Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Pengaruh Kepemimpinan dan Iklim Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Dosen Mochamad Irfan; Mila Hariani
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap perguruan tinggi menetapkan tujuan pada proses kegiatannya. Agar perguruan tinggi dapat memenuhi keinginan sesuai dengan tujuan yang direncanakan maka dibutuhkan kerja sama dari seluruh pihak. Dosen akan menghasilkan kinerja yang baik jika pada saat bekerja, dosen tersebut merasa puas terhadap pekerjaannya. Dengan demikian untuk pencapaian tujuan perguruan tinggi maka kepuasan kerja dosen perlu terus ditingkatkan. Berbagai faktor yang menjadi pembentuk kepuasan kerja dosen seperti kepemimpinan dan iklim organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari kepemimpinan dan iklim organisasi terhadap pembentukan kepuasan kerja dosen. Populasi penelitian ini adalah dosen dengan rumpun ekonomi yang bertugas di Jawa Timur. Sampel yang digunakan adalah 100 responden yang diperoleh dengan purposive sampling. Selain dari literature yang yang berhubungan dengan variabel penelitian, data penelitian juga didapatkan dari tanggapan kuesioner. Penelitian ini menggunakan regresi linear berganda sebagai teknik analisis data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peran kepemimpinan terhadap kepuasan kerja dosen. Penelitian ini juga membuktikan bahwa kepuasan kerja dosen dapat terbentuk dari iklim organisasi yang mendukung. Penelitian ini menunjukkan peningkatan kepemimpinan dan iklim organisasi secara bersama juga akan meningkatkan kepuasan kerja dosen
Studi Tentang Pemahaman Guru Smp Mengenai Asesmen Autentik Solchan Ghozali; Abd. Rohman Wahid; Joko Prasetyo; Mochamad Irfan; Mila Hariani; Yusuf Rahman Al-Hakim; Dwi Sembe Sigita
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asesmen autentik adalah salah satu bentuk dari pengukuran keterampilan proses peserta didik di pembelajaran oleh guru yang mencakup semua aspek, yaitu aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Asesmen bentuk ini dirasa oleh beberapa guru lebih sulit untuk diterapkan. Permasalahan yang dihadapi adalah guru kurang terampil untuk menerapkan bentuk asesmen ini di proses pembelajaran. Tulisan ini adalah laporan mengenai studi mengenai tingkat pemahaman guru tentang asesmen autentik. Instrumen pelaksanaan kegiatan ini meliputi instrumen berupa daftar pertanyaan yang bentuknya berupa pretest dan posttest. Ada juga bentuk kuesioner yang bertujuan untuk memperoleh respon guru terhadap penerapan metode asesmen autentik. Pelaksanaan pengabdian ini meliputi beberapa tahap, yaitu penyampaian pretest, sosialisasi pemahaman, bentuk dan contoh asesmen autentik, praktek pengembangan dan penyusunan asesmen autentik; penyajian hasil; dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor skor pemahaman konsep asesmen yang berasal dari hasil sosialisasi kepada guru berdasarkan hasil pretest dan post test. Nilai rata-rata pretes tergolong rendah sebesar 44,86, dan nilai rata-rata postest 71,44 di kategori cukup sehingga kegiatan sosialisasi asesmen autentik dapat diterima dengan baik oleh guru.  
