Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search
Journal : Jurnal Simetris

PENGEMBANGAN ALAT DESTILATOR BIOETANOL MODEL REFLUK BERTINGKAT DENGAN BAHAN BAKU SINGKONG Winarso, Rochmad; Nugraha, Bahtiar Setya; Santoso, Taufik
Jurnal Simetris Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Simetris
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.165 KB)

Abstract

ABSTRAK   Penyediaan  energi  di  masa  depan  merupakan  permasalahan  yang senantiasa  menjadi  perhatian  bagi semua pihak. Seiring  dengan  meningkatnya  pembangunan,  kebutuhan  akan energi  terus  meningkat. Disisi lain cadangan minyak bumi sebagai bahan bakar yang paling banyak dipakai saat ini semakin menipis karena sifatnya yang non renewable, oleh karena itu diperlukan upaya untuk mencari bahan bakar alternatif yang renewable sekaligus ramah lingkungan. Bioetanol sebagai salah satu bahan bakar alternatif sampai saat ini belum banyak digunakan. Padahal di Indonesia, banyak sekali sumber daya alam hayati yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi bioetanol, salah satunya adalah ubi kayu. Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar didasari oleh sifatnya yang mudah terbakar dan memiliki kalor-bakar netto besar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat destilator bioetanol dengan fokus pengembangan pada pengembangan menara refluk dengan sistem  bertingkat sehingga diharapkan bisa lebih optimal menghasilkan bioetanol dengan kadar tinggi. Pengembangan alat distilator bioethanol ini dimulai dari proses observasi lapangan yang dilanjutkan dengan studi literatur. Tahapan selajutnya adalah proses perencanaan komponen-komponen dari peralatan tersebut dan dilanjutkan dengan proses pembuatan serta uji coba peralatan. Hasil penelitian ini telah dikembangkan alat destilator bioetanol dengan spesifikasi sebagai berikut: diameter tangki 400 mm, tinggi tangki 500 mm, terbuat dari bahan stainles steel A304 dengan ketebalan 2 mm. Kapasitas tangki yang diijinkan adalah ¾ dari volume tabung atau sebesar 40 liter. Dari hasil uji coba pada hasil proses distilasi fermentasi ketela pohon  menghasilkan ethanol dengan kadar 92%.   Kata kunci:  bioetanol, destilator, refluk bertingkat.
ANALISA PENGARUH LAMA FERMENTASI TERHADAP KADAR BIOETANOL PADA MESIN DESTILATOR MODEL REFLUX Ichsan, Muchlas; Nugraha, Bachtiar Setya; Winarso, Rochmad
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 6, No 2 (2015): JURNAL SIMETRIS VOLUME 6 NO 2 TAHUN 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.098 KB) | DOI: 10.24176/simet.v6i2.467

Abstract

ABSTRAK Produksi etanol melalui beberapa proses tahapan dari pemarutan bahan baku (ketela pohon) dilanjut dengan komposisi yang sudah ditentukan, kemudian proses fermentasi, dan dilanjutkan tahapan distilasi. Komposisi fermentasi terdiri dari: ketela pohon, enzym alfa amylase, enzym gluco amylase, NPK, urea, dan ragi (yeast). Lama fermentasi berpengaruh terhadap kadar hasil destilasi, produksi etanol dari hasil destilasi dilakukan untuk mendapatkan kadar hasil etanol yang tinggi. Harapannya sumber energi alternatif ini merupakan sumber energi yang terbarukan dan menjadi energi alternatif bagi masyarakat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui lama fermentasi ketela pohon yang paling baik untuk menghasilkan kadar etanol yang tinggi dengan mesin destilator model reflux. Metode yang digunakan adalah pengambilan data dengan mengadakan pengujian dan pengamatan terhadap lama fermentasi terhadap kadar etanol. Serta mengunakan metode pengujian secara langsung dan pengumpulan data kadar etanol hasil distilasi cairan fermentasi 3, 5, dan 7 hari. Dari kesimpulan hasil rata-rata data lama fermentasi 3, 5, dan 7 hari yang menghasilkan kadar etanol paling tinggi yaitu dari lama fermentasi 7 hari yang mengasilkan kadar etanol tertinggi yaitu: 92% etanol. Dengan komposisi fermentasi: ketela pohon = 10 kg, air = 15 liter, enzym alfa amylase = 10 ml, enzym gluco amylase = 10 ml, NPK = 5 gram, Urea = 20 gram, ragi (yeast) = 15 gram Kata kunci: etanol, ketela pohon, lama fermentasi.
RANCANG BANGUN ALAT DEHYDRATOR BIOETANOL UNTUK MENGHASILKAN FUEL GRADE ETHANOL (FGE) Winarso, Rochmad; Nugraha, Bahtiar Setya
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 6, No 2 (2015): JURNAL SIMETRIS VOLUME 6 NO 2 TAHUN 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.664 KB) | DOI: 10.24176/simet.v6i2.454

