aesthetic elements in the form of the use of basa rinengga including tembung saroja, tembung garba, tembung plutan, tembung mawa aksara lira-liru, keratabasa, tembung entar, paribasan, saloka, cangkriman, dasanama, pepindan, gugontuhon, and purwakanti; (2 )the findings of character education values include religiousity, social, gender, justice, democracy, honesty, self determination, struggling ability, responsibility, and respect for nature; (3) the relevance of Javanese poetry anthology “Simbok” as teaching material for grade 9th Junior High Scool students. Based on the research result, the anthology of Javanese poetry “Simbok” is relevant to be used as Javanese language teaching material in learning to write a Javanese poetry because there are many examples of language aesthetics and character education values that are useful to help students learn to write Javanese poetry.