Claim Missing Document
Check
Articles

Optimalisasi Pekarangan Menjadi Kebun Toga dalam Upaya Mitigasi Iklim di Desa Ploso, Kota Kudus Heny Alpandari; Khairul Anwar; Veronica Krestiani; Suharijanto Suharijanto
KUAT : Keuangan Umum dan Akuntansi Terapan Vol 6 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Politeknik Keuangan Negara STAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31092/kuat.v6i1.2325

Abstract

Pertumbuhan ekonomi di wilayah perkotaan meningkat sangat cepat dan berkontribusi pada peningkatan pembangunan wilayah. Dampak yang ditimbulkan adalah penyempitan pekarangan rumah di perkotaan dan menyebabkan suhu lebih panas karena berkurangnya tanaman sebagai penghasil oksigen. Desa Ploso adalah daerah yang ramai penduduknya dengan lahan rumah yang terbatas, namun memiliki potensi yang bisa ditingkatkan. Salah satu opsi yang menjanjikan untuk pengembangan di pekarangan rumah adalah tanaman obat keluarga (TOGA), karena selain dimanfaatkan sebagai obat alami, TOGA juga menyumbang oksigen dan bisa menurunkan suhu lingkungan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mendukung warga dalam memanfaatkan sepenuhnya lahan pekarangan mereka untuk menanam tanaman obat keluarga (TOGA) dan memberikan pemahaman mengenai hubungan tanaman dengan iklim mikro dalam mewujudkan kampung proklim. Program pengabdian ini dilaksanakan di Desa Ploso, di wilayah Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus pada bulan September 2023. Pendekatan dalam pelaksanaan kegiatan mencakup penyampaian materi, diskusi, praktik langsung, dan pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa peserta secara umum telah memahami proses budidaya TOGA. Selain itu, masyarakat juga menunjukkan minat untuk mewujudkan konsep kampung iklim dengan menanam tanaman di pekarangan rumah menggunakan Polibag.
Sosialisasi dan Pelatihan Pemanfaatan TOGA Menjadi Minuman untuk Meningkatkan Imunitas Masyarakat Desa Ploso Alpandari, Heny; Anwar, Khairul; Krestiani, Veronica; Suharijanto, Suharijanto
Adi Widya : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Adi Widya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/awpm.v8i2.10502

Abstract

The immunity of Ploso Village residents is experiencing a decline, marked by increasing complaints of fever, dizziness and flu as a result of the current transition. Based on this, this service is carried out to utilize TOGA which has been planted by residents in their yards into a drink that can increase the body's immunity because it contains antioxidant compounds. This activity was carried out in Ploso Village in February-March 2024. Using socialization, discussion, practice and evaluation methods. Participants who took part in this training were women from PKK Prima Sejahtera. The results of this activity are 1) Participants understand that the bioactive compounds found in several plants can be used as drinks/wedang to increase the body's immunity. 2) Participants can make spiced wedang from TOGA grown in their yard. 3) Participants are very enthusiastic about this service activity.
Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt L.) di Tanah Inceptisol pada Berbagai Dosis KCl Anwar, Khairul; Alpandari, Heny
Jurnal Galung Tropika Vol 12 No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v12i3.1142

Abstract

Sweet corn (Zea mays saccaharata Sturt L.) is a plant that is harvested when it is young and widely cultivated in tropical areas. However, production is still low, so it needs to be optimized with fertilization. This research aimed to determine the effect of KCl fertilizer doses on the growth and yield of sweet corn (Zea mays saccharata Sturt L.) plants in inceptisol soil. It was carried out on the Rendole Pati Palawija Nursery Development Garden grounds. This research used a Single Factor Complete Randomized Block Design (RAKL) experimental experiment with 3 treatments, namely: 0 kg/ha (K0), 75 kg/ha (K1), and 150 kg/ha (K2). Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA). The research results showed that the dose of KCl fertilizer significantly affected the parameters of plant height, fresh weight of stover, dry weight of stover, ear diameter, ear length, and sweetness content. The best growth and production of sweet corn is at a dose of 150 kg/ha.
Pengaruh Suhu dan Lama Penyangraian Terhadap Sifat Fisik Kopi Robusta Tempur Shodiq Eko Ariyanto; Heny Alpandari; Suharijanto; Hendy Hendro Hadi Sridjono
Jurnal Galung Tropika Vol 13 No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Universitas Muhammadiyah Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/jgt.v13i1.1165