Abstract

ABSTRAK Bioethanol merupakan salah satu bahan bakar alternatif dengan sumber bahan baru yang dapat diperbarui. Bioethanol dapat menjadi bahan bakar alternatif bila mempunyai konsentrasi lebih dari 99% yang dikenal dengan nama Fuel Grade Ethanol. Proses pembuatan Fuel Grade Ethanol menggunakan metode pemisahan lanjut diantaranya adalah dengan metode distilasi azeotrop, pervorasi membran, dan adsorbsi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengujian mesin dehydrator bioethanol yang bekerja dengan metode absorbsi. Mesin dehydrator ini menggunakan zeolit syntetis dengan ukuran 3 A yang sebelumnya telah dikembangkan. Pengembangan ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: (1) Tahap perancangan (desain) alat dehydrator biorthanol; (2) Tahap pembuatan alat dehydrator berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan ; (3) Pengujian alat dehydrator yang berorientasi hasil yaitu bioetanol minimal berkadar sekitar 99%. Mesin destilator bioetanol yang telah dikembangkan mempunya spesifikasi sebagai berikut: dimensi tangki bahan baku tingginya adalah 250 mm dengan diameter 300 mm, Bagian tabung I terbuat dari pipa stainless steel dengan diameter 100 mm dan tinggi 600 mm. Tebal dari pipa tersebut adalah 2 mm. Tabung II terbuat dari stainless steel yang mempunyai diamater 100 mm dan tinggi 300 mm dengan ketebalan 2 mm. Kondensor berdiameter 100 mm dan tinggi 600 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mesin yang sudah dikembangkan ini mampu menghasilkan Fuel Grade Ethanol dengan kadar lebih dari 99%. Kata kunci: dehydrator, bioethanol, fuel grade ethanol, bahan bakar alternatif.
PENGARUH PELUMASAN TERHADAP KEAUSAN ALUMINIUM MENGGUNAKAN MESIN TWO DISK TRIBOMETER PADA 1000 RPM Rif'an, Ahmad; Hidayat, Taufiq; Winarso, Rochmad
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 8, No 1 (2017): JURNAL SIMETRIS VOLUME 8 NO 1 TAHUN 2017
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.268 KB) | DOI: 10.24176/simet.v8i1.964