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah untuk Membentuk Kinerja Guru yang Optimal: Perspektif Kuantitatif Jeje Abdul Rojak; Mochamad Irfan
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kinerja guru di lima sekolah dasar di Sidoarjo dengan melibatkan 47 guru sebagai responden. Pendekatan kuantitatif digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara variabel kepemimpinan dan kinerja guru. Hasil analisis menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap peningkatan kinerja guru. Aspek kepemimpinan memberikan kontribusi penting untuk menentukan produktivitas dan kualitas kerja guru. Namun, ditemukan bahwa kinerja guru juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti lingkungan kerja, fasilitas pendukung, dan insentif berbasis kinerja. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan kepemimpinan bagi kepala sekolah, penerapan insentif yang berbasis hasil, serta pengembangan fasilitas pembelajaran yang mendukung. Dengan pendekatan strategis dan kolaboratif, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan
Studi Empiris Tentang Kajian Peran Kebijakan Penggajian dan Iklim Sekolah Terhadap Kinerja Guru Mochamad Irfan; Yulius Kurniawan; Didit Darmawan; Joko Prasetyo
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sistem pendidikan, kinerja guru merupakan aspek esensial yang dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dan perkembangan sekolah. Ini karena adanya kompleksitas penggabungan dari faktor internal dan eksternal seperti gaji dan iklim sekolah. Adanya penelitian ini karena untuk menyelidiki dampak gaji dan iklim sekolah terhadap kinerja guru serta implikasinya terhadap praktik dan kebijakan pendidikan. Metode penelitian kuantitatif diterapkan sebagai metodenya. Beberapa Sekolah Dasar Swasta yang ada di Kota Surabaya dipilih menjadi lokasi penelitannya. Dari beberapa Sekolah Dasar yang terpilih, hasilnya ada 75 guru yang terlibat. Ini artinya, sebanyak 75 guru akan menjadi sampel penelitiannya berdasarkan penggunaan teknik sampel acak sederhana. Regresi linier berganda menjadi ketetapan untuk menganalisis data penelitiannya. Sesuai temuan penelitian yang ada, maka studi empiris ini menguatkan bahwa secara subtansial tingkat gaji dan iklim sekolah berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru. Kepala sekolah sebagai pemimpin harus memahami bahwa kesuksesan sekolah perlu didukung dengan kinerja guru yang semakin meningkat  
Upaya Guru Mewujudkan Lingkungan Pembelajaran yang Mendukung Kesejahteraan Psikososial Anak Yatim di Sekolah Arif Rachman Putra; Samsul Arifin; Mochamad Irfan; Yusuf Rahman Al Hakim
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peranan guru untuk memberikan dukungan emosional kepada anakyatim dalam institusi pendidikan, melalui telaah kualitatif berbasis studi literatur. Kajianmenyoroti pentingnya relasi interpersonal antara guru dan anak yatim, keterampilan sosialemosional pendidik, serta berbagai strategi personal yang diterapkan untuk memperkuatkesejahteraan psikologis siswa. Hasil analisis menunjukkan dukungan guru secara aktif dankonsisten dapat membangun kepercayaan diri dan adaptasi sosial yang lebih baik pada anakyatim. Di samping itu, penelitian mengidentifikasi hambatan utama yang dihadapi guru,antara lain keterbatasan pelatihan khusus, beban administratif, serta minimnya dukunganinstitusi sekolah dalam proses pendampingan emosional. Implikasi dari penelitian inimendorong penataan ulang kebijakan pendidikan dan peningkatan kapasitas pendidikmelalui pelatihan dan kemitraan lintas sektor. Dengan demikian, keberhasilan pencapaianpendidikan inklusif tidak hanya berada pada ranah kognitif, melainkan juga mencakupdimensi pembinaan kesejahteraan mental siswa yatim. Rekomendasi diberikan agar sekolahmenyediakan layanan konseling, ruang konsultasi, dan program penguatan kapasitas gurusecara berkelanjutan.
Kepemimpinan Akademik yang Efektif di Perguruan Tinggi dan Pengembangan Profesional Dosen Mochamad Irfan; Yusuf Rahman Al Hakim
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kepemimpinan di perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung pengembangan profesional dosen, yang kemudian memengaruhi kualitas pendidikan dan penelitian. Artikel ini mengeksplorasi berbagai gaya kepemimpinan yang diterapkan di perguruan tinggi dan bagaimana pengaruhnya terhadap pengembangan kompetensi dosen, terutama dalam hal pengajaran dan penelitian. Melalui pendekatan kepemimpinan transformasional dan dukungan yang proaktif, pemimpin akademik dapat menciptakan suasana yang mendukung pertumbuhan profesional dosen dengan menyediakan akses pada pelatihan, kolaborasi, dan kesempatan untuk pengembangan diri. Selain itu, artikel ini juga membahas tantangan yang muncul ketika kepemimpinan yang kurang efektif dapat memengaruhi kemajuan dosen. Berdasarkan analisis ini, disarankan agar perguruan tinggi terus mengembangkan kepemimpinan yang responsif terhadap kebutuhan dosen serta menciptakan kebijakan yang mendukung keseimbangan antara pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Dengan demikian, kepemimpinan yang baik dapat memperkuat kualitas pendidikan tinggi dan memastikan dosen terus berkembang untuk menghadapi tantangan globalisasi pendidikan. 
