Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Strategi Public Relations dalam Memperkenalkan Kereta Cepat Jakarta - Bandung: Data Kualitatif Pada PT. Kereta Api Indonesia Rizkia Betari; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.8584

Abstract

Abstract. The increasing need for transportation in public has made transportation service companies improve the quality of their transportation equipment, including PT. KAI. However, the new innovation offered have caused resistance from public. Jakarta-Bandung Fast Train, which is considered to be able to provide benefits to public, is actually seen as detrimental to state because it causes cost overruns but has no urgencies. The role of PR in this case is important because it is necessary to disseminate information that can provide a positive response from public towards the institution and Jakarta-Bandung Fast Train. This study aims to identify and analyze public relations strategies of PT. KAI on Jakarta-Bandung Fast Train uses concept of public relations strategies from Firsan Nova: (1)Publications; (2)Events; (3)News; (4)Corporate Identity; (5)Community Involvement); and (6)Negotiations. The method used is quantitative, descriptive analysis approach collected through interviews, observation, and documentation. The results of this study are: (1)publications are carried out using four media: mass media, print media, online media and social media. (2)Events carried out press conference in collaboration with Ministry of Transportation; (3)News is made through several stages: data collection, drafting, approval to KCIC and outside PR units, and dissemination to media; (4) Corporate Identity is formed is by using company name, logo, work uniform in introduction of Jakarta-Bandung fast train; (5)Community Involvement is built is by forming a community with journalists and Railfans; (6)Negotiations are carried out are to form a direct approach with media. Abstrak. Meningkatnya kebutuhuan transportasi di tengah masyarakat membuat perusahaan jasa transportasi meningkatkan kualitas alat transportasinya, tidak terkecuali PT. KAI. Namun, inovasi baru yang ditawarkan menimbulkan penolakan dari masyarakat. Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dianggap dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat justru dipandang merugikan negara karena menyebabkan pembengkakan biaya namun tidak memiliki urgensi. Peran PR dalam hal ini begitu penting karena diperlukannya penyebaran informasi yang dapat memberikan respons positif dari masyarakat terhadap lembaga dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi public relations PT. KAI pada Kereta Cepat Jakarta-Bandung dengan menggunakan konsep strategi public relations dari Firsan Nova yaitu: (1)Publikasi- Publikasi (Publications); (2)Kegiatan (Event); (3)Berita (News); (4)Identitas Korporate (Corporate Identity); (5)Hubungan dengan khalayak (Community Involvement); dan (6)Negosiasi (Negotiations). Metode yang digunakan adalah kuantitatif, pendekatan deskriptif analisis yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah: (1)publikasi-publikasi (Publications) yang dilaksanakan menggunakan empat media yaitu media massa, media cetak, media online dan media sosial. (2)Kegiatan (Event) yang dilaksanakan adalah adanya konferensi pers yang berkolaborasi dengan Kemenhub; (3)Berita (News) yang dibuat melalui beberapa tahapan yaitu pengumpulan data, pembuatan draft, approvement ke KCIC dan unit luar humas, serta penyebaran ke media; (4)Identitas Corporate (Identity Corporate) yang dibentuk adalah dengan penggunaan nama perusahaan, logo, seragam bekerja dalam kegiatan pengenalan kereta cepat Jakarta – Bandung; (5)Hubungan Dengan Khalayak (Community Involvement) yang dibangun adalah dengan pembentukan komunitas dengan wartawan dan Railfans; (6)Negosiasi (Negotiation) yang dilaksanakan adalah membentuk pendekatan langsung dengan awak media.
Pola Komunikasi dalam Pelayanan Publik di Kota Bandung Rifqi Rossy Pratama; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 3 No. 2 (2023): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v3i2.9364