Abstract

Aluminium memiliki rasio kekuatan terhadap massa yang paling tinggi, sehingga banyak digunakan sebagai bahan komponen mesin, misalkan gesekan yang terjadi pada piston rem yang merupakan komponen penggerak dari sistem kerja rem hidrolis. Akibat dari kerja komponen tersebut maka akan timbul  adanya  pengikisan  permukaan  komponen.Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui fenomena keausan alumunium 6020 alloy dengan menggunakan metode pengujian two disk tribometer, yang dilakukan dengan pelumasan dan tanpa pelumasan pada pembebanan 10 kg dengan kecepatan putaran 1000 rpm, dan waktu 60 menit, setiap 10 menit dilakukan pengukuran keausan pada spesimen.Hasil pengujian keausan   pada spesimen yang terbuat dari material aluminium 6020 alloy dengan menggunakan pelumasan SAE 10W-30 dan tanpa pelumasan memperoleh kesimpulan bahwa setiap menit keausan pada disk meningkat, keausan dengan pelumasan mempengaruhi laju keausan pada spesimen uji  dengan nilai rata-rata laju keausannya sebesar 0,000466 mm3/N.m, sedangkan rata-rata laju keausan pada tanpa pelumasan  sebesar 0,000784 mm3/N.m. Laju keausan tanpa pelumasan lebih besar dari laju keausan dengan menggunakan pelumasan.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGEPRESAN DENGAN PENGGERAK PNEUMATIK PADA MESIN PRESS DAN POTONG UNTUK PEMBUATAN KANTONG PLASTIK UKURAN 400 X 550 MM Indriyanto, Rudy Febri; Kabib, Masruki; Winarso, Rochmad
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.529 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i2.2538

Abstract

Pengepresan kantong plastik selama ini masih banyak menggunakan sistem dengan penggerak manual atau mekanik yang mengakibatkan hasil pengepresan dari plastik kurang sempurna, karena tekanan yang diberikan satu dengan yang lain berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membuat press kantong plastik 400 x 550 mm dengan penggerak sistem pneumatik. Metode rancang bangun  yang digunakan dalam pembuatan mesin ini meliputi kajian pustaka, analisa kebutuhan pengepresan plastik, konsep desain press pneumatik, perhitungan kapasitas, dan analisa simulasi pengepresan. Dalam tahap pembuatannya meliputi beberapa proses yaitu gambar kerja, pemotongan bahan, perakitan sistem pengepresan, dan uji coba  mesin press untuk mengetahi hasil pembuatan mesin. Hasil rancang bangun mesin potong dan press plastik ukuran 400 x 550 mm ini adalah kapasitas pengepresan 500 press/jam , pemanas menggunakan daya 500 watt dengan 2 Stripe Heater  masing-masing dengan daya 250 watt, untuk penggunaan silinder pnumatik menggunakan silinder dengan diameter 20 mm dengan batang torak berdiameter 8 mm.
ANALISA EFISIENSI PEMBUATAN ETHANOL DARI BAHAN BAKU SHORGUM MENGGUNAKAN DISTILATOR REFLUK BERTINGKAT Winarso, Rochmad; Dwi Setyaningsih, Noor Yulita; Rozaq, Imam Abdul
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 10, No 1 (2019): JURNAL SIMETRIS VOLUME 10 NO 1 TAHUN 2019
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.358 KB) | DOI: 10.24176/simet.v10i1.2849

Abstract

Isu utama di bidang penyediaan energi adalah semakin menipisnya cadangan energi yang bersumber dari perut bumi namun sebaliknya tingkat konsumsi energi justru semakin meningkat. Permasalahan energi saat ini bukan lagi masalah suatu negara tetapi telah menjadi permasalahan global. Proses pengembangan bioethanol di Indonesia saat ini belum dapat memenuhi target tersebut. Beberapa kendala diantaranya adalah pasokan bahan baku yang belum lancar, penguasaan teknologi pengolahan yang kurang efisien dan gangguan lingkungan akibat limbah. Rencana kerja dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui tingkat efisiensi sorghum sebagai bahan baku pembuatan bioethanol dan mengetahui pengaruh perubahan lama fermentasi terhadap kadar dan volume bioethanol yang dihasilkan. Untuk mengetahui semua itu pertama yang dilakukan adalah pemilihan bahan baku yang baik, kemudian proses fermentasi yang selanjutnya dilakukan distilasi dan proses akhir adalah dehidrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat bekerja dengan baik, dimana bahan baku shorgum dapat menghasilkan kadar ethanol. Kadar ethanol yang dihasilkan dipengaruhi oleh lamanya waktu destilasi. Dimana saat waktu yang digunakan 30 menit, kadar ethanol yang dihasilkan sebesar 85% dengan volume hasil ethanol yang dihasilkan kisaran 667ml untuk jenis shorgum merah. Sedangkan untuk jenis shorgum putih dengan waktu destilasi yang sama didapatkan hasil bahwa kadar ethanol yang dihasilkan sebesar 83% dengan volume hasil ethanol kisaran 510ml. Sehingga dapat dikatakan bahan baku shorgum merah lebih baik dibandingkan dengan bahan baku shorgum putih.
Analisa Tegangan Pada Rangka Prototype Kendaraan Buge Menggunakan Elemen Hingga Nano Yulianto; Rochmad Winarso
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 2, No 1 (2012): Jurnal Simetris
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.831 KB) | DOI: 10.24176/simet.v2i1.93

