SIWI PRAMATAMA MARS WIJAYANTI
Faculty of Health Science and Medicine, Department of Nutrition, The University of Jenderal Soedirman, Jalan Dr. Soeparno 63, Purwokerto 53123, Indonesia

Published : 30 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

LITERATURE REVIEW : FAKTOR RISIKO KEKERASAN SEKSUAL PADA REMAJA Sudaryasa, Wayan Adi; Dwiana, Nungki Agnes; Nurmalasari, Rizky Diana; Zahidah, Adelina Najla; Rahmah, Zayyinaa Aulia; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 22 No. 2 (2023): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v22i2Supp.6424

Abstract

Every year sexual violence cases increase and become a widely heard issue in the community. The increase in cases that occur requires research that examines what the risk fator affects. The purpose of this study was to analyze scientific articles related to what are the risk factors for sexual violence in adolescents. The research employed literature review. The literature consists of journals with a travel year from 2017 to 2022. Literature collection was done through Google scholar, Pubmed, and ScienceDirect using the keyword “sexual violence”, “risk factor”, and “teenager”. The results of the literature search 34.927 articles found in the database regarding entered keywords; however 34.917 articles were excluded because they were not relevant to the author’s criteria. There were 10 articles that met the inclusion criteria, however only ten articles categorized as good quality. Review results show that have any risk factors affecting sexual violence of a teenager, among other things gender, alcohol, drug, age, sexual disorder, family, gadget, environmnet, disability, a poor parental education, economic, syahwat, religion, dating, and sexual intercourse.
FACTORS AFFECTING MEDICATION ADHERENCE LEVEL IN DIABETES MELLITUS PATIENS: A LITERATURE REVIEW Sutini, Kristina; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Lux Mensana: Journal of Scientific Health Vol. 2 Issue 3 (2023)
Publisher : jfpublisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56943/jsh.v2i3.335

Abstract

Introduction. Diabetes Mellitus is a disease that affects many Indonesian people. This research aims to review articles regarding factors associated with the level of adherence to diabetes mellitus treatment. Method. The data was obtained from an electronic database of Google Scholar between 2015-2021, with the keywords "Diabetes Mellitus, medication adherence factor." From the 9950 articles found, 950 articles were relevant and 10 articles were selected for review. Results & Analysis. This literature study was obtained from 10 articles that met the inclusion and exclusion criteria. Based on the review of the article, it is known that there are factors related to the treatment of diabetes mellitus, including age, knowledge, motivation, social (family support and health workers), education, and psychological factors. Discussion. Family support, high level of knowledge, role of health workers, age, gender, and high motivation to conduct the treatment have an effect on treatment adherence of diabetes mellitus patients.
Nutritional Intake and Oxygen Saturation in Adolescent Girls in Central Java, Indonesia Anandari, Dian; Masfiah, Siti; Rubai, Windri Lesmana; Maqfiroch, Arrum Firda Ayu; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars; Kurniawan, Arif; Saryono, Saryono; Aji, Budi
Insights in Public Health Journal Vol 5 No 2 (2024): Insights in Public Health Journal
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Health Sciences, Jenderal Soedirman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.iphj.2024.5.2.12985

Abstract

Background Adolescents are usually thought of having a healthy condition, so study about their physical health, especially that related to lung condition is very limited. Indicator used for assessing lung condition is oxygen saturation. The study aimed to analyze the association of nutritional impact to low oxygen saturation in adolescent girls in Central Java, Indonesia. Methods This study used a cross-sectional design with 378 adolescent girls as respondents. To find which nutrition intake related to oxygen saturation, data of each nutrition intake and SpO2 level were analyzed using linear regression. Data of body mass index, hemoglobin level and upper arm circumference were also included in the analysis since previous research showed their correlation with oxygen saturation. Results The prevalence of low SpO2 in adolescent is 8.5%. The nutrition intake which statistically significant related to oxygen saturation were fat (p = 0.007; CI = -0.021, -0.003) and vitamin D (p = 0.037; CI = 0.005, 0.172). Conclusions Adolescent should decrease fat consumption, increase vitamin D consumption, and need to increase arm circumference by consuming more protein and living healthy lifestyle to avoid infectious diseases.
SYSTEMATIC REVIEW: FAKTOR-FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI KUALITAS HIDUP PENDERITA SKIZOFRENIA Dewi, Jasmine Palupi; Fani, Gresia; Pradani, Ashifa Wulan; Amala, Qoshdan; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45409