Abstract

Coffee roasting is a step in shaping the aroma and flavor of coffee beans, which is done through heating at high temperatures. Only now, information on the optimal roasting method to create quality coffee is limited. In some conditions, there is a decrease in coffee quality due to the overroast process. This study was conducted to determine the effect of temperature and roasting time on changes in the physical properties of Robusta coffee. The research design used was a Factorial Completely Randomized Design (CRD) with the treatment of variations in temperature and roasting time consisting of three levels, namely roasting temperature consisting of 100 °C, 110 °C, and 120 °C. In contrast, the roasting time consisted of 75 minutes, 80 minutes, and 85 minutes. Each treatment was replicated three times so that 27 experimental units were obtained. Based on the results of research on temperature treatment and roasting time, 100 °C treatment for 85 minutes gave better results on the parameters of water content, solubility, color, taste, and overall. It was followed by 110 °C temperature treatment for 75 minutes.
PEMANFAATAN KULIT KOPI MENJADI TEH CASCARA BAGI PENGUSAHA KOPI ROBUSTA GUNUNG MURIA Yasin, Rozaq Muhammad; Fahira, Keke Tamara; Alpandari, Heny
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract The concept of sustainable agriculture is an important issue in the processing of agricultural products. One of the main ideas is the effort to utilize every agricultural product to become economically valuable. Coffee entrepreneurs are proficient in coffee sorting, roasting, grinding, packaging, and even marketing techniques that dare to use the marketplace. The purpose of this community service is to introduce innovation opportunities using coffee husks which were previously only thrown away to become processed cascara tea which has economic value. Through this activity, coffee entrepreneurs can utilize every part of the coffee harvest to be useful and of economic value. The targets of this activity are Muria Zayna coffee SMEs and Recolta SMEs in the Dawe sub-district, Kudus Regency. The activity method is carried out by providing training related to halal certification, market orientation, HR development and training of product innovation. The output of this activity is increasing market orientation through branding halal products and product innovation from coffee skins. In addition, through this activity it is able to support the concept of sustainable agriculture for coffee entrepreneurs. Abstrak Konsep suistanable agriculture menjadi isu penting dalam pengolahan hasil pertanian. Salah satu gagasan utamanya adalah upaya memanfaatkan setiap hasil pertanian menjadi bernilai ekonomis. Para pelaku usaha kopi sudah mahir dalam hal penyortiran kopi, roasting, grinding, packaging bahkan teknik pemasaran daring menggunakan marketplace. Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan peluang inovasi menggunakan kulit kopi yang sebelumnya hanya dibuang menjadi sajian olahan teh cascara yang bernilai ekonomis. Melalui kegiatan ini, para pengusaha bisa memanfaatkan setiap bagian dari hasil panen kopi menjadi bermanfaat dan bernilai ekonomis. Sasaran kegiatan ini adalah pelaku UMKM kopi Muria Zayna dan UMKM Recolta yang berada di kecamatan Dawe Kabupaten Kudus. Metode kegiatan dilakukan dengan cara memberikan pelatihan terkait sertifikasi halal, orientasi pasar, pengembangan SDM dan kebutuhan inovasi produk. Luaran dari kegiatan ini adalah peningkatan orientasi pasar melalui branding produk halal dan inovasi produk dari kulit kopi. Selain itu, melalui kegiatan ini mampu mendukung konsep suistanable agriculture bagi pengusaha kopi.
PENGEMBANGAN POTENSI KOPI SEBAGAI KOMODITAS UNGGULAN KAWASAN AGROPOLITAN KABUPATEN KUDUS Prakoso, Tangguh; Alpandari, Heny; Widyastuti, Winda; Ariyanto, Shodiq Eko
JURNAL PERTANIAN CEMARA Vol 21 No 1 (2024): JURNAL PERTANIAN CEMARA (CENDEKIAWAN MADURA)
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fp.v21i1.3410