Abstract

Abstract. Rapid infrastructure development in the city of Bandung also has an impact on increasing the community's need for quality public services. This public service does not only include one. Public services must develop over time, therefore public services require a new innovation. This involves adopting digital technologies and redesigning business processes, products and services to make more effective use of these technologies. Patterns of effective and transparent communication between the government and the community can increase community participation in the development process and accelerate the resolution of related problems. The purpose of this study is to find out the communication patterns carried out by the Cipta Karya, Construction Development and Spatial Planning Offices in public services in the city of Bandung through the Si Petruk application. The theory used in this research is the new media theory. This study used a quantitative method, a descriptive analysis study with data collection techniques through the interview method. The subjects in this study were Cipta Karya, Construction Development and Spatial Planning Offices in public service in the city of Bandung. The results of this study indicate that in Si Petruk's application, several types of communication patterns are used, namely primary communication patterns, secondary communication patterns and circular communication patterns. Where in every communication pattern it is adjusted and maximized in the application so that people don't feel difficult when using it and feel helped Abstrak. Pembangunan infrastruktur yang pesat di Kota Bandung juga berdampak pada meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pelayanan publik yang berkualitas. Pelayanan publik ini tidak hanya mencakup satu. Pelayanan publik harus berkembang seiring berjalannya waktu, maka dari itu pelayanan publik membutuhkan suatu inovasi yang baru. Ini melibatkan mengadopsi teknologi digital dan merancang kembali proses bisnis, produk, dan layanan untuk memanfaatkan teknologi ini secara lebih efektif. Pola komunikasi yang efektif dan transparan antara pemerintah dan masyarakat dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan serta mempercepat penyelesaian permasalahan yang terkait. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola komunikasi yang dilakukan oleh Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang dalam pelayanan publik di kota Bandung melalui aplikasi Si Petruk. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Teori media baru. Penelitian ini menggunakan metode Kuantitatif, studi deskriptif analisis dengan teknik pengumpulan data melalui metode wawancara. Subjek dalam penelitian ini yaitu IT Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi dan Tata Ruang dalam pelayanan publik di kota Bandung. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dalam apliasi Si Petruk menggunakan bebrapa jenis pola komunikasi, yaitu pola komunikasi primer, pola komunikasi sekunder dan pola komunikasi sirkuler. Dimana didalam setiap pola komunikasi disesuaikan dan dimaksimalkan dalam aplikasi tersebut agar masyarakat dalam menggunakannnya tidak merasakan kesulitan dan mersa terbantu.
Pengaruh Personal Branding Influencer Alfi Siregar di Media Sosial TikTok terhadap Gaya Berpakaian Mahasiswi Fikom UNISBA Avrisa Aulia Anaba; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i1.11165