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan mental yang kompleks dengan prevalensi yang terus meningkat dan berdampak pada kualitas hidup penderitanya. Namun, kajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kualitas hidup penderita skizofrenia masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup penderita skizofrenia  dari berbagai penelitian sebelumnya untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif dan menjadi dasar pendekatan penanganan yang lebih efektif. Metode yang digunakan adalah kajian literatur melalui pengumpulan artikel dari Google Scholar, ResearchGate, dan PubMed dengan kata kunci “Skizofrenia”, “Faktor Risiko”, dan “Kualitas Hidup” dan kriteria inklusi meliputi artikel yang dipublikasikan pada tahun 2015 hingga 2025, full text, original article, open access, artikel tidak menggunakan metode literature review, serta penelitian tidak dibatasi pada wilayah indonesia. Diperoleh 10 artikel  memenuhi kriteria untuk ditinjau, ditemukan bahwa kualitas hidup penderita skizofrenia dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor tersebut antara lain dukungan sosial, pengobatan dan kepatuhan minum obat, dan faktor sosiodemografi (status pekerjaan, status perkawinan, usia, jenis kelamin, pendidikan), gejala negatif, depresi, harga diri, dan penyakit komorbiditas terbukti memiliki pengaruh yang signifikan dengan kualitas hidup penderita skizofrenia. Hasil kajian ini dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita skizofrenia secara menyeluruh melalui pendekatan multidisiplin dalam penanganan skizofrenia.
DAMPAK THALASEMIA TERHADAP KONDISI PSIKOSOSIAL ANAK DAN REMAJA DI INDONESIA : LITERATURE REVIEW Hartanti, Diah Tri; Nugroho, Amirah Nadia Putri; Rizkiana, Cantika Sondra; Nugroho, Pramudya Dhiwang; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars; Rejeki, Dwi Sarwani Sri
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45415

Abstract

Thalasemia merupakan penyakit kelainan darah yang diturunkan secara genetik dari orang tua. Thalasemia memiliki beberapa dampak pada anak dan remaja baik dalam aspek fisik maupun psikososial terutama pada usia sekolah yang mempunyai masalah psikososial. Kesulitan yang di alami anak usia sekolah meliputi kesulitan untuk menyesuaikan diri dengan aktivitas sehari-hari seperti kesulitan dalam mengembangkan kemampuan akademik serta kesulitan dalam bersosialisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak psikososial yang dialami oleh anak dan remaja penderita thalasemia di Indonesia menggunakan metode tinjauan kepustakaan. Studi literatur dibuat dengan melakukan analisis pada artikel ilmiah yang dipublikasikan dari tahun 2015-2025. Data didapat dari database Pubmed, Google Scholar, Science Direct, dan Springer Nature Link dimana masing-masing terdiri dari 16 artikel, 1250 artikel, 460 artikel, 426 artikel. Proses seleksi dilakukan dengan menggunakan kata kunci impact, psychosocial, thalassemia, children dan adolescent. Tahap seleksi diperlukan untuk mendapatkan artikel yang memenuhi syarat inklusi dan eksklusi sehingga didapatkan 10 artikel dapat dianalisis lebih lanjut. Studi literatur ini menjelaskan adanya dampak buruk bagi psikologis dan sosial yang dialami oleh anak dan remaja penderita thalasemia. Dampak bagi psikologis meliputi, tingginya tingkat perilaku sakit, rendahnya kepercayaann diri, gangguan emosi, dan depresi. Selain itu dampak pada sisi sosial penderita thalasemia pada anak dan remaja meliputi kesulitan dalam bersosialisasi dengan teman sebaya.
FAKTOR RISIKO KEJADIAN HIPERTENSI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH ASIA TENGGARA: LITERATURE REVIEW Dwi Rastuti, Bunga; Fajri, Azhar Kautsar; Nareshwari, Himamayasuri; Amalina, Putri Nur; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45424