Analisis Pendapatan Usaha Melalui Kontribusi Modal Usaha, Tingkat Pendidikan, dan Teknologi Didit Darmawan; Mochamad Irfan; Jeje Abdul Rojak; Abbas Sofwan Matlail Fajar
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dianggap memiliki potensi kemampuan inovasi dan mampu menciptakan pasar baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal, tingkat pendidikan, dan teknologi baik secara parsial maupun simultan terhadap pendapatan. Penelitian kuantitatif kausal ini menggunakan sampel yang terdiri dari karyawan di sebuah perusahaan sepatu di Kota Sidoarjo. Dalam penelitian ini, teknik pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling, dan jumlah responden sebanyak 60 karyawan. Dalam penelitian ini, teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Penelitian ini menemukan bahwa modal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan. Tingkat pendidikan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan. Teknologi juga memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pendapatan dan pengaruhnya lebih besar daripada pengaruh kepuasan kerja. Ketiga variabel independen tersebut memiliki pengaruh simultan yang signifikan terhadap variabel dependen.
Pengaruh Hubungan Interpersonal dan Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Guru di Sekolah Menengah Atas Swasta Kota Surabaya Mochamad Irfan; Yusuf Rahman Al Hakim
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh hubungan interpersonal dan budaya organisasi terhadap motivasi guru pada sekolah menengah atas swasta di Surabaya. Pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini berlandaskan pada teori motivasi dan teori budaya organisasi yang menjelaskan bahwa kualitas hubungan antar individu dan nilai-nilai yang dianut bersama dalam organisasi mempengaruhi semangat dan dedikasi guru dalam menjalankan tugas profesional. Sampel sebanyak 64 guru diambil menggunakan teknik accidental sampling pada sebuah seminar yang dihadiri oleh para guru dari berbagai sekolah menengah atas swasta di Surabaya. Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan interpersonal berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi guru, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi guru, dan secara simultan kedua variabel bebas berpengaruh signifikan terhadap motivasi guru. Penelitian ini mengkonfirmasi bahwa budaya organisasi merupakan faktor paling dominan dalam meningkatkan motivasi guru di sekolah menengah atas swasta Surabaya.
AGE-INCLUSIVE PRACTICES AND AGE-FRIENDLY WORKPLACE AS DETERMINANTS OF WORK EFFECTIVENESS IN MULTIGENERATIONAL ORGANIZATIONS Didit Darmawan; Antonino Pedro Marsal; Jeje Abdul Rojak; Mochamad Irfan; Jony Rodrigues Varela
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/p9x53m88

Abstract

The changing global workforce landscape increasingly requires organizations to implement Age-Inclusive Practices and build Age-Friendly Workplaces to sustainably strengthen work effectiveness in a multigenerational environment. Age-Inclusive Practices, through policies and initiatives that ensure equitable access and development regardless of age, play a crucial role in optimizing the contribution of each employee according to their capacity and uniqueness. This has a direct impact on increasing productivity, work efficiency, and the utilization of diverse generational experiences in the organization. Age-Friendly Workplace focuses on creating a healthy, comfortable and flexible environment, while supporting cross-age collaboration. This kind of work environment increases engagement, accelerates adaptation to change, and strengthens the intergenerational transfer of knowledge that is critical to the continuity of business processes. The synergy of the two concepts has proven to create a more responsive, innovative work system and minimize internal conflicts due to age stereotypes. These practices also reduce turnover and increase loyalty, which directly contributes to stability and work effectiveness at both individual and team levels. The impact can be felt in the improvement of work results, the quality of innovation, and the achievement of organizational goals in an increasingly competitive and dynamic environment. Age-Inclusive Practices and Age-Friendly Workplace build an inclusive corporate culture, and become the main foundation for creating sustainable work effectiveness in the era of multigenerational work.