Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Hubungan Kualitas Tidur dengan Status Gizi Berdasarkan IMT pada Remaja di SMK Negeri 39 Jakarta dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam. Zahwa, Iren; Marsiati, Himmi; Wuryanti, Sri; Arsyad, Muhammad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63173

Abstract

Kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu keseimbangan hormon pengatur nafsu makan (leptin dan ghrelin), yang berpotensi memengaruhi status gizi dan Indeks Massa Tubuh (IMT). Dalam perspektif Islam, menjaga kualitas tidur dan asupan gizi yang seimbang merupakan bagian penting dari upaya memelihara kesehatan sesuai ajaran agama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kualitas tidur dengan status gizi berdasarkan IMT pada remaja di SMK Negeri 39 Jakarta serta meninjaunya menurut pandangan Islam. Penelitian ini merupakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 52 siswa berusia 15–18 tahun yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data diperoleh dari kuesioner PSQI untuk menilai kualitas tidur dan pengukuran antropometri untuk menghitung IMT. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher's Exact Test. Distribusi status gizi menunjukkan 36,5% responden ber-IMT normal, 36,5% underweight, dan 26,9% overweight. Pengetahuan tentang kualitas tidur tergolong baik pada 90,4% responden dan cukup pada 9,6%. Kualitas tidur dinilai baik pada 53,8% responden dan buruk pada 46,2%. Uji Chi-Square menghasilkan p = 0,587 (p > 0,05), sehingga tidak ada hubungan signifikan antara kualitas tidur dan status gizi. Simpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan signifikan antara kualitas tidur dan status gizi berdasarkan IMT pada remaja di lokasi penelitian, namun tidur yang cukup tetap penting untuk menjaga keseimbangan hormon dan berat badan ideal. Perspektif Islam menekankan pentingnya menjaga kesehatan melalui pola tidur yang baik serta konsumsi makanan halal, thayyib, dan seimbang sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW.
Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik dengan Lingkar Pinggang pada Civitas Akademika Universitas Yarsi dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam Octarini, Maritza; Wuryanti, Sri; M.Zen, Irwandi; Asiah, Nur
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i1.63212

Abstract

Aktivitas fisik memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan energi tubuh dan mencegah obesitas sentral yang ditandai dengan peningkatan lingkar pinggang. Rendahnya aktivitas fisik merupakan salah satu faktor risiko penyakit degeneratif dan, dalam perspektif Islam, dipandang bertentangan dengan prinsip pemeliharaan kesehatan sebagai amanah dari Allah SWT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat aktivitas fisik, gambaran lingkar pinggang, serta hubungan antara tingkat aktivitas fisik dengan lingkar pinggang pada Civitas Akademika Universitas YARSI, termasuk tinjauannya menurut pandangan Islam. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik observasional dengan pendekatan potong lintang. Sampel penelitian berjumlah 73 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) dan pengukuran lingkar pinggang secara langsung. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat aktivitas fisik sedang (69,9%), dengan 52,1% responden memiliki lingkar pinggang normal. Uji Spearman menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dan lingkar pinggang (r = -0,342; p = 0,003). Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan aktivitas fisik berhubungan dengan penurunan lingkar pinggang. Dalam pandangan Islam, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya menjaga aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya memelihara kesehatan tubuh, sejalan dengan prinsip hifẓ an-nafs dalam maqāṣid syarī‘ah.