Abstract

Abstract. The increasing use of TikTok social media in Indonesia, with its various and varied content, has made many Indonesians use TikTok as a reference in their lifestyle, one of which is in the fashion sector. Apart from that, the fruit of the progress of social media in Indonesia, especially TikTok, has become a new way of earning a living, namely becoming a content creator or social media influencer who can influence the lives of Indonesian people, either as a reference, inspiration or other things. Being an influencer is not enough to have lots of followers, an influencer must also have their own image or brand that is their characteristic. Therefore, it is important for an influencer to build a strong personal brand. So this research will discuss the influence of the personal branding of social media influencer Alfi Siregar with the account name @alfisrg15 on TikTok social media on the clothing style of UNISBA Fikom students. The aim of this research is to find out how aspects of personal branding according to David McNally and Karl D Speak influence UNISBA Fikom students in choosing their clothing style by using an Influencer on TikTok social media named Alfi Siregar as the object of this research. Meanwhile, 65 Fikom UNISBA students were respondents to this research who had seen the @alfisrg15 account. This research uses quantitative methods. The results of this research show that there is an influence between the personal branding carried out by Alfi Siregar on TikTok social media on the clothing style of UNISBA Fikom students. This can be seen from the value of the simple linear regression test where the significance value shows a result of 0.000 <0.05 which proves that there is a significant influence between the two variables personal branding and clothing style. Abstrak. Meningkatnya penggunaan media sosial TikTok di Indonesia, dengan konten yang berbagai macam dan bervariatif membuat banyak Masyarakat Indonesia menjadikan TikTok sebagai salah satau referensi dalam gaya hidupnya, salah satunya di bidang fashion. Selain itu, buah dari kemajuan media sosial di Indonesia, khususnya TikTok menjadi ladang mencari nafkah baru yaitu menjadi content creator atau social media influencer yang dapat mempengaruhi kehidupan Masyarakat Indonesia, baik sebagai referensi, inspirasi ataupun hal lainnya. Menjadi seorang influencer tidak cukup dengan memiliki banyak pengikut, seorang influencer juga harus memiliki citra atau brand tersendiri yang menjadi ciri khas nya. Oleh karena itu, penting bagi seorang influencer untuk membangun personal branding yang kuat. Maka Penelitian ini akan membahas mengenai bagaimana pengaruh personal branding seorang social media influencer Alfi Siregar dengan nama akun @alfisrg15 di media sosial TikTok terhadap gaya berpakaian mahasiswi Fikom UNISBA. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana aspek-aspek personal branding menurut David McNally dan Karl D Speak mempengaruhi mahasiswi Fikom UNISBA dalam memilih gaya berpakaiannya dengan menggunakan seorang Influencer di media sosial TikTok Bernama Alfi Siregar sebagai objek dari penelitian ini. Sedangkan sebanyak 65 mahasiswi Fikom UNISBA menjadi responden dari penelitian ini yang pernah melihat akun @alfisrg15. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya pengaruh antara personal branding yang dilakukan Alfi Siregar di media sosial TikTok terhadap gaya berpakaian mahasiswi fikom UNISBA. Hal ini dapat dilihat dari nilai dari uji regresi linier sederhana dimana nilai signifikansi menunjukan hasil 0,000 < 0,05 yang membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan diantara kedua variabel personal branding dan gaya berpakaian.
Perilaku Konsumtif Menonton Konser Agust D Tour ‘D-Day In Jakarta’ Dina Nabila; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 1 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i1.11257

Abstract

Abstract. K-Pop idols or artists often carry out world tours or music concerts which of course can be attended by tens of thousands of fans. As is the case in Indonesia, a number of K-Pop artists are scheduled to hold music concerts in Indonesia in May 2023, one of which is Suga BTS holding his first solo concert in Indonesia for three days as part of a solo tour entitled SUGA | Agust D. 'D-DAY' Tour in Jakarta. ARMY as BTS fans are very enthusiastic about watching the concert, so they are doing various things to be able to watch the concert. The feeling of liking for BTS and the trend of watching concerts give rise to consumer behavior. The purpose of this research is to find out 1) the motives of ARMY-BTS in Bandung City when watching the Agust D Tour 'D-Day In Jakarta' concert, 2) the experience of ARMY-BTS in Bandung City when watching the Agust D Tour 'D-Day In Jakarta' concert ', and 3) interpersonal communication activities carried out by ARMY-BTS in Bandung City while watching the Agust D Tour 'D-Day In Jakarta' concert. This research was conducted using a qualitative phenomenological approach using data collection techniques, namely in-depth interviews, participant observation and documentation. In this research, the author interviewed ARMY-BTS in Bandung City, namely Arvia, Humaira, Cyntia, Riska, and Widia who have the criteria of being 20-25 years old, have a hobby of collecting merchandise, and like watching concerts. Based on the results of research conducted by the author, the motive for watching the Agust D Tour concert 'D-Day In Jakarta' was because it was the first concert as an ARMY, a hobby, and wanting to watch Suga's performance live. For experience, namely gaining lots of relationships and gaining knowledge about self-control, and communication activities between personas carried out by them, namely discussing merchandise, buying merchandise with ARMY, and getting to know ARMY Abstrak. Para idola atau artis K-Pop kerap melaksanakan tur dunia atau konser musik yang tentunya dapat dihadiri oleh puluhan ribu penggemar. Seperti halnya yang terjadi di Indonesia, Sejumlah artis K-Pop dijadwalkan akan menggelar konser musik di Indonesia pada bulan Mei 2023, salah satunya Suga BTS menggelar konser solo pertama di Indonesia selama tiga hari sebagai bagian dari tur solo dengan tajuk SUGA | Agust D. 'D-DAY' Tour in Jakarta. ARMY sebagai penggemar BTS sangat antusias untuk menonton konser tersebut, sehingga melakukan berbagai cara agar bisa menonton konser tersebut. Adanya rasa suka terhadap BTS dan tren menonton konser menimbulkan terjadinya perilaku konsumtif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui 1) motif ARMY-BTS di Kota Bandung saat menonton konser Agust D Tour ‘D-Day In Jakarta’, 2) pengalaman ARMY-BTS di Kota Bandung saat menonton konser Agust D Tour ‘D-Day In Jakarta’, dan 3) aktivitas komunikasi antarpersona yang dilakukan oleh ARMY-BTS di Kota Bandung saat menonton konser Agust D Tour ‘D-Day In Jakarta’. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode kualitatif pendekatan fenomenologi dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini, penulis mewawancarai ARMY-BTS di Kota Bandung yaitu Arvia, Humaira, Cyntia, Riska, dan Widia yang memiliki kriteria berumur 20-25 tahun, hobi mengoleksi merchandise, dan suka menonton konser. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh penulis, motif dari menonton konser Agust D Tour ‘D-Day In Jakarta’ adalah karena konser pertama sebagai ARMY, hobi, dan ingin menyaksikan penampilan Suga secara langsung. Untuk pengalaman yaitu mendapatkan banyak relasi dan mendapatkan ilmu tentang mengontrol diri, dan aktivitas komunikasi antar persona yang dilakukan oleh mereka yaitu diskusi membahas merchandise serta konser, berbagi pengalaman saat membeli merchandise bersama ARMY, dan bertegur sapa bersama ARMY
Pengaruh E-Wom terhadap Minat Beli Produk Sayuran Numan Hapidudin; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.13929