Abstract

Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas ibu di kawasan Asia Tenggara. Angka Kematian Ibu (AKI) di wilayah ini masih cukup tinggi dengan hipertensi sebagai salah satu kontributor signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Asia Tenggara dengan mereview artikel yang dipilih berdasarkan data base melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan menggunakan kata kunci “hipertensi”, "faktor risiko”, “ibu hamil”, dan “Asia Tenggara”. Proses pencarian hingga pengeksklusian yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan PRISMA. Artikel penelitian yang digunakan mulai dari tahun 2015–2025. Dari 42.468 artikel yang ditemukan, 10 artikel memenuhi kriteria dan dianalisis yang membahas faktor risiko hipertensi pada ibu hamil di negara Indonesia, Myanmar, Timor Leste, Laos, Filipina, Thailand, Malaysia, dan Vietnam. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor risiko yang konsisten muncul mencakup usia ibu (<20 tahun dan 35> tahun), riwayat keluarga hipertensi, Indeks Massa Tubuh (IMT) saat kehamilan ≥30 kg/m², akses pelayanan kesehatan (ANC) yang tidak memadai, dan pengetahuan yang kurang mengenai hipertensi. Faktor lain yang memengaruhi kejadian hipertensi pada ibu hamil yakni, paritas (≥4 kali), primigravida, riwayat medis hipertensi, ras atau etnis, sosial ekonomi yang rendah, usia kehamilan (<24 minggu dan/atau seiring bertambahnya usia kehamilan tiap minggu), diabetes gestasional, IMT pra-kehamilan (≥23 kg/m²), kenaikan berat badan ibu selama hamil (>13 kg), kurangnya dukungan sosial, multigravida, lingkungan tempat tinggal (kebisingan), penyakit malaria falciparum, pola makan berisiko, primipara, dan riwayat aborsi.
LITERATURE REVIEW :FAKTOR RISIKO STRES PADA MAHASISWA SEMESTER AKHIR Fatika, Zanna Rahma; Nurhalizah, Marsha; Perdana, Clarissa Amorita; Nujaba, Dayan Rifqy; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45795

Abstract

Mahasiswa semester akhir merupakan sekelompok mahasiswa yang berada dalam fase kritis karena adanya tuntutan terhadap penyelesaian skripsi atau tugas akhir yang berpengaruh terhadap kesehatan mental mereka,  khususnya stres yang disebabkan oleh faktor internal dan eksternal dari mahasiswa tersebut. Faktor internal merupakan faktor penyebab stres yang berasal dari dalam diri mahasiswa, seperti kecemasan, ketakutan, dan rasa malas. Sedangkan faktor eksternal merupakan faktor penyebab yang berasal dari luar, seperti kurangnya dukungan dari lingkungan sekitar dan jenis kelamin. Kajian literatur ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan beberapa faktor risiko stres pada mahasiswa semester akhir di berbagai negara. Metode kajian literatur ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pemilihan jurnal mengikuti alur Preferred Reporting items for Systematic Review and Meta-Analysis (PRISMA). Pencarian literatur dilakukan melalui dua database elektronik, yaitu PubMed dan Google Scholar menggunakan kata kunci, yaitu “faktor risiko” AND “stres” AND “mahasiswa akhir” AND “stress factors” AND “final year student”. Hasil penelusuran menghasilkan 10 artikel terpilih dari beberapa negara, meliputi Indonesia, Malaysia, Bangladesh, Irlandia, Uni Emirat Arab, serta Brazil. Berdasarkan kajian literatur yang telah dilakukan, terdapat 4 faktor risiko yang paling dominan terhadap stres pada mahasiswa semester akhir, yaitu dukungan sosial, tekanan akademik, jenis kelamin perempuan, dan lingkungan. Hasil penelitian dari berbagai artikel literatur, dapat disimpulkan bahwa terdapat berbagai macam faktor risiko penyebab terjadinya stres pada mahasiswa semester akhir dalam proses penyusunan tugas akhir.
PENGARUH FAKTOR SOSIAL TERHADAP KUALITAS HIDUP PENDERITA LUPUS LITERATURE REVIEW Abiyanti, Tabitha Li-Ulinnuha; Widyadhana, Fatiha Ardelia; Muthmainah, Suci Hilmia; Putra, Taradhiya Dhasta; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2025): JUNI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i2.45947