Abstract

Abstrak Kendaraan roda tiga (Three Wheelers) adalah salah satu kendaraan dengan inovasi dan teknologi terbaru yang saat ini berkembang. Kendaraan roda tiga ini didesain berdasarkan konsep kendaraan roda tiga untuk stabilitas, keselamatan dan kemampuan pengendaraan maksimum dengan lebar total sekitar 1300 mm. Rancangan prototype ini memadukan konsep kendaraan buge dengan ATV,dimana suspensi bagian depan dirancang mengunakan dua shock breaker dengan lengan ayun di kiri dan kanan yang mampu bergerak dinamis layaknya ATV. Analsis pada rangka prototype kendaraan buge ini dilakukan dengan menggunakan finite elemen software. Tujuannya untuk mengetahui deformasi yang terjadi serta daerah kritis dan daerah aman pada rangka. Berat beban yang digunakan sebesar 1000 N yang merupakan berat penumpang 800 N dan berat mesin 200 N. Bahan yang digunakan adalah baja ST 42 dengan modulus elastisitas 200000 MPa, Poisson ratio 0.27, dan yield strength 415 MPa. Setelah proses analisis dilakukan, diperoleh tegangan von Mises maksimum (SMX) sebesar 78.518 MPa pada batang L46 (lengan ayun depan), Tegangan terendah (SMN) sebesar 0.079775 Mpa pada batang L22 (dudukan jok), defleksi yang terjadi (DMX) sebesar 3.745 mm, dan diperoleh faktor keamanan (safety factor) sebesar 5.285. Kata Kunci: Rangka prototype kendaraan buge, Tegangan, metode elemen hingga
PENGEMBANGAN ALAT DESTILATOR BIOETANOL MODEL REFLUK BERTINGKAT DENGAN BAHAN BAKU SINGKONG Rochmad Winarso; Bahtiar Setya Nugraha; Taufik Santoso
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Simetris
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.165 KB) | DOI: 10.24176/simet.v5i2.214