Abstract

Abstract. The increasing growth of internet users makes it easier for businesses to market their services and products. E-commerce is the use of computer networks to carry out business processes. One of the things that can generate consumer buying interest is the influence of positive or negative information called electronic word of mouth. Based on this phenomenon, the objectives in this study are to determine: (1) the effect of intensity on buying interest in vegetable products through the EdenFarm application (2) the effect of valence of opinion on buying interest in vegetable products through the EdenFarm application (3) the effect of content on buying interest in vegetable products through the EdenFarm application. The theory used is: Diffusion of Innovation, and using the concepts of Marketing Communication, marketing communication and marketing mix, e-commerce. This research uses quantitative methods using simple linear regression analysis tests. The data analysis techniques used in this research are descriptive analysis techniques and inferential analysis techniques. The population in this study were consumers who reviewed vegetable products in the EdenFarm application and the sample in this study amounted to 112 people. the sampling technique is simple random sampling. The results of the simple linear regression test significance value show the value of 0.000 <0.05, therefore it can be seen that E-Wom has a positive influence on consumer buying interest in vegetable products in the EdenFarm application. Abstrak. Meningkatnya pertumbuhan pengguna internet mempermudah pelaku usaha dalam memasarkan jasa maupun produk yang dimilikinya. E-commerce adalah penggunaan jaringan komputer untuk menjalankan proses bisnis. Salah satu hal yang dapat menimbulkan minat beli konsumen adalah pengaruh informasi positif atau negatif yang disebut dengan electronic word of mouth. Berdasarkan fenomena tersebut, tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) pengaruh intensity terhadap minat beli produk sayuran melalui aplikasi EdenFarm (2) pengaruh valence of opinion terhadap minat beli produk sayuran melalui aplikasi EdenFarm (3) pengaruh content terhadap minat beli produk sayuran melalui aplikasi EdenFarm. Teori yang di gunakan yaitu: Difusi Inovasi, dan menggunakan konsep Komunikasi Pemasaran, marketing communication dan marketing mix, e-commerce. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan uji analisis regresi linier sederhana. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknis analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial. Populasi pada penelitian ini merupakan konsumen yang memberikan ulasan produk sayuran di aplikasi EdenFarm dan sampel pada penelitian ini berjumlah 112 orang. teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Hasil uji regresi linier sederhana nilai signifikansi menunjukan hasil nilai 0,000 < 0,05, maka dari itu dapat diketahui bahwa E-Wom memiliki pengaruh positif terhadap minat beli konsumen pada produk sayuran di aplikasi EdenFarm.
Hubungan Pelayanan Prima Karyawan McDonald's dengan Kepuasan Pelanggan Gabriel Aulia; Tresna Wiwitan Tresna Family
Bandung Conference Series: Communication Management Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Communication Management
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcscm.v4i2.15638