Abstract

Kopi merupakan salah satu komoditas unggulan Kabupaten Kudus namun potensinya belum tergali secara optimal. Adanya program pengembangan Kawasan Agropolitan Kabupaten Kudus (KAKK) membuka harapan baru untuk meningkatkan pengembangan potensi kopi Kabupaten Kudus yang paling. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Identifikasi dan hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Kudus merupakan daerah yang sangat potensial perkembangan kopi karena masih banyak keunggulan yang tidak dimiliki kopi ditempat lain seperti: Agroklimat yang sesuai untuk tanaman kopi, petani kopi berpengalaman dan masih banyak lagi. Metode yang digunakan untuk mencari strategi yang tepat adalah analisis SWOT. Strategi komprehensif yang ditemukan dari hasil metode analisis SWOT adalah sebagai berikut: (1) Pembentukan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Kopi; (2) Peningkatan peran pemerintah; (3) Terbentuknya Gabungan Petani Kopi Daerah Kudus; (4) Implementasi Pembangunan Konsep Agropolitan Kabupaten Kudus (KAKK).
KAJIAN PEMBERIAN MICROORGANISME LOKAL (MOL) BUAH JERUK PADA TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Anwar, Khairul; Wisuda, Nova Laili; Alpandari, Heny; Prakoso, Tangguh
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 2, No 1 (2023): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v2i1.10415

Abstract

Micro Organisme lokal (MOL) memiliki peran pada pertumbuhan tanaman karena mengandung unsur hara mikro dan makro serta mengandung bakteri yang berpotensi sebagai perombak bahan organik, perangsang pertumbuhan, dan sebagai agen pengendali hama dan penyakit tanaman. Pengunaan MOL sangat penting untuk menunjang pertumbuhanan dan hasil tanaman kacang hijau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian MOL buah jeruk terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman kacang hijau. Penelitian ini telah dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus pada bulan Oktober 2021 – Januari 2022. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Factor Tunggal dengan 3 perlakuan yaitu konsentrasi MOL  50 ml/L (D1), 75 ml/L (D2), 100 ml/L (D3) dimana setiap perlakuan diulang 3 kali sehingga total menjadi 9 petak.  Data hasil penelitian selanjutnya akan dianalisis dengan menggunakan Analysis of varian (Anova), bila terdapat perlakuan yang berpengaruh nyata antar perlakuan maka dilanjutkan dengan Uji DMRT (Duncan’s Multiple Range Test) α 0,05%. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi MOL buah jeruk berpengaruh nyata terhadap parameter tinggi tanaman, jumlah daun, bobot berangkasan segar, bobot berangkasan kering, bobot polong pertanaman, bobot polong perpetak, jumlah polong pertanaman, dan berat biji kering per tanaman kecuali tinggi tanaman pada 14 HST pada ketiga perlakuan, yaitu dari 50 ml/L, 75 ml/L, 100 ml/L
Pemanfaatan Isolat Bakteri Tongkol Jagung Sebagai Bioaktivator Alami Dalam Pengomposan Tongkol Jagung (Zea mays) Alpandari, Heny; Prakoso, Tangguh; Astuti, Agung; Mulyono, Mulyono
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i1.8215

