Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JPMA

MANAJEMEN KELUARGA SEBAGAI FAMILY EMPOWERMENT STRATEGY UNTUK PENURUNAN KASUS STUNTING DI DESA SUKOGIDRI Deasy Wulandari; Salma Fauziyyah; Alif Mirzania; Nurhayati Nurhayati; Imam Suroso
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol 2 No 1 (2023): JPMA Volume 2 Number 1 Year 2023
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jpma.v2i1.39467

Abstract

Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan (growth faltering) akibat defisiensi nutrient kronis yang berlangsung sejak masih dalam kandungan hingga berusia 24 bulan. Keadaan ini bukan hanya saja membuat tinggi badan anak menjadi pendek, namun juga bermanifestasi meningkatnya morbiditas dan mortalitas anak, serta perkembangan kognitif, motorik dan verbal anak tidak optimal yang pada akhirnya mengakibatkan rendahnya sumber daya manusia. Upaya intervesi berbasis keluarga (family empowerment) dapat menjadi salah satu langkah yang efektif dalam membantu pemerintah menurunkan prevalensi kasus stunting. Dengan menggunakan metode participatory action dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan keluarga peduli stunting, masyarakat Desa Sukogidri, Kabupaten Jember dibekali ilmu mengenai penguatan 1000 HPK, screening stunting secara mandiri, pengoptimalisasian ASI eksklusif, pengolahan ASI perah serta pembuatan MP-ASI berbasis sumberdaya yang tersedia disekitar tempat tinggal. Hasil dari pengabdian pemberdayaan keluarga peduli stunting ini adalah meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap stunting, 1000 HPK, ASI eksklusif, ketrampilan dalam mengolah ASI perah serta keterampilan kemandirian masyarakat dalam pembuatan MP-ASI.
PENINGKATAN KEMAMPUAN DAN PEMAHAMAN MANAJEMEN PEMASARAN BERBASIS DIGITAL PADA UMKM KACANG TELUR SAFIA JEMBER Fauziyyah, Salma; Wulandari, Deasy; Mirzania, Alif; Nurhayati, Nurhayati; Prasetiyaningtiyas, Susanti; Suroso, Imam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 3 No. 1 (2024): JPMA Vol 3 No 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan sektor UMKM menjadi perhatian pemerintah karena merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan Indonesia. Tantangan terbesar yang dihadapi UMKM dalam pengembangan usahanya adalah pemasaran dan peningkatan nilai jual produknya. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman pentingnya digital marketing dalam mempromosikan produk UMKM dan meningkatkan kualitas pengemasan produk UMKM. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan. Metode pelatihan digunakan untuk menjelaskan bagaimana peran digital marketing dalam mempromosikan produk UMKM. Sedangkan metode pendampingan dilaksanakan dalam rangka praktek pemasaran digital dan peningkatan pengemasan produk UMKM. Khalayak sasaran pengabdian pada masyarakat ini adalah pelaku UMKM di Desa Tegal Besar Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember. Hasil kegiatan ini adalah peningkatan kualitas kegiatan pemasaran dan kualitas pengemasan produk UMKM, khususnya UMKM Kacang Telur Safia Jember. Secara umum kegiatan pelatihan dan pendampingan ini berjalan lancar, dimana peserta yaitu pelaku UMKM mendengarkan masing-masing tim pelaksana dengan antusias sehingga kegiatan ini berhasil dilaksanakan tanpa kendala yang berarti. Kata kunci: Pemasaran Digital, Pelatihan, Pendampingan, UMKM, Pengemasan Produk
PENGUATAN DIGITAL MARKETING PADA BUMDES SEBAGAI UPAYA PERCEPATAN PENCAPAIAN SDGS DESA Nurhayati, Nurhayati; Fauziyyah, Salma; Wulandari, Deasy; Mirzania, Alif; Prasetiyaningtiyas, Susanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol 2 No 2 (2023): JPMA Vol 2 No 2
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

BUMDES merupakan salah satu program pemerintah untuk pemberdayaan dan kemajuan ekonomi lokal. Tantangan terbesar BUMDES adalah terbatasnya pengembangan usaha dan penguatan manajemen. Permasalahan objek pengabdian ini adalah kurangnya pemahaman mitra terkait manajemen usaha dan strategi pemasaran digital. Pelaku bisnis belum memahami urgensi manajemen bisnis digital dalam jangka panjang. Tujuan kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan penjualan produk unggulan desa menampu melalui BUMDES Jaya abadi dengan meningkatkan pemahaman terkait manajemen bisnis digital sebagai upaya percepatan pencapaian SDGs Desa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan sosialisasi dan pelatihan. Hasil pengabdian kepada Masyarakat ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan pelaku bisnis di bawah naungan Bumdes Jaya Abadi terkait digital marketing.
URGENSI DIGITALISASI MANAJEMEN EVENT UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING SANGGAR TARI DI JEMBER Subagio, N. Ari; Wulandari, Deasy; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Applied Vol. 4 No. 1 (2025): JPMA Vol 4 No 1
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seni pertunjukan tari tradisional merupakan warisan budaya yang perlu dikelola secara profesional agar tetap relevan dan berdaya saing di era digital. Sanggar Tari Cemara Biru di Jember, meskipun kaya akan potensi artistik, menghadapi tantangan dalam mengoptimalkan manajemen event dan promosi menggunakan teknologi digital. Urgensi digitalisasi menjadi krusial untuk memperluas jangkauan audiens, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat posisi sanggar di tengah industri kreatif modern. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pendampingan dan pelatihan intensif kepada pengelola Sanggar Tari Cemara Biru mengenai digitalisasi manajemen event dan promosi digital. Metode yang digunakan meliputi asesmen awal, penyuluhan interaktif berbasis Event Management Body of Knowledge (EMBOK), Meeting and Business Event Competency Standards (MBECS), serta strategi pemanfaatan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan pemahaman pengelola sanggar mengenai konsep dan praktik digitalisasi. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai merancang langkah awal implementasi, seperti penyusunan kalender konten digital. Meskipun tantangan implementasi praktis masih ada, kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran dan membekali sanggar dengan wawasan penting. Disimpulkan bahwa peningkatan pemahaman ini merupakan langkah awal yang krusial menuju peningkatan kualitas event, perluasan jangkauan, dan penguatan daya saing Sanggar Tari Cemara Biru di Jember.