Abstract

Abstract. McDonald's itself is a fast restaurant that is famous throughout the world, especially in Indonesia, so many people are interested in knowing whether customers are satisfied with the service provided by its employees. They must assess services according to their performance. There are several ideas from organizational psychology and management that can be used to ensure that workers at McDonald's are well served and customers are satisfied. The purpose of this research is to determine Ability: Attitude: Appearance, Attention, Action and Accountability with McDonald's satisfaction. The research method uses quantitative with correlational studies. Social Exchange Theory is used as a theoretical basis that connects variable x with variable y and is also used to analyze research results. The population used in this research is 2,100 McDonald's consumers from Monday to Sunday using the Slovin formula with a total of 95 people. Sample size In this research, researchers used Spearman rank test analysis with the help of SPSS 25. The data collection method that will be used is distributing questionnaires via Google Form. The results of research that has been carried out by distributing questionnaires to Mcdonald's customers on Jalan Diponegoro, Bandung City regarding hypothesis testing, frequency (X1) with increasing satisfaction (Y) using the Spearman Rank test obtained a significance value of 0.000 which means the value is <0.05 which shows that there is The relationship between excellent employee service and customer satisfaction with improving Mcdonald's service on Jalan Diponegoro, Bandung City. Abstrak. McDonald’s sendiri adalah restoran cepat yang terkenal di seluruh dunia, terutama di Indonesia, jadi banyak orang tertarik untuk mengetahui apakah pelanggan puas dengan pelayanan yang diberikan karyawannya. Mereka harus menilai pelayanan sesuai dengan kinerjanya. Ada beberapa ide dari psikologi organisasi dan manajemen yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa pekerja di McDonald’s dilayani dengan baik dan pelanggan puas. Tujuan penelitian ini, adalah mengetahui Kemampuan (Ability): Sikap (Attitude): Penampilan (Appearance): Perhatian (Attention): Tindakan (Action): dan Tanggung jawab (Accounttability) dengan kepuasan McDonald’s. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan studi korelasional.Teori Pertukaran Sosial dijadikan sebagai landasan teori yang menghubungkan variable x dengan variable y dan juga digunakan menganalisis hasil penelitian. Adapun populasi yang digunakan pada penelitian ini yaitu konsumen McDonald’s sebanyak 2.100 orang dari hari senin sampai minggu menggunakan rumus Slovin dengan jumlah 95 orang. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis uji rank spearman dengan bantuan SPSS 25. Metode pengumpulan data yang akan digunakan yaitu penyebaran angket melalui google form. hasil penelitian yang telah dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan Mcdonald’s Jalan Diponegoro Kota Bandung mengenai pengujian hipotesis, frekuensi (X1) dengan peningkatan kepuasan (Y) menggunakan uji spearman rank mendapatkan nilai siginifikansi sebesar 0,000 yang berarti nilai tersebut < 0,05 yang menunjukan bahwa terdapat hubungan antara pelayanan prima karyawan dengan kepuasan pelanggan dengan peningkatan pelayanan Mcdonald’s Jalan Diponegoro Kota Bandung.
Hubungan Etika Komunikasi dengan Perilaku Remaja Generasi Z Muhammad Dhia Luthfi Ramadhan; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.12778