Abstract

ABSTRAK Penyediaan energi di masa depan merupakan permasalahan yang senantiasa menjadi perhatian bagi semua pihak. Seiring dengan meningkatnya pembangunan, kebutuhan akan energi terus meningkat. Disisi lain cadangan minyak bumi sebagai bahan bakar yang paling banyak dipakai saat ini semakin menipis karena sifatnya yang non renewable, oleh karena itu diperlukan upaya untuk mencari bahan bakar alternatif yang renewable sekaligus ramah lingkungan. Bioetanol sebagai salah satu bahan bakar alternatif sampai saat ini belum banyak digunakan. Padahal di Indonesia, banyak sekali sumber daya alam hayati yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk memproduksi bioetanol, salah satunya adalah ubi kayu. Penggunaan bioetanol sebagai bahan bakar didasari oleh sifatnya yang mudah terbakar dan memiliki kalor-bakar netto besar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan alat destilator bioetanol dengan fokus pengembangan pada pengembangan menara refluk dengan sistem bertingkat sehingga diharapkan bisa lebih optimal menghasilkan bioetanol dengan kadar tinggi. Pengembangan alat distilator bioethanol ini dimulai dari proses observasi lapangan yang dilanjutkan dengan studi literatur. Tahapan selajutnya adalah proses perencanaan komponen-komponen dari peralatan tersebut dan dilanjutkan dengan proses pembuatan serta uji coba peralatan. Hasil penelitian ini telah dikembangkan alat destilator bioetanol dengan spesifikasi sebagai berikut: diameter tangki 400 mm, tinggi tangki 500 mm, terbuat dari bahan stainles steel A304 dengan ketebalan 2 mm. Kapasitas tangki yang diijinkan adalah dari volume tabung atau sebesar 40 liter. Dari hasil uji coba pada hasil proses distilasi fermentasi ketela pohon menghasilkan ethanol dengan kadar 92%. Kata kunci: bioetanol, destilator, refluk bertingkat.
RANCANG BANGUN ALAT DEHYDRATOR BIOETANOL UNTUK MENGHASILKAN FUEL GRADE ETHANOL (FGE) Rochmad Winarso; Bahtiar Setya Nugraha
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 6, No 2 (2015): JURNAL SIMETRIS VOLUME 6 NO 2 TAHUN 2015
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (130.664 KB) | DOI: 10.24176/simet.v6i2.454

Abstract

ABSTRAK Bioethanol merupakan salah satu bahan bakar alternatif dengan sumber bahan baru yang dapat diperbarui. Bioethanol dapat menjadi bahan bakar alternatif bila mempunyai konsentrasi lebih dari 99% yang dikenal dengan nama Fuel Grade Ethanol. Proses pembuatan Fuel Grade Ethanol menggunakan metode pemisahan lanjut diantaranya adalah dengan metode distilasi azeotrop, pervorasi membran, dan adsorbsi. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan pengujian mesin dehydrator bioethanol yang bekerja dengan metode absorbsi. Mesin dehydrator ini menggunakan zeolit syntetis dengan ukuran 3 A yang sebelumnya telah dikembangkan. Pengembangan ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: (1) Tahap perancangan (desain) alat dehydrator biorthanol; (2) Tahap pembuatan alat dehydrator berdasarkan spesifikasi yang telah ditetapkan ; (3) Pengujian alat dehydrator yang berorientasi hasil yaitu bioetanol minimal berkadar sekitar 99%. Mesin destilator bioetanol yang telah dikembangkan mempunya spesifikasi sebagai berikut: dimensi tangki bahan baku tingginya adalah 250 mm dengan diameter 300 mm, Bagian tabung I terbuat dari pipa stainless steel dengan diameter 100 mm dan tinggi 600 mm. Tebal dari pipa tersebut adalah 2 mm. Tabung II terbuat dari stainless steel yang mempunyai diamater 100 mm dan tinggi 300 mm dengan ketebalan 2 mm. Kondensor berdiameter 100 mm dan tinggi 600 mm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mesin yang sudah dikembangkan ini mampu menghasilkan Fuel Grade Ethanol dengan kadar lebih dari 99%. Kata kunci: dehydrator, bioethanol, fuel grade ethanol, bahan bakar alternatif.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGEPRESAN DENGAN PENGGERAK PNEUMATIK PADA MESIN PRESS DAN POTONG UNTUK PEMBUATAN KANTONG PLASTIK UKURAN 400 X 550 MM Rudy Febri Indriyanto; Masruki Kabib; Rochmad Winarso
Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer Vol 9, No 2 (2018): JURNAL SIMETRIS VOLUME 9 NO 2 TAHUN 2018
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.529 KB) | DOI: 10.24176/simet.v9i2.2538