Abstract

Systemic Lupus Erythematosus (SLE) merupakan penyakit gangguan autoimun yang berlangsung kronis dan berdampak luas pada kualitas hidup penderitanya. Literatur ini bertujuan mengkaji pengaruh faktor sosial terhadap kualitas hidup penderita SLE melalui telaah sepuluh artikel ilmiah terbitan tahun 2015–2025. Studi menunjukkan bahwa faktor sosial seperti dukungan keluarga, stigma sosial, status ekonomi, dan tingkat pendidikan memiliki peran signifikan. Dukungan sosial, khususnya dari keluarga, terbukti meningkatkan aspek psikologis dan fisik penderita. Sebaliknya, stigma sosial dapat memicu diskriminasi, depresi, dan penurunan citra diri. Status ekonomi tinggi memfasilitasi akses terhadap pengobatan yang lebih baik, sedangkan pendidikan yang lebih tinggi berkontribusi pada peningkatan pemahaman dan kewaspadaan terhadap penyakit. Secara keseluruhan, temuan mengindikasikan bahwa faktor sosial memengaruhi kualitas hidup penderita. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tidak hanya berorientasi pada perawatan medis, tetapi juga mencakup intervensi dan edukasi kepada keluarga serta masyarakat untuk mendukung peningkatan kualitas hidup penderita lupus.
Peran Kesehatan Mental Ibu Saat COVID-19 Terhadap Pemberian Imunisasi Dasar Anak: Systematic Literature Review Kirana, Meirany Sasitha; Maharani, Rizqi Putri Chyntia; Ulhaq, Syifa Dhia; Ilmi, Khalimah Nur; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 10 No 1 (2025): Vol. 10 No. 1 Juni 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v10i1.2058

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memberikan dampak multidimensi, tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik tetapi juga kesehatan psikologis masyarakat, terutama pada kalangan ibu dengan balita. Perubahan sosial dan situasi akibat pandemi, meningkatkan kecemasan ibu akan kekhawatiran terhadap proses pemberian imunisasi anak. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk melihat hubungan antara kesehatan mental ibu dengan kelengkapan imunisasi dasar pada anak di masa pandemi COVID-19. Artikel dikumpulkan melalui database Scopus, Sciencedirect, dan Google Scholar dengan kata kunci “imunisasi”, “kesehatan mental ibu” , dan “COVID-19”. Sebanyak 12 artikel yang memenuhi kriteria kemudian dianalisis secara mendalam. Hasil tinjauan literatur menunjukkan adanya faktor langsung yaitu kesehatan mental ibu pada tingkat tertentu dan tidak langsung yang dapat mempengaruhi pemberian Imunisasi dasar anak. Hal ini menunjukkan perlunya intervensi dari pemerintah untuk mendukung kesehatan mental dan memberikan edukasi bagi ibu agar cakupan imunisasi anak tetap optimal, terutama pada masa krisis kesehatan baik di masyarakat maupun global. Kata Kunci: Kesehatan Mental Ibu, Kecemasan, Imunisasi Dasar, Anak, COVID-19.
Analisis hubungan pelayanan antenatal care (ANC) terpadu dengan angka kematian ibu Aldila, Salsa Adi; Rejeki, Dwi Sarwani Sri; Wijayanti, Siwi Pramatama Mars; Nurmutia, Paramita Adi
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 3 (2025): Volume 19 Nomor 3
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i3.926