Abstract

Abstract. Ethics comes from the Greek "ethos" meaning a place of residence, a meadow, a cage, customs, morals, character, feelings, and ways of thinking. But the word "tha etha" means custom. Ethics comes from ethics which means the habit of norms, values, norms and measures of good and bad human behavior. According to data collected by the Ministry of Information and Information Technology of the Republic of Indonesia, 99.79 million Indonesians have used social media touch as their means of communication. This study aims (1) to find out the relationship between the ethics of communication and the behaviour of the Z-generation teenager on the social media, to know the connection between keeping speech with the behavior of generation Z teenagers on the ticker, (2) to learn the relationship of politeness and decency with the conduct of the generation Z-adolescent on theticker, (3) to learn about the relation between the effective and efficient use of language and the conductedness of the generation Z teenager in the ticquer, (4) to know about the connection of mutual appreciation and behaviours of the youth of the Generation Z on a ticker. Social learning theory is used as a platform in punishment. Quantitative research using correlational approaches. The population in this study is the z generation of the youth in the city of Bandung who use social media ticking a total of 397,000 people and the sample in this research uses the Slovin calculation formula using the error rate of 10% then obtained a sample of as much as 97 people. The correlation test results showed a positive result of 0.577 of the 1,000 coefficient intervals, so it can be found that the ethical relationship of communication has a positive influence on the behavior of the z-generation youth in social media. Human behaviour in the context of the continuing interaction of cognitive, behavioral and environmental influences. Abstrak. Etika berasal dari bahasa Yunani “ethos” memiliki arti tempat tinggal, padang rumput, kandang, adat istiadat, akhlak, watak, perasaan, dan cara berpikir. Adapaun dalam bentuk jamak “tha etha” artinya adat kebiasaan. Etika berasal darikata ethikus yang berarti kebiasaan norma-norma, nilai-nilai, kaidah-kaidah, dan ukuran-ukuran baik dan buruk tingkah laku manusia. Media sosial yang menjadi populer di Indonesia dengan jumlah penggguna lebih dari 167 juta orang di semua platform media sosial. Berdasarkan data yang telah diambil oleh kementrian informasi dan informatika Republik Indonesia 99,79 juta penduduk Indonesia telah menggunakan media sosial tiktok sebagai alat komunikasi mereka. Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui hubungan antara etika komunikasi dengan perilaku remaja generasi Z di media sosial tiktok, Untuk mengetahui hubungan antara menjaga ucapan dengan perilaku remaja generasi Z di tiktok (2) Untuk mengetahui hubungan antara sopan dan santun dengan perilaku remaja generasi Z di tiktok (3) Untuk mengetahui hubungan antara penggunaan bahasa yang efektif dan efisien dengan perilaku remaja generasi Z di tiktok (4) Untuk mengetahui hubungan antara rasa saling menghargai dengan perilaku remaja generasi Z di tiktokm(5)Untuk mengetahui hubungan emosional dengan perilaku remaja generasi Z di tiktok. Teori belajar sosial digunakan sebagai landassan dalam penelltian. Penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan korelasional. Populasi pada penelitian ini yaitu mahasiswa remaja generasi z di Kota Bandung yang menggunakan media sosial tiktok berjumlah 397.000 orang dan sampel pada penelitian ini menggunakan rumus penghitungan slovin dengan menggunakan tingkat error 10% maka diperoleh sampel sebayak 97 orang. Dengan teknik pengambilan sampel yaitu simple random sampling. Hasil uji korelasi menunjukan hasil positif 0.577 dari interval koefisien 1,000 maka dapat diketahui bahwa hubungan etika komunikasi memiliki pengaruh positif dengan perilaku remaja generasi z di media sosial tiktok .Perilaku manusia dalam konteks interaksi timbal balik yang berkesinambungan antara kognitif, perilaku dan pengaruh lingkungan.
Hubungan Pola Komunikasi Guru dengan Pembelajaran Siswa Berkebutuhan Khusus M. Rafif Kamil; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13261