Abstract

Tongkol jagung diperkirakan menyumbang sebesar 40-50% dari berat panen jagung dan memiliki kandungan lignin sebesar 15%, kandungan selulosa 45%, kandungan hemiselulosa 35% sehingga lama terurai. Proses penguraian selulosa secara alami memerlukan bantuan bakteri selulotik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat bakteri dari tongkol jagung busuk yang mampu mendegradasi selulosa dan untuk mengetahui kemampuan bakteri tersebut dalam mempercepat pengomposan pada tongkol jagung. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahap: mengambil isolat dari tongkol jagung busuk, isolasi, karakterisasi, skrining bakteri, aplikasi pada tongkol jagung dan pengamatan pengomposan. Hasil isolasi dan pemurnian dari tongkol jagung didapatkan 3 jenis bakteri selulotik yang termasuk dalam genus Bacillus, berwarna krem, putih dan merah muda. Ketiga bakteri tersebut memiliki kemampuan degradasi selulotik pada tongkol jagung, ditandai dengan zona bening pada media CMC. Pengujian Aktivator alam memberikan hasil yang tidak beda nyata dengan perlakuan aktivator komersial. C/N rasio kompos pada semua perlakuan sudah sesuai dengan SNI, yaitu perlakuan Aktivator alam 12,01, aktivator komersial 12,83 dan tanpa aktivator adalah 17,04
RESPON PEMBERIAN UNSUR HARA MAKRO ESSENSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (Zea mays) Prakoso, Tangguh; Alpandari, Heny; H Sridjono, Hendy Hendro
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i1.8217

Abstract

Jagung (Zea mays) merupakan salah satu komoditas tanaman yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi khususnya di Indonesia. Keberadaan unsur hara merupakan salah satu indikator kesuburan tanah yang merupakan sumber daya alam utama dalam sebuah kegiatan pertanian. Kemampuan tanah dalam menyediakan unsur hara makro maupun mikro yang dibutuhkan oleh tanaman, sangat penting guna menghindari adanya gejala kekahatan/defisiensi unsur hara. Sehingga salah satu solusi kekurangan unsur hara tersebut yaitu dengan cara pemupukan guna menambahkan unsur hara yang ada dalam tanah. Pendugaan kesuburan tanah bertujuan untuk mendapati keadaan unsur hara yang ada dalam tanah dengan cara mendapati gejala kekekahatan unsur hara dengan melihat perubahan yang terjadi selama pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan faktor perlakuan tunggal yaitu kombinasi pemupukan, yang terdiri dari tidak dipupuk (P0), tanpa pupuk N (PK), tanpa pupuk P (NK), tanpa pupuk K (NP), dan pemupukan lengkap (NPK). Dosis pupuk yang digunakan merupakan dosis pupuk rekomendasi tanaman jagung, yaitu urea 200 kg/ha, SP-36 100 kg/ha, dan KCl 100 kg/ha. Penanaman dilakukan pada polibag. Didapatkan hasil bahwa pemberian pemupukan mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung khususnya pemberian unsur Nitrogen yang berperan dalam peningkatan tinggi tanaman, pembentukkan klorofil, sedangkan pada unsur Fosfor dan Kalium berperan dalam peningkatan pertumbuhan akar
PENGARUH BEBERAPA KONSENTRASI AB MIX PADA PERTUMBUHAN PAKCOY DENGAN SISTEM HIDROPONIK Alpandari, Heny; Prakoso, Tangguh
Muria Jurnal Agroteknologi (MJ-Agroteknologi) Vol 1, No 2 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/mjagrotek.v1i2.9147

Abstract

Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan sayuran ditengah kendala penyempitan lahan adalah dengan menggunakan sistem hidroponik. Salah satu tanaman yang sering di budidayakan secara hidroponik adalah pakcoy (Brassica rafa L). Pakcoy memiliki kandungan gizi tinggi seperti serat, Vitamin A, B, B2, B6, dan C, kalsium, fosfor, tembaga, magnesium, zat besi dan protein. Pertumbuhan pakcoy sangat didukung oleh nutrisi dalam hidroponik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui respon tanaman pakcoy (Brassica rafa L) pada beberapa konsentrasi larutan nutrisi pada sistem hidroponik rakit apung. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan yang digunakan yaitu konsentrasi AB mix dengan 3 taraf perlakuan. Masing masing diulang sebanyak 5 kali, sehingga didapat 15 unit percobaan. Konsentrasi AB Mix memberikan pengaruh pada bobot basah dan bobot kering tanaman. Perlakuan A3 memberikan pengaruh yang nyata pada bobot basah tanaman 181,97 gr, perlakuan A1 memberikan pengaruh yang nyata pada bobot kering tanaman 13,22 gr.