Abstract

Pengepresan kantong plastik selama ini masih banyak menggunakan sistem dengan penggerak manual atau mekanik yang mengakibatkan hasil pengepresan dari plastik kurang sempurna, karena tekanan yang diberikan satu dengan yang lain berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membuat press kantong plastik 400 x 550 mm dengan penggerak sistem pneumatik. Metode rancang bangun  yang digunakan dalam pembuatan mesin ini meliputi kajian pustaka, analisa kebutuhan pengepresan plastik, konsep desain press pneumatik, perhitungan kapasitas, dan analisa simulasi pengepresan. Dalam tahap pembuatannya meliputi beberapa proses yaitu gambar kerja, pemotongan bahan, perakitan sistem pengepresan, dan uji coba  mesin press untuk mengetahi hasil pembuatan mesin. Hasil rancang bangun mesin potong dan press plastik ukuran 400 x 550 mm ini adalah kapasitas pengepresan 500 press/jam , pemanas menggunakan daya 500 watt dengan 2 Stripe Heater  masing-masing dengan daya 250 watt, untuk penggunaan silinder pnumatik menggunakan silinder dengan diameter 20 mm dengan batang torak berdiameter 8 mm.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Abdur Rohim Abdur Rohim, Abdur Achmad Ridwan, Achmad Aenor Rofeg Ahmad Amin ahmad hamdani Akhmad Zidni Hudaya Ali Muttaqin Arif, Syafiqul Bachtiar Setya Nugraha Bachtiar Setya Nugraha Bagas Widyanto Bahtiar Setya Nugraha Bahtiar Setya Nugraha Bahtiar Setya Nugraha Bahtiar Setya Nugraha Bayu Irwanto Budi Gunawan Budi Rubianto Candra Kelviyan Nova Chatarina Umbul Wahyuni Danang Abdul Majid Danny Isnianto Darmanto Darmanto Diana Laily Fithri Edy Suryono Efendi, Muhamad Fachry Abda El Rahman fahresya dwi lutfiyanto Fajar Nugraha Ginanjar Mohammad Noor Hendri Susanto Hendri Susanto Hera Setiawan Imam Abdul Rozaq Indriyanto, Rudy Febri Irwanto, Bayu Khabib, Masruki Kushartanto, Purnawan Laksono, Dwi Agung Majid, Danang Abdul Masruki Kabib Masruki Kabib Masruki Kabib Masruki Kabib, Masruki Maulana, Muh Rizqi Moh. Dahlan Moh. Dahlan Mohammad Dahlan, Mohammad Muchlas Ichsan Muchlas Ichsan, Muchlas Muh Rizqi Maulana Muhamad Efendi Muhammad Elyan Muhammad Mishbahul Munir Muhammad Raffi Septiawan Munir, Muhammad Mishbahul Nanang Rofiudin Nano Yulianto Nano Yulianto Nazar Amir Saputra Nita Andriyani Budiman Noor Yulita Dwi Setyaningsih Noor, Ginanjar Mohammad Nugroho, Yoga Restu Purnawan Kushartanto Qoaruddin Qomaruddin Qomaruddin Qomaruddin Ratih Hesty Utami Puspitasari Ratna Yulia Wijayanti Rianto Wibowo Rianto Wibowo. Ridlo Edy Sulistiyo Rif'an, Ahmad Rif'an, Ahmad Rofeg, Aenor Rohman, Nafaqotur Rubianto, Budi Rudy Febri Indriyanto Saiful Huda Saiful Huda saputro, heru Selamet selamet Septiawan, Muhammad Raffi Setyawan, Malik Sigit Nugroho Utomo Slamet Khoeron Sri Mulyani Sugeng Slamet SULIES KURNIAWAN Sulistiyo, Ridlo Edy Susanti, Diah Ayu Syafiqul Arif Tangguh Prakoso Taufik Santoso Taufik Santoso Taufiq Hidayat Taufiq Hidayat Tri Listyorini Utomo, Sigit Nugroho Yoga Restu Nugroho