Abstract

Abstract. Inclusion schools are educational institutions that aim to provide education for all students, including children with special needs or disabilities. The main idea behind inclusive schools is to provide equal rights to all students without discrimination based on differences in abilities, needs and personal characteristics. A teacher must have a communication pattern that is used during learning activities, to convey messages that are easily accepted by all students, including students with special needs in inclusive schools. So this is what made the author conduct research with the title "The Relationship between Teacher Communication Patterns and the Learning of Students with Special Needs in Inclusive Schools". This research aims to find out how teacher communication patterns relate to the learning of students with special needs. The method used in quantitative research with a collerational study approach. The population taken was students with special needs at Ibnu Sina Bandung school, while the sample used total sampling technique.. The population of 13 students with special needs. Data collection techniques include interviews, observations and questionnaire results, with collerational analysis technique, with validity and reliability tested to determine the results of this study. Then this research uses information processing theory as a reference and strengthens this research. The results of the study, namely the Ibnu Sina Bandung inclusive school, show that there is a relationship between primary teacher communication patterns and student learning with special needs of 0, 863 which shows a strong relationship. While the relationship between the teacher's secondary communication patterns and the learning of students with special needs amounted to 0.494 which shows a low relationship. Abstrak. Sekolah inklusi merupakan lembaga pendidikan yang bertujuan untuk memberikan pendidikan bagi seluruh peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus atau disabilitas. Gagasan utama di balik sekolah inklusi adalah untuk memberikan hak yang sama kepada semua siswa tanpa adanya diskriminasi atas perbedaan kemampuan, kebutuhuan, dan karakteristik pribadi. Seeorang guru pasti mempunyai pola komunikasi yang digunakan saat kegiatan pembelajaran berlangsung, untuk menyampaikan pesan yang mudah diterima oleh semua siswa termasuk siswa berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Sehingga hal tersebut yang membuat penulis melakukan penelitian dengan judul “ Hubungan Pola Komunikasi Guru Dengan Pembelajaran Siswa Berkebutuhan Khusus Di Sekolah Inklusi”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola komunikasi guru dengan pembelajaran siswa berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan dalam penelitian kuantitatif dengan pendekatan studi kolerasional. Populasi yang diambil adalah siswa-siswi berkebutuhan khusus di sekolah Ibnu Sina Bandung, sedangkan sampel menggunakan teknik total sampling. Populasi menjadi 13 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi dan hasil kuisioner, dengan teknik analisis data inferesial analisis kolerasional, dengan diuji validalitas reabilitas dan reabilitas untuk mengetahui hasil penelitian ini. Kemudian penelitian ini menggunakan teori pengolahan informasi sebagai rujukan serta memperkuat penelitian ini. Hasil dari penelitian yaitu sekolah inklusi Ibnu Sina Bandung bahwa terdapat hubungan pola komunikasi guru primer dengan pembelajaran siswa berkebutuhan khusus sebesar 0, 863 yang menunjukan memiliki hubungan yang kuat. Sedangkan hubungan pola komunikasi sekunder guru dengan pembelajaran siswa berkebutuhan khusus sebesar sebesar 0,494 yang menunjukan hubungan yang rendah.
Implementasi Digital Marketing Public Relations pada UMKM Beatless Burger Jasmine Nadira Hadiawan; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13401