Abstract

Background: Maternal Mortality Rate (MMR) is still a global health problem, including in Indonesia. One effort to reduce the risk of maternal death is through integrated antenatal care (ANC) health services according to standards. Purpose: To analyze the relationship between integrated antenatal care (ANC) services and maternal mortality rates. Method: Quantitative research with a correlational approach. The research sample was 40 health centers in Banyumas Regency which was implemented in April 2024. The data analysis used was the Spearman Rank Correlation test to test the relationship between integrated ANC service variables which include 10 integrated examinations with maternal mortality variables. Results: This study found that weight measurement (p value = 0.005), blood pressure measurement (p value = 0.005), upper arm circumference measurement (p value = 0.017), uterine fundus height measurement (p value = 0.012), iron tablet administration (p value = 0.012), pregnancy examination (p value = 0.005), hemoglobin examination (p value = 0.011), blood type examination (p value = 0.011), urine glycoprotein examination (p value = 0.016) and consultation/counseling (p value = 0.014) were significantly associated with maternal mortality. Conclusion: Integrated ANC services that are of high quality and meet standards are one of the efforts to reduce high maternal mortality rates. The quality of ANC services that do not meet standards are associated with maternal mortality. Suggestion: There needs to be periodic competency improvement for health workers who carry out integrated ANC services in health centers to strengthen service quality assurance.   Keywords: Health Services; Integrated Antenatal Care (ANC); Maternal Mortality Rate (MMR).   Pendahuluan: Angka kematian ibu (AKI) masih menjadi isu masalah kesehatan di tingkat global, termasuk di Indonesia. Salah satu upaya untuk mengurangi risiko kematian ibu adalah melalui pelayanan kesehatan maternal antenatal care (ANC) terpadu sesuai standar. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan pelayanan antenatal care (ANC) terpadu dengan angka kematian ibu.  Metode: Penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel penelitian terdiri dari 40 puskesmas di Kabupaten Banyumas yang dilaksanakan pada bulan April 2024. Analisis data yang digunakan adalah uji Korelasi Rank Spearman untuk menguji hubungan antara variabel pelayanan ANC terpadu yang mencakup pemeriksaan 10 terpadu dengan variabel angka kematian ibu. Hasil: Penelitian ini menemukan bahwa pengukuran berat badan (p value = 0.005), pengukuran tekanan darah (p value = 0.005), pengukuran lingkar lengan atas (p value = 0.017), pengukuran tinggi fundus uterus (p value = 0.012), pemberian tablet tambah darah (p value = 0.012), tes kehamilan (p value = 0.005), pemeriksaan hemoglobin (p value = 0.011), pemeriksaan golongan darah (p value = 0.011), pemeriksaan glukoproterin urin (p value = 0.016) dan temu wicara/konseling (p value = 0.014) berhubungan secara signifikan dengan angka kematian ibu. Simpulan: Pelayanan ANC terpadu yang berkualitas dan sesuai standar merupakan salah satu upaya untuk menurunkan tingginya angka kematian ibu. Kualitas pelayanan ANC yang belum memenuhi standar memiliki hubungan dengan angka kematian ibu. Saran: Perlunya peningkatan kompetensi secara berkala bagi tenaga kesehatan yang melaksanakan pelayanan ANC terpadu di puskesmas untuk memperkuat jaminan mutu pelayanan.   Kata Kunci: Angka Kematian Ibu; Antenatal Care (ANC) Terpadu; Pelayanan Kesehatan.
Co-Authors Abiyanti, Tabitha Li-Ulinnuha Al fasih, Hana Mumtazah Aldila, Salsa Adi Amala, Qoshdan Amalina, Putri Nur Anandari, Dian ARIF KURNIAWAN Arrum Firda Ayu Maqfiroch, Arrum Firda Ayu Asmara, Dhiya Azizah Astuti, Sonia Dwi Azijah, Pipit Nur Budi Aji, Budi Chamchan, Chalermpol Devi Octaviana Dewi, Jasmine Palupi Drajat, Pandu Satria Dwi Rastuti, Bunga Dwi Sarwani Sri Rejeki Dwiana, Nungki Agnes Efiani, Lina Mai Elviera Gamelia Fadillah, Alfianti Nur Fadiyah, Azzah Farah Fajri, Azhar Kautsar Fani, Gresia Fatika, Zanna Rahma Febrianti, Syaira Aisha Ghozi, Muhammad Ali Gunawi, Cindy Juwita Sari Hartanti, Diah Tri Ho, Veronika Angellina Hiberto Ilmi, Khalimah Nur Kinasih, Annastya Kirana, Meirany Sasitha Kotale, Nichola Noelle Lantip Rujito Maharani, Rizqi Putri Chyntia Marsaoly, Asti Fitria Muthmainah, Suci Hilmia Nabila, Adibah Nareshwari, Himamayasuri Nisa, Fauzia Annafiun Nugroho, Amirah Nadia Putri Nugroho, Pramudya Dhiwang Nujaba, Dayan Rifqy Nurhalizah, Marsha Nurmalasari, Rizky Diana Paramita Adi Nurmutia Perdana, Clarissa Amorita Pradani, Ashifa Wulan Putra, Taradhiya Dhasta Putri, Suci Amalia Rachmawati, Farras Arlinda Radi Radi Rahayu, Prasepti Ageng Rahmah, Zayyinaa Aulia Rahman, Cahya Aulia Rahmatika, Nurmei Rezeki, Dwi Sarwani Sri Rizkiana, Cantika Sondra Rubai, Windri Lesmana Sani, Devinta Muthia Saputri, Hajrah Merdian Punky Sari, Arvita Kumala Sari, Arvita Kumala Saryono Saryono Sasmita, Mutiara Dea Sejati, Rafi Ashza Sholihah, Fidyatus Siti Masfiah Suciwati, Alya Regina Sudaryasa, Wayan Adi Sutini, Kristina Syaira, Hanifah Ulhaq, Syifa Dhia Wardhani, Resi Mukti Widyadhana, Fatiha Ardelia Wijayanti, Mars Witdodo, Pandu Suryonoto Yustisia, Ananda Bela Zahidah, Adelina Najla