Abstract

Abstract. In this increasingly advanced era, business actors who want to start their business do a lot of it using social media with digital marketing adding the concept of public relations in it, where for Beatless Burger it is a Micro, Small and Medium Enterprise, which operates in the culinary sector which is established Since 2020, actors have begun to enter the digital world to expand their business markets. By implementing content marketing and social media marketing in marketing their products on Instagram social media by providing important information for their Pop Up activities. The aim of this research is also to examine analyzing the marketing content production process and social media marketing by analyzing the obstacles andreasons for choosing Instagram. The theory used in preparing this thesis uses social construction theory explained by Peter L Berger and Thomas Luckman. This research uses qualitative methodology with a case study research approach, data collection through participant observation, in- depth interviews.The results of this research are that Beatless Burger successfully implemented Digital Marketing Public Relations onInstagram despite the obstacles and efforts as well as the reasons for choosing the Instagram platform to easily disseminate information. Abstrak. Pada perkembangan zaman yang sudah semakin maju ini pelaku usaha yang akan memulai bisnis nya ini banyak melakukandengan media sosial dengan digital marketing menambahkan konsep public relations di dalamnya yang dimana untuk Beatless Burger merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah , yang bergerak di bidang kuliner yang berdiri sejak 2020, pelaku mulai memasuki dunia digital untuk memperluas pasar usahanya Dengan melakukan implementasi konten marketing dan sosial media marketing dalam marketing produknya di media sosial instagram dengan memberikan informasi penting untuk kegiatan Pop Upnya.Tujuan Penelitian ini juga untuk mengkaji menganalisis proses produksi konten marketing dan sosial media marketing dengan menganalisis hambatan dan alasan memilih instagram Teori yang digunakan ini menggunakan teori kontruksi sosial yang dipaparkan oleh Peter L Berger dan Thomas Luckman.Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan pendekatan penelitian studi kasus, pengumpulan data melalui observasi partisipan , wawancara mendalam. Hasil dari penelitian ini Beatless Burger berhasil implementasi Digital Marketing Public Relations di instagram dengan adanya hambatan dan upaya serta alasan pemilihan platform instagram mudah menyebarkan informasi.
Personal Branding Model Indonesia Next Top Model (INTM) melalui Instagram Fatharani Agnia; Tresna Wiwitan
Bandung Conference Series: Public Relations Vol. 4 No. 2 (2024): Bandung Conference Series: Public Relations
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcspr.v4i2.13905

Abstract

Abstract. Personal Branding of a Flores Cantika model who still adheres to Sundanese as a cultural identity and dares to give an appearance that is more than what it is. Flores is also known for her friendly, kind and humorous nature. This study aims to find out how and why Flores does Personal Branding on Instagram. This study uses a qualitative research method with a case study approach. Through data collection techniques such as interviews, observations, documentation and literature studies. This theory uses Erving Goffman's impression management theory and Peter Montoya's Eight Laws Of Personal Branding concept which explains how the INTM Flores Cantika model's Personal Branding through the Instagram account @florescantika. The results of this study show that in preparing information for posts on Instagram @florescantika in building personal branding, namely by determining goals, determining target followers and forming a team so that the process of building personal branding is easier, then to prepare a visual form in building personal branding on Instagram by choosing a theme or type of content to be uploaded, of course it must be in accordance with personal branding in Flores. Then Flores uploaded her entire portfolio so that the brand would find it easy to see Flores' abilities. Instagram is an alternative media that helps Flores in marketing and promotion, to create new relationships, and advance careers and expand reach easily. Abstrak. Personal Branding seorang model Flores Cantika yang masih melekat berbicara bahasa sunda sebagai identitas budaya dan berani memberikan penampilan yang lebih apa adanya Flores pun dikenal dengan sifatnya yang ramah, baik hati dan humoris. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dan mengapa Flores melakukan Personal Branding di Instagram. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dengan melalui teknik pengumpulan data seperti wawancara, observasi, dokumentasi dan studi kepustakaan. Teori ini menggunakan Teori impression management Erving Goffman dan konsep Eight Laws Of Personal Branding Peter Montoya yang menjelaskan bagaimana Personal Branding model INTM Flores Cantika melalui akun Instagram @florescantika. Hasil penelitian ini menunjukkan dalam mempersiapkan informasi untuk postingan di Instagram @florescantika dalam membangun personal branding yaitu dengan melakukan penentuan tujuan, menentukan target followers serta membentuk tim agar proses membangun personal branding lebih mudah, kemudian untuk mempersiapkan bentuk visual dalam membangun personal branding di Instagram dengan memilih tema atau jenis konten yang akan di unggah, tentunya harus sesuai dengan personal branding pada Flores. Kemudian Flores mengunggah semua portofolionya sehingga brand akan mudah untuk melihat kemampuan yang Flores miliki. Instagram adalah media alternatif yang membantu Flores di bidang pemasaran maupun promosi, untuk menciptakan relasi baru, dan memajukan karir serta memperluas jangkauan dengan mudah.